cover
Contact Name
Dr. Ali Maddinsyah,S.E., M.M
Contact Email
alimaddinsyah@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpdl@unpam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26217155     EISSN : 26217147     DOI : -
Core Subject : Social,
Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dengan cakupan bidang : Penelitian Bidang Energi, Penelitian Bidang Material Maju, Penelitian Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Penelitian Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Penelitian Bidang Sosial Humaniora dan Seni , Penelitian Bidang Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Penelitian Bidang Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa,Penelitian Bidang Kependidikan dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
Pemahaman Akuntansi Untuk Mendukung Penyusunan Laporan Keuangan Yang Efektif Pada Yayasan Perguruan Cikini Yunita Kurnia Shanti; Susi Sih Kusumawardhany; Sudarmadi Sudarmadi
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23437

Abstract

Lembaga organisasi membutuhkan cara dan teknik dalam mengelolanya, dikarenakan setiap lembaga membutuhkan kemajuan dan penataan yang sesuai dengan sistem yang berlaku dalam sebuah perkantoran maupun organisasi. Setiap penataan diperlukan sebuah pengetahuan yang mendasar tentang cara mengelola, mengatur, mengarahkan dan mengevaluasi semua bidang yang ada di dalam perkantoran maupun organisasi tersebut. Hal ini untuk memastikan bahwa semua yang berkaitan dengan perkantoran maupun organisasi yang dibentuk dapat berjalan dengan semestinya. Sebagaimana diketahui bahwa kemajuan sebuah perkantoran seperti kantor pemerintahan, diperlukan sistem penataan yang sistematis. Salah-satunya dalam bidang administrasi dan keuangan yang diatur dalam perkantoran pemerintahan. Perkantoran akan berkembang secara efektif, disebabkan oleh kemampuan para pekerja yang ada di perkantoran. Karena berkembangnya perkantoran membutuhkan para kinerja yang mampu mengelola keuangan dan administrasinya. Dalam menyusun laporan konsolidasi pelaksanaanya secara sistematis dan terstruktur dengan akuntabilitas, manajemen, transparansi dan intergenerational equity. Oleh karena itu, banyak sistem yang harus dipelajari mengenai cara mengelola dan mengembangkan sistem manajemen administrasi dan keuangan agar menjadi sebuah perkantoran maupun organisasi yang menonjol dan mempunyai daya perkembangan yang lebih intensif. Administrasi melingkupi seluruh kegiatan, dari pengaturan hingga pengurusan sekelompok orang yang memiliki diferensiasi pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan bersama. Administrasi dapat berjalan dengan dua atau banyak orang terlibat di dalamnya.
Upaya Meningkatkan Kinerja Perusahaan “Blangkon Surjan Yogyakarta” Dengan Meningkatkan Kemitraan Efektifitas Strategi Mariana Rachmawati; Dede Sutisna; R. Adjeng Mariana F.; Suharno Pawirosumarto; Lilis Yuaningsih
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23428

Abstract

Melestarikan dan melestarikan budaya Jawa adalah tugas seluruh masyarakat Jawa sendiri maupun masyarakat yang tinggal di Jawa serta masyarakat dan semua pihak yang peduli terhadap budaya Jawa. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) budaya yang dimiliki sangat kental dan masih terjaga dan dilestarikan dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Di DIY terdapat beberapa tradisi yang mencerminkan pelestarian budaya Jawa, salah satunya adalah tradisi Kamis Pahing. Sesuai dengan peraturan Pemerintah Daerah DIY, setiap siswa sekolah, perangkat Desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Tingkat Kapanewon hingga Pemerintah Kabupaten mengenakan pakaian adat Gagrag Ngayogyakarta. Blangkon dipakai sebagai penutup kepala dan dipasangkan dengan pakaian adat. Untuk Yogyakarta, blangkon memiliki ciri khas mondholan di bagian belakang. Desa Beji di Sleman dikenal sebagai sentra pembuatan blangkon khas Yogyakarta. Banyak orang yang memesan untuk membuat blangkon di tempat ini mulai dari kalangan keraton, artis, politisi hingga konsumen dari luar negeri. Salah seorang perajin blangkon, Ibu Ari Link, yang memulai usaha blangkon pada tahun 1980, mengaku keahliannya dalam membuat blangkon diturunkan secara turun-temurun dari keluarganya. Di desanya dalam satu RT terdapat 20 pengrajin blangkon yang tergabung dalam paguyuban. Diakuinya pesanan blangkon cukup banyak dan terkadang kewalahan karena keterbatasan tenaga.serta kurangnya informasi dan pengetahuan strategi Kemitraan dan strategi pemasaran, Saat seorang pengusaha khususnya para UMKM ingin memasarkan produknya di pasar ekspor atau pasar global, mereka harus mengetahui cara agar produk memasuki pasar ekspor.
Pelatihan Digital Economy, Digital Content, Dan Digital Governance Bagi Petani Dan UMKM Di Desa Rimbo Panjang Kampar Rd. Siti Sofro Sidiq; Ismandianto Ismandianto; Resdati Resdati; Teguh Widodo; Seger Sugiyanto
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23463

