cover
Contact Name
Gilang Nugraha S.Si., M.Si
Contact Email
cdj2018@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cdj2018@unusa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Community Development Journal
ISSN : 25805282     EISSN : 25805290     DOI : -
Comunity Development Journal adalah kumpulan jurnal pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal" : 61 Documents clear
PELATIHAN PEMBUATAN BEKAL SEHAT SECARA MANDIRIBAGI ANAK USIA SEKOLAH DI SDN MARGOREJO V SURABAYA Dwi Handayani; Novera Herdiani; Friska Ayu
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.027 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.378

Abstract

Keamanan pangan jajanan berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sekolah. Kondisi lingkunganSDN Margorejo V Surabayabanyak terdapat penjual jajanandengan kualitas produk olahannya yang kurang baik. Selain itu masih sedikit anak sekolah yang membawa bekal sendiri dari rumah. Oleh sebab itu, perlu adanya penyuluhan tentang pemilihan jajanan sehat dan pelatihan pembuatan bekal sehat secara mandiri kepada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan menambahpengetahuan dan meningkatkan partisipasi siswa untuk menyediakan bekal sehat secara mandiri. Kegiatan dalam pengabdian masyarakat, yaitu pengukuran pengetahuan sebelum dan sesuda intervensi (pre-post test). Intervensi berupa penyuluhan jajanan. Hasil penilaian pengetahuan peserta sosialisasi (sebelum-sesudah) diketahui sebagian besar para peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai jajanan sehat (56,1%). Setelah itu dilakukan pelatihan pembuatan bekal sehat dan pemberian buku resep menu bekal sehat kepada orang tua. Sebagian besar siswa (89,0%) menyukai metode praktik langsung, karena lebih mudah dipahami dan berkeinginan mencoba membuat bekal sehat bersama orang tuanya di rumah. Pihak sekolah perlu mendukung gerakan membawa bekal sehat melalui kebijakan/peraturan dan pemenuhan fasilitas kantin sehat. Kegiatan tersebut juga perlu didukung oleh partisipasi orang tua.
EDUKASI MAKANAN SEHAT DAN BERGIZI PADA BALITA DI BUNDA DAYCARE SURABAYA DENGAN METODE PERMAINAN Viera Nuriza Pratiwi; Nadia Farhani
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.724 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.380

Abstract

Status kesehatan seorang individu bergantung pada pola makan dan gaya hidupnya. Pola makan yang sehat terutamapada 1000 tahun pertama kehidupan dan masa balita dapat menentukan status kesehatan seseorang dimasa depannya.Oleh karena itu, pola makan sehat harus terbentuk sejak dini agar kebiasaan tersebut dapat berlanjut hingga masa tua.Bayi dibawah lima tahun atau balita dapat mencerna ilmu pengetahuan yang lebih cepat termasuk pengenalan mengenai makanan sehat sejak dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan edukasimengenai makanan sehat dan tidak sehat pada balita di Bunda Daycare Surabaya. Penyuluhan dan edukasi dilaksanakan dengan metode permainan. Survey konsumsi menggunakan food frequency questionnaire. Hal ini dilakukan guna melengkapi data tentang kebiasaan pola makan anak balita. Hasil penyuluhan dan edukasi menunjukkan bahwa balita mampu menyerap informasi mengenai kelompok makanan sehat dan kelompok makanantidak sehat dengan cepat dengan cara bermain. Permainan yang diberikan yaitu berupa tebak gambar jenis-jenismakanan sehat dan tidak sehat. Anak-anak balita mampu menunjukkan beberapa jenis makanan yang diklasifikasikanmakanan sehat dengan icon smile dan beberapa jenis makanan yang dinilai tidak sehat menggunakan icon sad. Edukasigizi menggunakan metode permainan ini dapat diterapkan untuk membentuk pola makan sehat sejak dini, yaitu padausia kurang dari 5 tahun.
MONITORING KADAR GLUKOSA DARAH SEBAGAI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS BAGI MASYARAKAT DESA GELANG, TULANGAN, SIDOARJO Ary Andini; Andreas Putro Ragil Santoso
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.305 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.382

