cover
Contact Name
Basri
Contact Email
unasman.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agrovitalfip@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : 25417452     EISSN : 25417460     DOI : -
AGROVITAL adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah Hama dan Penyakit Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Kesehatan Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan. AGROVITAL mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA KAYUARA KECAMATAN MENYUKE Jojo, Nopatus; Zebua, Damara Dinda Nirmalasari
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3678

Abstract

Petani swadaya di Desa Kayuara tidak memiliki catatan pengeluaran dan pendapatan dalam menjalankan usahatani kelapa sawit. Hal ini menyulitkan petani untuk menghitung pendapatannya. Di sisi lain, petani belum memiliki kemampuan dalam menghitung pendapatannya, sehingga petani belum dapat menentukan usahatani kelapa sawit ini memberikan keuntungan atau tidak. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usaha tani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.; dan 2) mengetahui R/C ratio usaha tani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling), yaitu sampel dipilih secara cermat dengan mengidentifikasi seseorang atau subjek penelitian dan memiliki karakteristik tertentu. Sampel diambil memiliki karakteristik khusus yaitu petani yang memiliki umur tanaman kelapa sawit 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rata-rata biaya yang dikeluarkan 12 responden usahatani kelapa sawit adalah sebesar Rp. 41.340.167/tahun. Total rata-rata penerimaan yang diterima sebesar Rp. 113.430.000/tahun. Total rata-rata pendapatan diterima petani swadaya sebesar Rp. 72.089.833/tahun. Kemudian hasil dari R/C ratio adalah sebesar 2,77. Artinya usahatani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara Kecamatan Menyuke layak untuk diusahakan. Keywords : Biaya, Pendapatan, R/C ratio, Petani Swadaya, Kelapa Sawit Desa Kayuara.   
KEPUASAN PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN NIAS SELATAN TERHADAP INTERNET Novtan Thomas Zebua; Tinjung Mary Prihtanti
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3869

Abstract

Internet merupakan salah satu sumber informasi yang potensial bagi penyuluh pertanian guna mendapatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga mendukung kompetensi dan kinerja penyuluh pertanian lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku penyuluh pertanian di Kabupaten Nias Selatan dalam memanfaatkan internet. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus melalui mewawancarai sebanyak 34 orang penyuluh pertanian. Teknik analisis menggunakan statistik deskriptif Hasil penelitian menunjukan Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini maka diperoleh kesimpulan bahwa penyuluh pertanian nias selatan memanfaatkan internet untuk mencari materi  penyuluhan, dalam hal ini untuk mendukung kinerja baik saat paparan, dan edukasi ke petani. Sebagian Penyuluh pertanian nias selatan membuka situs web Cyber Extension dan compaktanidigital.com untuk mendapatkan informasi dan materi tentang pertanian. Kelompok materi yang sering dicari penyuluh disitus yaitu Subsistem Input (harga pupuk, jenis obat pengendali hama/penyakit, 14 orang (44,1%), teknik budidaya 17 orang ( 50,0%), Pemasaran pendukung : perkreditan, lembaga pendukung usahatani, 2 orang (5,9%). Sebanyak 47,1 % penyuluh menyatakan setuju jika internet membantu tugas penyuluh, dan mudah digunakan, sebanyak 44,1% menyatakan dampak pemanfaatan internet dapat membantu menyelesaikan permasalahan petani, dan 38,2% menyatakan membantu dalam kemampuan menulis materi penyuluhan di media sosial berbasis internet, serta 52,9% menyatakan terjadi perubahan pertanian di wilayah kerja penyuluh setelah ada internet.
PENGARUH PEMBERIAN INSEKTISIDA NABATI ASAL DAUN GAMAL DAN SIRIH TERHADAP HAMA SITOPHILUS ZEAMAIS DI PENYIMPANAN Andi Waliana Syaggaf; Nurwahidah J; Budi Wardiman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh insektisida nabati asal tepung daun gamal dan sirih terhadap kondisi hama Sitophilus zeamais di penyimpanan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap  (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan jumlah kombinasi yaitu 20 unit perlakuan. Perlakuannya adalah sebagai berikut : P0 : jagung tanpa Sitophilus zeamai, P1: Jagung yang diinfeksi Sitophilus zeamais, P2: Jagung yang diinfeksi Sitophilus zeamais + tepung daun gamal 10 g, P3: Jagung yang diinfeksi Sitophilus zeamais + tepung daun sirih 10 g, P4: Jagung yang diinfeksi Sitophilus zeamais + tepung daun gamal 10 g + tepung daun sirih 10 g. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan pemberian insektisida nabati asal tepung daun gamal dan sirih berpengaruh sangat  nyata (P<0.05) terhadap populasi imago  tetapi berpengaruh nyata terhadap jumlah biji yang rusak dan tidak berpengaruh terhadap persentase kadar air. Pada perlakuan P1 tanpa pemberian insektisida nabati berpengaruh sangat nyata terhadap perlakuan P4 dengan pemberian insektisida nabati, sedangkan perlakuan P2, P3 dan P4 tidak berbeda nyata tetapi berbeda nyata dengan perlakuan P1. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa insektisida nabati terbaik adalah pada penggabungan antara tepung daun gamal dan tepung daun sirih dengan populasi 106 imago,  jumlah biji yang rusak 0.037% dengan kadar air 11.08%.Keywords: Sitophilus zeamai; Tepung Gamal; Tepung sirih; Populasi imago, Biji Jagung
ANALISIS HIRARKI PROSES PADA PENETAPAN HARGA KERBAU DI KABUPATEN MAMASA PROPINSI SULAWESI BARAT Andi Muhammad Agriawan Suryaalim; Andi Fausiah
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami hirarki dari berbagai kriteria, sub kriteria dan jenis dari sub kriteria yang dipertimbangkan pada penentuan harga kerbau. Manfaat mengetahui hal tersebut yaitu adanya dasar kuantitatif serta rasional dalam proses jual beli kerbau, sehingga semua pihak dapat memahaminya secara terbuka. Pendekatan penelitian ini sebagian besar dilakukan secara kuantitatif dengan melakukan analisis hirarki proses (AHP) melalui kuisioner, dan melengkapi analisisnya dengan data kualitatif dari wawancara. Pengambilan data dilakukan di Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada bulan Juni-Juli 2022. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan kriteria tertinggi adalah karakteristik kerbau, khususnya jenis kelamin jantan. Hanya kerbau jantan yang akan dipertimbangkan nilai jualnya berdasarkan kritera kulit dan rambut, performance, tanduk, kemudian ekornya. Sedangkan kerbau betina akan dijual sama halnya ternak potong biasa yang diukur berdasarkan berat badan. Adapun proses hirarki dari kriteria kemudian diturunkan pada sub kriteria yang lebih kompleks. Kulit dengan jenis warna, rambut dengan jumlah pusarannya, tanduk dengan panjang dan bentuknya, serta jenis dari kriteria lain yang memiliki nilai hirarkinya masing-masing.
Uji Morfofisiologi dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L) yang Diaplikasikan Limbah Kulit Kopi Robusta Arabika Mamasa yang Difermentasi Melalui Kombinasi Pengurangan Daun Pada Awal Vegetatif Auliah, Muh. Rifky; Makmur, Makmur; Haeba, Haeba
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3908

