cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25498371     EISSN : 25805843     DOI : -
Core Subject : Education,
This journal is managed by the Early Childhood Education Teacher Education Study Program which focuses on research results related to early childhood education. This journal is published 2 (two) times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Perubahan Perilaku Anak Prasekolah dalam Pemenuhan Asupan Gizi Seimbang melalui Penerapan PAUD Sadar Gizi di TK-IT Mutiara Hati Kota Semarang Reni Pawestuti Ambari; Lita Latiana Lita; Khamidun Khamidun Khamidun
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i2.4267

Abstract

The purpose of this study was to examine differences of preschool children's behaviour in fulfilment balanced nutritional intake through the program of "PAUD Aware of Nutrition". Quasi experimental research methods, with the design of pre and post-test without control. The intervention was carried out by giving information by researchers to preschool children aged 5-6 years about 10 messages of balanced nutrition. Children are accompanied for one month with a frequency of once a week. The study population was preschool children who were in the Mutiara Hati Kindergarten, Semarang City. Sample collection through purposive random sampling, a total of 38 children. Pre and post are one month apart. The Paired T-Test Sample Test results showed that there were differences (p <0.05) in children's behaviour between before and after the program of "PAUD Aware of Nutrition" intervention. Recommendations from this study are the need for the implementation of the Nutrition Awareness PAUD program in PAUD institutions for healthy living habits and prevention of nutritional problems in preschool children. Keywords: PAUD Aware of Nutrition, 10 Messages of Balanced Nutrition, Behaviour, and Preschool Children. AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan perilaku anak prasekolah dalam pemenuhan asupan gizi seimbang melalui penerapan “PAUD Sadar Gizi”. Metode penelitian dengan quasi eksperimental, dengan desain pre dan posttest without control. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian informasi oleh peneliti kepada anak prasekolah usia 5-6 tahun tentang 10 pesan gizi seimbang. Anak didampingi selama satu bulan dengan frekuensi satu minggu sekali. Populasi penelitian yaitu anak prasekolah yang berada di TK IT Mutiara Hati, Kota Semarang. Pengumpulan sampel melalui purposive random sampling, sejumlah 38 anak. Pre dan post berjarak satu bulan. Hasil Uji Paired Sampel T-Test didapatkan ada perbedaan (p<0,05) perilaku anak antara sebelum dan sesudah intervensi PAUD Sadar Gizi. Peningkatan  Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pelaksanaan program PAUD Sadar Gizi di lembaga PAUD untuk pembiasaan hidup sehat dan penanggulangan masalah gizi pada anak usia prasekolah.Kata Kunci: PAUD sadar gizi, 10 pesan gizi seimbang, perilaku, anak prasekolah.
Keterlibatan Pendidikan Anak Usia Dini terhadap Fenomena Stunting di Indonesia Prima Suci Rohmadheny
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i1.3795

Abstract

AbstractIn Indonesia, the phenomenon of stunting in children under five and under five has not been resolved to the fullest. Therefore, the purpose of this study is an effort that can be done through an institution that serves early childhood. This research uses qualitative research type of literature study. The results of the study state that the government has designed an intervention framework to overcome stunting in Indonesia. The design is prioritized in priority areas with the most stunting conditions. One of the intervention frameworks that has been designed and implemented by the government is sensitive nutrition interventions, two of which are parenting education programs and universal ECD services. Based on the two main points of the program can actually be found in Holistic Integrative ECD services, namely education, health, nutrition, care, and early childhood protection services.Keywords: Stunting, Early Childhood Education, and Integrative Holistic AbstrakDi Indonesia, fenomena stunting pada anak baduta dan balita belum dapat diselesaikan secara maksimal. Oleh karena itu, Tujuan dalam penelitian ini adalah upaya yang dapat dilakukan melalui lembaga yang melayani anak-anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi pustaka. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pemerintah telah merancang kerangka intervensi untuk mengatasi stunting di Indonesia. Rancangan tersebut diutamakan pada wilayah prioritas dengan kondisi stunting terbanyak. Salah satu kerangka intervensi yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh pemerintah adalah intervensi gizi sensitif, dua di antaranya adalah berisi program pendidikan pengasuhan (parenting education program) dan layanan PAUD yang universal. Berdasarkan dua pokok program tersebut sesungguhnya dapat ditemukan pada layanan PAUD Holistik Integratif, yaitu layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak usia dini.Kata Kunci: Stunting, PAUD, dan Holistik Integratif.
Etika Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Zherly Nadia Wandi; Nurhafizah Nurhafizah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4829