Abstract

Digitalisasi dapat membantu petani dan pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran. Namun, untuk terlibat aktif dan menjadi bagian dari ekonomi digital perlu upaya untuk meningkatkan literasi tentang ekonomi digital serta aspek penunjangnya. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan literasi kepada petani dan pelaku UMKM tentang 3 (tiga) aspek yaitu digital economy, digital content, serta digital governance. Pengabdian dilaksakan dengan metode Participatory Rural Appraisal dengan tahapan survey dan identifikasi masalah, diskusi terfokus, pelaksanaan pelatihan serta evaluasi. Hasil survey dan diskusi dalam kegiatan pengabdian ini menemukan bahwa kawasan Rimbo Panjang Kampar memiliki potensi yang beragam dalam bidang pertanian antara lain perkebunan nanas, holtikultura, hingga tanaman obat. Mayoritas dijual dalam skala terbatas melalui tengkulak. Demikian juga dengan produk turunan UMKM, pemasaran masih terbatas dan belum menggunakan sistem online. Dalam kegiatan ini masyarakat dikenalkan mengenai ekonomi digital dan berbagai hal penting lain untuk mengoptimalkan pemasaran produk mereka sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Keberhasilan pengabdian ini dilihat dari kemampuan peserta menjelaskan tentang ekonomi digital serta aspek penting lain sebagai kebutuhan utama dalam konteks pemasaran digital. Namun, terdapat masalah yang menjadi hambatan dan harus segera diselesaikan yaitu uji produk hingga perizinan edar.
Pengelolaan Retribusi Parkir Oleh Desa Di Kelurahan Kuta Badung Ni Luh Yulyana Dewi; Putu Suparna; Ni Ketut Arniti; Ni Nyoman Sunariani
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23452

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengelolaan sistem retribusi parkir di Kelurahan Kuta Badung serta upaya dan strategi pemerintah daerah dalam meminimalkan tindakan pungutan liar retribusi parkir yang dilakukan oleh juru parkir di Kelurahan Kuta Badung. Tulisan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan hanya menggunakan satu jenis data. Data yang digunakan merupakan data sekunder yakni berupa dokumen pengelolaan parkir, peraturan tentang pengelolaan retribusi parkir serta isu masalah pengelolaan parkir. Selanjutnya data dikumpulkan dan melakukan analisis data dengan menyajikan data, menafsirkan, dan menarik kesimpulan. Adapun hasil akhir dari laporan ini menjelaskan bahwa mekanisme retribusi dana parkir dan pengelolaan parkir sudah sesuai dengan SOP dan peraturan daerah, namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal. Faktor yang menyebabkan pelaksanaannya menjadi belum optimal yaitu sumber daya manusia, tindakan pungutan liar yang dilakukan oleh juru parkir dipengaruhi oleh tekanan, peluang, dan rasionalisasi. Sedangkan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan masih belum memadai, sehingga pelaksanannya kurang optimal. Oleh karena itu, guna menjaga fungsi pengendaliannya pemerintah daerah perlu meningkatkan kinerja SDM seksi pengawasan dan pengamanan parkir, memberlakukan pajak parkir tahunan, serta meningkatkan tugas dari Dinas Perhubungan setempat. Adapun saran kepada pemerintah daerah agar memberikan pembinaan mengenai aturan parkir yang berlaku sehingga dapat meminimalisir tindakan pungutan liar.
PKM Kelompok Usaha Masyarakat (Pengolahan Makanan Barongko Warna Berbagai Rasa) Muhammad Jihad Firman; Maya Kasmita; Aris Baharuddin; Dodi Ilham; Ahmad Syarief Iskandar; Nurul Aswar
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23442

