cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 598 Documents
Dampak Permainan Tradisional Terhadap Karakter Disiplin Anak Usia Dini Ditasari Fitrina Nur Rohman; Dedah Jumiatin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31576

Abstract

Karakter disiplin yaitu karakter pembiasaan yang menerapkan aturan dalam suatu kegiatan. Maka karakter disiplin dapat terbentuk melalui permainan tradisional, permainan tradisional yaitu permainan yang dilakukan secara turun menurun oleh anak pada daerah-daerah masing-masing. Permainan tradisional sangat menyenangkan untuk anak, Anak Usia 5-6 tahun yaitu anak yang berumur 5-6 tahun yang sedang mengalami masa keemasan.  Maka penelitian ini bertujuan untukmengetahui dampak permainan tradisional terhadap karakter disiplin anak usia dini pada anak usia 5-6 tahun di TK Sandhy Putra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 anak. Data penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi aktivitas reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak dapat berkembang melalui permainan oray-orayan, engklek, dan congklak. Dengan melalui permainan ini anak merasa menyenangkan dan semangat, anak dapat menyadari akibat bila tidak disiplin dalam permainan tradisional, taat dan tanggung jawab terhadap aturan bermain, dapat menunggu giliran saat permainan tradisional berlangsung, anak dapat merapikan mainan dan kursi isaat selelsai kegiatan, dan anak dapat saling mengingatkan dan saling menjaga bermain.   Discipline is a habitual character that applies rules in an activity. Therefore, discipline can be formed through traditional games. Traditional games are games that are played from generation to generation by children in their respective regions. Traditional games are very enjoyable for children, namely children aged 5-6 years who are experiencing their golden age. Therefore, this study aims to determine the impact of traditional games on the discipline character of early childhood in children aged 5-6 years at Sandhy Putra Kindergarten. The research method used is descriptive-qualitative. The subjects of this study were 10 children. The data for this study were collected using research instruments in the form of interviews, observations, and documentation studies. Data analysis includes data reduction activities, data displays, and drawing conclusions. The results of the study show that children can develop through games of oray-orayan, engklek, and congklak. By playing this game, children feel happy and enthusiastic, children can realize the consequences of not being disciplined in traditional games, obey and be responsible for the rules of the game, can wait for their turn when the traditional game is in progress, children can tidy up toys and chairs when the activity is finished, and children can remind each other and look after each other while playing.  
Media Balok: Pemanfaatan Media Pembelajaran untuk Meningkat-kan Kemampuan Mengenal Geometri Pada Anak Usia Dini Dina Faidatul Kamilah; Rohmalina Rohmalina; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31610

Abstract

Kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri belum tercapai secara optimal. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan guru masih bersifat monoton dan masih menggunakan lembar kerja anak. Untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak maka diperlukan media pembelajran yang menarik, asik dan menyenangkan bagi anak salah satunya dengan menggunakan media balok. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal geometri pada anak kelompok B dengan memanfaatkan media balok. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di RA Nurul Iman yang terdiri dari 15 anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kurt Lewin dimana terdiri dari empat komponen kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi. Teknis analisis data yaitu menggunakan analisis kuantitatif dengan disajikan dalam bentuk presentase. Sesuai dengan penelitian yang di laksanakan di kelompok B dapat disimpulkan bahwa melalui bermain menggunakan media balok dapat meningkatkan kemampuan mengenal geometri. Hal ini dapat dilihat dari hasil presentase yaitu: pada prasiklus 0% pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik, kemudian pada Siklus I terdapat 33% anak yang masuk kedalam kategori berkembang sesuai harapan, lalu pada Siklus II terdapat sebanyak 80% anak yang masuk kedalam kategori berkembang sangat baik.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Dini Melalui Permainan Loose Part Ati Winarti; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31611

