cover
Contact Name
Yulianto Santoso
Contact Email
-
Phone
+6281374931340
Journal Mail Official
jbmpaip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat Padang, Sumatera Barat. Indonesia 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan
ISSN : 26146576     EISSN : 26146967     DOI : -
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan (JBMP) is a scientific journal in the field of Management and Education. This journal is published twice editions published a year. JBMP published by Educational Adminstration, Faculty of Educational Science at Padang State University collaboration with Ikatan Sarjana Administrasi Pendidikan (ISMAPI) , in print and online with (ISSN: 2614-6576, e-ISSN: 2614-6967 ). The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the fields of educational management in all settings. The scope of this journal encompasses educational planning, educational management, educational supervision, human resource management, organizational communication, public relations, leadership, education, and teaching and learning.; Education (teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning, assessment). It was first published in 2013.
Articles 422 Documents
Persepsi Guru Terhadap Efektivitas Supervisi Akademik oleh Kepala SMA Katolik Kota Manado Sulawesi Utara Ketsia Zeke; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi guru terhadap efektivitas supervise akademik yang dilakukan kepala sekolah di SMA Katolik Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Subjek dalam penelitian ini adalah 52 guru SMA Katolik Kota Manado Sulawesi Utara. Instrument yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa angket menggunakan skala likert dengan lima laternatif jawaban: sangat efektif (SE), efektif (E), cukup efektif (CE), kurang efektif (KE), dan tidak efektif (TE). Butir angket dikembangkan dengan mengacu pada indicator supervise akademik yaitu: (a) membimbing guru dalam menyusun silabus, (b) membimbing guru dalam memlikih dan menggunakan strategi, metode, dan teknik pembelajara, (c) membimbing guru dalam menyusun RPP, (d) membimbing guru dalam melaksanakan PBM, (e) membimbing guru dalam menggembangkan dan menggunakan media/fasilitas pembelajaran. Dan (f) memotivasi guru memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan uji statistic sederhana menggunakan rumus rata-rata persentase. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru tentang supervise akademik yang dilakukan kepala sekolah SMP Katolik Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara berada pada kategori cukup efektif karena hanya 5,32% guru yang menyatakan sangat efektif dan 15,47% guru menyatakan efektif, sedangkan 48,30% guru menyatakan cukup efektif, 24,79% guru menyatakan kurang efektif, dan 6,13% guru menyatakan tidak efektif. Indikator yang yang dinyatakan tidak efektif adalah yaitu memotivasi guru menggunakan teknologi informasi dalam PBM. Hal ini harus mendapat perhatian utama dari kepala sekolah dan pengawas karena berpengaruh terhadap tercapainya tujuan pembelajaran.
Refleksi Pemahaman Kepala Sekolah Tentang Supervisi dan Dampaknya Terhadap Praktik-Praktik Supervisi di Sekolah Hendrie Joudi Palar; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115404