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: 1) Belum memiliki perencanaan bisnis yang jelas sehingga target dan sasaran usaha belum memiliki arah kepada pengembangan usaha bisnis yang lebih mapan, 2) Manajemen yang ada dalam usaha ini belum berjalan baik dikarenakan usaha yang baru ini belum bertahan cukup lama hal ini nantinya akan meenjadi masalah tersendiri. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah 1) meningkatkan motivasi berwirausaha baik secara individu maupun secara kelompok dan 2) meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen usaha terutama yang berkaitan dengan optimalisasi manajemen sumber daya manusia. Mitra memiliki pengetahuan tentang model pembagian tugas dan kewenangan dalam menjalankan usaha bisnis. Metode yang digunakan adalah ceramah, Tanya jawab, simulasi dan praktek. Partisipasi mitra diharapkan dapat menyediakan tempat pelatihan, serta fasilitas untuk membuat kue. Luaran dalam kegiatan ini adalah 1) Terwujudnya masyarakat yang kreatif dalam pengembangan usaha tradisional, dan 2) Mahasiswa memiliki keterampilan/pemahaman dalam memanfaatkan peluang usaha.. Workshop yang disampaikan menyajikan berbagai materi seperti: 1) pemahaman akan pentingnya makanan tradisional, 2) strategi pemasaran , 3) cara membuat Barongko.
Edukasi Kiat - Kiat Sukses Kewirausahaan Dalam Bidang Kesehatan Gaung Eka Ramadhan; Rian Agus Setiawan; Nila Rostarina
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23433

Abstract

Usaha berdasarkan bakat dan keahlian kejuruan yang dimiliki maupun berdasarkan tren itu sangat penting, terutama dibidang kesehatan. Untuk menemukan peluang usaha yang baik kita senantiasa wajib mencari informasi dari manapun sehingga mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat dan di minati/diinginkan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan. Dampak dari edukasi kiat-kiat sukses kewirausahaan siswa bisa menjadi entrepreneur di bidang kesehatan bahkan membuka peluang untuk memperbanyak pekerjaan. Manfaat untuk menumbuhkan jiwa dan memunculkan entrepreneur di bidang kesehatan.  Metode dengan memberikan penyuluhan dan memberikan contoh kewirausahaan dengan memeberikan materi cara menumbuhkan jiwa entrepreneur, strategi memulai entrepreneur dan kiat sukses menjadi entrepreneur di bidang kesehatan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan peserta aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan sampai selesai. Penyuluhan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Kesehatan Letris Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta antusias dan dapat bekerjasama dengan baik.
Pelatihan Manajemen Dan Komunikasi Pariwisata Di Desa Wisata Jawa Barat Dyah Eko Setyowati
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23459

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan manajemen dan komunikasi pariwisata bagi pelaku UMKM di sekitar desa wisata Jawa Barat. Pelatihan yang kami lakukan pada saat melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat UMKM Desa Wisata di Jawa Barat dilakukan kombinasi antara penyuluhan/ceramah, dengan penayangan vidio, diskusi dan tanya jawab dengan mengambil waktu yang tersedia mengenai pelatihan manajemen dan komunikasi pariwisata pelaku UMKM di desa wisata Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Bandung Wetan Jl Batununggal nomor 3 Bandung Jawa Barat dengan acara tatap muka dan peyampaian malkalah tentang Manajemen dan komunikasi pariwisata desa wisata agar para pelakun UMKM di desa wisata dapat berkomunikasi dengan benar sehingga dapat menarik mitra bisnisnya. Setelah pemaparan makalah dilanjutkan dengan acara tanya jawab dan dsikusi. Kesimpulan dari pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik.
Pelatihan Dan Pendampingan Sekolah Inklusi Dalam Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Desy Irsalina Savitri; Degi Alrinda Agustina
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23447

