cover
Contact Name
Fredy Mardiyantoro
Contact Email
fredymardiyantoro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fredymardiyantoro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
E-Prodenta Journal of Dentistry
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 25974912     DOI : -
Core Subject : Health,
E-Prodenta Journal of Dentistry is a journal published by Faculty of Dentistry Universitas Brawijaya Malang. This journal is published periodically every six months. The E-Prodenta Journal of Dentistry presents the latest articles/manuscripts of knowledge, information and development on dental and oral health which are the results of research, review articles, and case reports to support the advancement of science, education, and practice of dentistry.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2024)" : 9 Documents clear
PENGARUH GEL EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP EKSPRESI VEGF PADA PENYEMBUHAN LUKA PASCA PENCABUTAN GIGI TIKUS (Rattus norvegicus) Miftakhul Cahyati; Sari, Dyah Ayu Wulan
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.8

Abstract

Latar belakang: Pencabutan gigi idealnya yakni tanpa menimbulkan rasa sakit dengan trauma sekecil mungkinpada jaringan penyangga, sehingga nantinya luka bekas pencabutan gigi akan dapat sembuh dengan normal.Pembentukan pembuluh darah baru pada proses penyembuhan luka merupakan hal yang sangat penting,prosesnya dirangsang oleh faktor pertumbuhan angiogenik yakni vascular endothelial growth factor (VEGF).VEGF merupakan perangsang angiogenesis yang kuat dan juga dikenal sebagai faktor yang mengaturpermeabilitas pembuluh darah. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak daun kersen terhadap ekspresiVEGF pada proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi tikus. Metode: penelitian ini menggunakan desaineksperimen murni (True experimental) dengan menggunakan rancangan penelitian “Post Test Only RandomizedControl Design” di Laboratorium secara in-vivo. Hewan coba tikus (Rattus norvegicus) yang digunakan sebanyak30 ekor dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang tidak diberi gel ekstrak daun kersen/kelompok kontrol(K3, K5, K7) dan kelompok yang diberi gel ekstrak daun kersen/kelompok perlakuan (P3, P5, P7), dilakukandekaputasi pada hari ke-3, ke-5, dan ke-7. Dilakukan pengambilan jaringan keras dan pembuatan preparat,selanjutnya preparat dilakukan pewarnaan Imunohistokimia indirect. Ekspresi VEGF diamati menggunakanmikroskop cahaya dengan perbesaran 400x pada 5 lapang pandang. Hasil: Uji One way ANOVA menunjukkanterdapat perbedaan jumlah ekspresi VEGF antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Uji Post HocHSD Tukey membuktikan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.Ekspresi VEGF pada kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang signifikan pada hari ke-3 (P3). Pada hari yangsama tiap kelompok selalu terjadi peningkatan jumlah rata-rata ekspresi VEGF, yaitu kelompok perlakuan selalulebih tinggi dari kelompok kontrol. Kesimpulan: Pemberian gel ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.)berpengaruh terhadap ekspresi VEGF pada penyembuhan luka pasca pencabutan gigi tikus (Rattus norvegicus).
Efektivitas Kasein Susu Kambing Peranakan Etawa Terhadap Penutupan Tubulus Dentin Pada Gigi Sulung Viranda Sutanti; Novritasari, Alma Dwininta
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.9

Abstract

Latar Belakang: Hipersensitif dentin digambarkan sebagai rasa nyeri tajam yang timbul atas responterhadap stimulus dan terjadi karena adanya pergerakan cairan intratubuler dentin. Susu kambingPeranakan Etawa (PE) memiliki kandungan kasein yang dapat melepaskan ion peptida bioaktif untukmengendapkan kalsium sehingga membentuk lapisan yang mengisi permukaan intratubulerdentin.Tujuan: Mengetahui efektivitas kasein susu kambing PE yang dibuat dalam bentuk sediaan gelterhadap penutupan tubulus dentin pada gigi sulung secara in vitro. Metode: Desain penelitian iniadalah one group pretest-posttest with control group design. Pengamatan tubulus dentin dilakukandibawah Scanning Electron Microscope (SEM). Gel kasein susu kambing PE yang diuji memilikikonsentrasi 2,5%, 5%, 10%, dan 20%. Hasil: Pada penelitian ini, berdasarkan uji analitik paired Ttest dan ANOVA didapatkan peningkatan skor penutupan tubulus dentin secara signifikan (p<0,05)pada sebelum dan sesudah perlakuan dengan masing-masing konsentrasi gel kasein susu kambing PE.Semakin tinggi konsentrasi gel kasein menunjukkan semakin tinggi skor penutupan tubulus dentin.Kesimpulan: Gel kasein susu kambing PE terbukti efektif dalam penutupan tubulus dentin pada gigisulung.
SINTESIS NANOHIDROKSIAPATIT TURUNAN CANGKANG TELUR SEBAGAI PENGGANTI CANGKOK UNTUK REGENERASI TULANG DALAM KEDOKTERAN GIGI: STUDI LITERATUR Wardani, Sinta Candra; Rujati, Binar; Nuraprilla, Efourtharista; Junivianti, Hana Salsabila; Wibowo, Marchella Anestya; Rahmatina, Sania Putri
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.7