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) monitoring kadar glukosa darah sebagai pencegahan Diabetes Melitus dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018. Kegiatan PkM ini merupakan hasil kerjasama dengan kader kesehatan setempat dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Peserta Pkm diikuti oleh masyarakat umum terutama para Lansia. Pelaksanaan kegiatan PkM dilakukan dalam dua tahapan yaitu pemeriksaan glukosa darah dengan menggunakan Point of Care Testing (POCT) dan konsultasi kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 79% masyarakat memiliki kadar glukosa normal. Namun, masyarakat yang memiliki resiko diabetes (prediabetes) mencapai 19% dan peserta yang terindikasi terkena Diabetes Melitus adalah 2%.
PEMANFAATAN CAKRAM GIZI SEBAGAI UPAYA PEMANTAUAN STATUS GIZI ANAKDI BUNDA DAYCARE Endah Budi Permana Putri; Pratiwi Hariyani Putri
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.146 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.384

Abstract

Anak usia prasekolah (di bawah 7 tahun) merupakan masa usia prasekolah dimana masa kritis dalam pembentukansumber daya yang berkualitas. Pada masa ini anak juga sedang mengalami perkembangan motorik yang pesat termasuk perkembangan motorik halus. Status gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembanganmotorik halus pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuandan keterampilan mengenai pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, dan mengetahui status gizi idealmenggunakan cakram gizi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, simulasi dan tanya jawab. Hasil luarandari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telah dipublikasikan di jurnal dan peningkatanpengetahuan dan pemahaman responden.
DEMO MASAK “OLAHAN SNACK SEHAT BERBAHAN DASAR HERBAL THIBBUNNABAWI” DI RUMAH SINGGAH SEDEKAH ROMBONGAN (RSSR) SURABAYA Yanesti Nuravianda Lestari; Nur Amin
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.98 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.386

Abstract

Pasien yang berada di Rumah Singgah Sedekah Rombongan (RSSR) Surabaya mendapatkan banyak sekali manfaatdan bantuan berupa jasa maupun materi. Salah satu bantuan materi adalah pemberian uang untuk konsumsi setiap hariselama di RSSR. Akan tetapi, pasien dengan berbagai macam penyakit tersebut tidak mengetahui makanan yang baikyang dapat diolah sendiri di dapur yang telah disediakan. Pasien cenderung sering membeli makanan yang sudah jadiuntuk dikonsumsi setiap harinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang variasi pengolahan bahan makanan dengan keterbatasan pilihan akibat kondisi patologis pasien. Metode yangdigunakan adalah ceramah, demo masak (jus kurma, choco majinta dan sushi gandum) dan Tanya jawab. Hasil yang telah dicapai adalah pasien mampu mengetahui dan memahami manfaat variasi pengolahan bahan makanan yang telah didemonstrasikan. Dengan harapan pasien mau merubah perilaku konsumsi makanan yang telah diolah sendiri dengan pengetahuan yang telah dimiliki.
PENGENALAN PERENCANAAN PROGRAM DESA BERBASIS BUKTI DI DESA MURTAJIH KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN Nurul Jannatul Firdausi; Agus Aan Adriansyah
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.877 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.387

Abstract

Desa telah mendapat kewenangan dalam mengatur perkembangan dan pembangunan secara mandiri sejak Undang-Undang No 6 Tentang Desa Tahun 2014 disahkan. Peran pemerintah desa semakin besar sejak pemerintah pusatjuga mengalokasikan dana desa pada tahun 2015. Desa menjadi harapan pemerintah untuk percepatan pencapaianpembangunan nasional. Peran perencanaan berbasis bukti sangat diperlukan oleh desa untuk menjamin ketercapaianefektivitas program sesuai tujuan dan harapan pemerintah serta kebutuhan dan kerentanan masyarakat desa. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan simulasi dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang perencanaan berbasis bukti. Peserta pengabdian masyarakat adalah kader dan perangkat desa. Pengukuran pengetahuan menggunakan pretest-postest dengan aspek yang diukur peran perencanaan terhadap anggaran, proses dan sumber data untuk perencanaan serta pelaksanaan perencanaan dan evaluasi. Hasil postest menunjukkan mayoritas pengetahuan peserta meningkat. Sosialisasi efektif secara statisik dalam meningkatkan pengetahuan peserta (sig. 0,001 < α=0,05).
PENYULUHAN PEMANFAATAN HERBAL MEDICINE DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS BAGI KADER KESEHATAN DI MASYARAKAT DESA GELANG, KECAMATAN TULANGAN, SIDOARJO Devyana Dyah Wulandari; Endah Prayekti
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.937 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.388

