cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal is managed by the Early Childhood Education Teacher Education Study Program which focuses on research results related to early childhood education. This journal is published 2 (two) times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Penanaman Nilai-nilai Karakter pada Pendidikan Agama Islam melalui Metode Permainan di Sekolah Dasar Titi Setiawati
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i1.3856

Abstract

AbstractThis study aims to describe a game that can be used in instilling character values in elementary school students. This research is a qualitative study at Al-Irham Global Islamic School Elementary School. The technique of collecting data through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that there are several games that can be used to instill character values in the learning process of Islamic Religious Education including Games composing hijaiyah letters; Puzzle letter Al-Fatihah; Crossword puzzle; chain message; and compile a picture of ablution sequence. The implementation of the game can bring out good character values. Keywords: Planting Values, Characters, and Games.  AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan permainan yang dapat digunakan dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif di  SD Al-Irham Global Islamic School. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa permainan yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam diantaranya: Permainan menyusun huruf hijaiyah; Puzzle surat Al-Fatihah; Teka-teki silang; pesan berantai; dan menyusun gambar urutan wudhu. Pelaksanaan permainan tersebut dapat memunculkan nilai-nilai karakter yang baik. Kata Kunci: Penanaman Nilai, Karakter dan Permaninan. 
Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Aktivitas Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Jigsaw di Kelas II Sekolah Dasar Hani Handayani
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i1.2687

Abstract

Abstract The problems in this research are the low learning activity experienced by the students and the students’ problem solving ability of mathematics. The purpose of this research is to improve the students’ ability in solving mathematical problems and the students’ learning activities through Jigsaw cooperative learning, particularly on the multiplication materials in second grade class of SDN Tangsungsari I, Kabupaten Sumedang. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects of the study were the 33 students of 2nd grade class of SDN TanjungSari 1, Kabupaten Sumedang. The object of this research is the implementation of Jigsaw cooperative learning. The research instrument are using an essay test, which its validity and reliability has been tested, and also conducting observation on the students’ learning activity. The  results show that the average of student learning activities on the first cycle values 60. In the second cycle, the learning activitivity in the first cycle, reaching the value of 65, has been increased on the second cycle reaching the value of 80. Keywords: Learning activity, problem solving of mathematical, and cooperatife learning tipe Jigsaw.  Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan aktivitas siswa melaluli pembelajaran kooperatif learning tipe Jigsaw pada materi perkalian di kelas II SDN Tanjungsari 1 Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas dengan tindakan sebanyak sua siklus. Dalam penelitian ini instrument yang digunakan adalah tes dengan jenis soal essay yang telah diuji validasi dan reliabilitasnya dan lembar observasi untuk mengobservasi aktivitas belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan nilai 60. Pada siklus II telah meningkat dengan nilai rata-rata 81. Demikian pula kemampuan pemecahan masalah matematika pada siklus I mendapatkan nilai 65, pada siklus kedua telah meningkat dengan nilai 80. Kata Kunci: Aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, dan kooperatif learning tipe Jigsaw.
Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Uswatun Hasanah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i1.3990

