cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 516 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur Nastiti, Revy Putri; Pulungan, Rafiah Maharani; Iswanto, Acim Heri
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2021): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i1.219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana banjir di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study, teknik pengambilan data secara purposive sampling dengan besar sampel 84 responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 66,7% masyarakat tidak siap menghadapi bencana banjir di wilayah Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur tahun 2020. Berdasarkan analisis statistik chi square, terdapat faktor yang berhubungan terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana banjir, yaitu variabel persepsi terhadap risiko bencana banjir dengan p value 0,021; variabel jenis kelamin dengan p value 0,002, dan variabel pendidikan dengan p value 0,001. Peneliti menyarankan agar masyarakat menerapkan perilaku kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir sesuai dengan anjuran BNPB
Sediaan “RAJALOM” (Ramuan Jamu Lombok) terhadap Kadar Asam Urat Plasma dan Gambaran Histopatologi Aorta Rattus novergicus: "RAJALOM" (Herb Herbal Lombok) Levels of Plasma Gout and Picture Histopathology Aortic Rattus novergicus Diarti, Maruni Wiwin; Rohmi, Rohmi; Jiwintarum, Yunan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.222

Abstract

Hiperurisemia penyebab radang sendi memerlukan penatalaksanaan pengobatan menggunakan bahan-bahan alam. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji aktivitas ramuan khas Lombok RAJALOM terhadap kadar asam urat pada plasma dan urin serta mempengaruhi gambaran histopatologi aorta pada hewan coba Rattus novergicus dengan hiperuricema diinduksi diet tinggi kolesterol dan purin. Penelitian ini menggunakan hewan coba Rattus norvegicus yang diinduksi dengan diet tinggi purin dan koleterol dikombinasi potasium oksanat IP 42 mg/200 kkBB tikus. Tikus putih dibagi menjadi 8 kelompok. Tikus putih hiperurecemia diberikan perlakuan pemberian aquades per sonde untuk kelompok kontrol negatif, alopurinol 1,8 mg/200gram BB Tikus untuk kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan diberikan ramuan khas Lombok RAJALOM. Pada akhir perlakuan diambil sampel darah, urin dan aorta untuk pemeriksaan kadar asam urat plasma, kadar asam urat urin dan gambaran histopatologi aorta. Hasil penelitian pemberian ramuan jamu dari Lombok RAJALOM selama 7 dan 14 hari mampu menurunkan kadar asam urat plasma hewan coba dengan rentang antara dan 45,7 %- 77,27 %, sedangkan pada kelompok kontrol positif / Allopurinol mampu menurunkan sampai dengan 86 % pada hari ke 14. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelompok perlakuan terhadap kadar asam urat plasma hewan coba pada hari ke 7 dan hari ke 14.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar asam urat sebelum perlakuan dengan sesuadah perlakuan pada semua kelompok penelitian. Pemberian induksi dengan pakan tinggi lemak/purin selama 3 minggu pada hewan coba tikus (Rattus Novergicus) tidak menimbulkan terbentuknya plak aterosklerosis. Kesimpulan pemberian ramuan jamu dari Lombok RAJALOM selama 7 dan 14 hari mampu menurunkan kadar asam urat plasma hewan.
Penerapan Swedish Massase dengan Menggunakan Minyak Zaitun terhadap Risiko Kerusakan Integritas Kulit pada Asuhan Keperawatan Pasien dengan Kasus Stroke: Implementation of Swedish Massage using Olive Oil to the Risk of Skin Integrity Damage in Patient Nursing Caring with Stroke Dewi, Dewi Nurviana Suharto; Manggasa, Dafrosia Darmi; Agusrianto, Agusrianto; Suharto, Vita Fadila
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.224