Abstract

Latar belakang: Kerusakan tulang yang disebabkan oleh trauma dan penyakit memiliki kemampuanterbatas untuk memperbaiki diri sendiri. Banyak peneliti telah mencoba untuk memperbaiki jaringantulang yang rusak dan mengembalikan fungsi melalui penggunaan biomaterial sel. Cara yang efektifuntuk mengatasi kebutuhan ini adalah melalui grafting yang dirancang untuk membantu regenerasitulang. Tujuan: Melihat keberhasilan sintesis nano hidroksiapatit cangkang telur sebagai bahan graftdalam regenerasi tulang. Metode: Literatur diperoleh dari database antara lain PubMed, ScienceDirect,ARC Journal of Dental Science dan Google Scholar. Jurnal yang digunakan pada penulisan inimerupakan jurnal yang diterbitkan 10 tahun terakhir, jurnal berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia,literature teks lengkap berupa original research, review, dan case report. Hasil: Didapatkan 12 artikeldari hasil pencarian literatur. Nano hidroksiapatit yang disintesa dengan berbagai metode dari cangkangtelur telah diuji karakterisasinya serta aplikasinya baik secara in vitro maupun secara klinis.Kesimpulan: Sintesis cangkang telur nano hidroksiapatit berpotensi baik sebagai pilihan bahanpengganti graft untuk meregenerasi tulang khususnya di kedokteran gigi.
Peran nanohidroksiapatit pada penyembuhan tulang alveolar dalam kedokteran gigi: Studi Tinjauan Literatur Agustine Hanafi Putri; Chung Ji Na; Anggiona Dwi Nawang Sasi; Ningtyas, Devi Cahaya; Natasya Putri Kay Allif; Achmad Zulfarhan Zaky Pahlevi
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.5

Abstract

Latar Belakang: Nanohidroksiapatit merupakan salah satu bentuk aplikasi nanoteknologi yangmemiliki potensi dalam kedokteran gigi salah satunya sebagai bahan cangkok karena kemiripankomposisi kimianya dengan komponen bahan tulang dan gigi manusia. Nanohidroksiapatit dapatmenstimulasi penyembuhan tulang dan mendorong aktivitas osteoblastik. Tujuan: Mengetahui perannanohidroksiapatit terhadap penyembuhan tulang alveolar. Metode: Literature review denganmelakukan pencarian artikel berdasarkan kata kunci melalui beberapa database, selanjutnya artikeldiseleksi menggunakan metode PRISMA. Hasil: Berdasarkan 50 artikel yang dianalisis, diketahui bahwananohidroksiapatit berperan terhadap penyembuhan tulang alveolar. Kesimpulan: Nanohidroksiapatitmemiliki manfaat yang sangat menjanjikan dalam kedokteran gigi, khususnya dalam regenerasi tulangalveolar. Nanohidroksiapatit merupakan bahan yang relatif baru dan penerapannya dalam kedokterangigi harus diteliti lebih lanjut.
Mengembalikan Senyum Porselen Anda: Panduan Perbaikan Intraoral untuk Gigi Tiruan Cekat Porcelain Sarwono, Aditya Pratama; Emeralda, Maria Verena; Tandjaja, Cynthia
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.4

Abstract

Background: Porcelain or ceramic-based materials are popular in dentistry due to their aesthetic appeal andbiocompatibility. However, chipping or fractures in fixed partial dentures can disrupt aesthetics and functionality.Intraoral repair offers a cost-effective and time-saving solution. Objective: This study aims to guidepractitioners in managing chipping crowns, saving time and costs while ensuring satisfactory outcomes forpatients. Method: The review included articles on intraoral repair of porcelain fixed partial dentures, publishedin peer-reviewed journals, available in English, and including clinical trials, case reports, and reviews. Exclusionswere non-dental studies, non-English articles, and studies focusing on temporary restorations. Data on theetiology of chipping, necessary tools, and management steps were collected. Result: Porcelain Fused to Metal(PFM) denture repairs are difficult due to color matching and procedural complexity. Repairing Lithium Disilicatedentures is moderately challenging, requiring meticulous surface preparation. The most complex repairs are forZirconia-based prostheses, needing specialized equipment and advanced techniques for a durable bond.Conclusion: Intraoral repair techniques provide a quick, precise, and comfortable solution for patients.Understanding the stages of intraoral repair allows clinicians to achieve optimal functional and aesthetic results.Clinicians should evaluate their expertise and resources to select the appropriate technique, with compositeresin repairs being the easiest and Zirconia-based repairs the most challenging. This method helps deliver quickand satisfying results, enhancing the longevity and aesthetics of fixed porcelain dentures.
Hubungan Direct Breastfeeding Kurang Dari Dua Tahun dengan Risiko Maloklusi Pada Gigi Desidui Kurniawati, Sari; Widodorini, Trining; Silviana, Nur Masita; Damaryanti, Endah; Al Magfiroh, Miftahur Rohmah
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.6

Abstract

Latar Belakang: Maloklusi gigi desidui dapat disebabkan aktivitas oral. Direct breastfeeding kurangdari dua tahun dapat mengganggu perkembangan rahang dan meningkatkan non-nutritive sucking habityang merupakan predisposisi maloklusi gigi desidui. Tujuan: Mengetahui apakah terdapat hubungandirect breastfeeding kurang dari dua tahun dengan risiko maloklusi pada gigi desidui. Metode: Metodetinjauan literatur yang digunakan oleh peneliti adalah penelusuran yang bersumber pada databaseelektronik menggunakan PRISMA-P (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-AnalysisProtocols). Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan 20 penelitian yang dianalisis, memberikan hasilbahwa direct breastfeeding kurang dari dua tahun secara signifikan memiliki hubungan dengan oklusigigi desidui dan meningkatkan risiko maloklusi gigi desidui. Kesimpulan: Direct breastfeeding kurangdari dua tahun memiliki hubungan positif dan signifikan dengan risiko maloklusi pada gigi desidui,semakin tinggi direct breastfeeding kurang dari dua tahun, maka semakin tinggi risiko maloklusi gigidesidui, dan juga sebaliknya.
Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea) terhadap Bakteri Porphyromonas gingvivalis Sinaga, Nadya Atalia; Kurnia, Calvin; Sugiaman, Vinna Kurniawati
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.2

Abstract

Pendahuluan: Periodontitis merupakan penyakit inflamasi yang disebabkan oleh infeksi jaringan pendukunggigi. Salah satu bakteri yang terdapat dalam penyakit periodontitis adalah Porphyromonas gingivalis (P.gingivalis) yang dapat menghancurkan jaringan pendukung gigi. Bunga telang (Clitoria ternatea) memilikikandungan biologi aktif seperti flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, dan tanin yang memiliki sifatantibakteri, antioksidan, antidiabetes, dan antiinflamasi. Tujuan: untuk mengetahui efek antibakteri ekstraketanol bunga telang terhadap P. gingivalis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram padamedia Mueller Hinton Agar (MHA) yang dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan, kemudian dilakukan pengukurandiameter zona hambat menggunakan jangka sorong. Analisis statistik pada penelitian ini dilakukanmenggunakan Analisys of Vanians (ANOVA). Hasil: rata-rata daya hambat pertumbuhan P. gingivalis tertinggipada kelompok kontrol positif sebesar 27,70mm dan berbeda signifikan dengan daya hambat pada konsentrasi25%, 50%, 75%, dan 100%. Rata-rata tertinggi kedua terjadi pada kelompok dengan konsentrasi 100%sebesar 23,70%, diikuti berturut-turut oleh kelompok dengan konsentrasi 75% sebesar 19,47mm, konsentrasi50% sebesar 16,72% dan konsentrasi 25%. Kesimpulan: ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea)dapat menghambat pertumbuhan P. gingivalis pada konsentrasi 100% dengan hasil rata-rata diameter zonahambat sebesar 23,067%.
PENGARUH PRA-PERLAKUAN DENTIN DENGAN BERBAGAI SENYAWA FLAVONOID DAN AGEN REMINERALISASI YANG BERBEDA TERHADAP KUAT REKAT RESIN KOMPOSIT-DENTIN: TELAAH PUSTAKA Putri, Shahnaz; Eriwati, Yosi Kusuma
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.3