Abstract

Penelitian bertujuan memaparkan gambaran praktik-praktik supervise yang dilakukan kepala sekolah sebagai hasil dari pemahamannya terhadap konsep pelaksanaan supervisi serta menganalisis dampaknya terhadap kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran dan pengembangan professional guru. Penelitian dilakukan pada salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tandano Barat, Kabupaten Minahasa Provisinsi, Sulawesi Utara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode fenomenologi. Subjek penelitian ditetapkan dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikakukan dengan observasi dan wawancara. Untuk memastikan keabsahan data dilakukan triangulasi lintas waktu dan metode. Analisis data mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan Miles dan Huberman: data reduction, data display, dan conclusion. Kegagalan kepala sekolah dalam memahami konsep dasar supervise menghasilkan kesalahan-kesalahan dalam pemberian supervise kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman kepala sekolah bahwa supervise adalah penilaian, sehingga praktik supervise yang dilakukan kepada guru sebatas mengawasi dan memberikan penilaian secara administrative. Kesalahan supervisor ini juga mempengaruhi pemahaman guru sehingga menimbulkan mispersepsi guru tetang supervise sehingga menimbulkan ketakuatan ketika akan disupervisi. Selanjutnya kegagalan kepala sekolah memahami substansi supervise juga berdampak pada kegagalan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman kepala sekolah terhadap iklim kelas yang baik itu adalah iklim kelas yang tenang dan tertib. Hal ini tidak sejalan dengan kurikulum baru menginginkan kelas yang aktif, produktif, dan bermakna. 
Gaya Kepemimpinan Sebagai Determinan Perilaku Kepala Sekolah dalam Melakukan Supervisi Instruksional Ronny Walean; Yeane Koyongian
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan gaya kepemimpinan kepala sekolah sebagai faktor determinan perilakukannya dalam memberikan supervise instruksional. enelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan terhadap perwakilan tiga sekolah dasar di Kabupaten Minahasa Kecamatan Tondano Utara. Guru dan kepala sekolah ditetapkan sebagai informan dalam penelitian ini. Penetapan informan dalam penggalian data dari informan penelitian ini dilakukan dengan Teknik snowball sampling. Wawancara dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data terkait dengan gaya kepemimpinan dan supervise instruksional yang dilakukan kepala sekolah. Triangulasi lintas waktu dan metode dilakukan untuk memastikan data yang diperoleh valid dan konsisten. Wawancara dan observasi dilakukan secara random untuk mengkonformasi keabsahan data yang diperoleh. Analisis data dilakukan secara induktif naratif dengan Analisis kualitatif dilakukan dengan mengacu pada tahapan analisis data kualitatif yang diperkenalkan oleh Miles dan Huberman, yaitu: data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik kepemimpinan yang dimiliki kepala sekolah mempengruhi hampir seluruh bidang kerja yang dilakukan kepala sekolah. Gaya kepemimpinan yang dimiliki kepala sekolah mempengaruhi berhubungan erat dengan perilakunya dalam memberikan supervisi kepada guru. Supervise adalah contoh kongkrit yang langsung menunjukkan bentuk hubungan atau interaksi yang dapat diamati dari aktivitas pelaksanaan tugas kepala sekolah yang mengindikasi gaya kepemimpinannya. Guru menginginkan kepala sekolah memahami persoalannya dengan baik, mendengarkan guru dengan seksama, dan memberi kenyaman secara psikologis dengan komunikasi yang hangat. Disarankan kepada kepala sekolah meningkatkan skill kepemimpinan untuk memahami setiap guru dan menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan karakteristik guru. Komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam memahami situasi guru dan membangun iklim supervise yang kondusif.
Pendidikan dan Pelatihan Kerukunan Umat Beragama untuk Meningkatkan Solidaritas Penggerak Nilai Toleransi di Kalangan Guru Agama Heinrich Saneba; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kosep dan peran guru agama dalam kerukunan umat beragama, dan serta bentuk pendidikan dan pelatian guru agama untuk meningkatkan solidaritas sebagai penggerak nilai toleransi bagi peserta didiknya secara khusus, dan masyarakat secara umum. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan systematic review. Meta-sintesis dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu bagaimana indikator-indikator tantangan efektivitas supervise instraksional yang dilakukan kepala sekolah. Peneliti tidak membatasi tahun publikasi dari referensi-referensi yang digunakan selama relevan dengan topik yang dibahas dalam artikel ini. Studi literatur dalam artikel ini dilakukan dalam enam tahap kegiatan yaitu: (a) memformulasikan pertanyaan penelitian, (b) melakukan pencarian literatur, (c) melakukan skrining dan seleksi artikel penelitian, (d) melakukan analisis dan sintensis temuan-temuan kualitatif, (e) memberlakukan kendali mutu, dan (f) menyusun laporan akhir. Salah satu model pendidikan dan pelatihan kerukunan umat beragama direkomendasaikan oleh Mohammed Abu-Nimer merekomendasikan model pelatihan kerukunan umat beragama yang disebutnya sebagai “Training Model of Interreligion Peacebuilding”. Model pelatihan ini menyajikan tantangan, proses, dan metode pelatihan peacebuilding dalam konteks lintas agama. Model pendidikan dan pelatihan ini melibatkan ketiga dimensi segitiga perubahan sikap: Head, Heart, Hand yang sesuai untuk kognisi, emosi, dan perilaku Intervensi berhasil jika mereka dapat mempengaruhi pemikiran para pihak, melibatkan mereka dalam emosi yang positif pengalaman, dan tunjukkan kepada mereka cara untuk menerapkan pembelajaran baru mereka melalui praktik langsung pengalaman atau kesempatan untuk bertindak.
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Peningkatan Kinerja Guru Teddy Manueke; Joulanda A.M Rawis; Mozes Markus Wullur; Viktory N.J. Rotty
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya hubungan signifikan anatara supervise kepala sekolah dengan peningkatan kinerja guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakn metode survei. Responden dalam penelitian ini adalah 78 orang guru SD negeri dan swasta di Kecamatan Bunaken Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Instrument dikembangkan berupa angket menggunakan skala likert. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan supervise oleh kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru SD Kecamatan Bunaken Kota Manado dengan perolehan nilai t sebesar 3,86 dengan koefisien regresi 0,39. Nilai t > dari koef.reg = 0,39. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa setiap peningkatan supervise oleh kepala sekolah akan diikuti oleh peningkatan kinerja guru, begitu juga sebaliknya setiap penurunan supervise oleh kepala sekolah akan berdampak pada penurunan kinerja guru. Direkomendasikan bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi supervise untuk memberikan layanan supervise dalam rangka perbaikan pengajaran dan pengembangan frofesional guru. Sehingga terjadinya peningkatan kinerja guru yang berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik dan ketercapaian program-program sekolah.
Manajemen Pemenuhan Fasilitas Pendidikan di SMK As-Sulaimaniyyah Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Agus Ruswandi; Aang Mahyani; Mohamad Erihadiana
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115271