Abstract

Stroke merupakan deficit neurologis akibat ketidakefektifan sirkulasi darah otak dikarenakan adanya iskemia atau hemoragik. Defisit neurologis yang dialami pasien stroke secara langsung akan menimbulkan masalah hemiparese. Hemiparese akan menyebabkan pasien mengalami imobilisasi. Imobilisasi menyebabkan pasien beresiko untuk mengalami luka tekan. Perawatan kulit dengan massage merupakan salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk mencegah terjadinya luka tekan. Salah satu tehnik massage yang sering digunakan adalah Swedish massage dengan menggunakan minyak zaitun. Tujuan penelitian adalah untuk Mengetahui Kefektifan Penerapan Swedish Massase dengan Olive Oil terhadap Resiko Kerusakan Integritas Kulit pada Asuhan Keperawatan Pasien dengan Kasus Stroke di RSUD Poso. Metode Penelitian adalah Studi Kasus. Subjek adalah pasien stroke dengan imobilisasi. Hasil pengkajian yang didapat yaitu kelemahan badan sebelah kanan, seluruh aktivitas dibantu. Diagnosa yang ditegakan hambatan mobilitas fisik. Intervensi yang disusun yaitu menejeman area penekanan. Implementasi yaitu pemberian tindakan Swedish Massase dengan Olive Oil 2 kali sehari selama 6 hari, dengan masalah resiko kerusakan integritas kulit nilai 1 (tidak terjadi). Setelah dilakukan tindakan Swedish massase dengan olive oil selama 5 hari masalah risiko kerusakan integritas kulit teratasi dengan kriteria, integritas kulit utuh, perfusi jaringan baik, suhu dan kelembaban kulit terjaga. Diharapkan tindakan Swedish massase dengan olive oil dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan terprogram untuk mencegah resiko kerusakan integritas kulit pada pasien stroke di RSUD Poso.
Hubungan Dimensi Kepribadian Extraversion dan Openness dengan Keaktifan Kader Posyandu: The Correlation of Extraversion Personality Dimension and Openness with the Activeness of Posyandu Cadres Narsih, Umi; Rohmatin, Homsiatur; Widayati, Agustina
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.240

Abstract

Kader posyandu merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai peran sebagai motivator, pendidik dan membantu petugas kesehatan agar kesehatan masyarakat dapat tercapai termasuk menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kader posyandu yang tidak aktif dapat menyebabkan penurunan AKI dan AKB menjadi tersendat. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari dimensi kepribadian extraversion dan openness dengan keaktifan kader posyandu. Metode penelitian menggunakan crosssectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan Probolinggo sebesar 370 orang. Pengambilan sampel secara random sampling, diperoleh sampel sebesar 192 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader posyandu mempunyai dimensi kepribadian extraversion yang rendah dan openness yang sedang serta tidak aktif dalam kegiatan posyandu. Ada hubungan antara dimensi kepribadian extraversion dan openness dengan keaktifan kader posyandu.
Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Operator SPBE PT Putra Arba Mandiri: Risk Factors for Fatigue among SPBE Operators of PT Putra Arba Mandiri Politon, Fellysca V. M.; Christine, Christine
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.244

Abstract

Kelelahan kerja merupakan stress yang banyak dirasakan oleh pekerja dalam bidang pelayanan terhadap manusia lainnya, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, kepolisian, keagamaan. Suatu study mengenai kesehatan mental pekerja menemukan bahwa orang-orang yang mengalami perasaan tidak simpatik terhadap kliennya atau konsumen yang dilayaninya kepada rekan kerjanya dapat menciptakan suasana negatif diantara satuan kerja tersebut. Tujuan diketahuinya faktor risiko kelelahan kerja pada operator SPBE PT putra arba mandiri. Jenis penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh operator SPBE PT Arba Mandiri. Sampel diambil dengan random sampling atau pengambilan sampel secara acak dimana anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel yaitu 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kelelahan kerja tinggi sebanyak 1 responden (2,9%). Kesimpulan kelelahan kerja banyak dialami pada umur >40 tahun sebesar 80%, dengan tekanan darah rendah sebanyak 100% dan indeks massa tubuh yang kurang sebesar 50%. Saran bagi perusahaan diharapkan untuk meningkatkan perhatian bagi kesehatan dan keselamatan para pekerja SPBE dengan berupaya agar pekerja dapat bebas dari alcohol dan bahan psikotropika berbahaya lainnya melalui pelaksanaan medical checkup secara rutin, dan para pekerja disarankan untuk berolahraga untuk menjaga stamina, cuti dan liburan diselenggarakan sebaik– baiknya.
Pengaruh Kombinasi Terapi Akupresur dan Senam Nifas Terhadap Involusi Uteri Pada Ibu Nifas Di Praktik Mandiri Bidan Lailiyana, Lailiyana; Sartika, Yan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2021): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i1.271