Abstract

Produksi Nasional bawang merah mencapai 1,47 juta ton sedangkan produktifitasnya rata-rata 10,22 ton/ha. Namun produktifitas maksimum yang dapat mencapai sekitar 15 - 17 ton per hektar. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Maret 2021 sampai Mei 2021. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah bentuk faktorial yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu: Faktor pertama pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi terdiri dari tiga taraf yaitu: 500 gr/bedengan, 1000 gr/bedengan, dan 1500 gr/bedengan. Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang kerbau yang terdiri atas 3 taraf yaitu: 500 gr/bedengan, 800 gr/bedengan, dan 1100 gr/bedengan. Hasil penelitian sebagai berikut: Interaksi antara pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi dengan pupuk kandang kerbau tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati. Pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi 1500 gr/bedengan memberikan pengaruh baik pada semua peubah yang diamati. Sedangkan penguragan daun tidak memberikan pengaruh nyata pada semua peubah yang diamati
ANALISIS KEBIJAKAN SISTEM RESI GUDANG KOMODITI RUMPUT LAUT (Gracilaria sp) DI KABUPATEN TAKALAR Mardia Mardia; Mardiana Ethrawaty Fachrie; Dahniar Dahniar
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3535

Abstract

Rumput laut salah satu komoditas ekspor nonmigas, memiliki nilai ekonomi yang tinggi, menyediakan lapangan kerja di sektor budidaya dan industri serta pendapatan bagi sebagian besar masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kesenjangan sistem resi gudang komoditi rumput.  Penelitian ini di laksanakan di Desa Ujungbaji Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar.  Yang dilaksanakan pada bulan Sepetember 2019 sampai dengan bulan Juni  2020.  Analisis kesenjangan yang digunakan dalam penelitian untuk melihat kesenjangan proses pelaksanaan sistem resi gudang di Kabupaten Takalar rumput laut. Analisis kesenjangan merupakan perbandingan kinerja aktual dengan kinerja potensial ataupun yang diharapkan.  Dari hasil penelitian dan analisis kesenjangan sistem resi gudang  kesimpulannya adalah analisis kesenjangan secara aktual di lapangan dapat dilihat bahwa pesertanya sistem resi gudang untuk rumput laut pesertanya adalah kelompok tani. Lembaga penilaian kesesuain yakni BPSMB dalam pengambilan sampel bersifat homogen terhadap komoditi rumput laut. Dan keterbatasan pengelola gudang dan lembaga penilaian kesesuaian, sarana dan prasarana. Sosialisasi/edukasi, pendampingan bagi masyarakat petani/nelayan / koperasi dan pelaku usaha tentang manfaat sistem resi gudang.
OPTIMALISASI MEDIA PERKECAMBAHAN YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SELADA MERAH (Lactuca sativa L. Var. Olga Red) Sri Sudewi; Abdul Rahim Saleh; Ratnawati Ratnawati; Kasman Jaya; Taufik Hidayat; Andi Nurfitriani
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3666