Abstract

The purpose of this study was to describe the planning, organization and implementation monitoring the fulfillment of facilities and maintenance of educational facilities at SMK As Sulaimaniyyah Cianjur Regency, West Java. The research method is a naturalistic descriptive research method through a qualitative approach with interview and documentation data collection. The results of this research indicate that schools carry out facility management planning by making specific, general, short and long-term work programs. The draft work program is submitted to the principal for discussed with the committee, foundation and parents of students. Once approved, then determine the design for the procurement and maintenance of facilities and infrastructure in the form of an estimate for the procurement of a full academic periode. The organization and implementation of the fulfillment of facilities at SMK As-Sulaimaniyyah is carried out at least in 6 stages. The school determines the source of funds, ensures the availability of sources, determines the allocation of funds and the amount, procurement of goods or services both for facilities that do not yet exist and for the maintenance of existing facilities. Conduct an inventory of existing or newly provided facilities, and carry out maintenance of facilities in schools. Supervision of the management of facilities and infrastructure is carried out by internal and external parties. Internal parties supervise all procurement of facilities, while external parties only supervise facilities originating from BOS funds. With the current conditions, this insitution schools can meet about 60% of the standard facilities set by government regulations
Analisis Activity Besed Costing unit cost SMA pasca covid 19 Via Saadah
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v11i1.116579