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to reveal the implementation of multicultural education in shaping the character of early childhood at the Builder State Kindergarten in the District of Trimurjo, Central Lampung Regency. This research method is qualitative naturalistic. The results of this study, including through 3 parts, namely: 1) self-development program, 2) integration in subjects; 3) school culture. First, self-development programs, there are four activities, namely: routine activities, spontaneous activities, exemplary, conditioning. Second, integration in subjects. Educators teach multicultural education in the learning material. Third, school culture. Supporting factors for multicultural education include the presence of extra-curricular activities. While the inhibiting factors for multicultural education in Pembina Trimurjo State Kindergarten are: (1) Lack of understanding of educators about multicultural education; (2) The absence of a standard concept from the government regarding multicultural education related to the curriculum and methods.Keywords: Multicultural Education, Character, Early Childhood. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengungkap implementasi pendidikan multikultural dalam membentuk karakter anak usia dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat naturalistik. Hasil penelitian ini,  di antaranya melalui 3 bagian yaitu: 1) program pengembangan diri,  2) pengintegrasian dalam mata pelajaran; 3) budaya sekolah. Pertama, program pengembangan diri, terdapat empat kegiatan yaitu: kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, pengkondisian. Kedua, pengintegrasian dalam mata pelajaran. Pendidik mengajarkan pendidikan multikultural yang ada dalam materi pembelajaran. Ketiga, budaya sekolah. Faktor penunjang pendidikan multikultural di antaranya yaitu: adanya kegiatan ekstra kurikuler. Sedangkan faktor penghambat pendidikan multikultural di TK Negeri Pembina Trimurjo adalah: (1) Kurangnya pemahaman pendidik tentang pendidikan multikultural; (2) Belum adanya konsep baku dari pemerintah tentang pendidikan multikultural terkait kurikulum dan metodenya.  Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Karakter, Anak Usia Dini.
Efektivitas Program MsExel Modifikasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelola Adminsitrasi Keuangan Hani Handayani; Erhamwilda ,
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i2.3652

Abstract

AbstractThe success of Non-Formal Early Childhood is supported by the proper management of financial administration, but today many PAUD teachers have not yet done so. Efforts to improve the ability of teachers or non-formal early childhood education personnel using computer-based applications, need to be done. The purpose of this research is to develop MS Exel's modified financial program to be more easily applied by PAUD teachers. Development of MS Exel finance program is made because the educational background of most non-formal early childhood teachers is undergraduate. This research was conducted by using a quantitative approach, quasi-experimental method with Pre-Experimental Design (designs). The sample of this study is the administrative staff or PAUD teachers who concurrently duty to be the school administration of 30 people from 30 institutions Non-Formal PAUD existing in District Cimenyan. Program effectiveness is measured by comparing pre-test scores and post-test of respondents' ability in financial administration. The result of the research shows that the hypothetical test calculation is that = 8.6, t price with 5% significance correlation, with point dk = 29 then the price of t table = 1.699, because t count is bigger than the table, then Ho is rejected and Ha is received. This means that there is a significant difference in the ability of respondents in the financial administration of the school between before and after the training. The use of MS Excel Modification program proved to be effective in increasing the ability of teachers or non-formal early childhood education in Cimenyan District in managing financial administration.Keywords: Effectiveness, Ms.Excel Modification, and Financial Administration AbstrakKeberhasilan PAUD Non Formal salah satunya di dukung dengan pengelolaan administrasi keuangan  yang benar, namu saat ini masih banyak guru PAUD yang belum melakukannya. Upaya peningkatan kemampuan guru atau tenaga administrasi PAUD Non Formal dengan menggunakan Aplikasi berbasis komputer, perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan program keuangan MS. Exel yang dimodifikasi agar lebih mudah diaplikasikan guru PAUD. Pengembangan program dilakukan, karena latar belakang pendidikan guru PAUD non mayoritas belum Sarjana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, metode Quasi eksperimen dengan Pre-Experimental Design (nondesigns). Sampel penelitian ini adalah tenaga administrasi atau guru PAUD yang merangkap tugas menjadi administrasi sekolah yang berjumlah 30 orang dari 30 lembaga PAUD Non Formal yang ada di Kecamatan Cimenyan. Efektifitas program diukur dengan membanding skor pre test dan post-test dalam kemampuan administrasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan uji hipotesa thitung = 8,6  , harga t dengan korelasi signifikasi  5%, dengan titik dk = 29 maka di peroleh harga  t table =  1.699 ,  karena t hitung lebih besar dari pada ttabel, maka Ho ditolak  dan Ha di terima. Ini artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan responden dalam administrasi keuangan sekolah antara sebelum dengan sesudah dilakukan pelatihan. Penggunaan program MS Excel Modifikasi terbukti efektif meningkatkan kemampuan guru ataupun tenaga pendidikan PAUD non formal di Kecamatan Cimenyan  dalam mengelola administrasi keuangan. Kata Kunci: Efektivitas, Ms. Excel Modifikasi, dan Administrasi Keuangan.
Menanamkan Nilai Kewirausahaan Melalui Kegiatan Market Day Leonita Siwiyanti Suharyoto
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i1.2861

