AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
AGROVITAL adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah Hama dan Penyakit Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Kesehatan Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan. AGROVITAL mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian
Articles
204 Documents
LIMBAH CAIR TAHU DAN CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Miil.)
Indrawati Gelamona;
Sofyan Samad;
Shubzan A.M.;
Hayun Abdullah;
Sugeng Haryanto
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3687
Tomato is a vegetable plant of the Solanaceae family that can grow in the middle plains and is about 3-4 months old. Biological, chemical and physical activities of soil with organic fertilizers. POC tofu liquid waste and rice water are given to increase production yields while reducing soil damage due to chemical fertilizers. The purpose of this study was the difference in tomato yield using tofu liquid waste POC and rice washing waste gave the best results for fruit. This study was a Randomized Block Design (RAK) with 15 experimental units consisting of 5 treatments and 3 replications. Based on the analysis of POC variance of tofu waste and rice washing waste on plant height variables, the number of primary, secondary branches, weight had a significant and very significant effect on flower and fruit variables. The results of the M2 treatment of rice washing waste produced the best results for all observation variables, namely plant height 79 cm, 2 primary branches, 13 secondary branches, 20 flowers, 14 fruits and 67 g. Rice washing waste contains elements of N, P, K and Ca which are easily absorbed by tomato plants.
ANALISIS ANTHESIS SILKING INTERVAL DAN HASIL JAGUNG YANG DIAPLIKASIKAN Trichoderma spp DENGAN VARIETAS LOKAL PADA LAHAN KERING.
Makmur, Makmur;
Auliah, Muh. Rifky;
Haeba, Haeba
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3909
Rata-rata Produktivitas jagung saat ini hanya berkisar 5-7 ton/ha sedangkan potensi maksimum yang dapat dicapai sekitar 10-12 ton/ha Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. faktor pertama pemberian Trichoderma spp. (G0) Trichoderma spp 20 gr/tanaman, Trichoderma spp 30 gr/tanaman (G1), dan Trichoderma spp 40 gr/tanaman (G2). Kemudian faktor kedua Cekaman kekeringan yang diwujudkan dengan kandungan air tanah, terdiri dari tiga taraf, yaitu 70 - 100% kapasitas lapang (A1), 50 - 70% kapasitas lapang (A2), dan 30-50% kapasitas lapang (A3). Sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi di ulang 3 kali, setiap ulangan terdiri dari dua unit tanaman sehingga terdapat 54 unit percobaan. Adapun kesimpulan yaitu : Tidak terdapat Cekaman kekeringan yang diwujudkan dengan kandungan air tanah yang memberikan pengaruh baik pada semua peubah yang diamati. Pemberian Trichoderma spp 40 gr/tanaman (G2) memberikan pengaruh baik pada semua peubah yang diamati. Tidak terdapat interaksi antara Cekaman kekeringan yang diwujudkan dengan kandungan air tanah dengan Pemberian Trichoderma spp pada semua peubah yang diamati.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Wisatawan Berkunjung Ke Lokasi Wisata Cimory
JAKARIAS RIAN RIMPASA;
Lasmono Tri Sunaryanto
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3877
Tourist satisfaction in visiting Cimory Bawen tourist sites needs to be increased by providing tourist attractions, good service quality and product quality from these tours. The purpose of this study was to determine the factors that influence the satisfaction of tourists visiting Cimory Bawen tourist sites. This research was conducted at the Cimory Bawen Tourism Site, Jalan Raya Soekarno Hatta, Km.30, Bergas, Jatijajar, Semarang. This type of research is a quantitative research. Source of data using primary data. Sampling technique with accidental sampling. The number of samples is 40 people. Data analysis method using classical assumption test, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing with simultaneous test (F-test) and partial test (t-test) using SPSS software. The results showed that attractiveness, service quality and product quality affect the satisfaction of tourists visiting Cimory Bawen tourist sites.
UJI EFEKTIVITAS HALOPRIMING NACL TERHADAP PERBAIKAN VIABILITAS BENIH DAN TOLERANSI KACANG HIJAU PADA CEKAMAN SALINITAS
Nining Haerani;
Sofyan B.;
Rini Widiati Giono;
Andi Herwati;
Haerul Haerul
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3634
Selain faktor genetik dan lingkungan, faktor fisiologi benih juga sangat berpengaruh terhadap potensi hasil tanaman terutama pada kemampuannya menghadapi cekaman lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh priming benih dengan variasi konsentrasi NaCl pada viabilitas benih yang ditanam pada media salin. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Maros pada bulan April hingga Juli 2021. Penelitian dilakukan dalam dua tahap percobaan. Tahap pertama adalah tahap priming benih untuk pengujian perkecambahan benih. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), hasil penelitian tahap ini menunjukkan bahwa walaupun perlakuan kontrol memberikan hasil terbaik pada parameter persentase daya berkecambah dan indeks vigor benih, namun tidak berbeda nyata dengan benih yang telah melalui proses priming. Tahap kedua adalah uji toleransi salinitas menggunakan rancangan factorial dua faktor. Hasil penelitian menunjukkan priming benih dengan NaCl 0.5 % maupun 1.0% secara nyata mampu meningkatkan toleransi tanaman kacang hijau terhadap cekaman salinitas. Walaupun pada proses perkecambahan adanya priming benih dengan larutan NaCl memperlihatkan hasil yang lebih rendah dibanding kontrol, namun proses priming tampaknya memberi induksi pada benih untuk meningkatkan toleransi tanaman pada cekaman salinitas jika dilihat dari respon pertumbuhan dan produksi tanaman.