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan hasil analisis Activity based costing unit cost SMA pada zona merah pasca pandemic Covid-19. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan di salah satu sekolah menengah atas pada daerah dengan status zona merah. Participant dalam penelitian ini dipilih berdasarkan asumsi pemahamannya terhadap objek kajian penelitian, yaitu kepala sekolah, benadahara, pengurus komite sekolah, beberapa orang tua, dan beberapa guru. Data yang digunakan dalam penelitian ini terkait dengan dokumen perencanaan keungan sekolah, program sekolah, profil sekolah, dan laporan realisasi perencanaan keuangan sekolah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif mengikuti tahapan pada metode analysis Activity based costing. Hasil penelitian menunjukkan dari sepuluh aktivitas cost pool, aktivitas pembelajaran dan ekstrakurikuler memperoleh porsi pembiayaan terbesar. Hal ini dapat dilakukan karena bantuan sumber dana dari public community: komite sekolah dan orang tua siswa. Selama pandemi Covid-19 sumber pembiayaan sekolah hanya berasal dari pemerintah. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan unit cost yang sangat signifikan sehingga terjadinya beberapa perubahan pada aktivitas cost pool yang juga disebabkan oleh peniadaan beberapa aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah.
Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam melakukan inovasi pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Nirmala Sari; Muazza Muazza; KA Rahman
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan inovasi pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 25 informan, yaitu: 5 informan utama yang terdiri dari kepala sekolah dan 20 informan pendukung yang terdiri dari wakil kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi adalah: Meningkatkan dan mendukung proses belajar mengajar: Meningkatkan pelaksanaan pembelajaran, menciptakan budaya sekolah positif yang dapat mendorong warga sekolah untuk proaktif dan kreatif, menetapkan kebijakan yang dapat diterima oleh warga sekolah dan sesuai dengan nilai budaya dan tradisi masa kini, mendukung dan meningkatkan komitmen, dan kapasitas (skill dan knowledge) sehingga profesional, loyal pada institusi dan bekerja keras, memberdayakan guru dan pegawai agar mereka mengenali kemampuan, memotivasi, memperkuat, membimbing, dan memfasilitasi staf dan seluruh warga sekolah yang berada di bawah arahan kepala sekolah, meningkatkan atau memperluas kegiatan dan jejaring sosial sekolah. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat inovasi pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Nurul 'Ilmi Jambi adalah: kerjasama dengan semua pihak yang berkepentingan dan sesuai dengan visi misi sekolah.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Ketertarikan Individual Terhadap Keterlibatan Siswa Belajar Dimoderasi Dukungan Orang Tua di Masa Pandemi Covid 19 Duratun Nasekhah; Mohammad Fauzan
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v11i1.115931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis (1) pengaruh kemandirian belajar terhadap keterlibatan siswa belajar; (2)  pengaruh ketertarikan individual pada mata pelajaran kimia terhadap keterlibatan siswa belajar; (3) pengaruh dukungan orang tua terhadap keterlibatan siswa belajar; (4) dukungan orang tua memperkuat pengaruh  kemandirian belajar terhadap keterlibatan siswa belajar; (5) dukungan orang tua memperkuat pengaruh ketertarikan individual pada pelajaran kimia  terhadap keterlibatan siswa belajar di di masa pandemi Covid 19. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research). Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas XI. MIPA SMA Negeri 7 Semarang yang berjumlah 182 siswa. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan kuesionair  dengan skala Likert . Teknik analisis menggunakan model regresi quasi moderasi. Temuan penelitian yang diperoleh adalah kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap keterlibatan siswa belajar. Ketertarikan individual pada pelajaran kimia  berpengaruh positif terhadap keterlibatan siswa belajar. Dukungan orang tua  berpengaruh positif  terhadap keterlibatan siswa belajar. Dukungan orang tua  memperlemah  pengaruh  kemandirian belajar  terhadap keterlibatan siswa. Dukungan orang tua memperkuat  pengaruh ketertarikan individual pada mata pelajaran kimia terhadap keterlibatan siswa belajar.
Pengaruh Kompetensi, Profesionalisme dan Kinerja Dosen Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi Medan Abdul Khalik Fajduani; Syaiful Bahri; Sjahril Effendy
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115376

Abstract

AbstrakKehadiran perguruan tinggi sangat diperlukan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Agar lulusan perguruan tinggi yang berkualitas didukung oleh semangat belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel kompetensi, profesionalisme, dan kinerja dosen terhadap semangat belajar mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pembangunan Panca Budi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dan data primer diperoleh langsung dari responden penelitian yaitu 100 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar siswa, dimana nilai t hitung > t tabel (3,378 > 1,984) dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05. Profesionalisme berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar siswa dimana nilai t hitung > t tabel (8,681 > 1,984) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 alpha. Kinerja dosen berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar mahasiswa, dimana t hitung > t tabel (4,469 > 1,984) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 alpha. Kompetensi, profesionalisme, dan kinerja dosen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar mahasiswa, dimana F hitung > F tabel (182,227 > 2,693) dengan signifikansi 0,000 < 0,05.