Abstract

This research was motivated by logical thinking abilities of children in group B in Kober Raudhatul Jannah which had not been achieved, where children experienced difficulties in abstract reasoning, paling solutions to problems, understanding cause and effect relationships, as well as ini complex logical reasning suc as generalization an inference. This because teachers olny usemanufactured APE. The research aims to improve the logical thinking abilities of young children through loose part game media. This type of research is Classroom Action Research (PTK), where the teacher is the implementer of the learning while the researcher is the observer. This research design uses the Kemmis and Mc model. Taggart. This research was carried out in Kober Raudhatul Jannah. The subjects of this research consisted of 18 children in group B. Data collection techniques use observation and interviews. Data is analyzed descriptively and presented in the form of tables and graphs using words in narrative form which aims to explain the activities carried out during learning activities. The research results showed an increase in logical thinking abilities based on the evaluation of cycle I and cycle II. This shows that the ability to think logically can be carried out through learning activities using loose part media, where children are able to plan, arrange numbers, group, make shapes, make patterns and sort materials according to the level of learning achievement in children's cognitive development.
Penggunaan Media Audio Visual Berbantuan Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Ari Rahayu; Ifat Fatimah Zahro; Diantifani Rizkita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31613

Abstract

Pemilihan media pembelajaran yang kurang tepat mengakibatkan sebagian besar anak mengalami penurunan minat belajar, karena guru mendominasi menggunakan lembar kerja anak (LKA) saat proses pembelajaran berlangsung. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan media pembelajaran yang menarik sehinga dapat meningkatkan minat belajar anak. Salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar anak adalah media audio visual berbantuan aplikasi canva. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan minat belajar anak usia dini setelah pelaksanaan pembelajaran menggunakan media audio visual berbantuan aplikasi canva. Metode pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, model Kemmis dan MC Taggard yang meliputi perencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di KOBER Mutiara Bunda berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi. Analisis data menggunakan statistika deskriftif jenis variabilitas yang menggambarkan hasil rata-rata presentase setiap indikator sebelum dan sesudah distimulus. Data kuantitatif diolah menggunakan rumus presentase untuk memperoleh besarnya peningkatan minat belajar anak, disajikan dalam bentuk grafik dan presentase. Hasil penelitian ini adalah peningkatan minat belajar anak dalam kriteria berkembang sangat baik (BSB), pada kondisi awal atau pra siklus 0%, siklus I meningkat menjadi 15%, dan siklus II meningkat mencapai 90%.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mozaik Pada Anak Kelompok A di Kober Tarbiyatul Aulad Anissa Siti Maulinda; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31614

Abstract

Kemampuan anak dalam motorik halus belum tercapai secara optimal. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan oleh guru yang masih bersifat monoton, tidak kreatif dan masih terpaku pada buku-buku ataupun pada lembar kerja anak. Untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada  anak maka diperlukan pembelajaran yang menarik, asik dan menyenangkan bagi anak salah satunya dengan kegiatan mozaik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A dengan kegiatan mozaik. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A di Kober Tarbiyatul Aulad yang terdiri dari 15 anak. Metode ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin terdiri dari empat komponen kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian kuantitatif dengan analisis statistika deskriftif dalam bentuk tabel, hasil analisis menggunakan statistik deskriftif kuantitatif dengan jenis nilai distribusi frekuensi. Pada prasiklus terdapat 2 anak indikator 1 yang berada pada kategori berkembang sangat baik atau 13,3%, pada siklus I sebanyak 3 anak indikator 1 dan 3 yang mencapai kategori berkembang sangat baik atau 20,0% dan pada siklus II terdapat 8 anak indikator 1 yang mencapai kategori berkembang sangat baik atau 53,3%. Maka dari itu pada kegiatan mozaik dinytakan berhasil meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di Kober Tarbiyatul Aulad.
Penerapan Metode Glenn Doman untuk Pengenalan Huruf Pada Kelompok A Anisa Yulianti Dewi; Chandra Asri Windarsih
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31615