Abstract

AbstractThis study aims to determine the professional ethics of early childhood education teachers in kindergartens in Padang Timur Subdistrict, Padang City. This study uses descriptive methods that are analytical. Respondents involved included teachers and principals. For the target population in this study were kindergarten teachers in Padang Timur District, Padang City in 5 Kindergarten Institutions with 41 samples. Data collection is done through observation or observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that in early childhood education teacher ethics, based on Republic of Indonesia Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers also Decision of the XXI Congress of the Republic of Indonesia Teacher Association Number: Vi / Congress / Xxi / Pgri / 2013 concerning Teacher Ethics Code Indonesia with its research focus, namely: The obligation of teachers to students; Obligations of teachers to parents or guardians of students; The obligation of teachers to colleagues indicates that teacher professional ethics are in accordance with those carried out in the field, but must be further optimized in its application.Keywords: Teacher Professional Ethics, Early Childhood Education.       AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika profesi guru pendidikan anak usia dini di taman kanak-kanak di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bersifat analitik. Responden yang terlibat termasuk guru, dan kepala sekolah. Untuk populasi target dalam penelitian ini adalah guru TK di Kabupaten Padang Timur, Kota Padang di 5 Lembaga TK dengan 41 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi atau pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam etika guru pendidikan anak usia dini, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen juga Keputusan Kongres XXI Republik Indonesia Asosiasi Guru No. Nomor: Vi / Kongres / Xxi / Pgri / 2013 tentang Kode Etik Guru Indonesia dengan fokus penelitiannya, yaitu:  Kewajiban guru kepada siswa; Kewajiban guru kepada orang tua atau wali murid; Kewajiban guru kepada kolega menunjukkan bahwa etika profesi guru sesuai dengan yang dilakukan di lapangan, tetapi harus lebih dioptimalkan dalam penerapannya.Kata Kunci: Etika Profesi Guru, Pendidikan Anak Usia Dini.
Analisis Keterlibatan Ayah dalam Mengembangkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Rohmalina Rohmalina; Ririn Hunafa Lestari; Syah Khalif Alam
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4809

Abstract

                                                                          AbstractThis article aims to determine the involvement of fathers in developing early childhood social-emotional development. By content, this article uses the literature study research method for initial preparation in compiling a research framework for obtaining data. Based on the results of data analysis, previous research found that the absence of fathers in caring for and caring for children will cause psychological stress so that it affects the child's social-emotional development. The results of research on father involvement state that children who are cared for and cared for by fathers tend to have positive personalities such as being ready to compete, having high self-confidence and being able to take risks. Therefore the success of a child cannot be separated from the father's involvement. Children who are cared for and cared for by fathers are ready to compete in the future by having confidence and being able to take risks.Keywords: Father Involvement, Social Emotional Development, Early ChildhoodAbstrakArtikel ini bertujuan untuk untuk mengetahui keterlibatan ayah dalam mengembangkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Secara isi, artikel ini menggunakan metode penelitian studi literatur untuk persiapan awal dalam menyusun kerangka penelitian untuk memperoleh data di lapangan. Berdasarkan hasil analisis data penelitian sebelumnya diperoleh bahwa ketidakhadiran ayah dalam merawat dan mengasuh anak akan menyebabkan tekanan psikologis sehingga berdampak pada perkembangan sosial emosional anak. Hasil penelitian tentang keterlibatan ayah menyatakan bahwa anak yang dirawat dan diasuh oleh ayah cenderung memilki kepribadian yang positif seperti siap untuk berkompetisi, memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan mampu mengambil resiko. Maka dari itu keberhasilan seorang anak tidak lepas dari keterlibatan ayah. Anak yang diasuh dan dirawat oleh ayah siap untuk berkompetisi dimasa depan dengan memiliki rasa percaya diri dan mampu mengambil resiko.Kata Kunci: Keterlibatan Ayah, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini.
Analisis Nilai Kejujuran dalam Permainan Tatarucingan Pupung Rahayu Noviati; Sendi Fauzi Giwangsa
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4830

