cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 598 Documents
Strategi Guru PAUD dalam Asesmen Berkualitas: Systematic Literature Review Minhatul Maula; Susilo Surahman; Angga Saputra; Rizkiah Putri Yaman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31339

Abstract

Asesmen pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam memantau dan mendukung perkembangan anak secara optimal. Namun, kualitas asesmen masih dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan memanfaatkan hasil asesmen secara tepat. Oleh karena itu, strategi guru menjadi aspek penting dalam mewujudkan asesmen yang autentik, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen PAUD yang berkualitas, mengidentifikasi integrasi antara perencanaan dan pelaksanaan asesmen dalam mendukung mutu pembelajaran, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan asesmen pada pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui tahapan identifikasi, screening , eligibility , dan included . Data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025 melalui database Google Scholar dan Scispace. Sebanyak 23 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen berkualitas ditandai oleh perencanaan yang sistematis, penggunaan asesmen autentik dan berkelanjutan, serta pemanfaatan hasil asesmen untuk pengambilan keputusan pembelajaran. Keberhasilan asesmen dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan institusi, pelatihan berkelanjutan, keterlibatan keluarga, dan pemanfaatan teknologi. Integrasi antara perencanaan dan pelaksanaan asesmen terbukti mendukung pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan perkembangan anak usia dini.
NutriJoy : Pengembangan Media Interaktif dalam Mencegah Stunting melalui Literasi Gizi Anak Usia Dini Nazwa Nur Syabani; Arifah A Riyanto; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31452

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan pada anak di Indonesia yang berkaitan dengan rendahnya literasi gizi sejak usia dini. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak untuk mendukung peningkatan literasi gizi sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis video animasi NutriJoy serta menguji kelayakan, respon pengguna, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi gizi anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 41 anak usia dini, 2 guru, dan 1 kepala sekolah pada satuan PAUD, serta melibatkan ahli materi, ahli media, dan praktisi sebagai validator. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan analisis tematik dan secara kuantitatif menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial melalui uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NutriJoy termasuk kategori layak, memperoleh respon positif dari anak, dan efektif meningkatkan literasi gizi. Dengan demikian, NutriJoy berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif untuk mendukung pencegahan stunting sejak dini.
Pengembangan Media Animasi KIDDOSE Berbasis Tematik untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Sin Sin Siti Mar'atul Hasanah; Arifah A Riyanto; Chandra Asri Windarsih
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31464

Abstract

Optimalisasi perkembangan sosial emosional anak memerlukan dukungan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik anak, namun keterbatasan media yang inovatif menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan peningkatan media animasi KIDDOSE berbasis tematik untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan produk, validasi ahli, serta uji coba terbatas dan luas dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 24 anak kelompok A. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, lembar validasi, dan observasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan media animasi KIDDOSE dikembangkan melalui tahapan analisis, perancangan media, validasi ahli, revisi produk, serta uji coba kepada anak. Hasil validasi media sangat layak, dengan validasi ahli materi 98,44%, ahli media 88,33%, dan praktisi 92,5%. Nilai rata-rata pretest 21,00 meningkat menjadi 56,93 pada posttest. Uji N-Gain sebesar 0,9153 kategori tinggi dengan persentase 91,53% menunjukkan media efektif. Kontribusi penelitian memberikan alternatif media pembelajaran inovatif yang praktis dan aplikatif bagi guru PAUD dalam menstimulasi kemampuan sosial emosional anak. Disimpulkan media KIDDOSE menarik, layak dan dapat  digunakan dalam meningkatkan pembelajaran anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA HURUF HIJAIYYAH PADA ANAK KELOMPOK A Melly Widian Fitri; Heni Nafiqoh; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31516

