cover
Contact Name
JPPM
Contact Email
jurnal_pls@fkip.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_pls@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Jl. Palembang-Prabumulih, Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557370     EISSN : 26851628     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (p-ISSN: 2355-7370) menerbitkan artikel penelitian tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional pada pengembangan pendidikan nonformal yang meliputi manajemen pembelajaran, manajemen program dan manajemen Institut dengan tujuan memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan nonformal di Indonesia . Masalah yang dibahas meliputi topik, (1) Pendidikan Berbasis Masyarakat: melek huruf, kesetaraan, kursus, pelatihan, keterampilan hidup, konseling komunitas, pemberdayaan masyarakat, pekerjaan sosial; (2) Pendidikan Berbasis Keluarga: pengasuhan anak, pendidikan anak usia dini, kelompok bermain, homeschooling.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
EVALUASI CIPP PADA PROGRAM PENDIDIKAN KOMUNITAS RELAWAN ANAK SUMATERA SELATAN DI KECAMATAN KERTAPATI, KOTA PALEMBANG Erma Regina Yudicia; Yanti Karmila Nengsih
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v9i2.19189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil evaluasi CIPP dalam program pendidikan yang diadakan oleh Komunitas Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS) Jenis penelitian adalah penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua umum, sekretaris umum, relawan pengajar dan peserta didik dalam Program Pendidikan oleh Komunitas Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Evaluasi konteks, analisa kebutuhan belajar sesuai dengan kebutuhan dan partisipasi warga belajar. Komunitas berhasil mengidentifikasi dan menentukan konteks dalam program pendidikan, hanya saja masih perlu strategi dalam keaktifan dari peserta didik; 2) Evaluasi masukan, kemampuan komunitas dalam menyediakan sumber belajar dan merencanakan sumber belajar cukup baik. Namun, dari segi perencanaan pendanaan perlu dikaji lagi untuk sumber dana tetap; 3) Evaluasi proses, dalam pelaksanaan pembelajaran pada program harus ditegaskan kembali tentang pengadaan jadwal yang sifatnya bukan fleksibel, melainkan tersrtuktur baik bagi pengajar maupun peserta didik; 4) Evaluasi hasil, program pendidikan dapat tetap dilanjutkan meskipun masih terdapat beberapa hal dan kebijakan yang masih perlu dikembangkan dan dibenahi seperti komunitas harus segera merancang strategi pendanaan tetap dan pedoman belajar pada program pendidikan yang lebih terarah agar seluruh komponen belajar dapat memaksimalkan fungsinya
JIWA KEWIRAUSAHAAN (ENTREPRENEURSHIP) MAHASISWA: SEBUAH KENISCAYAAN Fitriyanti Fitriyanti
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v9i2.17634

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa agar mengetahui apa yang berhubungan dengan jiwa kewirausahaan  diantaranya: 1. Menanamkan bahwa kita harus mempunyai visi dalam hidup baik visi besar maupun visi kecil; 2. Prinsip hidup yang kombinasi lembut dan keras dalam berwirausaha; 3. Membiasakan diri melakukan “yang bukan goe buanget”; 4. Selalu bekerja keras dalam hidup; 5. Berorintasilah kepada segmen pasar; 6. Selalu telaten dalam pencatatan; 7. Jadilah seorang pejuang yang tangguh sehingga akan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini merupakan studi literatur review. Dengan membuat sinopsis dari artikel pada jurnal dan buku-buku melalui meringkas, menganalisis, mensistesis buku dan artiker jurnal, dilanjutkan mencitasi bagian yang dibutuhkan dari referensi sesuai dengan kebutuhan tulisan tsbt. Alat yang digunakan adalah refernce manager berupa mendeley. Bahan penelitiannya adalah buku, artikel, dll . Hasil penelitian menunjukkan penelitian ini  mendukung  penyiapan mahasiswa calon wirausaha. Penelitian ini juga menyarankan mengatasi masalah yang ditemukan pada penelitian. 
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT (KASUS DI UPTD PANTI SOSIAL REHABILITASI ANAK MEMBUTUHKAN PERLINDUNGAN KHUSUS INDRALAYA) Fitri Angraini; Evy Ratna Kartika Waty
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v9i2.18433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi dari program pelatihan menjahit di UPTD Panti sosial rehabilitas anak di indralaya kabupaten ogan ilir, hal tersebut di latar belakangi oleh banyaknya anak yang berusia 7-18 tahun putus sekolah dan sempitnya lapangan pekerjaan dengan jumlah tenaga kerja yang banyak dari pendidikan formal maupun non formal. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif dan data penelitian bersumber dari informan, studi kepustakaan dan dokumentasi.Teknik yang digunakan dalam menentukan informan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dengan subjek  penelitian adalah kepala UPTD, instruktur menjahit, dua orang peserta didik, dan satu orang alumini peserta didik. dengan menggunakan model evaluasi yang terdiri dalam dimensi input, proses dan output. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1. secara input, sudah memenuhi sudah memenuhi kriteria keberhasilan menurut Widiasih dan Suminar dengan 4 indikator yaitu sudah tercapainya kesesuaian perencanaan dangan proses, sudah tercapainya tujuan program, sumberdaya dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien serta mampu memberikan jaminan kesesuaian proses dengan tujuan program. 2.) secara proses, sudah tercapainya 5 dari 6 indikator keberhasilan menurut Mardikato yaitu sudah tercapainya jumlah peserta didik, kehadiran peserta didik, pengembangan ide-ide baru oleh peserta didik, berkurangnya pengangguran serta meningkatnya kemandirian peserta didik. Dan satu indikator yang tidak tercapai yaitu jumlah dana yang dapat digali dari masyarakat hal ini dikarenakan pelatihan ini sepenuhnya menggunakan dana dari APBD sehingga masyarakat tidak mengeluarkan biaya apapun. 3.) secara hasil, sudah tercapaiannya indikator keberhasilan menurut Ahmad Suhaimi dengan 5 indikator didalamnya dan pihak penyelenggara telah mampu mencapai tujuan program yaitu memberikan motivasi kepada anak putus sekolah, merubah pola fikir, dan memberikan keterampilan agar dapat bersaing didunia kerja. Sehingga dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya kesesuaian kriteria dari model evaluasi input, proses dan output namun ada 1 indikator yang belum cukup baik dalam hal jumlah anggaran dana dari APBD. Sehingga adanya evaluasi program ini nantinya akan menjadi pertimbangan bagi para stakeholder dalam membuat kebijakan atau memperbaiki kebijakan yang kurang sesuai pelaksanaannya.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS PENDAMPINGAN PADA USAHA BATIK KABUPATEN PATI Rhena Dwivita; Muarifuddin Muarifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.20801

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendampingan pengrajin batik dengan fokus penelitian; tahapan pendampingan, bentuk, strategi dan peran pendamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Responden penelitian adalah ketua wisata batik serta dinas koperasi dan UMKM, sebagai informan adalah pengrajin batik. pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan teori. Analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pelaksanaan tahapan pendampingan meliputi peningkatan kesadaran, sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Bentuk pendampingan yang dilaksanakan adalah konsultasi dan pembelajaran. Strategi pendampingan berupa pemberian motivasi dan peningkatan potensi, adapun peran pendamping yaitu terdiri dari peran fasilitasi, pembelajaran, dan penghubung kepihak luar. Kesimpulan penelitian yaitu Pelaksanaan pendampingan ini dapat membantu pengrajin batik dalam pengembangan usaha, potensi serta terbentuknya koperasi. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu pendamping harus memberikan pembelajaran yang variatif  serta pengrajin batik harus lebih fokus dan konsisten dalam mengikuti kegiatan pendampingan
PERSEPSI PENYULUH KELUARGA BERENCANA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI PERWAKILAN BKKBN SUMATERA SELATAN Pratama Putri
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18764

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persepsi Penyuluh Keluarga Berencana (KB) terhadap pembelajaran daring  di Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan.  Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021 menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara semi terstruktur untuk mendapatkan data persepsi penyuluh KB terkait persiapan dan pelaksanaan pembelajaran daring.   Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive  sampling.  Responden dalam penelitian ini adalah enam orang Penyuluh KB yang terdiri dari tiga orang Penyuluh KB yang bertugas membina kelurahan dalam wilayah perkotaan dan tiga orang Penyuluh KB yang bertugas membina desa dalam wilayah kabupaten. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persepsi Penyuluh KB baik Penyuluh KB yang bertugas di wilayah perkotaan maupun Penyuluh KB yang membina wilayah desa terhadap pembelajaran daring dalam hal platform dan sarana prasarana cukup memadai dan mudah digunakan, permasalahan sinyal internet khususnya di wilayah pedesaan menjadi kendala utama dalam pembelajaraan daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran penggunaan  metode dan media pembelajaran cukup variatif, bina suasana dan interaksi antar sesama peserta dalam pembelajaran daring dirasa masih kurang, Penyuluh KB tidak bisa sepenuhnya fokus mengikuti pembelajaran daring, serta pembelajaran daring memicu Penyuluh KB untuk lebih banyak meningkatkan pemahaman terhadap materi melalui pembelajaran mandiri.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN KESETARAAN PAKET C DI UPTD SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KABUPATEN KARAWANG Mahmuda Ardiagarini; Ahmad Syahid; Ratna Sari Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi program pembelajaran kesetaraan paket C di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari satu orang kepala SKB Karawang, dua orang tutor, dan dua orang warga belajar yang menjadi sumber informasi dalam pelaksanaan program kesetaraan paket C. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi atau pelaksanaan program pembelajaran kesetaraan paket C di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kabupaten Karawang melibatkan beberapa indikator, antara lain latar belakang, materi, metode, teknik, media, pendekatan, sikap, waktu, dan biaya. Indikator-indikator tersebut saling terkait dan memastikan efektivitas proses pembelajaran. Namun, SKB ini masih menghadapi kendala dalam hal sarana dan prasarana yang kurang memadai, sehingga warga belajar mengalami kesulitan dalam menyimak pelajaran. Selain itu, peraturan yang kurang tegas menyebabkan kurangnya kedisiplinan dalam mengerjakan tugas atau evaluasi, dan fasilitas buku di perpustakaan yang tidak lengkap dan terawat dengan baik.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD PLAMBOYAN 3 Jihan Aulia; Dadang Danugiri; Ika Rizqi Meilya
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode bermain peran dalam perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di PAUD Plamboyan 3. Metode bermain peran merupakan salah satu cara atau teknik yang digunakan guru PAUD Plamboyan 3 dalam mencapai tujuan pembelajaran yang optimal sehingga aspek-aspek perkembangan anak dapat tercapai khususnya perkembangan bahasa anak. Namun dalam melaksanakan metode ini membutuhkan banyak waktu baik dari persiapan sampai pelaksanaan, memerlukan tempat yang luas untuk menata kelas, dan dibutuhkan teknik mengajar yang menarik agar anak ikut berpartisipasi dalam bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan orang tua. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode bermain di PAUD Plamboyan 3 sudah dilakukan dengan baik, ini terlihat dari hasil akhir penilaian perkembangan bahasa anak, yang mana persense BSH dan BSB jauh lebih tinggi. Yaitu 55% dan 27%
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Nurlizawati Nurlizawati; Dendy Marta Putra; Eka Asih Febriani; Ike Sylvia; Junaidi Junaidi
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.21695

Abstract

The change of the 2013 curriculum into a “merdeka” curriculum is an unavoidable policy. In West Sumatra there are 36 schools that serve as “penggerak” schools. The “penggerak” schools are a pilot in implementing the curriculum merdeka. The merdeka curriculum emphasizes the thinking of KH Dewantara ing roso sung tulodo, which is a teaching and learning process that must facilitate students to grow according to their nature. In the Merdeka curriculum, this is known as differentiated learning. The implementation of differentiated learning encounters several obstacles, both from teachers as facilitators and students as subjects in education, therefore the authors are interested in researching the application of differentiated learning in realizing independent learning. The method used in this research is qualitative research with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the interactive analysis technique by Miles and Hubermans. The results of this study indicate that differentiated learning can be done using varied learning models, varied learning media and assessment techniques based on students' learning styles.
EVALUASI CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (CIPP) PADA PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUNAS BANGSA OKU TIMUR Shomedran Shomedran; Ardi Saputra
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.20150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Bangsa dengan menggunakan metode evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan penelitian menggunakan jenis kualitatif deskripsif, subjek penelitian diambil dari unsur pengelola, tutor dan warga belajar.  Hasil penelitian menjukkan aspek context yakni program yang diselenggarakan sudah cukup sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat, Input program yakni sudah sesuai mencakup masukan sarana, masukan mentah dan masukan lainnya. Sedangkan unsur Process, yakni telah dijalankan pembelajaran dengan didukung materi, jadwal, tutor, serta penilaian yang berkelanjutan. Aspek Product telah menunjukkan bahwa warga belajar dan lulusan telah mengalami peningkatan perilaku, sikap, pengetahuan dan kompetensi yang ditunjukkan sebaran lulusan yang diserap pada dunia kerja.
PENGEMBANGAN VIDEO INTERAKTIF PADA MATERI BENTUK DIFERENSIASI SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PAKET C DI SPNF SKB KOTA PALEMBANG Diana Novera; Evy Ratna Kartika Waty
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan video interaktif pada materi bentuk diferensiasi sosial telah dilakukan dan digunakan pada warga belajar paket C di SPNF SKB Kota Palembang pembelajaran tersebut dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar warga belajar paket C dan sebagai media yang valid dan praktis. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpukan melalui tahapan analisis awal yaitu dengan penyebaran angket, wawancara dan dokumentasi. Kelayakan dan kevalidan media dinilai oleh tiga orang ahli yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Analisis yang digunakan yaitu Skala Likert dan Skala Guttman. Implementasi dilakukan melalui dua tahapan yaitu uji coba one to one  pada tiga orang warga belajar dan uji coba small group yaitu pada dua belas orang warga belajar yang bertujuan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan media video interaktif pada materi bentuk diferensiasi sosial ini. Hasil dari penelitian ini yaitu media video interaktif pada materi bentuk diferensiasi sosial yang memperoleh hasil skor dengan jumlah 33 dan persentase 92% dengan kategori sangat layak, dan pada materi jumlah yang diperoleh sebanyak 32 dengan persentase 89% mendapat kategori sangat layak, selanjutnya pada bahasa dengan total 30 dan persentase 83% dengan kategori layak. Berdasarkan validasi para ahli maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan video interaksi pada materi bentuk diferensiasi sosial valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada warga belajar paket C.

Page 11 of 12 | Total Record : 113