Analisis Daya Dukung Lahan Berdasarkan Kebutuhan Lahan Dan Ketersediaan Lahan Ubi Banggai Di Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut
Hertasning Yatim;
Nurmaningsi Masulili;
Herwin Yatim;
Dian Puspapratiwi;
Mardia Mardia;
Nurzaman Hayat
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3926
Karena kemajuan teknologi dan pergeseran budaya, lahan pertanian tidak memiliki daya dukung yang tetap melainkan berfluktuasi sepanjang waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji daya dukung lahan di Kabupaten Banggai Tengah Banggai Laut. Metode Penelitian dengan menggunakan analisis daya dukung lahan berbasis produktivitas dengan melihat perbandingan antara ketersediaan lahan dan kebutuhan lahan dalam memenuhi kebutuhan produk hayati wilayah. Berdasarkan hasil analisis, tersedia lahan seluas 408,51 ha dan dibutuhkan lahan seluas 3.027,35 ha. Kondisi daya dukung lahan di tingkat kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut tergolong defisit. Nilai kebutuhan lahan lebih besar dari ketersediaan lahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hal ini mengindikasikan kurangnya lahan untuk budidaya ubi jalar Banggai. Akibatnya kebutuhan warga Kabupaten Banggai Tengah akan penghidupan yang layak per penduduk tidak dapat dipenuhi oleh Tanaman Ubi Jalar Banggai.
Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium (Dendrobium sp) dengan Penambahan Ekstrak Nabati Ke Dalam Media Alternatif Subkultur
Idly, Novikar Saputra;
Lusmaniar, Lusmaniar;
Syamsuddin, Taufik
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3862
Banyaknya peminat bunga anggrek tidak sebanding dengan produksinya, hal ini dapat ditunjukkan dengan data produksi anggrek di Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan dari tahun 2016 sampai tahun 2019 hanya mencapai 2,8 juta tangkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai bahan ekstrak nabati kedalam media alternatif terhadap planlet anggrek dendrobium pada subkultur jaringan. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan yang meliputi: tanpa ekstrak, ekstrak bawang merah, ekstrak tomat dan ekstrak pisang ambon yang ditambahkan kedalam media alternatif subkultur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur memperoleh rata-rata tertinggi pada pertambahan jumlah daun plantlet 5,98 helai dan jumlah akar 2,81 helai. pemberian ekstrak tomat menunjukan hasil rata-rata tertingi pada pertambahan tinggi planlet 0,99 cm dan pertambahan berat berangkasan basah 0,177 g, sedangkan perlakuan terendah adalah pemberian ekstrak pisang dan tanpa ekstrak. Kesimpulan pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur mampu meningkatkan pertumbuhan planlet anggrek dendrobium.
KUALITAS KULIT SNGKONG FERMENTASI SEBAGAI PAKAN TERNAK DENGN MENGGUNAKAN RAGI TAPE PADA LEVEL YANG BERBEDA
Nurwahidah J;
Budi Wardiman;
Andi Waliana Syaggaf
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3677
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama fermentasi kulit singkong yang terbaik untuk penggunaan ragi tape sebagai pakan terhadap peningkatan kandungan nutrisi. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan dengan jumlah kombinasi yaitu 9 unit perlakuan. Perlakuannya adalah sebagai berikut : A : Lama fermentasi kulit singkong (5 hari); B: Lama fermentasi kulit singkong (7 hari) dan C: Lama fermentasi kulit singkong (9 hari). Hasil penelitian yang di[eroleh menjelaskan fermentasi kulit singkong dengan lama penyimpanan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kandungan serat dan lemak kasar, akan tetapi tidak berpengaruh nyata dengan bahan kering. Pada perlakuan A lama fermentasi 5 hari berbeda nyata dengan perlakuan C dengan lama fermentasi 9 hari namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan B dengan lama fermentasi 7 hari. Perlakuan A dan B tidak berbeda nyata akan tetapi berbeda nyata ddenngan perlakuan C. dari hasi dapat disimpukan yaitu kualitas yang terbaik pada lama penyimpanan 9 hari (perlakuan C). kandungan nutrisi yang diperoleh yaitu kadar bahan kering 29.04 %, serat kasar 14.21%, dan lemak kasar 1,79%
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO ARANG BATOK KELAPA FURQAN DI DESA LAGI-AGI KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Rismayani Ahmad;
Dina Aprianti Azis;
Abdul Azis Ambar
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3695
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yakni pada bulan Juni 2022 sampai Juli 2022 di Desa Lagi-agi Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan arang batok kelapa dan peluang pemngembangan arang batok kelapa dengan studi kasus pada “Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan ” di Desa Lagi-agi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu populasi dengan asumsi bahwa Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan telah memenuhi kriteria karakter penelitian. Untuk menganalisis strategi pengembangan usaha digunakan metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha arang tbatok kelapa pada Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan yaitu faktor kekuatan dengan nilai total yaitu 2,2 lebih besar dibandingkan faktor kelemahan dengan nilai total yaitu 0,74.