Abstract

Dalam penelitian ini metode yang digunakan pada kemampuan membaca huruf hijaiyyah adalah media. Kemampuan membaca huruf hijaiyyah dapat diteliti meliputi pengenalan huruf, cara melafadzkan huruf hijaiyyah yang baik dan benar dan dapat membedakan huruf hijaiyyah pada bentuk yang sama. Peneliti menemukan berbagai permasalahan yang terjadi di kelas tersebut. Pertama anak belum mengenal huruf hijaiyyah dan tidak dapat membedakan huruf yang memiliki bentuk yang sama seperti ja, ha, kho. Kedua, pengucapan huruf hijaiyyah yang kurang tepat. Ketiga, dalam pembelajaran guru masih menggunakan teknik menirukan secara lisan atau klasikal dalam pembelajaran dengan tidak menggunakan media sehingga anak-anak kelompok A kurang mengingat huruf hijaiyyah yang telah disampaikan dan pembelajaran kurang menarik sehingga anak-anak tidak semangat dalam mengenalkan huruf hijaiyyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah melalui media gambar pada kelompok A di RA Nur Asysyifaa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitiannya adalah anak usia kelompok A yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dan analisis data bahwa media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyyah anak, yaitu pada indikator menyebutkan dan membedakan huruf hijaiyyah dengan tepat. Sehingga, penggunaan media gambar ini dapat dijadikan pilihan media untuk mengajarkan huruf hijjaiyah untuk anak.
ANALISIS KEGIATAN POINTILLISM ART TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS SENI RUPA UNTUK ANAK USIA DINI Siska Yuliani; Heni Nafiqoh; Regita Musfita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31530

Abstract

Pada dasarnya setiap anak mempunyai potensi kreatif. Oleh karena itu, anak memerlukan kegiatan yang dapat mengembangkan potensi kreatifnya. Kreativitas dapat dikembangkan melalui seni rupa. Salah satu kegiatan yang mengembangkan kreativitas seni rupa anak adalah kegiatan seni pointillism art. Pointillism art merupakan sebuah karya seni yang dilakukan dengan menggunakan bantuan media cotton bud dan cat air. Dengan demikian anak mampu berkarya melalui kegiatan seni pointillism art dengan menggunakan teknik titik-titik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kreativitas seni rupa melalui kegiatan seni pointillism art anak usia 5-6 tahun di Kober Atsilah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai penelitian. Subjek penelitian ini adalah guru serta kepala sekolah Kober atsilah dan anak usia 5-6 tahun dengan jumlah sebanyak 5 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pointillism art dinilai sangat baik dalam mengembangkan kreativitas seni rupa anak usia 5-6 tahun. Kegiatan pointillism art dapat menarik perhatian anak dan dapat membuat anak bersemangat dalam belajar, karena anak dapat bermain warna dan berkreasi menghasilkan karya seni, sehingga belajar seni nampaknya sangat menyenangkan bagi anak.
Upaya Mengatasi Tantrum Pada Anak Usia Dini Melalui Art therapy Seni Musik Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Di Daerah Cigugur Sinta Setiawati; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31531

Abstract

Penelitian ini adalah dilakukan karena minimnya penelitian yang fokus pada penggunaan art therapy seni musik, terutama di wilayah Cigugur Tengah, serta seni musik dianggap sebagai inovasi dalam pendekatan terapi anak yang tidak hanya efektif tetapi juga menarik bagi anak-anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas art therapy seni musik dalam mengatasi perilaku tantrum pada anak usia dini di daerah Cigugur Tengah. Alasan peneliti melakukan Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari lima anak usia 4-5 tahun yang mengalami perilaku tantrum. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam frekuensi, durasi, dan intensitas tantrum setelah intervensi art therapy seni musik. Temuan ini menekankan pentingnya musik sebagai alat untuk regulasi emosional anak-anak, membantu mereka dalam mengekspresikan dan mengelola emosi, serta memberikan cara yang lebih konstruktif untuk merespons stres dan kecemasan.
Meningkatan Kemampuan Berpikir Simbolik Melalui Media Video Animasi dengan Berbantuan Aplikasi Canva Pada Anak Usia Dini Santika Fauziyah; Komala Komala; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31533

Abstract

Kemampuan berpikir simbolik anak usia dini belum tercapai dengan baik. Hal ini terlihat masih banyak anak yang belum mampu membilang banyak benda 1-10, mengenal lambang bilangan 1-10, mengenal konsep bilangan. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik sesuai tahapan usia perkembangannya diperlukan media yang sesuai dan menarik bagi anak. Maka peneliti menggunakan media pembelajaran video animasi berbantuan aplikasi canva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media video animasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak kelompok A. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adapun model yang digunakan yaitu model Kemmis dan MC taggart. Alur penelitian yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Penelitian dilakukan di RA Nurul Ansor. Teknik pengumpulan data melalui observasi dari 16 anak. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif yang disajikan dengan persentase. Hasil penelitian terlihat adanya peningkatan kemampuan berpikir simbolik melalui media video animasi dengan berbantuan aplikasi canva, pada pra siklus berada pada 15% anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Setelah adanya tindakan pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 21% dengan katagori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus II terjadi peningkatan signifikan yaitu 75% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 19% mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 6% mencapai kategori Mulai Berkembang (MB).
Penggunaan Metode Storytelling Berbasis ICT Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Luthfiati Rafiatul Qudsi; Chandra Asri Windarsih; Dedah Jumiain
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31537