Abstract

Abstract Entrepreneurship is an attitude of mental and spirit which is always active and creative, down to earth, and striving in order to increase profit for business activities. There are six basic values of entrepreneurship which can be integrated in early childhood learning process, namely: independent, creative, risk taker, leadership, action orientation, and hard work. The embedding of entrepreneur's character was one of the ways in realizing the vision of Sabilina Islamic Kindergarten by making the program "Kecil-kecil jadi Wirausahawan". The activity was not only focused on the market day (sale) activity, but the children were taught to produce, to package and also to market product.  The research method used qualitative research with case study method. This study aimed to investigate the actual conditions about the embedding of entrepreneurial values through market day activity for early childhood at the Sabilina Islamic Kindergarten.The results of market day activity can be used as one way to embed the entrepreneurship values early on. So, they will no longer become job seekers but they will open jobs after graduating from school. Keywords: Enterpreneurship Values, Early Childhood, and Market Day AbstrakKewirausahaan ini merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif dan kreatif, dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan atas kegiatan usahanya. Ada 6 nilai pokok kewirausahaan yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada anak usia dini, yaitu: mandiri, kreatif, pengambil risiko, kepemimpinan, orientasi ada tindakan, dan kerja keras. Penanaman nilai karakter wirausahawan merupakan salah satu cara dalam mewujudkan visi TK Islam Sabilina ini dengan membuat program “Kecil-Kecil Jadi Witrausahawan”. Dimana kegiatan tersebut tidak hanya dititikberatkan pada kegiatan market day (jual beli), tapi anak diajarkan untuk memproduksi, mengemas produknya dan juga memasarkannya. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi aktual tentang  penanaman nilai-nilai kewirausahaan dengan kegiatan market day untuk anak usia dini di TK Islam Sabilina. Hasil dari kegiatan market day  tersebut dapat dijadikan salah satu cara menanamkan nilai kewirausahaan sejak dini, sehingga setelah mereka lulus dari sekolah tidak lagi menjadi pencari kerja tapi akan membuka lapangan pekerjaan. Kata Kunci: Nilai Kewirausahaan, Anak Usia Dini, dan Market Day
Pengaruh Bimbingan Guru dalam Mengembangkan Kemandirian dan Kedisiplinan Anak Usia Dini Dianti Yunia Sari
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i2.4436

Abstract

Basically, parents and teachers expect their children to be independent and disciplined in their daily lives. Independent behavior and discipline in early childhood still need support and assistance from adults in order to develop optimally. To make this happen, then certainly there must be prepared the right form of support in developing children's independence and discipline. Independence and discipline need to be instilled from an early age because it is the most potential age to learn new things. Provide support so that children are independent and disciplined in the form of guidance. Independence and discipline behavior of these students can experience change through the right way. One way to develop the character of students' independence and discipline is through the teacher's skills in guiding students during the learning process. Achievement of teacher guidance is an effort in strengthening the development of independence and discipline of children in the future. This study uses action research method. Research Results show the influence of teachers in guiding students can develop the character of independence and discipline. This can be seen by the changes in the independence and discipline of students from cycles I, II, III. So that it can be concluded that the learning process through teacher guidance can develop the character of students' independence and discipline. Keywords: Teacher Guidance, Independence, Discipline and Early Childhood.  Abstrak Pada dasarnya orangtua dan guru mengharapkan anak-anaknya dapat mandiri dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku mandiri dan disiplin pada anak usia dini masih memerlukan dukungan dan bantuan dari orang dewasa agar dapat berkembang secara optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka tentu harus dipersiapkan bentuk dukungan yang tepat dalam mengembangkan kemandirian dan kedisiplinan anak. Kemandirian dan kedisiplinan perlu ditanamkan sejak usia dini karena merupakan usia yang paling potensial dalam mempelajari hal-hal yang baru. Memberikan dukungan agar anak mandiri dan disiplin dilaksanakan dalam bentuk bimbingan. Perilaku kemandirian dan kedisiplinan siswa tersebut dapat mengalami perubahan melalui cara yang tepat. Salah satu cara untuk mengembangan karakter kemandirian dan kedisiplinan siswa yaitu melalui keterampilan guru dalam membimbing siswa selama proses pembelajaran. Ketercapaian bimbingan guru menjadi suatu upaya dalam memperkuat pengembangan kemandirian dan kedisiplinan anak di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil Penelitian menunjukkan pengaruh guru dalam membimbing siswa dapat mengembangkan karakter kemandirian dan kedisiplinan anak. Hal ini dapat dilihat dengan adanya perubahan kemandirian dan kedisiplinan siswa dari siklus I, II, III. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran melalui bimbingan guru dapat mengembangkan karakter kemandirian dan kedisiplinan siswa. Kata Kunci: Bimbingan Guru, Kemandirian, Kedisiplinan dan Anak Usia Dini.
Representasi Anak pada Film Perang (Analisis Semiotika pada Film Life is Beatiful dan The Boy in The Stripped Pajamas) Andalusia Neneng Permatasari
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i1.2587