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to analyze the play of tatarucingan, both related to the form of tatarucingan games, how to play the game of tatarucingan, the values contained in the game of tatarucingan and the implementation of honesty values in basic education. The method used in this study uses descriptive analytical methods. The result of this study is that tatarucingan game is an existing game that has been played by two or more people both by women and men. The value of honesty is in the activity when playing tatarucingan games. Keywords: Honesty Value, Tatarucingan Game.  AbstrakTujuan penelitian ini untuk menganalisis permainan tatarucingan, baik yang berkaitan dengan bentuk permainan tatarucingan, cara memainkan permainan tatarucingan, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tatarucingan serta implementasi nilai kejujuran dalam pendidikan dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil dari penelitian ini adalah permainan tatarucingan merupakan permainan yang sudah ada sejak dulu yang dimainkan oleh dua orang atau lebih baik oleh perempuan maupun laki-laki. Nilai kejujuran terdapat dalam aktivitas ketika memainkan permainan tatarucingan. Kata Kunci: Nilai Kejujuran, Permainan Tatarucingan.
Internalisasi Nilai Karakter Nasionalisme melalui Dongeng dan Tari (DORI) bagi Anak Usia Dini Eny Nur Aisyah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v2i2.4293

Abstract

This writing aims to present a solution in learning through fairy tales and dance for early childhood education, to improving character values of nationalism character in early childhood through meaningful activities. Love of the hometown, peace of mind, caring for the environment, social care and responsibility are part of the values of the characteristics of nationalism that want to be improved through a qualitative research approach. Data collection is done by studying documentation, interviews and observing the application of DORI. to improve character values of nationalism character in early childhood education. Keywords: Character Of Nationalism, Fairy Tales, Dance, and Early Childhood.   AbstrakPenulisan ini bertujuan untuk menghadirkan terobosan pembelajaran melalui dongeng dan tari pada pendidikan anak usia dini, dalam menanamkan nilai-nilai karakter karakter nasionalisme pada anak usia dini melalui kegiatan yang bermakna. Kecintaan pada tanah air, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab adalah bagian dari nilai-nilai karakteristik nasionalisme yang ingin ditanamkan melalui pendekatan penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara dan observasi penerapan DORI, ternyata mampu menjadi salah satu solusi untuk menanamkan nilai-nilai karakter karakter nasionalisme pada anak usia dini. Kata Kunci:  Karakter Nasionalisme, Dongeng, Tari, dan Anak Usia Dini.
Peningkatan Keaksaraan Awal dan Pengenalan Kemampuan Berhitung Dasar Anak Usia Dini dengan Menggunakan Model Maya Hasyim Heni Nafiqoh; Ema Aprianti; Euis Eti Rohaeti
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4813

Abstract

AbstractThe objectives to be achieved through this research are to analyze and describe the implementation of the Maya Hasim implementation of the word through Kindergarten to improve the development of early literacy skills and basic counting. Results of the Maya Hasim application of words and their effects on Kindergarten. Drivers and obstacles to the application of Maya Hasim words in an effort to improve the development of early literacy skills and calculate the basis for children in Kober. The research method used is qualitative research with the consideration that the research subject is TK Tridaya Cimahi students. This study shows that the efforts of early literacy skills and basic counting through the application of the Maya Hasim  Hasim model were useful. Children can imitate what the teacher has shown and done. In order for children to emulate all the activities instructed by the teacher, the teacher must regulate the application of the Maya Hasim model in explaining their activities. The application of the Maya Hasim model is very influential on the concentration of children. The application of the model Maya Hasim makes children interested in learning, children will become more enthusiastic about learning. Keywords: Early Literacy and Basic Counting.           AbstrakTujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk menganalisa serta mendeskripsikan pelaksanaan penerapan maya hasim melalui TK untuk meningkatkan pengembangan kemampuan keaksaraan awal dan berhitung dasar. Hasil penerapan maya hasim dan pengaruhnya terhadap TK.  Pendorong dan penghambat  penerapan maya hasim dalam upaya peningkatan  pengembangan kemampuan keaksaraan awal dan berhitung dasar  bagi anak di TK. Metode Penelitian yang di gunakan Penelitian kualitatif dengan pertimbangan bahwa subjek riset adalah Siswa TK Tridaya Cimahi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa upaya  kemampuan keaksaraan awal dan berhitung dasar  melalui penerapan model maya hasim. Anak dapat meniru apa yang telah ditunjukkan dan dilakukan oleh guru. Agar anak dapat meniru semua kegiatan yang diinstruksikan oleh guru, guru harus mengatur penerapan model maya hasim dalam menjelaskan kegiatannya. Penerapan model maya hasim sangat berpengaruh pada konsentrasi anak. Penerapan model maya hasim membuat anak tertarik untuk mengikuti pembelajaran, anak akan menjadi lebih antusias mengikuti pembelajaran.  Kata Kunci:  Keaksaraan Awal dan Berhitung Dasar.                 
Pengaruh Reggio Emilia Approach dalam Bermain Peran dan Bererita terhadap Kemampuan Bahasa Anak Azizah Amal; Muhammad Akil Musi; Hajerah Hajerah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4831