Abstract

Beberapa anak kelompok B di TAAM Al-Adzkar mampu berkomunikasi dengan baik, namun kebanyakan dari mereka belum mamu memahami sebuah cerita yang dibawakan. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya inovasi media belajar dalam kegiatan bercerita. Maka peneliti meenggunakan metode storytelling berbasis Information and Communication Technology (ICT) yang menarik bagi stimulus anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak melalui sebuah metode storytelling berbasis ICT. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang di desain oleh Kurt Lewin dengan tahapan penelitian perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dalam satu siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan jenis distribusi frekuensi yang mana dataset terdiri dari skor atau nilai. Penelitian di TAAM Al-Adzkar ini membutuhkan dua siklus untuk menunjukkan hasil stimulus yang signifikan dengan subjek penelitian 15 anak dari kelompok B.  Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa metode storytelling mampu mengembangkan kemampuan anak dalam aspek bahasa reseptif dengan skor rata-rata dan juga mampu mengungkapkan dan mengkomunikasikan cerit yang sudah disampaikan dengan skor tertinggi empat dalam kategori berkembang sesuai harapan.  
Interaksi Teman Sebaya Dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia 4-5 Tahun Di Kober Atsilah Lisnawati Lisnawati; Wikanengsih Wikanengsih; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31558

Abstract

Perilaku sosial anak sangatlah penting bagi kehidupan anak selanjutnnya. Oleh karena itu dalam mengembangkan perilaku sosialnya anak perlu di didik sejak dini. Lingkungan sekolah merupakan salah satu lingkungan dimana anak banyak berinteraksi dengan teman sebaya maupun orang lain selain keluarganya. Kemampuan perilaku sosial anak dapat dikatakan sudah berkembang dapat dilihat dari bagaimana anak melakukan kegiatan dalam kelompok, serta anak sudah mulai dapat bermain dengan teman-temannya, anak juga sudah mengerti aturan saat bermain, dan anak sudah mulai menyadari kepentingan terhadap orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu diharapkan dengan menerapkannya interaksi teman sebaya dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk dapat mengembangkan perilaku sosialnya dengan tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak usia 4-5 tahun di Kober Atsilah yang berjumlah lima peserta didik, satu tenaga pendidik dan kepala sekolah. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi dan wawancara yang dianalisis dengan mereduksi data, display data, dan kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya dapat mengembangkan perilaku sosial anak usia dini dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan perilaku sosial anak.
Efektivitas Aplikasi Let’s Read Dalam Meningkatkan Literasi Numersi Anak Usia 5-6 Tahun Elina Anggraeni; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i3.31559

Abstract

Setiap anak terlahir dengan potensi yang berbeda-beda, memiliki kelebihan bakat, minat ataupun kemampuan yang ada pada diri anak. Untuk mengembangkan potensi dan kemampuannya tersebut, anak dapat mengikuti pendidikan anak usia dini. Literasi numerasi sangat penting diajarkan sejak masa anak usia dini sebagai bekal ketarampilan dalam menjalani kehidupan di abad 21 dan usia dini merupakan masa usia emas dimana tingkat kematangan intelektual anak terbentuk hingga 80%. Akan tetapi, berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan, permasalahan yang paling menonjol adalah masalah literasi numerasi anak yang dinilai masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan literasi numerasi anak melalui aplikasi Let’s Read. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian kelompok B1 di Taman Kanak-kanak Al Ma’arij. Teknik analisis data yang digunakan yaaitu teknik analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, pada siklus 1 diketahui bahwa melalui aplikasi Let’s Read, kemampuan literasi numerasi anak yang sudah berkembang 60,41% dan pada siklus II diketahui bahwa melalui aplikasi Let’s Read 85,41% anak kemampuan literasi numerasi anak berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil observasi dan refleksi pada siklus II dapat disimpulkan bahwa melalui aplikasi Let’s Read dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi anak kelompok B TK Al Ma’arij.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026 Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9, Number 3, May 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026 Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue