cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
ANALISA RUANG PARKIR KENDARAAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JENDERAL AHMAD YANI KOTA METRO Sriharyani, Leni; Pambudi, Wahyu
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.148

Abstract

Kota Metro saat ini menjadi salah satu kota di Provinsi Lampung yang sedang berkembang pesat. Sebagai pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah kota Metro sudah tentu seharusnya memiliki fasilitas parkir yang memadai untuk menampung kendaraan pengunjung maupun karyawan rumah sakit. Tetapi RSUD Ahmad Yani belum memiliki lahan yang cukup untuk tempat parkir pengunjung, banyak kendaraan milik pengunjung rumah sakit yang parkir dibahu jalan. Hal tersebut menimbulkan kemacetan bagi pengendara lain yang melintasi jalan Jenderal Ahmad Yani.Survey dilakukan selama 7 hari. Pengamatan dilakukan selama 16 jam yaitu pukul 06.00 – 22.00 WIB. Penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Jenderal Ahmad Yani Kota Metro ini meliputi survei Cordon Count atau medirikan pos – pos pencatat terpisah, dimana masing – masing pos menghitung jumlah kendaraan yang datang dan meningglkan areal parkir setiap interval waktu tertentu. Selain itu dilakukan juga survei Patrol Survey yaitu dengan melakukan pencatatan langsung nomor polisi kendaraan yang masuk dan keluar dari lokasi pada waktu interval waktu tertentu.Dari hasil analisa terhadap kapasitas kendaraan parkir pada Rumah Sakit Umum Daerah Jenderal Ahmad Yani Kota Metro selama satu minggu diperoleh jumlah akumulasi parkir kendaraan terpadat. Untuk kendaraan roda empat sebesar 76 kendaraan sedangkan untuk kendaraan roda dua sebesar 434 kendaraan. Untuk satuan ruang parkir kendaraan yang ada saat ini ialah 31 kendaraan untuk kendaraan roda empat dan 450 kendaraan untuk kendaraan roda dua. Dari nilai akumulasi parkir kendaraan tersebut diatas dapat dilihat bahwa kapasitas parkir kendaraan roda empat sudah melebihi kapasitas sedangkan untuk kapasitas parkir kedaraan roda dua masih dapat menampung jumlah kendaraan yang ada.evosgaming slot login
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN INSTALASI SEGMENTAL BOX GIRDER JEMBATAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC Susanti, Betty; Dinata, Anisah Sekar; Juliantina, Juliantina; Indriyati, Citra; Said, Balqis Fataya
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5185

Abstract

Instalasi segmental box girder pada konstruksi jembatan merupakan salah satu pekerjaan dengan tingkat risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang signifikan karena memiliki kompleksitas teknis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko K3 pada pekerjaan instalasi segmental box girder dengan studi kasus pada Jembatan Musi V Palembang. Metode HIRARC digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko pada proyek studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 68 faktor risiko yang tersebar dalam 16 aktivitas pekerjaan. Berdasarkan analisis probability-impact dan severity index, diperoleh 6 faktor risiko dengan tingkat risiko tinggi dan 62 faktor risiko lainnya termasuk dalam kategori risiko sedang. Pengendalian risiko dilakukan terhadap faktor-faktor risiko dengan tingkat tinggi berdasarkan hirarki pengendalian, meliputi eliminasi risiko, substitusi, rekayasa teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan sistem manajemen K3 konstruksi yang komprehensif dan konsisten sangat diperlukan untuk meminimalkan potensi bahaya pada pekerjaan instalasi segmental box girder jembatan.
OPTIMALISASI DRAINASE PADA KAWASAN BOOSTER PUMP STATION MENGGUNAKAN SOFTWARE SWMM 5.2 Sujatmiko, Cahya; Juwita, Farida; Anwar, Anwar; Setiawan, Dicky
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5177

Abstract

Sistem drainase yang efektif dan efisien menjadi aspek krusial dalam pengelolaan kawasan yang memiliki potensi risiko genangan air, Booster Pump Station (BPS) merupakan fasilitas yang umumnya terletak di daerah dengan dataran yang memiliki elevasi cukup rendah. Keberadaan BPS rawan terhadap masalah genangan air akibat curah hujan yang tinggi dan kurang optimalnya sistem drainase yang ada. Penelitian ini dilakukan pada kawasan Booster Pump Station dengan tujuan mendapatkan dimensi saluran, debit maksimum, tinggi muka air dan simulasi aliran air menggunakan software SWMM 5.2. Penelitian ini meliputi analisis hidrologi berupa perhitungan curah hujan menggunakan data curah hujan dari tahun 2004 sampai dengan 2023 pada stasiun curah hujan Cisalak Baru, Banjar Irigasi dan Cicinta. Perhitungan curah hujan rata-rata menggunakan metode Poligon Thiessen, curah hujan rancangan dihitung dengan Metode Log Pearson III sedangkan debit rancangan menggunakan metode Rasional. Debit saluran dan kecepatan aliran dihitung menggunakan persamaan manning. Dari penelitian ini didapatkan hasil debit rancangan untuk periode kala ulang 25 tahun adalah 0,64 m3/det. Dimensi saluran yang didapatkan untuk kala ulang 25 tahun adalah 0,70 m x 0,80 m sampai dengan 0,90 m x 0,90 m. Tinggi muka air maksimum yang didapatkan untuk kala ulang 25 tahun adalah 0,78 m. Simulasi aliran air didapatkan hasil ketinggian maksimum pada kala ulang 100 tahun terjadi pada menit ke 24 sedangkan debit maksimum pada kala ulang 25 tahun terjadi pada menit ke 24.
ANALISIS KAJIAN KRITIS BETON APUNG DALAM TEKNIK SIPIL Aryani, Fedya Diajeng
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5224

Abstract

Beton apung merupakan inovasi dalam teknik sipil yang menawarkan potensi untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi struktur bangunan. Kajian ini menganalisis karakteristik mekanis, metode produksi, aplikasi praktis, serta tantangan dalam penerapan beton apung. Hasil menunjukkan bahwa beton apung dapat mencapai kekuatan tekan yang kompetitif dan memiliki aplikasi yang luas, terutama di daerah pesisir dan rawan banjir. Namun, tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan kurangnya standar industri perlu diatasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami perilaku jangka panjang beton apung dalam berbagai kondisi lingkungan. Dengan pengembangan pedoman yang jelas dan penelitian berkelanjutan, beton apung berpotensi menjadi material utama dalam membangun infrastruktur yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan di masa depan
PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN JENEPONTO Tarman, Risma Niswati; Ahmad, Ahfandi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5202

Abstract

Kondisi infrastruktur di Kabupaten Jeneponto dinilai belum optimal untuk memberikan nilai tambah terhadap PDRB di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jalan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kebupaten Jeneponto dan mengetahui pengaruh listrik terhadap pertumbuhan ekonomi di Kebupaten Jeneponto. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi data panel dalam kurun waktu 2021 hingga 2025 di kabupaten Jeneponto. Objek yg diteliti meliputi (1) PDRB (pertumbuhan ekonomi) (2) Infrastruktur yang terdiri dari: Infrastruktur jalan dan Infrastruktur listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable jalan dan listrik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jeneponto dengan tingkat keyakinan sebesar 95 persen. Hal ini dapat dilihat apabila panjang jalan dan Konsumsi listrik naik sebesar 1 persen, maka pertumbuhan ekonomi akan naik sebesar 61.48186 (jalan) persen dan 44.86282 (listrik) persen.
CRITICAL PATH ANALYSIS MENGGUNAKAN PRIMAVERA P6 STUDI KASUS PROYEK JEMBATAN PILE SLAB XYZ Tumangger, Ranto; Balqis, Tanya Audia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5178

Abstract

Penjadwalan proyek konstruksi merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen proyek untuk memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, efisien, dan sesuai dengan rencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek pembangunan jembatan pile slab pada proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dengan bantuan aplikasi Primavera P6. Metode penelitian yang digunakan meliputi penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), identifikasi item pekerjaan, penentuan hubungan antar kegiatan, perhitungan produktivitas dan durasi pekerjaan, serta analisis jalur kritis. Data yang digunakan berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), volume pekerjaan, dan gambar perencanaan proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis terdiri dari rangkaian aktivitas utama yang meliputi pekerjaan mobilisasi, pekerjaan tanah, pekerjaan struktur bawah (tiang pancang dan pile head), pekerjaan struktur atas (deck slab dan plat injak), serta pekerjaan tambahan seperti median barrier dan finishing. Aktivitas pada jalur kritis memiliki nilai total float nol sehingga setiap keterlambatan akan berdampak langsung terhadap durasi total proyek. Dengan demikian, penerapan metode CPM menggunakan Primavera P6 dapat membantu dalam mengidentifikasi aktivitas kritis dan menjadi dasar dalam pengendalian waktu pelaksanaan proyek konstruksi secara lebih efektif dan efisien.
PENGARUH TARIKAN PERJALANAN PADA PUSAT PERBELANJAAN KOMPLEK SUMUR BANDUNG KOTA METRO Putri, Feby Aristia; Pradana, Gilang Sandamulya; Kurniawan, Septyanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5253

Abstract

Perkembangan pusat perbelanjaan Komplek Sumur Bandung di Kota Metro meningkatkan tarikan perjalanan yang berdampak pada kinerja lalu lintas di ruas jalan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume lalu lintas harian rata-rata, karakteristik tarikan perjalanan, serta kinerja ruas jalan yang terdampak. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Jendral Sudirman, Jalan Ade Irma Suryani, Jalan Z.A Pagar Alam, dan Jalan Mayjend Riyachudu dengan pendekatan kuantitatif melalui survei volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan kuesioner pengunjung. Analisis menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) untuk menghitung kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan (LOS), Hasil pengolahan data menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara karakteristik pengunjung dan intensitas perjalanan terhadap volume lalu lintas di kawasan penelitian serta analisis regresi linier untuk memodelkan tarikan perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan volume lalu lintas pada jam puncak dengan dominasi penggunaan sepeda motor. Nilai derajat kejenuhan pada beberapa ruas jalan mendekati kapasitas dengan tingkat pelayanan berada pada kategori A hingga B. Model regresi menunjukkan bahwa karakteristik tata guna lahan berpengaruh signifikan terhadap tarikan perjalanan. Disimpulkan bahwa Komplek Sumur Bandung berdampak terhadap peningkatan tarikan perjalanan dan penurunan kinerja lalu lintas di sekitarnya, sehingga diperlukan manajemen lalu lintas yang optimal
PENGARUH U-TURN (PUTAR BALIK) TERHADAP KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN JENDRAL SUDIRMAN KOTA METRO Aprialitha, Annisa; Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5204

Abstract

Ruas jalan Jendral Sudirman Kota Metro merupakan tipe jalan empat lajur dua arah terbagi dan merupakan kawasan komersial mulai dari pasar, Bank, rumah sakit perhotelan dan pertokoan. Pengambilan data primer dilakukan selama 7 hari, dari hari Senin-Minggu dengan waktu oprasional mulai pukul 06.00-18.00 dengan menggunakan metode PKJI (2014). Data yang diamati meliputi volume U-Turn, waktu tempuh U-Turn, rasio antrian, volume lalu lintas, kecepatan dan hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  waktu rata-rata yang dibutuhkan kendaraan saat melakukan u-turn (putar balik) dan rasio antrian saat melakukan U-Turn pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Metro pada STA 0+350 – STA 0+400, STA 0+600- STA 0+650, STA 1+150 – STA 1+200, STA 1+700 – STA 1+750, STA 2+100 - STA 2+150 serta mengetahui  kinerja arus lalu lintas pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Metro. Dari hasil pengamatan survei selama tujuh hari  waktu tempuh rata-rata dan rasio antrian  U-Turn tertinggi terjadi pada  STA 0+600- STA 0+650 sebesar 14,42 detik yang terjadi pada hari Senin pada pukul 07.00 - 08.00. Dengan nilai rasio antrian sebesar 1,51 (P>1,0) yang terjadi pada hari Selasa pukul 07.00 - 08.00. Sedangkan untuk kinerja jalan Jendral Sudirman didapat nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,5 dengan kategori tingkat pelayanan C.Volume lalu lintas tertinggi dari arah Timur menuju ke arah Barat sebesar 1249,75 skr/jam yaitu pada hari Selasa di jam 07.00 – 08.00 dan volume lalu lintas tertinggi dari arah Timur menuju ke arah Barat sebesar 1477,4 skr/jam pada hari Selasa di jam  07.00 – 08.00. Sedangkan berdasarkan hasil analisis uji data menggunakan regresi linier sederhana didapatkan hasil bahwa U-Turn (X) dapat mempengaruhi kinerja jalan (Y) yaitu terjadi pada STA 0+350 – STA 0+400, STA 0+600- STA 0+650 dan STA 1+150 – STA 1+200. Indikator u-turn yang dapat mempengaruhi kinerja jalan meliputi volume u-turn, waktu tempuh u-turn dan rasio antrian
PERKUATAN BALOK BETON BERTULANG AKIBAT TEGANGAN TARIK MENGGUNAKAN SERAT SABUT KELAPA Permatasari, Diana; Amran, Yusuf; Oktavia, Chica
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5179

Abstract

This study aims to examine the effect of horizontally arranged coconut coir fibers with varying spacing on the flexural tensile strength of concrete. The research was conducted experimentally in a laboratory using a planned concrete strength of fs 45 MPa. The test specimens were concrete beams measuring 15 × 15 × 60 cm with a total of 9 specimens, consisting of normal concrete, concrete with coconut coir fibers spaced at 2.5 cm, and concrete with coconut coir fibers spaced at 5 cm. Flexural tensile strength testing was carried out at the age of 28 days using the two-point loading method in accordance with SNI 4431:2011.The results indicate that the addition of horizontally arranged coconut coir fibers significantly increases the flexural tensile strength of concrete. Concrete with a fiber spacing of 2.5 cm showed an increase in flexural tensile strength of 47.6% compared to normal concrete, while concrete with a fiber spacing of 5 cm exhibited an increase of 13.9%. Closer fiber spacing provides a more optimal improvement in flexural tensile strength due to the ability of the fibers to restrain and distribute tensile stresses within the concrete. This study demonstrates that coconut coir fiber has strong potential as an environmentally friendly and sustainable concrete admixture
EVALUASI PENGARUH POLIMER TERHADAP KUAT TEKAN BETON DAN STABILISASI TANAH PADA APLIKASI PERKERASAN KAKU Lirawati, Lirawati; Syukur, Muhammad; Faredzi, Muhammad Agisna
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i2.5205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara eksperimental pengaruh penambahan polimer terhadap kinerja mekanik beton dan efektivitasnya dalam stabilisasi tanah untuk aplikasi perkerasan kaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan laboratorium dengan membandingkan beton normal (BN) mutu rencana 20 MPa dan beton modifikasi polimer pada variasi 2,5%–20%, serta pengujian tanah yang distabilisasi polimer pada tiga jenis tanah berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal mampu mencapai kuat tekan rata-rata 20,911 MPa pada umur 28 hari, sementara penambahan polimer justru menyebabkan penurunan kuat tekan secara signifikan hingga 72,11% pada variasi 20%. Fenomena ini mengindikasikan bahwa dalam sistem semen, polimer cenderung mengganggu proses hidrasi dan pembentukan struktur mikro C-S-H, sehingga menurunkan kualitas ikatan pasta semen-agregat (Tang et al., 2020). Sebaliknya, pada material tanah, penambahan polimer menunjukkan peningkatan kuat tekan yang signifikan dibandingkan tanah alami, dengan nilai optimum pada tanah campuran polimer sebesar 41 kN, yang menunjukkan peningkatan kohesi melalui mekanisme particle bonding (Consoli et al., 2017). Selain itu, karakteristik agregat dengan nilai absorpsi tinggi (hingga 31,908%) teridentifikasi sebagai faktor kritis yang memengaruhi rasio air-semen efektif dan berpotensi menurunkan performa beton. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan polimer lebih prospektif untuk aplikasi geoteknik non-struktural seperti stabilisasi tanah dan lapisan subgrade, dibandingkan sebagai bahan tambah pada beton struktural, sehingga diperlukan optimasi lebih lanjut terhadap jenis dan kadar polimer untuk mencapai sinergi yang efektif dalam sistem berbasis semen