cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,942 Documents
COGNITIVE RESPONSE OF FOURTH SEMESTER ENGLISH EDUCATION STUDENTS CLASS D ON THE NARRATIVE OF DOLPHIN INTELLIGENCE ON SOCIAL MEDIA Muziatun Muziatun; Nurul Ainun A.Dj. Panua; Fadlan Kaharu; Novira Nento; Indri Hamida Ntuna; Gusti Ngurah Ariawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60638

Abstract

Social media has become an important source of information for students, influencing how they understand and interpret various topics. One type of content that frequently attracts attention is information about intelligent animals, particularly dolphins. This study aimed to explore the cognitive responses of fourth-semester students of English Education Class D toward content about dolphin intelligence on social media. This study employed a descriptive qualitative method. The participants consisted of nine fourth-semester student of English Education Class D. Data were collected through semi-structured interviews after watched social media content about dolphin intelligen. Data were collected after participants watched dolphin-related content on social media platforms such as TikTok and YouTube. The findings showed that students demonstrated various cognitive responses, including understanding, interpreting, evaluating, and connecting the information with their prior knowledge. Most participants perceived dolphins as intelligent animals based on the information and visual evidence presented in the content. The narratives and visuals shared through social media influenced how students constructed their understanding of animal intelligence and formed their opinions about dolphins. The study concludes that social media content plays a significant role in shaping students’ cognitive responses and influencing the way they process information.
OPTIMALISASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA: STUDI KASUS DI SMPIT MANARUL ICHSAN Okta Rosfiani; Muhammad Naufal Rifaldi; Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien; Ghaizalfa Humairoh Naqiya; Zahra Ahlia; Tasya Hanifa; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila pada jenjang Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT). Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pemahaman mendalam mengenai bagaimana sekolah berbasis keislaman mengintegrasikan kerangka kurikulum nasional dengan nilai-nilai keagamaan dalam membentuk enam dimensi profil pelajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal yang dilaksanakan di SMPIT Manarul Ichsan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara berjenjang kepada guru, siswa, dan orang tua melalui in house training, pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, serta seminar parenting. Dimensi bergotong royong dioptimalkan melalui pembelajaran berbasis proyek berupa bakti sosial, sedangkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia diperkuat melalui kegiatan tahfiz dan salat duha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi Kurikulum Merdeka di sekolah Islam terpadu memerlukan integrasi epistemologis antara nilai keislaman dan kerangka profil pelajar Pancasila yang didukung kepemimpinan visioner dan keterlibatan orang tua.
KETIKA DIGITALISASI PENDIDIKAN DIPERTANYAKAN: ANALISIS PENGAWASAN PEMERINTAHAN DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI CHROMEBOOK KEMENDIKBUDRISTEK Nazharra Nurazka Mutaqin; Vianca Ayla Richy; Bahagia Nadia Rachmawati; Ivan Darmawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60761

Abstract

Pengawasan merupakan salah satu fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan bahwa kebijakan dan penggunaan anggaran negara dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi perhatian publik karena melibatkan anggaran yang sangat besar dalam program digitalisasi pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pengawasan pemerintahan dalam kasus tersebut serta mengidentifikasi kelemahan sistem pengawasan yang memungkinkan terjadinya dugaan penyimpangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis dokumen, regulasi, jurnal ilmiah, dan pemberitaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program belum berjalan optimal. Selain itu, transparansi kebijakan, manajemen risiko, dan koordinasi antar-lembaga pengawas masih memerlukan penguatan. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas pengawasan internal dan eksternal menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan mencegah terjadinya korupsi pada program strategis nasional.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN OPERASIONAL WARJO NUSANTARA BERBASIS WEB Lia Kartika; Nikmah Azizah; Binta Aulia Putri; Ammar Abiyu Akbar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60762