Abstract

Abstract This study aims to explain the representation of children in war-theme movies, entitled: "Life is Beautiful" and "The Boy in The Striped of Pajamas". Both of movies have the same story setting, that is when NAZI dominate Europe. The main characters from those movies are children aged 6 and 7 years old. At that age, children are at a pra-operational phase on cognitive development. With qualitative approach and semiotic analysis, this study presents the early childhood’s construction of meaning about the conditions of war. The results of this study show that the children characters in this both film are represented to be the individuals that have the right to get a better life. Keyword: Children, Pra-Operational Phase, Representation, War Film, and Semiotics.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi anak pada film perang. Film yang dianalisis adalah “Life is Beautiful” dan “The Boy in The Striped of Pajamas”. Kedua film tersebut memiliki latar cerita yang sama, yaitu saat NAZI berkuasa di Eropa. Selain itu, kedua film pun memiliki tokoh yang sama, yaitu anak usia dini yang berumur 6 dan 7 tahun. Anak-anak pada usia itu berada pada fase pra-operasional dalam perkembangan kognitif. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis semiotik, penelitian ini dapat menggambarkan secara mendalam konstruksi makna yang dilakukan anak usia dini mengenai kondisi perang. Hasil penelitian ini adalah anak direpresentasikan oleh kedua film sebagai penerima hak untuk kehidupan yang lebih baik dari kondisi perang. Kata Kunci: Anak, Fase Pra-Operasional, Representasi, Film Perang, dan Semiotik
Hubungan Peran Keluarga dengan Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Prasekolah Safriani ,; Fayudi Kurniawan
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i1.3858

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the relationship between the role of the family and anxiety due to hospitalization in preschool children in the inpatient room of Sungai Buluh Health Center, Beringin Jaya Health Center and Sungai Sirih Health Center in 2016. The design of this study used a quantitative design with cross-sectional approach. The sampling technique uses incidental sampling. Data analysis was performed with the chi-square test technique. The results showed a relationship between the role of the family and anxiety due to hospitalization in preschool children where the p-value = 0.012 <a = 0.05. Based on the results of the study there is a significant relationship between the role of the family and anxiety due to hospitalization in preschool children. The results of this study are expected to be used as an evaluation material for the Sungai Buluh Health Center, Beringin Jaya Health Center and Sungai Sirih Health Center to provide playrooms for children who are cared for so that children's anxiety is reduced. Keywords: Anxiety, and family role  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak prasekolah diruang rawat inap Puskesmas Sungai Buluh, Puskesmas Beringin Jaya dan Puskesmas Sungai Sirih Tahun 2016. Desain penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan acidental sampling. Analisis data dilakukan dengan tekhnik uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara peran keluarga dengan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak prasekolah dimana nilai p-value = 0,012 <a = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak prasekolah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi Puskesmas Sungai Buluh, Puskesmas Beringin Jaya dan Puskesmas Sungai Sirih untuk memberikan ruangan bermain untuk anak-anak yang dirawat, sehingga kecemasan pada anak berkurang. Kata Kunci: Kecemasan, dan peran keluarga.
Model Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Sosiokultural Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Melawi Waridah ,; Kartini ,
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i2.3311