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of applying the Reggio Emilia Approach in role-playing and telling stories of early childhood language skills. The type of research used in the study was an experiment with a quasi-experimental design. The influence of the application of the Reggio Emilia Approach can be seen by comparing the average score obtained from the language proficiency test between the experimental groups applying the Reggio Emilia Approach in role play with the average score obtained from the control group using the Reggio Emilia Approach approach in storytelling. The conclusion is that the application of the Reggio Emilia Approach in role-playing and storytelling influences early childhood language skills.Keywords: Reggio Emilia Approach, Role Playing, Children's Language Ability. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan Reggio Emilia Approach dalam bermain peran dan bercerita terhadap kemampuan bahasa anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen dengan quasi-experimental design. Pengaruh penerapan Reggio Emilia Approach dapat dilihat dengan membandingkan rata-rata perolehan skor hasil tes kemampuan bahasa antara kelompok eksperimen yang menerapkan Reggio Emilia Approach dalam bermain peran dengan rata-rata perolehan skor hasil tes kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan Reggio Emilia Approach dalam bercerita. Hasil kesimpulannya adalah penerapan Reggio Emilia Approach dalam bermain peran dan bercerita berpengaruh terhadap kemampuan bahasa anak usia dini.Kata Kunci: Reggio Emilia Approach, Bermain Peran, Kemampuan Bahasa Anak.
Etnopedagogik dalam Kaulinan Oray-Orayan Ryan Dwi Puspita
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4826

Abstract

 Abstract The purpose of this study is to analyze the values of education contained in the Kaulinan Barudak Sundanese namely, oray. It is a form of children's play that lives and develops in West Java, especially in Cikondang Village, Karanglayung Village, Conggeang District, Sumedang District. This study uses a descriptive analytical method with a qualitative approach. The results of this study are in the kaulinan, oray the people contain values, namely: fertilizing the nature of togetherness, sportsmanship, creativity or love of nature and the environment. Kaulinan has not had pedagogical functions and recreational functions. The type and form of kaulinan oray-orayan are very simple, but indirectly contain meaning that is very useful especially for fertilizing the mental attitude of children. Keywords: Kaulinan, Barudak, Oray-orayan, Playing, Games.  Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kaulinan barudak Sunda yaitu, oray-orayan. Ia merupakan bentuk permainan anak-anak yang hidup dan berkembang di Daerah Jawa Barat khususnya di Kampung Cikondang Desa Karanglayung Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah dalam kaulinan barudak oray-orayan terkandung nilai yaitu: pemupukan sifat kebersamaan, sportifitas, kreativitas ataupun kecintaan terhadap alam dan lingkungan. Kaulinan barudak oray-orayan juga memiliki fungsi pedagogis dan fungsi rekreatif. Jenis dan bentuk kaulinan oray-orayan sangat sederhana, tetapi secara tidak langsung mengandung makna yang sangat berguna terutama bagi pemupukan sikap mental anak-anak. Kata Kunci: Kaulinan, Barudak, Oray-orayan, Bermain, Permainan.
Model Internalisasi Nilai-nilai Akhlak pada Keluarga Buruh Perkebunan Teh Joyce Bulan Basrawi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v3i1.4834

Abstract

Abstract This study aims to analyze the application of the model of internalization of moral values to the family of tea plantation workers. This study was conducted with the object of research on the family of tea plantation workers in the Afdeling Riung Gunung Pasir Malang Tea Plantation in South Bandung, with a qualitative descriptive approach and data collection through interviews, observation, and documentation. From the results of the study obtained Islamic religious education material taught by parents to their children, including divinity, destiny, ritual, and ethics. Whereas the methods include habituation, exemplary, control, and punishment; all of which are applied in language that is simple and easy to understand. Keywords: Internationalization of Value, Moral, Family Model.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model internalisasi nilai-nilai Akhlak pada keluarga buruh perkebunan teh. Studi ini dilakukan dengan obyek penelitian pada keluarga buruh perkebunan teh di Afdeling Riung Gunung Perkebunan Teh Pasir Malang Bandung Selatan, dengan pendekatan kualitatif deskriptip dan pengumpulan data melaui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh materi pendidikan agama Islam yang diajarkan orang tua kepada anak anaknya, meliputi ketuhanan, takdir, ritual dan etika. Sedangkan untuk metodenya antara lain pembiasaan, keteladanan, control dan hukuman; yang kesemuanya diaplikasikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.Kata Kunci: Model Internaslisasi Nilai, Akhlak, Keluarga.

Page 4 of 20 | Total Record : 200