Abstract

Warjo Nusantara merupakan usaha kuliner yang masih melakukan pengelolaan operasional, seperti presensi karyawan, penggajian, pengelolaan stok bahan baku, dan penyusunan laporan keuangan secara manual menggunakan Spreadsheet. Kondisi tersebut menyebabkan berbagai permasalahan, antara lain duplikasi data, kesalahan pencatatan, keterlambatan penyampaian informasi, serta kesulitan dalam melakukan pemantauan operasional secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Operasional berbasis web yang mampu mengintegrasikan seluruh proses operasional dalam satu sistem. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang terdiri dari atas tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan Laravel sebagai framework dan MySQL sebagai basis data. Fitur utama yang tersedia meliputi pengelolaan data karyawan, presensi, penggajian, manajemen persediaan bahan baku, serta kelola keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat proses pemantauan, operasional, dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan. Berdasarkan hasil Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT), seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dapat mendukung pengambilan keputusan manajemen secara lebih efektif
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI TEKNIK DASAR PASSING CHEST PASS BOLA BASKET PADA MURID KELAS X.3 SMA NEGERI 7 DENPASAR Ketut Gede Darma Putra; I Made Satyawan; Made Agus Wijaya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang mana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas murid kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar yang berjumlah 37 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar PJOK siswa pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil belajar siswa, yang mana aspek pengetahuan meningkat dari 51% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II, serta pada aspek keterampilan dari 27% pada siklus I meningkat menjadi 89% pada siklus II. Selain itu, kemampuan siswa dalam memahami materi dan melakukan teknik passing chest pass juga meningkat pada setiap siklus pembelajaran. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pemecahan masalah sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berpusat pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi teknik dasar passing chest pass bola basket siswa kelas X.3 SMA Negeri 7 Denpasar.
EVALUASI PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TINGKAT MENENGAH ATAS: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Tri Budi Angantyo; Hendro Prasetyono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60775

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) semakin digunakan untuk menghubungkan konsep fisika dengan perancangan, penyelidikan, dan pengembangan produk autentik, tetapi hasilnya bervariasi menurut konteks dan desain evaluasi. Kajian literatur sistematis ini mengidentifikasi pola implementasi, dampak pembelajaran, kondisi pendukung, dan kesenjangan penelitian PjBL pada fisika tingkat menengah atas yang terbit tahun 2020 sampai 24 Juni 2026. Penelusuran dan verifikasi metadata dilakukan melalui Google Scholar, Garuda/SINTA, DOAJ, Crossref, serta laman resmi jurnal atau penerbit dengan mengikuti prinsip PRISMA 2020. Dari 52 rekaman yang ditemukan, 40 rekaman unik disaring, 28 teks lengkap dinilai, dan 20 artikel jurnal primer dianalisis. Sintesis deskriptif dan tematik menunjukkan kecenderungan positif pada hasil belajar kognitif, pemahaman konsep, berpikir tingkat tinggi dan kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, motivasi, serta keterampilan proses sains. Implementasi yang lebih kuat memadukan masalah fisika autentik, tonggak kerja yang eksplisit, scaffolding guru, umpan balik iteratif, dan asesmen proses sekaligus produk. Namun, sampel kecil atau satu lokasi, intervensi singkat, instrumen yang tidak seragam, pelaporan kualitas proyek yang terbatas, serta tuntutan waktu dan fasilitas membatasi klaim kausal dan generalisasi. PjBL yang efektif memerlukan pengelolaan proyek terstruktur, penguatan konsep, akses teknologi yang adil, dan asesmen multimodal.
EVALUASI PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL GOAL-ORIENTED EVALUATION DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Shofina Hajar Birlanti; Hendro Prasetyono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60776