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi akupresur dan senam nifas terhadap involusi uteri pada ibu nifas di Praktik Mandiri Bidan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain kuasi eksperimen. Sampel berjumlah berjumlah 45 orang ibu nifas yang diambil dengan teknik incidental sampling dan dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Hasil penelitian didapat bahwa rata-rata tinggi fundus uteri 1 minggu postpartum pada kelompok yang dilakukan kombinasi senam nifas dan akupresur lebih rendah yaitu 2,70 cm (SD=1,236) dibanding kelompok yang dilakukan intervensi akupresur tanpa senam nifas yaitu 3,58 cm (SD=1,269) dan yang dilakukan senam nifas tanpa akupresur yaitu 4,95 cm (SD=1,575). Hasil uji anova pada derajat kepercayaan 95% didapatkan ada perbedaan rata-rata tinggi fundus uteri antara kelompok ibu nifas yang dilakukan intervensi kombinasi akupresur dan senam nifas dengan kelompok yang dilakukan senam nifas tanpa akupresur (p=0,000), ada perbedaan rata-rata tinggi fundus antara kelompok ibu nifas yang dilakukan akupresur dengan kelompok yang dilakukan senam nifas (p=0.023), tidak ada perbedaan rata-rata tinggi fundus antara kelompok ibu nifas yang dilakukan kombinasi akupresur dan senam nifas dengan kelompok yang dilakukan akupresur tanpa senam nifas (p=0,195). Kombinasi Terapi akupresur dan senam nifas lebih efektif mempercepat proses involusi
Pengaruh Akupresure untuk Mengurangi Mual Muntah Post Operasi : Literature Revew: Influence of Accupresure to Reduce Post Operative Nausea and Vomiting: Literature Revew Nurmalisa, Baiq Emi; Jurana, Jurana; Nasrul, Nasrul
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.275

Abstract

Mual muntah post operasi merupakan komplikasi yang umum terjadi setelah pasien menjalani operasi baik dengan general, regional maupun lokal anastesi. Penggunaan obat-obatan antiemetik terbukti efektif mengurangi mual muntah akan tetapi beberapa dari jenisnya menimbulkan efek samping. Akupresure dijadikan sebagai alternative pilihan untuk mengurangi insiden mual muntah post operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dan kemananan akupresure P6 untuk mencegah mual muntah post operasi. Elektronik database yang digunakan dalam mencari literature adalah (PubMed), google scholar, NEJM, Proquest mulai tahun 2006-2016. Intervensi yang digunakan adalah akupresure P6. Adapun outcome utama dari penelitian adalah pencegahan mual muntah post operasi. Dari 8 hasil literature yang melibatkan 1638 responeden menunjukkan bahwa akupresure dapat mengurangi mual muntah post operasi dalam waktu dan durasi yang bervariasi.
Faktor Risiko Konsumsi Soft Drink dengan Kejadian Kegemukan pada Remaja di SMK Kristen Bala Keselamatan Palu Faisal, Elvyrah; Anayanti, Ridha
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2021): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i1.279

Abstract

Adolescents are an age group that is prone to nutritional problems including obesity. Adolescent lifestyles that can trigger obesity include the consumption of soft drinks. The highest sweetener content in food and beverages is found in soft drinks, and it accounts for 12% of the total carbohydrate requirement which can trigger obesity. The purpose of this study was to determine the risk factors for soft drink consumption on the incidence of obesity in adolescents at the Vocational High School for Safety in Palu in 2018. This type of research used a case-control study. The sample in this study amounted to 64 people who were divided into 32 cases and 32 controls. A sampling of cases was carried out by the total population. Data collection techniques use digital scales and microtome to determine nutritional status, and the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire form to determine the frequency and level of consumption of soft drinks. The analysis showed that the p-value for the frequency of soft drink consumption was 0.802 and the level for consumption of soft drinks was 0.297, with the OR value for the frequency of consumption of soft drinks = 1.485 and the OR value for the level of consumption = 1.98. The conclusion is that there is no relationship between the frequency of consumption of soft drinks, the level of consumption of soft drinks with the incidence of obesity in adolescents at the Vocational School of Salvation Army Palu. but have a risk respectively 1.485 times and 1.98 times the incidence of obesity. It is recommended that schools pay more attention to the types of drinks that are marketed in the school environment and teenagers are expected to be wiser in choosing snacks.
Status Gizi Baduta dan Grafik Pertumbuhan Anak Usia 0-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan: Nutrition Status of Children Under Two Years of Age and Growth Graph of Children Age 0-23 Months In The Working Area Pantoloan Central of Health Community Kusumawati, Dwi Erma; Latipa, Latipa; Hafid, Fahmi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.289