Abstract

Latar Belakang: Ketahanan kuat rekat resin komposit-dentin yang karies menjadi permasalahan dikarenakan terjadidemineralisasi parsial oleh enzim kolagenolitik yaitu matrix metalloproteinases (MMPs). Enzim MMPs dapatmengakibatkan degradasi matriks kolagen pada lapisan hibrida. Maka dilakukan pra-perlakuan dentin menggunakanagen pengikat silang eksogen berupa larutan flavonoid sebagai inhibitor MMPs. Selain itu, dapat juga menggunakanagen remineralisasi pada dentin yang karies sebagai pra-perlakuan untuk meningkatkan kuat rekatnya. Tujuan:Mengevaluasi pengaruh pra-perlakuan dentin menggunakan berbagai senyawa flavonoid, agen remineralisasimaupun kombinasi keduanya terhadap kuat rekat resin komposit-dentin. Metode: Gigi premolar atau molar padapermukaan dentin diaplikaskan pra-perlakuan (flavonoid, agen remineralisasi dan kombinasi) selama 1 menitsebelum aplikasi material adhesif lalu dievaluasi dengan uji kuat rekat tarik mikro. Pembahasan: Peningkatan kuatrekat resin komposit-dentin pada uji kuat rekat Tarik mikro kelompok yang diberikan pra-perlakukan dentindibandingkan tanpa pra-perlakuan karena senyawa flavonoid mengikat kolagen fibril agar tidak dapat terdegradasioleh enzim MMPs. Lalu agen remineralisasi juga menginduksi mineral apatit baru yang meningkatkan kuat rekatdentin. Kesimpulan: Pengaruh pra-perlakuan dentin menggunakan berbagai senyawa flavonoid dan agenremineralisasi dapat meningkatkan kuat rekat resin komposit-dentin yang telah yang mengalami karies (cariesaffected dentin/CAD).
EFEKTIVITAS PASTA KASEIN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP PENINGKATAN KADAR KALSIUM DAN FOSFOR GIGI PERMANEN Edina Hartami; El Milla, Lalita; Sutanti, Viranda; Khoerunnisa, Widyana
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2024.008.01.1

Abstract

Latar Belakang : Gigi dapat mengalami kondisi kehilangan mineral yang merupakan bahan penyusungigi. Casein Phosphopeptide-Amorphous Calcium Phophate (CPP-ACP) dapat mempertahankan ionkalsium dan fosfat di permukaan gigi untuk menjaga keadaan netral pada enamel sehingga fungsi buffersaliva tetap terjaga dan mendorong proses remineralisasi. Susu kambing PE mengandung kasein yangdapat melepaskan Casein phosphopeptide (CPP) yang nantinya akan berikatan dengan kalsium danfosfat pada gigi kemudian membentuk amorf calcium-phosphate (ACP) lalu terstabilkan menjadi CPPACP. Tujuan : Membuktikan efektivitas pasta kasein susu kambing PE terhadap peningkatan kadarkalsium dan fosfor gigi permanen. Metode : Permukaan bukal sampel gigi permanen diulasi denganpasta kasein susu kambing PE dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan didiamkan selama 5 menit.Setelah itu, sampel direndam dalam saliva buatan dan disimpan dalam incubator selama 24 jam padasuhu 37°C selama 14 hari. Pengujian kadar kalsium dan fosfor gigi permanen dilakukan menggunakanX-ray Fluorescence (XRF). Hasil : Uji perbandingan menunjukkan terdapat perbedaan peningkatankadar kalsium (sig<0.05) dan tidak terdapat perbedaan peningkatan kadar fosfor (sig>0.05).Kesimpulan : Pasta kasein susu kambing PE 10% efektif meningkatkan kadar kalsium gigi permanen,tetapi tidak efektif meningkatkan kadar fosfor gigi permanen.

Page 1 of 1 | Total Record : 9