cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal is managed by the Early Childhood Education Teacher Education Study Program which focuses on research results related to early childhood education. This journal is published 2 (two) times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini melalui Peningkatan Profesionalitas Guru Yusutria Yusutria
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4828

Abstract

The purpose of this study was to determine the efforts to improve the professionalism of PAUD teachers in improving the quality of Harapan Bangsa City PAUD education. Qualitative descriptive research method, while data collection techniques are based on observation, interviews, documentation. The data analysis techniques are based on data reduction, data presentation, and conclusions. PAUD institutional constraints include educational qualifications, experience, infrastructure, managers, welfare. Efforts to improve the professionalism of PAUD teachers by providing scholarships, workshops, seminars, adequate facilities, and infrastructure, as well as maintaining smooth communication with both foundations, teachers, and parents.Keywords: Professionalism, PAUD Teachers, Quality of Education Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan profesionalitas guru PAUD dalam meningkatan mutu pendidikan PAUD Harapan Bangsa Kota Padang. Metode penelitian deskriptif kualitatif, sementara teknik pengumpulan data berdasarkan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data berdasarkan pada reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Kendala lembaga PAUD di antaranya kualifikasi pendidikan, pengalaman, sarana prasarana, pengelola, kesejahteraan. Upaya meningkatkan profesionalisme guru PAUD dengan memberikan beasiswa, workshop, seminar, fasilitas sarana prasarana yang memadai, serta tetap menjaga lancarnya komunikasi baik dengan pihak yayasan, guru, dan orang tua. Kata Kunci: Profesionalitas, Guru PAUD, Mutu Pendidikan.
Implementasi Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini melalui Urutan Wudhu Siti Masruroh
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i1.3854

Abstract

AbstractEarly childhood is a child of golden age or referred to as the "Golden Age." This period must receive special and serious attention from all parties. At present, religious and moral education is highly expected by parents. There are fears of an unlimited global communication era. affect lifestyle and parenting.Therefore, it is necessary to develop the religious and moral intelligence through the practice of worship, one of which is to implement habituation of ablution in the world of education from early to adulthood. Keywords: Implementation, Religious and Moral Values. AbstrakAnak usia dini merupakan anak dengan usia keemasan atau disebut sebagai "Golden Age” Masa ini harus mendapat perhatian khusus dan serius dari semua pihak. Saat ini, pendidikan agama dan moral sangat diharapkan oleh para orang tua. Terdapat kekhawatiran era komukiasi global yang tanpa batas akan mempengaruhi pola hidup dan pola asuh.  Untuk itu, perlu pengembangan terhadap kecerdasan agama dan moral melalui pengamalan ibadah. Salah satunya adalah mengimplementasikan pembiasaan wudhu di dunia pendidkan mulai sejak dini hingga dewasa. Kata Kunci: Implementasi, Nilai Agama dan Moral.
Tafsir Ayat Hak Anak dan Relevansinya dengan Pendidikan Anak Usia Dini Itah Miftahul Ulum
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i2.3312