Abstract

Viabilitas dan vigor yang tinggi ditandai dengan morfologi kecambah yang tahan terhadap faktor pembatas. Pengujian viabilitas dan vigor benih dengan penggunaan media perkecambahan yang tepat akan memberikan hasil tanaman yang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi penggunaan berbagai media perkecambahan dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih selada merah. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu yang berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yang diujikan pada tanaman selada merah (Lactuca sativa L. var. Olga Red). Perlakuan yang digunakan adalah berbagai jenis media perkecambahan yang terdiri dari M0 (Tanah), M1 (rockwool), M2 (arang sekam), M3 (serbuk gergaji), dan M4 (cocopeat). Sumber nutrisi untuk perlakuan M1-M4 menggunakan larutan nutrisi AB Mix sebanyak 15 mL per media perkecambahan, sedangkan M0 (tanpa penyemprotan larutan nutrisi AB Mix). Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada pengujian viabilitas dan vigor benih media perkecambahan cocopeat memberikan hasil terbaik yang ditunjukkan dengan daya berkecambah sebesar 95,55%, indeks vigor 35,56%, keserempakan tumbuh sebesar 51,11% dan panjang akar sebesar 8,20 cm. 
Kualitas Organoleptik Telur Asin dengan Penambahan Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Asap Cair dalam Teknologi Pengasinan Fadliah Muhlis
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3928

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis nilai organoleptic pada telur asin dengan penambahan daun kelor dan asap cair. Metode penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap satu factor dengan 4 perlakuan yaitu P0 (Kontrol atau tanpa penambahan daun kelor dan asap cair), P1 (penambahan daun kelor 5% dan asap cair 2 %), P2 (penambahan daun kelor 10 % dan asap cair 2 %) dan P3 (penambahan daun kelor 15 % dan asap cair 2 %) dengan lama pemeraman 10 hari kemudian dilakukan analisis kadar kolesterol dan omega-3 dengan alat GC-MS sedangkan Uji organoleptic dengan uji hedonic. Hasil penelitian yang diperoleh menujukkan bahwa penambahan daun kelor (Moringa Oleifera) dan asap cair dalam teknologi pengasinan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap aroma, rasa, dan kesukaan namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna yolk telurasin. Dari hasil penelitian diperoleh penambahan daun kelor (Moringa oleifera) sebanyak 10% (P2) menghasilkan telur asin terbaik dengan nilai rata-rata nilai hedonic suka yaitu aroma telur 6,70, rasa telur 6,58, warna 6,38,5 dan kesukaan 6,75.Keywords: Telur Asin; Daun Kelor; Asap Cair; Organoleptik.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETANI TERHADAP TINGKAT PENJUALAN JAGUNG HIBRIDA DI DESA BAKU- BAKU KECAMATAN MALANGKE BARAT KABUPATEN LUWU UTARA Ardepi Ardepi; Suhardi M Anwar; Andi Rizkiyah Hasbi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor Sosial Ekonomi petani terhadap tingkat penjualan jagung hibrida didesa Baku-baku Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 sampai dengan bulan Januari 2023. Populasi penelitian ini sebanyak 30 Orang petani. Pengambilan sampel ini menggunakan metode non probability sampling. Data yang diperoleh selanjutnya ditabulasi menggunakan Microsoft Excel dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan menggunakan software SPSS 21. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t dan uji f. berdasarkan hasil analisis terbukti bahwa variabel Pendapatan berpengaruh terhadap tingkat penjualan jagung hibrida, sedangkan variabel lingkungan keluarga dan status sosial tidak berpengaruh pada tingkat penjualan. jadi, variabel yang memiliki kontribusi paling  besar adalah variabel pendapatan. Alasan petani lebih menanam jagung dikarenakan harga jual jagung cenderung naik dari tahun ke tahun dan jagung lebih menguntungkan para petani Didesa Baku- baku Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK DAN PUPUK ORGANIK PADAT (POP) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea Mays L.) Idaryani Dj; Andi Yulyani Fadwiwati
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3644

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang penting di Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil komoditi tersebut dengan melakukan teknik budidaya yang sesuai diantaranya adalah pemupukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk NPK phonska dan pupuk organik padat (POP) Sahara dengan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Desa Garang Tiga, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, dan  dilakukan pada bulan Nopember 2018 s/d bulan Februari 2019. Percobaan lapang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK=Randomize Complete Block Design) dengan 7 jenis perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Perlakuan yang dicoba adalah kombinasi antara beberapa taraf pupuk majemuk NPK Phonska dengan  pupuk organik padat (POP) Sahara. Hasil penelitian menunjukkan hasil jagung pipilan tertinggi diperoleh pada perlakuan pemberian 300 kg pupuk NPK Phonska  ha-1 + 3000 kg POP Sahara ha-1, yaitu 6,65 t ha-1, dengan keuntungan tertinggi, yaitu Rp 12.598.750,  dengan nilai R/C ratio 2,10.