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN SUB SEKTOR PERTANIAN TERPILIH BERDASARKAN VOLUME PRODUKSI DI PROVINSI GORONTALO
Mohammad Zubair Hippy;
St AISYAH R
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3835
Konsentrasi pembangunan pertanian berfokus pada keunggulan komoditas berbasis potensi daerah dan daya saing. Salah satu wilayah yang masih bergantung pada sektor pertanian khususnya agribisnis adalah Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan menganalisis komoditas unggulan dari subsektor tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan berbasis jumlah produksi. Penelitian dilakukan di Provinsi Gorontalo karena nilai produk domestik regional bruto (PDRB) berasal dari kontribusi salah satu sektor lapangan usaha yaitu sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa nilai PDRB dan jumlah produksi komoditas pertanian dari tahun 2018-2021 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. Teknik analisa data yaitu location quotient dengan perhitungan shift share analysis. Prioritas pada subsektor tanaman pangan yaitu komoditas unggulan jagung dan ubi jalar termasuk sektor progresif dengan nilai LQshare ≥ 1 dan LQshift ≥ 1, komoditas pada subsektor holtikultura berada padaa kategori sektor mundur kecuali komoditas cabai masih termasuk sektor lamban dengan nilai LQshare ≥ 1 dan LQshift <1 dan komoditas unggulan pada subsektor perkebunan meliputi kelapa, kakao dan tebu yang termasuk sektor progresif yang memiliki nilai LQshare ≥ 1 dan LQshift ≥ 1 sementara komoditas kelapa sawit dan kopi berada padaa kategori sektor mundur artinya komoditas tersebut kurang baik untuk diprospek karena laju perubahan/daya saing dan spesialisasi komoditas tersebut masih rendah.Kata kunci: Komoditas unggulan; subsektor pertanian; volume produksi
Peningkatan Produksi Daun dan Kadar Protein Kelor (Moringa oleifera) dengan Aplikasi Pupuk Organik pada Lahan Spesifik Lokasi
Rini Sulistiani;
Syaiful Amri Saragih;
Asritanarni Munar;
Bayu Bonar Pratama Pohan
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3681
Analisis potensi kandungan metabolit sekunder bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa yang terkandung di dalam daun kelor dan menguji kemampuan antioksidan untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian di lapangan dengan memberikan perlakuan pupuk hayati dan asupan asam amino melalui foliar spray untuk memacu fotositesis sehingga terbentuk protein dan kalsium yang lebih tinggi. Lokasi sumber benih berasal dari pohon induk kelor di Kecamatan Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan. Metode penelitian di lapangan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 perlakuan. Faktor perlakuan pertama adalah pupuk Ecofarming dengan 4 taraf: E0 (0 ml/ha); E1 (2 ml/L); E2 (3 ml/L); E3 (4 ml/L). Faktor kedua adalah Asam Amino Plus terdiri dari 4 taraf: A0 (0 ml/L); A1 (10 ml/L); A2 (15 ml/L); A3 (20 ml/L). Terdapat 16 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter yang diamati adalah komponen vegetatif: tinggi tanaman, diameter batang dan bobot produksi daun. Selanjutnya daun kelor dianalisis di laboratorium untuk mengidentifikasi senyawa protein. Analisis tanah awal dilakukan satu minggu setelah aplikasi Ecofarming dan sesudah penelitian selesai dilaksanakan. Pengamatan organisme pengganggu tanaman (OPT) dilakukan secara berkala setiap minggu dengan mencatat jenis hama dan tingkat serangan yang ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan Ecofarming berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan daun kelor. Asam amino berpengaruh nyata terhadap diameter dan pertambahan besar batang kelor. Kombinasi perlakuan Ecofarming dan Asam amino menyebabkan perbedaan nyata terhadap pertumbuhan dan produksi daun kelor.