Abstract

Anak usia di bawah dua tahun (Baduta) sehat jika mereka tumbuh dan berkembang secara memadai. Pertumbuhan anak baduta adalah proses yang dinamis dimana dibutuhkan kurva pertumbuhan sebagai alat pembanding untuk mengetahui pertumbuhannya sesuai usia. Tujuan penelitian untuk mengetahui status gizi dan grafik pertumbuhan anak usia 0-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantoloan. Penelitian deskriptif ini menggunakan data sekunder laporan rutin Puskesmas Pantoloan pada bulan Februari 2020. Sampel adalah seluruh anak baduta usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantoloan sebanyak 319 anak baduta. Status gizi ditentukan dengan indikator berat badan menurut usia (BB/U) serta tinggi badan menurut usia (TB/U) yang dibandingkan dengan standar WHO 2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi menurut indeks Berat badan menurut usia (BB/U) sebagian besar normal (84,6%), Panjang badan menurut usia (PB/U) sebagian besar normal (83,7%), dan berat badan menurut panjang bandan (BB/PB) sebagian besar gizi baik (87,1%). Grafik median berat badan dan panjang badan anak baduta menunjukkan kurva pertumbuhan berada di bawah kurva median standar WHO-Antro mulai usia 9 bulan dan tampak jelas ketika anak masuk usia 20-21 bulan. Kesimpulan pada umumnya status gizi normal dan baik, grafik kurva median anak baduta berada di bawah kurva median standar WHO Antro. Disarankan agar pemantauan pertumbuhan dilakukan untuk mengetahui status gizi anak baduta secara teratur.
Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue Masyarakat Pesisir Sulidah; Damayanti, Ana; Paridah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2021): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i1.355

Abstract

ABSTRAK Kasus Demam Berdarah Dengue terjadi secara hampir merata di seluruh wilayah di Indonesia dan wilayah pesisir memiliki karakteristik yang disenangi nyamuk aedes aegypti berkaitan dengan banyaknya tempat perindukan bagi nyamuk. Pengendalian dan pencegahan DBD dapat dilakukan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan metode 3M, tetapi kajian tentang perilaku pencegahan DBD oleh masyarakat pesisir masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku pencegahan DBD oleh masyarakat pesisir. Metode penelitian berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga di lokasi penelitian yaitu di Tanjung Pasir dan Tanjung Batu yang merupakan wilayah pesisir. Besar populasi 442 KK dengan jumlah jiwa 1.803 orang. Besar sampel 210 KK yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan Cronbach Alpha 0,81. Dari hasil penelitian teridentifikasi 70% masyarakat melakukan pengurasan dengan frekuensi kurang dari semestinya; cara menguras tidak tepat dilakukan oleh 77,6%; sebanyak 41,4% tidak pernah menutup tempat penampungan air dan 34,3% menutup hanya kadang-kadang; 86,7% tidak pernah mengubur benda bekas dan 55,2% melakukan pembuangan sampah yang tidak baik; sebanyak 63,3% memiliki kebiasaan menggantung baju bekas pakai diluar lemari pakaian; dan 83,8% tidak melakukan abatesasi. Perilaku PSN tidak baik dilakukan oleh 61% masyarakat dan 39% yang memiliki perilaku PSN baik. Analisis uji Somers’d diperoleh p<0,05 membuktikan ada hubungan yang bermakna antara perilaku PSN dengan pencegahan DBD. Disarankan pemerintah untuk meningkatkan pemberian pendidikan kesehatan agar pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penularan DBD karena tendahnya perilaku pencegahan DBD masyarakat pesisir. Kata kunci: DBD, perilaku pencegahan, pesisir. ABSTRACT Dengue hemorrhagic fever cases occur almost evenly in all regions in Indonesia and coastal areas have characteristics favored by the Aedes aegypti mosquitoes due to a large number of breeding places for mosquitoes. Control and prevention of dengue can be done through the Mosquito Nests Eradication movement using the 3M method, but studies on dengue prevention behavior by coastal communities are still limited. This study aims to identify its prevention behavior by coastal communities. The research method is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study were all families in the study area as many as 442 households with 1,803 people in the coastal area of Tanjung Pasir and Tanjung Batu. The sample size was 210 households were taken by using a stratified random sampling technique. Data collection used a closed questionnaire with Cronbach Alpha 0.81. From this research, it was identified that 70% of the community carried out draining with less than proper frequency; inappropriate drainage method was performed by 77.6%; 41.4% never closed water reservoirs and 34.3% closed occasionally; 86.7% never bury used objects and 55.2% do bad garbage disposal; 63.3% have the habit of hanging used clothes outside the wardrobe, and 83.8% did not do abatization. 61% of the public had bad eradicating mosquito nests behavior and 39% had good eradicating mosquito nests behavior. The Somers'd test analysis obtained p <0.05 proving that there was a significant relationship between eradicating mosquito nests behavior and the prevention of DHF. It is recommended to the government to increase the provision of health education towards public knowledge and awareness in preventing DHF transmission is due to the low DHF prevention behavior in coastal communities. Keywords: DHF, prevention behavior, coastal.

Page 6 of 52 | Total Record : 516