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know some verses of the Qur'an and the Hadith of the Prophet on the rights of the child and its relevance with the child's education so that it can bring up a concept of early childhood education.Research methods in this study are al-tafsir al-maudhu'i, which starts from the inventory of the verses of the Qur'an and the Prophet's hadith about the rights of the child. The understanding of the verses of the Qur'an and the hadith of the Prophet begins with the approach of interpretation of bi al-mantsur and al-qawaid al-'arabiyah, and tafsir bi al-mantsur dan al-qawaid al-‘arabiyah, and ilmu tanasub al-suwar wa al-ayat. Then, referring to the commentators 'interpretations and the hadith scholars' hadiths to be analyzed and synthesized. Furthermore, find relevance with the education of children, then designed into a concept of early childhood education.The results of this research, is the rights of the child according to the Islam consists of a good parent has rights, the right to life, the right to health, the right syi'ar Islam, the right intake of nutrition and rights in education. As for the relevance to the child's education, is concerned about the system of values, functions in upbringing, learning materials, and learning methodology. The usefulness of this study is that it contributes to positive about the concept of early childhood education, so that it can serve as a guide in educating children, so that they become children of the noble character and Salih, creating a family of sakinah, and foster a sense of compassion.Keywords: Rights of the children, Child education, Shalih Kids. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ayat-ayat al-Qur’an dan hadits Nabi tentang hak-hak anak dan relevansinya dengan pendidikan anak, sehingga bisa melahirkan sebuah konsep pendidikan anak usia dini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah al-tafsir al-maudhu’i, yang dimulai dari menginventarisir ayat al-Qur’an dan hadits Nabi tentang hak-hak anak. Pemahaman ayat al-Qur’an dan hadits Nabi tersebut, dimulai dengan pendekatan tafsir bi al-mantsur dan al-qawaid al-‘arabiyah, dan ilmu tanasub al-suwar wa al-ayat. Kemudian, merujuk tafsir para ahli tafsir dan syarh hadits para ahli hadits untuk dianalisis dan disintesis. Selanjutnya, dicarikan relevansinya dengan pendidikan anak, kemudian didesain menjadi sebuah konsep pendidikan anak usia dini. Hasil dari penelitian ini, adalah hak anak menurut Islam terdiri dari hak memiliki orangtua yang baik, hak hidup, hak kesehatan, hak syi’ar Islam, hak asupan bergizi, dan hak pendidikan. Adapun relevansinya dengan pendidikan anak, adalah menyangkut sistem nilai, fungsi pengasuhan, materi pembelajaran, dan metodologi pembelajaran.  Kegunaan dari penelitian ini, adalah memberikan kontribusi positif tentang konsep pendidikan anak usia dini, sehingga bisa dijadikan panduan dalam mendidik anak, agar menjadi anak yang shalih dan berakhlak mulia, menciptakan keluarga sakinah, dan menumbuhkan kasih sayang.Kata Kunci: Hak Anak, Pendidikan Anak, Anak Shalih. 
Pengelolaan Metode Tami Otaka dalam Menghafal Al-Qur’an Juz 30 Pada Kelas 1 di SD Pintar Leadership Qur’ani Bandung Dhiya Aliyya Aushafa; Eko Surbiantoro; Khambali Khambali
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v2i2.5156

Abstract

The purpose of this study is to find out how the management of memorizing the Qur'an juz 30 by using the Tami Otaka method. This research uses descriptive analysis method with a qualitative approach. The results of this study are the Tami Otaka method aims to facilitate and be able to please students in memorizing the Qur'an. The Tami Otaka method has preparations that are required to the teacher to be able to memorize the Qur'an especially juz 30 and be able to create creativity from memorized letters. The application of the Tami Otaka method used in the tahfidz program is carried out every day, which is integrated with unique themes so that inviting students to be more fun in memorizing the Qur'an, the tami otaka method. The results or evaluation of the tami otaka method using mounty rapot is a value for once a month but when depositing memorization students are assessed through the way students recite the Koran whether assisted or independent. Factors inhibiting the tami otaka method are found in children who do not often perform muraja'ah to memorize the Qur'an, and the supporting factors of the tami otaka method of the teacher must follow the breakdown related to the tami otaka method so that the teacher is able to master the child and special movements of the tami otaka method. Keywords: Implementation, the Tami Otaka Method, memorize the Qur'an. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetaui bagaimana pengelolaan Menghafal Al-Qur’an juz 30 dengan menggunakan metode Tami Otaka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah metode Tami Otaka mempunyai tujuan untuk memudahkan serta dapat menyenangkan peserta didik dalam menghafalkan al-Qur’an. Metode Tami Otaka mempunyai persiapan diantarnya yaitu diwajibkan kepada guru mampu menghafalkan al-Qur’an khususnya juz 30 dan mampu membuat kreativitas dari surat yang dihafalkan. Penerapan metode Tami Otaka yang digunakan pada program tahfidz yang dilaksankan setiap hari yang diintegrasikan dengan tema-tema yang unik agar mengajak peserta didik menjadi lebih menyenangkan dalam menghafal al-Qur’an, metode tami otaka. Hasil atau evaluasi dari metode tami otaka dengan menggunakan mounty rapot yang nilai selama satu bulan sekali akan tetapi pada saat menyetorkan hafalan siswa dinilai melalu cara peserta didik melafalkan al-Qur’an apakah dibantu atau sudah mandiri. Faktor penghambat metode tami otaka terdapat pada anak yang tidak sering melakukan muraja’ah terhadap hafalan al-Qur’an, dan faktor pendukung metode tami otaka guru harus mengikuti pelatahan terkait metode tami otaka sehingga guru mampu menguasi anak dan gerakan khusus metode tami otaka.  Kata Kunci: Implementasi, Metode Tami Otaka, menghafal al-Qur’an.
Relationship of Fine Motor Skills with Vertical Writing Skills at Papandayan Public Elementary School Bogor Fitri Siti Sundari; Yuli Mulyawati; Tustiyana Windiyani; Eva Mutia
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5265

Abstract

This is quantitative research with a correlational study method, with the research title Relationship of Fine Motor Ability as an independent variable and Continuous Writing Skills as a dependent variable. The purpose of this study is to determine the relationship between fine motor skills and the ability to write upright to be connected to the sub-themes of harmonious living at home. The subjects of this study were classes IIA, IIB, IIE, and IIF Papandayan State Elementary School, Bogor Tengah District, Bogor City, Odd Semester of the 2019/2020 Academic Year totaling 104 with a sample of 51 respondents. The data of this study were obtained using the Guttman scale questionnaire using definite choices such as yes or no for fine motor ability variables and using writing test assessments for the variable continuous writing skills. The results showed that there was a positive and significant relationship between fine motor skills and vertical straight writing skills. This is based on statistical analysis which results in a correlation coefficient (rxy) of 0.714 and in the pattern of the problem becomes Ŷ = 39.42 + (0.476x) which means the level of relationship is relatively strong and a tcount of 7.14 is greater than the table with a real level of significance 0.05 of 2,404 and the table with a real level of 0.01 of 1,676 which means significant. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a strong, positive and significant relationship between the relationship of fine motor skills with continuous writing skillsKeywords: Fine Motor; Writing Skills Upright.Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode studi korelasional, dengan judul penelitian Hubungan Kemampuan Motorik Halus sebagai variabel bebas dan Keterampilan Menulis Tegak Bersambung sebagai variabel terikat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kemampuan motorik halus dengan keterampilan menulis tegak bersambung pada sub tema hidup rukun di rumah. Subjek penelitian ini adalah kelas IIA, IIB, IIE, dan IIF Sekolah Dasar Negeri Papandayan Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 berjumlah 104 dengan sampel sebanyak 51 responden. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan kuisioner skala Guttman menggunakan pilihan yang pasti seperti ya atau tidak untuk variabel kemampuan motorik halus dan menggunakan penilaian tes menulis untuk variabel keterampilan menulis tegak bersambung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan motorik halus dengan keterampilan menulis tegak bersambung. Hal ini berdasarkan analisis statistik yang menghasilkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,714 dan dalam pola permasalahannya menjadi Ŷ = 39,42 + (0,476x) yang berarti tingkat hubungan tergolong kuat dan diperoleh thitung sebesar 7,14 lebih besar dari ttabel dengan taraf nyata nyata 0,05 sebesar 2,404 dan ttabel dengan taraf nyata 0,01 sebesar 1,676 yang berarti signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat, positif dan signifikan antara hubungan kemampuan motorik halus dengan keterampilan menulis tegak bersambung.Kata Kunci: Motorik Halus; Menulis Tegak Bersambung.
The Effect of Finger Painting Media Implementation on Audio Fine Motor Skills Pascalian Hadi Pradana
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5616

Abstract

This research aims to determine the effect of the application of Finger Painting Learning Media on the development of fine motor skills in early childhood. The design carried out by researchers in this research uses a quantitative approach to the type of Pre-Experiment, using an impure experimental model (one-shot case study) as an experiment is carried out there is no comparison of groups and also without preliminary tests. For the study of this research data, the independent variable (variable x) is the application of the Finger Painting media, and the dependent variable (variable y) is fine motor skills. The analysis used is Chi-Square, with a significance level of 1%, obtained then Xtable = 3,841 Xcount value = 6,12. Thus the value of Xcount> Xtable (6.12> 3.841) means, rejecting the null hypothesis (H0) and the working hypothesis (Ha) is accepted. Thus, There Is The Effect Of The Application Of Finger Painting Learning Media On The Improvement Of Fine Motor Ability In Early Childhood.Keywords: Fine Motorbike; Finger Painting.  AbstrakRiset ini bertujuan agar melihat adanya Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Finger Painting Terhadap Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak usia dini. Rancangan yang dilakukan penulis dalam riset ini memakai pendekatan  kuantitatif dengan tipe Pre-Experiment, dengan  menggunakan  model eksperimen  tidak murni (one-shot case study) sebagaimana suatu eksprimen dilakukan tidak ada pebandingan kelompok dan tidak ada pree test. Untuk Pengkajian data riset ini, yang menjadi variabel x (variabel bebasnya)  yaitu penerapan media Finger Painting, beserta  variabel y (variabel terikatnya) yaitu  kemampuan  motorik halus. Analisis yang digunakan yaitu Chi  Kuadrat, dengan taraf signifikan 1%, didapat maka Xtabel = 3,841 nilai Xhitung = 6,12. Dengan demikian nilai Xhitung > Xtabel (6,12 > 3,841) berarti, menolak hipotesis nihil (H0) beserta hipotesis kerja (Ha) diterima. Sehingga, Ada Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Finger Painting Terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini.Kata Kunci: Motorik Halus; Finger Painting.
Analyzing Writing Difficulties in The Beginning Writing of Second Grade Elementary School Students Ida Farida; Dayu retno Puspita; Septy Nurfadhillah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5272

Abstract

This study aims to analyze difficulties and its causing factors from the beginning writing of second-grade students in one of the elementary schools in Tangerang, Indonesia. This research used descriptive qualitative method. The data collected from the research results were described in the form of words. The results of this study were found in 28 students' writings that have been analyzed, as many as 75% of students have been completed in learning to start writing and 25% of students have not finished writing in the beginning due to factors such as difficulties in fine motor skills, difficulty in perception of visual-motor coordination and visual memory difficulties. Students' difficulties were assessed from the aspect of beginning writing, namely: students' difficulty in the formation of formations, neatness of writing, spaces, form accuracy, proportions, and quality of writing lines.Keywords: Learning Difficulties; Writing; Writing Beginning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menulis permulaan dan faktor penyebab kesulitan menulis permulaan pada siswa kelas 2 di salah satu Sekolah Dasar di Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu mengkaji dan menganalisis data secara objektif sesuai dengan data yang ditemukan dilapangan. Kemudian data yang terkumpul dari hasil penelitian di deskripsikan dalam bentuk kata-kata. Hasil penelitian ini di temukan pada 28 tulisan siswa yang telah dianalisis, sebanyak 75% siswa sudah tuntas dalam pembelajaran menulis permulaan dan 25 % siswa belum tuntas dalam menulis permulaan dikarenakan antara lain faktor kesulitan dalam motorik halus, kesulitan persepsi koordinasi visual motorik dan kesulitan visual memori dan kesulitan siswa dinilai dari aspek menulis permulaan yaitu: kesulitan siswa dalam susunan formasi, kerapian tulisan, spasi, ketepatan bentuk, proporsi dan kualitas garis tulisan.Kata Kunci: Kesulitan Belajar; Menulis; Menulis Permulaan.
Development of Module Early Childhood Education Based on Panca Amal Al-Washliyah to Improve Teacher's Pedagogic Competence in RA Al-Washliyah Kisaran Kabupaten Asahan Sumatera Utara Mhd Habibu Rahman; Maemonah Maemonah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5985

Abstract

The purpose of this study was to develop a PAUD module based on the Panca Amal Al-Washliyah, and to find out its effectiveness in improving teacher pedagogical competence at RA Al-Washliyah Kisaran. This type of research is research and development (R & D). The development process includes planning, design, and development. Product validation was carried out by media experts, material experts, Al-Washliyah administrators, and colleagues. The results of the study indicate that the product developed is feasible to be used as an independent learning media that can be used by educators. This is based on the overall assessment score of the validator, namely media experts, material experts, Al-Washliyah administrators, and colleagues who have been converted in interval data to produce positive gradients. Furthermore, based on the results of the pretest with scores of 12.25 and posttest of 25.50, there was an increase in knowledge of pedagogic competencies of 13.25 with a standard gain of 0.76 which was in the "high" category. Observations on the pedagogical competence activities of teachers showed that 93% were in the "very high" category. Based on these results, the modules developed were effective in improving teacher pedagogical competencies.Keywords: Modules; PAUD Based on Five Charities Al-Washliyah; Pedagogic Competence. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul PAUD Berbasis Panca Amal Al-Washliyah, serta mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di RA Al-Washliyah Kisaran. Jenis penelitian ini adalah research and depelovment (R&D). Proses pengembangan meliputi perencanaan, desain dan pengembangan. Validasi produk dilakukan oleh ahli media, ahli materi, pengurus Al-Washliyah, dan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran mandiri yang dapat digunakan oleh pendidik. Hal ini didasarkan pada skor penilaian keseluruhan validator yaitu ahli media, ahli materi, pengurus Al-Washliyah, dan teman sejawat yang telah dikonversi dalam data interval menghasilkan gradiasi positif. Selanjutnya berdasarkan hasil pretest dengan nilai 12,25 dan posttest sejumlah 25,50 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kompetensi pedagogik sejumlah 13,25 dengan gain standar 0,76 yang berada pada kategori “tinggi”. Observasi terhadap aktivitas kompetensi pedagogik guru menunjukkan dalam persentase 93% yang berada pada kategori “sangat tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan modul yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Kata Kunci: Modul; PAUD Berbasis Panca Amal Al-Washliyah; Kompetensi Pedagogik.
Teaching Islamic Education in Early Childhood by Instilling Values Islamic Aqidah Arina Dewi Masithoh
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5410

Abstract

The golden age for children at an early age is the growth of intelligence in children because this age child started to vulnerable to increased them in faith and the development and growth physical mental out of the ordinary in phase which gradual. This day and age is a period of the formation of the nature of, personality and the character of a child. Early age is the most important because of the creation of the children the most important personality. Very important start instruction and correction of the child by religion give education from an early age. If religious education is not the doctrine taught to a child in effect learning early childhood, but education by changing civilization to embody the generation who excels in intellectuals religious by instilling religious values and sticks to young kids. In the planting of Islamic values sticks teaching Islamic education having a very large share. Especially for the developments of the times sure. Keywords: Early Childhood; Education; Values Aqidah. Abstrak Golden age bagi anak-anak Usia dini merupakan masa tumbuh kembang kecerdasan pada anak, karena rentan pada usia ini anak-anak mulai mengalami masa perkembangan dan pertumbuhan fisik mental yang luar biasa dalam fase yang bertahap. Masa ini merupakan periode pembentukan watak, kepribadian dan karakter anak. Usia dini merupakan masa yang terpenting, karena masa untuk pembentukan kepribadian anak yang paling utama. Sangat penting memulai didikan kepada anak dengan memberikan pendidikan agama sejak dini. Bukanlah doktrin jika Pendidikan agama diajarkan kepada anak dalam mempengaruhi pembelajaran anak usia dini, melainkan pendidikan dengan mengubah peradaban untuk mewujudkan generasi yang unggul dalam intelektualis serta religius agamis dengan menanamkan nilai-nilai Aqidah kepada anak sejak dini. Dalam penanaman nilai-nilai Aqidah Islam Pengajaran Pendidikan agama Islam memiliki andil yang sangat besar. Terutama bagi perkembangan zaman tentunya berbeda dalam metode pengajarannya, tetapi nilai-nilai Aqidah harus tetap ditanamkan sejak anak berada pada tahapan usia dini. Pendidikan Agama diperkenalkan sejak dini kepada anak berarti telah membentuk pribadi anak yang religius, terutama dalam nilai-nilai keagaamaan yakni Aqidah dan syariat agama. Kata Kunci: Anak Usia Dini; Pendidikan; Nilai-nilai Aqidah.
Qur’an Law’s Perspectives: Surah Al-Baqarah Verse 83 in Early Childhood Education Nur Rofiq; Titik Mus'idah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v3i2.5259

Abstract

Children in early childhood is the golden age in a completely human life, they start to sense the environment and ready to receive the education. They ready to get an enhancement of physical function and their psychic is ready to respond and actualized. Problem; 1. How is the concept of Early Childhood Education in the interpretation of the Qur’an Surah Al-Baqarah verse 83? 2. How is the actualizing of Early Childhood Education in the interpretation of the Qur’an Surah Al-Baqarah verse 83? This research aims to analyze the concept and actualization of Early Childhood Education in the interpretation of Surah Al-Baqarah verse 83. The research method is a literature study that based on the book research, notes, and the result of previous research, magazine, and journal. The primary source is Qur’an especially in Surah Al-Baqarah verse 83 and the Prophet’s hadith about Early Childhood Education. The secondary source is the interpretation of the Qur’an about Early Childhood Education and relevant books. Based on the results of the study it found that in Early Childhood Education based on the Qur'an of Surah Al-Baqarah verse 83. Students must be inculcated in an attitude of keeping promises, worshiping God, doing good to parents, doing good with relatives, do good to orphans, say good words to fellow human beings, establish prayer, give alms and not break promises. Kata Kunci: Al-Baqarah verse 83; Early Childhood Education; PAUD. AbstrakTujuan penelitian yaitu untuk mengurai tema konsep dan aktualisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  dalam tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 83. Metode penelitiannya studi kepustakaan (library research) yaitu  penelitian berbasis buku, baik berupa buku catatan, hasil penelitian terdahulu, majalah, artikel dan jurnal. Sumber primernya Al-Qur’an khususnya Surat Al-Baqarah ayat 83 dan Hadist Nabi yang berkaitan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).  Sumber sekundernya tafsir Al-Qur’an tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan buku yang berkaitan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berdasarkan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 83 maka peserta didik harus ditanamkan sikap selalu menepati janji, menyembah Allah, berbuat baik terhadap orang tua, berbuat baik dengan kaum kerabat, berbuat baik kepada anak yatim,  mengucapkan perkataan yang baik kepada sesama manusia, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat dan tidak mengingkari janji       Kata Kunci: Sumber Hukum; Al-Baqarah: 83, PAUD.

Page 5 of 20 | Total Record : 200