Abstract

AbstractThe problem of this research is that teachers are not ready to run the government's demands in implementing Curriculum 2013 and the unavailability of thematic-integrative learning tools in the form of RPPM, RPPH, learning media and sociocultural based learning test result. This research produces a sociocultural-based thematic-integrative learning model that is appropriate for learners and knows the effectiveness of sociocultural-based thematic-integrative learning tools. This type of research is research and development. Development is done by referring to Borg and Gall development model that is exploration, planning, product development, product test, and finalization. The subjects of the research trial are all PAUD students in Melawi district. The results of this study indicate that the results of the validation of experts, practitioners, and colleagues indicate sociocultural-based thematic-integrative learning tools deserve to be used with the very good category. Effectiveness in terms of observations and questionnaires get the very good category and very positive response.Keywords: thematic integrative, learning equipment, and socio-cultural. AbstrakPermasalahan penelitian ini yaitu guru belum siap menjalankan tuntutan pemerintah dalam melaksanakan Kurikulum 2013 dan belum tersedianya perangkat pembelajaran tematik-integratif berupa RPPM, RPPH, media pembelajaran dan tes hasil belajar yang berbasis sosiokultural. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu model tematik-integratif berbasis sosiokultural yang layak bagi peserta didik dan mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yaitu ekplorasi, perencanaan, pengembangan produk, uji produk dan finalisasi. Subjek uji coba penelitian adalah seluruh peserta didik PAUD kabupaten Melawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli, praktisi dan rekan sejawat menunjukkan perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural layak digunakan dengan kategori sangat baik. Keefektifan ditinjau dari hasil observasi dan angket memperoleh kategori sangat baik dan respon yang sangat positif.Kata Kunci: tematik integratif, perangkat pembelajaran, dan sosiokultural.
Penerapan Media Puzzle dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas III SDN 2 Paseh Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang Pupung Rahayu Noviati
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i1.2686

Abstract

Abstract IPS learning outcomes in class III SDN 2 Paseh District Paseh Sumedang District is still relatively low. This is because the learning process still does not actively involve students. To solve the problem, researchers compiled a classroom action research using puzzle media. The formulation of the problem is whether the use of puzzle media can improve student learning outcomes. The purpose of the study is to describe the use of puzzle media in improving student learning outcomes. The benefit of this research is the use of puzzle media  improve the learning result of IPS, become teacher reference in improving learning achievement, and become reference for further research. The results of the completion percentage before the use of puzzle media  reached 23.1% of students. Then in cycle III  percentage of completeness reaches 80.8%, thus increasing about 57.7%. This shows that the puzzle media is declared effective in improving students' learning ability. Keywords: IPS Learning, Learning Outcomes, Puzzle Media.  Abstrak Hasil pembelajaran IPS di kelas III SDN 2 Paseh Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan proses pembelajaran masih belum melibatkan siswa secara aktif. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menyusun penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media puzzle. Rumusan permasalahannya adalah apakah penggunaan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penggunaan media puzzle dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Manfaat dari penelitian ini adalah penggunaan media puzzle  meningkatkan hasil belajar IPS, menjadi acuan guru dalam meningkatkan prestasi belajar, serta dijadikan referensi bagi penelitian selanjutnya. Hasil persentasi ketuntasan sebelum digunakan media puzzle  hanya mencapai 23,1% siswa. Kemudian pada siklus III persentasi ketuntasan mencapai 80,8%, sehingga meningkat sekitar 57,7%. Hal ini menunjukkan bahwa media puzzle dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa. Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Hasil Belajar, Media Puzzle.

Page 3 of 20 | Total Record : 200