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMP memiliki peran strategis dalam mengembangkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, dan sikap ilmiah siswa. Namun, evaluasi pembelajaran IPA selama ini cenderung berfokus pada hasil kognitif akhir tanpa menelaah secara sistematis keselarasan antara tujuan, proses, dan capaian pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran IPA di SMP dengan menggunakan Model Goal-Oriented Evaluation (GOE) yang dikemukakan oleh Ralph W. Tyler. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melibatkan dua orang guru IPA dan 80 siswa kelas VIII di salah satu SMP negeri di Jakarta Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran, serta tes hasil belajar. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan validasi data melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GOE mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai pencapaian tujuan pembelajaran IPA, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan antara tujuan yang dirumuskan dengan hasil yang dicapai. Capaian siswa pada ranah kognitif mencapai 75%, psikomotorik 68%, dan afektif 70%. Namun, keterampilan berpikir tingkat tinggi, kemampuan merancang eksperimen, serta sikap kritis ilmiah masih memerlukan penguatan. Hambatan utama meliputi keterbatasan sarana laboratorium, waktu praktikum, dan instrumen penilaian afektif yang belum terperinci. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru dalam merumuskan tujuan dan instrumen evaluasi yang komprehensif, penguatan fasilitas praktikum, serta pengembangan panduan evaluasi berbasis GOE yang lebih operasional. Model GOE terbukti relevan sebagai kerangka evaluasi yang sistematis dan akuntabel dalam mendukung perbaikan kualitas pembelajaran IPA di era Kurikulum Merdeka
MANAJEMEN SARANA PRASARANA SEBAGAI STRATEGI BRANDING MADRASAH: STUDI KASUS MTS MATHALIBUL HUDA MLONGGO Nurul Fitria; Sukarman Sukarman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60777

Abstract

Persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin kompetitif menuntut madrasah untuk memiliki strategi yang mampu meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang efektif sebagai bagian dari upaya branding lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sarana dan prasarana pendidikan sebagai strategi branding madrasah dalam meningkatkan penerimaan peserta didik baru di MTs Mathalul Huda Mlonggo Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan manajemen sarana dan prasarana, branding pendidikan, dan penerimaan peserta didik baru. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menginterpretasikan berbagai temuan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan secara terencana melalui kegiatan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan evaluasi mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah. Selain berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, sarana dan prasarana juga berperan sebagai instrumen branding yang membentuk citra positif lembaga di mata masyarakat. Keberadaan fasilitas yang memadai, lingkungan belajar yang nyaman, serta fasilitas pembelajaran yang representatif menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan orang tua dalam memilih madrasah. Pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif terbukti dapat meningkatkan daya tarik lembaga dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan peserta didik baru. Namun demikian, upaya tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pendanaan, kebutuhan pemeliharaan fasilitas yang berkelanjutan, dan tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, tetapi juga merupakan strategi branding yang efektif dalam meningkatkan daya saing madrasah dan penerimaan peserta didik baru. Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan strategi pemasaran pendidikan guna memperkuat citra serta keunggulan kompetitif madrasah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK KETERAMPILAN GERAK DASAR DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA MURID KELAS V DI SD N 2 PENARUNGAN I Putu Erwin Wita Dharma; I Made Satyawan; Made Agus Wijaya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi keterampilan gerak dasar permainan sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada murid kelas V SD Negeri 2 Penarungan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 murid yang terdiri atas 10 murid laki-laki dan 5 murid perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pengetahuan dan observasi keterampilan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan hasil belajar PJOK secara signifikan. Ketuntasan hasil belajar pada aspek pengetahuan meningkat dari 53,3% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, sedangkan aspek keterampilan meningkat dari 46,6% menjadi 100%. Secara klasikal, ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 40% pada kondisi awal menjadi 46,6% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model TGT mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, kompetitif, dan menyenangkan melalui kegiatan diskusi kelompok, permainan, turnamen, serta pemberian penghargaan. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi keterampilan gerak dasar permainan sepak bola di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI RENANG GAYA BEBAS PADA PESERTA DIDIK KELAS X.2 SMA NEGERI 7 DENPASAR I Komang Yogi Mahendra Putra; I Gede Suwiwa; Ni Luh Putu Spyanawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60779

Abstract

Jenis penelitian yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X.2 di SMA Negeri 7 Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 39 peserta didik yang terdiri dari 17 putra dan 22 putri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Problemt Based Learning yang dilakukan dalam 2 siklus, hasil siklus I pada aspek pengetahuan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar (49%) dan pada aspek keterampilan peserta didik mendapatkan kategori tuntas sebesar (18%) Setalah diberikan siklus II pada aspek pengetahuan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar (87%) dan pada aspek keterampilan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar (82%). Berdasarkan hasil diatas menunjukan bahwa penerapan model pembelajarn Problem Based Learning ini dapat meningkatkan hasil belajar renang gaya bebas terhadap peserta didik kelas X.2 SMA Negeri 7 Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026.