Abstract

Kemampuan pengenalan huruf pada anak usia dini usia empat sampai lima tahun merupakan proses pengembangan diri dan penguasaan serta pengetahuan untuk anak yang menjadi salah satu hal utama bagi mereka, akan tetapi bagi sebagian anak hal itu tidak mudah untuk dilakukan karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Pada penelitian ini diambil sebuah rumusan untuk mencari tahu bagaimana proses penerapan metode Glenn Doman dan kemampuan anak pada saat pembelajaran pengenalan huruf. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan metode Glenn Doman serta untuk mengetahui kemampuan anak pada saat pembelajaran pengenalan huruf. Metode yang digunakan ialah menggunakan metode PTK. Subjek Penelitiannya yaitu sebanyak 10 orang anak. Teknik pegumpulan data melalui wawancara dan obsevasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitaif jenis statistika deskriptif dan disajikan dengan nilai presentasi. Hasil penelitian mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II maka dengan ini dapat di nyatakan bahwa penelitian dengan judul penerapan metode Glenn Doman untuk pengenalan huruf pada kelompok A berhasil dilakukan.
Pengembangan Media Smart Card KECE Berbasis QR.Code dengan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia Dini Septiyani Septiyani; Asep Samsudin; Ratna Dwi Nurcahyani
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.32147

Abstract

Berkembangnya teknologi memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan anak usia dini. Namun, apabila teknologi tidak dimanfaatkan secara tepat hal ini dapat menghambat perkembangan karakter, terutama sikap tanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Salah satu satu cara yang dapat meningkatkan sikap tanggung jawab yaitu dengan penggunaan media Smart Card KECE berbasis QR.Code. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan media, implementasi, serta hasil peningkatan tanggung jawab melalui media Smart Card KECE. Penelitian ini menggunakan metode Research and Deverlopment (R&D) dengan 7 tahapan model Borg and gall. Subjek penelitian yaitu anak kelompok B di PAUD X. Analisis data dalam penelitian menggunakan kualitatif menurut Miles and Huberman dan kuantitatif melalui validasi media dan uji N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa media ini sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi 91,58% dan praktisi 89,38% serta dikategorikan layak berdasarkan ahli media 70,75%. Pada hasil uji coba terbatas memperoleh hasil 38,5% sedangkan hasil uji coba luas meningkat 59,62% dengan peningkatan 21,1%. Selain itu, nilai N-Gain score yang diperoleh 0,8 yang dikategorikan tinggi serta hasil N-Gain persen 82,23% dikategorikan efektif meningkat. Dengan demikian, media Smart Card KECE berbasis QR.Code efektif dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak serta layak untuk digunakan sebagai alat bantu pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Tematik Integratif untuk Pengenalan Pendidikan Seksual Anak Usia Dini Siti Najwa Aprilia; Asep Samsudin; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.32380

Abstract

Pemahaman anak usia dini mengenai pendidikan seksual masih tergolong rendah, serta  dalam penggunaan media pembelajaran interaktif belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk menyediakan pendidikan seksual berbasis tematik yang integratif bagi anak usia dini, sebuah media pembelajaran telah dibuat. Penelitian ini berfokus pada pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis tematik yang terintegrasi untuk memperkenalkan pendidikan seksual kepada anak usia dini. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dan layak media tersebut. Pendekatan R&D, bersamaan dengan model ADDIE, digunakan dalam penelitian ini. Angket validasi dan observasi lapangan digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan menggunakan statistika deskriptif dan inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS, termasuk uji reliabilitas dan normalitas, serta Paired Sample t-Test dan N-Gain. Temuan yang ada menegaskan media memperoleh kategori sangat layak dari validasi ahli materi sebesar 81,9%, ahli media sebesar  85,4%, dan praktisi sebesar 83,3%. Adapun hasil untuk efektivitas pengembangan produk dengan menghitung uji normalitas yang di mana data tersebut menyatakan normal sehingga perhitungan dilanjut dengan Paired Sample t-Test yang mendapat skor signifikansi 0,005 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa media efektif digunakan dalam meningkatkan pemahaman Pendidikan seksual anak usia dini.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026 Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026 Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue