cover
Contact Name
JPPM
Contact Email
jurnal_pls@fkip.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_pls@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Jl. Palembang-Prabumulih, Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557370     EISSN : 26851628     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (p-ISSN: 2355-7370) menerbitkan artikel penelitian tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional pada pengembangan pendidikan nonformal yang meliputi manajemen pembelajaran, manajemen program dan manajemen Institut dengan tujuan memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan nonformal di Indonesia . Masalah yang dibahas meliputi topik, (1) Pendidikan Berbasis Masyarakat: melek huruf, kesetaraan, kursus, pelatihan, keterampilan hidup, konseling komunitas, pemberdayaan masyarakat, pekerjaan sosial; (2) Pendidikan Berbasis Keluarga: pengasuhan anak, pendidikan anak usia dini, kelompok bermain, homeschooling.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG ANEKA RASA DI DESA PULAU SEMAMBU OGAN ILIR Mega Nurrizalia; Evy Ratna Kartia Waty; Azizah Husin; Yanti Karmila Nengsih; Shomedran Shomedran
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 7, No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v7i2.10197

Abstract

Pemberdayaan bukan hanya proses sosial dan politik secara kolektif, tetapi juga merupakan proses sosial dan politik secara individual. Pemberdayaan perempuan bukan hanya suatu proses tetapi juga merupakan hasil. Pelatihan pembuatan keripik singkong aneka rasa merupakan salah satu upaya memberdayakan perempuan khususnya ibu-ibu rumah tangga di desa Pulau Semambu Ogan Ilir. Proses pendampingan keterampilan berwirausaha akan menggunakan metode pembelajaran secara variatif, seperti ceramah, tanya jawab, dan praktik (demonstrasi) dengan payung utama metode pembelajaran partisipatif. Target capaian pemberdayaan perempuan ini dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: (1). jumlah WB yang mengikuti pendampingan berwirausaha yang mengikuti kegiatan, diharapkan minimal 75% dapat menerapkan rangkaian pendampingan; (2) tingkat kompetensi yang dikuasai WB, seluruh warga belajar dapat menguasai seluruh materi pendampingan yang disampaikan; (3) WB mampu berwirausaha , program pendampingan wirausaha ini berorientasi pada pengembangan kemandirian warga belajar dalam menerapkan hasil belajarnya. Karena itu, setelah program ini selesai diharapkan sebagian besar (70%)  WB dapat berusaha sendiri baik secara individu maupun berkelompok.
PROFIL KEMANDIRIAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DI KOTA SERANG BANTEN Ika Rizqi Meilya; Herlina Siregar; Ahmad Fauzi
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i1.13860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Gambaran Kemandirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Serang. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri dari pengelola dan tutor PKBM. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian dengan dibantu pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian lembaga PKBM Kota Serang dilihat dari aspek partisipasi masyarakat antusias ikut serta dalam setiap proses kegiatan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi. PKBM Kota Serang sudah mampu dalam memenuhi kebutuhan lembaganya tanpa adanya sikap ketergantungan dari pihak pemerintah yang dihasilkan dari pendapatan usaha yang dikelola oleh PKBM.
BENEFIT RECIPIENT PROBLEMATICS IN PMB-RW TRAINING ACTIVITIES IN UMBAN SARI KELURAHAN KECAMATAN RUMBAI PEKANBARU Ria Rizkia Alvi; Dafetta Fitrilinda; Fajri Muharram; Anggoro Anggoro
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 7, No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v7i2.12986

Abstract

This study aims to determine the problems of beneficiaries in PMB-RW training activities in Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Pekanbaru. This research is an evaluation research with a qualitative approach using the CIPP Model from Stufflebeam (1985) which consists of evaluation of context, input, process and product. The research will be conducted in Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai PekanbaruThe subjects of this study were the village head, PMB-RW Facilitators and the beneficiaries. The data was collected by using the interview method, documents, and observations. Furthermore, the data obtained were analyzed using interactive model data analysis (Miles & Huberman, 2007), namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. In order to obtain the validity of the data, triangulation was carried out, discussions with experts, and observation extension. The results showed that the problems of beneficiaries in PMB-RW training activities in Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Pekanbaru were no post-training mentoring and coaching, no venture capital and did not dare to take risks (fear of failure), no motivation from beneficiaries. These problems make PMB-RW training not have an impact on economic, social welfare and expansion of job opportunities even though community knowledge has been obtained in PMB-RW training. This ability cannot be used as a job because there is no capital for equipment and so on in creating fields and expanding job opportunities for the community so that the big goals of the PMB-RW program have not been achieved.
Pemberdayaan Potensi Rumput Laut Sebagai Destinasi Pariwisata Edukasi di Pantai Sanur Wahyu Oka Surya
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i1.13947

Abstract

Pantai Sanur merupakan suatu tempat pariwisata yang populer di pulau Bali. Tempat ini posisinya merupakan persis di sebelah timur kota Denpasar, ibu kota Bali. Sanur terletak di Kotamadya Denpasar . Pantai Sanur mempunyai keadaan optimum untuk perkembangan rumput laut. Pemilihan lahan rumput laut yang pas ialah kunci keberhasilan dari budidaya rumput laut, hingga kemampuan tersebut jadi salah satu potensi yang dirasa sangat berguna serta potensial. Namun budidaya rumput laut disanur belum dipahami secara luas cara memberdayakan agar menjadi rumput laut yang bagus dan bernilai tinggi, petani rumput laut disanur hanya menanam rumput laut dengan cara mereka sendiri. Apabila dikembangkan dengan baik potensi rumput laut di Pantai Sanur dapat dijadikan wisata edukasi untuk turis, selaku tempat tujuan wisata edukasi belum berjalan dengan baik, lebih jauh warga di Pantai Sanur belum menguasai secara mendalam mengenai apa itu konsep wisata edukasi,dan bagaimana prospek kedepannya. Dalam upaya selaku destinasi tujuan wisata edukasi, diperlukan kerjasama dengan pengelola pantai atau kepala lingkungan setempat guna untuk memberi dukungan dan pengawasan . Maka dari itu solusi yang diperlukan yaitu pertama melakukan penyuluhan mengenai potensi rumput laut yang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata baru yaitu wisata edukasi, selanjutnya dilakukannya perberdayaan secara kuat agar rumput laut menjadi teratus dan terjaga kualitasnya lalu dilakukannya Kerjasama dengan kepala lingkungan atau pengelola pantai agar diberi dukungan dan pengawasan. Tujuan dari kuliah kerja nyata ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan rumput laut sebagai destinasi pariwisata edukasi
WELCOME BACK: THE RETURN OF COLLEGE DROPOUTS TO SCHOOL Novie Mae R Sarte; Brent Thon Santiago; Januard D D Dagdag; Ciptro Handrianto
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15386

Abstract

Sebagian besar literatur berfokus untuk menemukan penyebab mengapa mahasiswa putus kuliah tetapi masih kurang penelitian tentang mengapa mereka kembali ke kampus. Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman mahasiswa putus kuliah yang kembali ke dunia kampus. Penelitian ini melibatkan sepuluh mahasiswa Jurusan Informasi dan Teknologi sebagai responden kajian. Data wawancara dianalisis secara tematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab responden berhenti kuliah adalah terkait dengan faktor keuangan, pengaruh dari mahasiswa lainnya, faktor kesehatan, dan faktor keluarga. Adapun faktor yang menjadi alasan mereka kembali kuliah antara lain faktor keluarga, faktor teman sebaya, dan pendidikan gratis. Ketika mereka dikeluarkan, mereka dipandang rendah dan dihakimi secara negatif, dan merasa direndahkan dan ditinggalkan. Ketika mereka kembali ke kuliah, mereka melihat diri mereka bersyukur, sukses, dan ingin bekerja pada profesi yang mereka inginkan di masa depan. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan penting untuk menyusun program yang dapat membantu mahasiswa, khususnya mantan putus kuliah untuk menyelesaikan program sarjana mereka.
DIMENSI RELIGIUSITAS LANSIA DI DESA LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Dian Sri Andriani; Ardi Saputra; Yulasteriyani Yulasteriyani
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan rutinitas ibadah lansia dan 2) mengetahui hubungan antara religiusitas terhadap kesehatan lansia. Penelitian ini dilakukan di Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus), yaitu seluruh lansia yang berada di Desa Labuhan Maringgai sebanyak 73 jiwa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner dengan metode analisis statistik deskriptif, uji korelasi product-moment, uji hipotesis, dan uji besar pengaruh variabel. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 76% lansia sudah rutin melaksanakan ibadah shalat Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya yang disertai dengan zikir. Persentase lansia yang merutinkan baca Al quran sebesar 47%, sedangkan yang menghadiri pengajian di masjid sebesar 50%. Lansia yang belum merutinkan ibadah disebabkan oleh faktor pekerjaan. Diketahui sebesar 44% lansia masih bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kemudian, berdasarkan hasil uji statistik diketahui adanya hubungan yang positif antara rutinitas ibadah terhadap kebahagiaan lansia. Penduduk lansia yang rutin melaksanakan ibadah merasakan ketenangan secara psikis dan berdampak pada kesehatan jasmani. Adapun lansia yang belum rutin melaksanakan ibadah dalam kehidupan sehai-hari mudah merasakan cemas atas situasi yang dihadapinya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian dari anggota keluarga dan pemerintah desa untuk mengupayakan kesejahteraan lansia.
PELAKSANAAN PELATIHAN KETERAMPILAN JUMPUTAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN VOKASIONAL PAKET C PADA WARGA BELAJAR DI PKBM ATHREE KOTA PALEMBANG Eka Aryani Safitri; Evy Ratna Kartika Waty
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.14525

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan keterampilan jumputan dalam mengembangkan kemampuan vokasional paket C pada warga belajar di PKBM Athree Kota Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ada 5 orang, yaitu ketua PKBM, tutor yang melatih pelatihan jumputan, dan tiga warga belajar. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan pelatihan keterampilan jumputan yang dilakukan di PKBM Athree dalam mengembangkan kemampuan vokasional sudah berjalan dengan baik, dan pengelola sudah melakukan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan jumputan yaitu faktor pendukung yang terdiri dari semangat pendidik dalam memberikan pembelajaran mengenai jumputan, dukungan secara materil dari pemerintah, fasilitas pelatihan yang cukup memadai, dan motivasi belajar warga belajar untuk mengikuti pelatihan cukup tinggi. Sedangkan untuk faktor penghambat meliputi warga belajar yang terlambat mengerjakan jumputan, peralatan pelatihan yang terbatas, dan waktu pelaksanaan yang singkat.Kata Kunci: Pelaksanaan, keterampilan jumputan, vokasional.
PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PKBM MERAH PUTIH KOTA MAKASSAR ilmar andi achmad; Emirati Emirati
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15789

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji Penyelenggaraan Pembelajaran Program Kesetaraan Paket C di PKBM Merah Putih Kota Makassar. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Penyelenggaraan Program Kesetaraan Paket C Terkhusus pada Proses Pembelajaran Paket C Di PKBM Merah Putih Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penyelenggaraan Program Kesetaraan Paket C terkhusus pada proses pembelajaran Paket C Di PKBM Merah Putih Kota Makassar. Sumber data dalam penelitian ini meliputi 4 orang tutor di PKBM Merah Putih. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini bertempat di Jl. Baji Maccini No. 4/a Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Hasil penelitian yaitu keterlibatan pendidik/tutor, di PKBM Merah Putih sebelum memulai pembelajaran tutor melakukan persiapan dengan baik seperti Silabus dan RPP, menyiapkan bahan ajar, menggunakan metode dan pendekatan yang memudahkan warga belajar dalam memahami materi yang disampaikan. Keterlibatan warga belajar, Pelaksanaan pembelajaran warga belajar menyiapkan alat tulis yang digunakan untuk mencatat materi yang disampaikan oleh tutor. Dalam penyelenggaraan program kesetaraan di PKBM Merah Putih terlihat antusias warga belajar dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kurikulum, di PKBM Merah Putih Kota Makassar dalam pelaksanaan program kesetaraan paket C terdapat mata pelajaran, jadwal dan ruangan belajar. Mata pelajaran yang diajarkan kepada warga belajar seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, dan PKN. Jadwal ditentukan oleh warga belajar dan tutor sedangkan ruangan belajar disiapkan oleh pengelola PKBM.
FAKTOR-FAKTOR KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA KURSUS KOMPUTER (STUDI KASUS DI KURSUS KOMPUTER TRACOM TANJUNG RAJA KABUPATEN OGAN ILIR) Agus Agus; Azizah Husin
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.14868

Abstract

Penelitian mengenai faktor kemandirian belajar peserta kursus komputer ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan faktor kemandirian belajar dari para peserta kursus. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak lima orang yang merupakan peserta kursus komputer. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima subjek penelitian telah menunjukkan sikap atau perilaku yang cenderung dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri atau faktor internal, seperti sikap tanggung jawab, inisiatif, percaya diri, dan disiplin dalam belajar. Namun dalam penelitian ini tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat faktor eksternal seperti dengan ditunjangnya para peserta dalam belajar dengan sarana atau pemenuhan dalam kebutuhan dalam belajar serta pembelajaran di rumah juga didukung dengan suasana rumah yang tidak ramai.
KEBUTUHAN PELATIHAN KADER PROGRAM PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI ERA E COMMERCE Elais Retnowati; Anan Sutisna; Jaenal Mutakim
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.15879

Abstract

Family Income Improvement Efforts of family welfare (UP2K-PKK) program aims to reduce woman poverty by developing family business activities through MSMEs. UP2K-PKK cadres feel they do not have the knowledge and skills to increase community entrepreneurship. This research aims to find the knowledge and skills of fostering community entrepreneurship as the basis for planning the training program to improve knowledge and skills for UP2K-PKK Cadres. The method used in this study is mixed methods research. Determination of training needs had done with Training Needs Analysis. The study respondents were all UP2K-PKK Cadres companion MSMEs in Cipayung East Jakarta.The results concluded that UP2K-PKK Cadres need knowledge related to soft skills, namely techniques to motivate people to join the UP2K program, knowledge related to hard skills, namely; 1) managing finances, 2) Marketing techniques, and 3) techniques for identifying the learning needs of UP2K partners. Amid busyness as a housewife, UP2K-PKK Cadres has the willingness to improve their capacity building. Cadres should have the ability to direct the MSMEs to adapt and increasingly modern marketing ways so as not to be left behind and lose the opportunity to get the market. 

Page 8 of 12 | Total Record : 113