Abstract

Manusia memiliki berbagai macam keberagaman dalam cara mendapatkan ilmu pengetahuan. Setiap peserta didik adalah pembelajar yang unik dengan segala macam karunia, bakat, dan kemampuannya yang masih belum banyak terjamah oleh dunia pendidikan. Sekolah ramah anak merupakan sekolah yang melayani keberagaman peserta didik. Sekolah ini juga menfasilitasi segala jenis hak yang seharusnya didapatkan oleh peserta didik. Sekolah ini diharapkan mampu untuk memanusiakan manusia. Adanya sekolah ramah anak ini diharapkan agar bukan hanya anak normal saja yang dapat kesempatan untuk belajar di sekolah umum. Indonesia terdiri dari berbagai pulau dan daerah kecil yang membuat pemerataan fasiltas dan sosialisasi sekolah ramah anak menjadi lambat. Di Tarakan belum ada sekolah inklusi yang ramah anak. Anak berkebutuhan khusus masih sekolah di SLB. Oleh kerana itu kami mengadakan sosialisasi penggerak sekolah inklusi ramah anak bermitrakan seluruh guru dan stake holder di Tarakan. Evaluasi dari pelatihan ini, tahun depan SD Utama 1 Kota Tarakan mulai tahun ajaran baru 2022 menjadi pilot sekolah Inklusi ramah anak yang pertama.
Pelatihan Laporan Perpajakan Bagi Siswa SMK Surabaya Soemaryono Soemaryono; Rudi Pratono; Ismangil Ismangil
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23438

Abstract

Pelaksanaan kegiatan   pengabdian   kepada   masyarakat   ini bertujuan   untuk  mengembangkan keilmuan khususnya bidang perpajakan bagi para peserta khususnya murid sekolah menengah kejuruan , serta memberikan  bekal    pengetahuan didalam meningkatkan  ketrampilan  praktek pelaporan perpajakan yang diterapkan oleh direktorat jenderal pajak.   Sasaran yang dituju adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Surabaya Jurusan Akuntansi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini pesertanya sebanyak 40 siswa dan 5 orang guru pendamping.  Metode   pengabdian   kepada masyarakat   yang   dilakukan   dengan   cara   memberikan materi pengetahuan yang bersifat teori dan pratek   yang   dimulai   dari pemahaman pengertian perpajakan, pengertian pajak penghasilan, tarip pajak pengahasilan , jenis formulir perpajakan, fungsi masing-masing formulir perpajakan dan pengisian surat pemberitahuan pajak untuk wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini para peserta atau siswa memahami teori perpajakan secara fundamental yang berlaku di indonesia Serta mampu memahami menghitung pajak penghasilan yang harus dibayar baik untuk wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan, prosedur pelaporan perpajakan, formulir-formulir yang harus dilengkapi dalam laporan perpajakan,  tata cara membayar pajak, melaporkan surat pemberitahuan perpajakan serta laporan pembetulan jika terjadi kesalahan didalam laporan perpajakan.
Pelatihan Microsoft Office Pada Santriwan / Santriwati Pondok Pesantren Subul El Salam Arip Kristiyanto; Istiqomah Rohmawati; Selly Septiani; Angga Pramadjaya; Andi Romansyah
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23429

Abstract

Berbicara Pondok Pesantren di Indonesia belum semua memberdayakan teknologi secara maksimal, terutama pondok pesantren berjenis salaf. Perlu kita ketahui bahwa teknologi saat ini tidak lepas dari kontribusi salah satu ilmuan muslim matematika Al-Khawarizmi. Didasari dengan hal tersebut perlunya santriwan santriwati terutama Pondok Pesantren Subul El Salam untuk mengenal teknologi, salah satu Microsoft Office. Dengan pelatihan softskill Microsoft Office minimal memberi bekal para santri  dalam era digital ini, Harapanya menjadi lulusan yang berakhlak mulia dan berwawasan teknologi yang luas. Kegiatan  Pengabdian masyarakat ini melalui beberapa tahapan survei lokasi dan pengumpulan data, mengindentifikasi masalah, analisa materi, pembuatan materi, pelaksanaan,, dokumentasi, evaluasi, laporan dan publikasi. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan tatap muka dengan 20 peserta, 10 laki laki dan 10 perempuan.  Materi pelatihan yang disampaikan adalah Microsoft word dan excel. Dilihat dari hasil pelatihan pemahaman peserta cukup meningkat, pemahaman terhadap Microsoft Word sebelum mengikuti pelatihan sebesar 60,5%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan pemahamanya mencapai 87,4%. Pemahaman Microsoft Excel sebelumnya adalah 59,1%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan mencapai 85,3%.