Abstract

Masyarakat masih banyak yang belum sadar pentingnya menjaga kesehatan demi mencegah penyakit degeneratif dimasa tua. Apalagi pada jaman sekarang begitu banyak makanan siap saji yang berpotensi menimbulkan banyak penyakit, salah satunya adalah diabetes mellitus. Tim pengabdian masyarakat memberikan penyuluhan untuk meningkatkan pemhaman dan wawasan tentang pentingnya pemanfaatan herbal medicine dalam rangka pencegahanpenyakit diabetes mellitus. Tercapainya target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, terbukti dari antusiasnya para peserta mengikuti penyuluhan dari mulai sampai berakhirnya acara serta banyaknya pertanyaan daripara peserta. Sedangkan tercapainya tujuan dan manfaat dari penyuluhan tentang pemanfaatan herbal medicine bagipasien pre diabetes memberikan wawasan bagi masyarakat Desa Gelang Kabupaten Sidoarjo tentang pentingnya perankonsumsi tanaman herbal dalam menunjang penurunan kadar glukosa darah adalah menjadi tolak ukur keberhasilanpenyuluhan ini.
SOSIALISASI URGENSI ETIKET DIGITAL BAGI SANTRI ZAMAN NOW DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH COKROKERTOPATI KABUPATEN MAGETAN Akhwani Akhwani; M. Sukron Djazilan
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.119 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.389

Abstract

Kemajuan teknologi dan komunikasi ditandai dengan lahirnya media sosial. Hampir semua orang memiliki media sosialseperti Facebook, Instagram, Whatsapp, Line dan sebagainya di era digital. Namun banyak diantara mereka yang tidakmengetahui norma-norma atau tata cara menavigasi internet dengan bijak. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasiuntuk meningkatkan pemahaman tentang etiket digital. Sasaran pada sosialisasi ini adalah santri Pondok PesantrenSalafiyah Cokrokertopati Kabupaten Magetan, karena selama ini belum ada sosialisasi tentang etiket digital. Metodeyang dilakukan yaitu sosialiasi dengan menggunakan metode make a match dengan berprinsip pada Student ActiveLearning. Untuk mengetahui hasil sosialisasi dilakukan evaluasi melalui pretest dan posttest. Peserta yang terlibatdalam sosialisasi tersebut berjumlah 16 santri. Hasil pretest menunjukan bahwa tidak ada satupun santri yang mengetahui etiket digital (0%). Setelah adanya sosialisasi, pengetahuan santri mengalami kemajuan. Hasil posttesmenunjukan 12 Santri (75%) dapat menjawab pertanyaan dengan tepat, sementara 4 santri (25%) lainnya menjawabsalah. Dengan demikian dapat ditarik kesmpulan bahwa sosialisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Salafiyahefektif meningkatkan pengetahuan etiket digital santri.
FUN ENGLISH: GAME MENYUSUN NOUN PHRASE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BERBAHASA INGGRIS SANTRI DI PONDOK SALAFIYAH COKROKERTOPATI Edi Pujo Basuki; Nailul Authar
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.922 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.390

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan Fun English Class yaitu teknik mengajarkan Bahasa Inggris khususnya untuk mengajarkan noun phrase (frase) secara menyenangkan di Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memotivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 1 minggu. Metode yang digunakan adalah pengajaran dengan menggunakan 1 teknik pengajaran menggunakan game, yaitu teknik menyusun kata - kata acak menjadi suatu frase yang benar. Teknis pelaksanaan pengajaran ini selain untuk meningkatkan pengetahuan Bahasa Inggris juga untuk modelling pada pengajar Bahasa Inggris Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. agar bisa mengadopsi teknik ini demi kemajuan lembaga. Hasil luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan Bahasa Inggris tentang noun phrase para siswa, pengajar Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. yang terinspirasi, sebuah artikel dan poster.
PENTINGNYA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LITERASI SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH “COKROKERTOPATI” KABUPATEN MAGETAN Mohammad Taufiq; Munif Chatib
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.457 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.391

Abstract

Literasi merupakan sebagai kemampuan untuk menggunakan bahasa dan gambar dalam bentuk yang kaya dan beragam untuk membaca, menulis, mendengarkan, berbicara, melihat, menyajikan, dan berpikir kritis tentang ide-ide.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa SMP di PondokPesantren Salafiyah “Cokrokertopati” Kabupaten Magetan. Khalayak sasaran adalah siswa SMP. Lokasi kegaiatanpengabdian kepada masyarakat Pondok Pesantren Salafiyah “Cokrokertopati” Kabupaten Magetan. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah observasi, pretest dan posttest, sosialisasi dengan presentasi mengenai literasi sains, dan analisis artikel-artikel baik penelitian maupun yang lainnya untuk meningkatkan berpikir kritis siswa SMP. bahwa implementasi literasi sainspada pembelajaran materi pengelolaan lingkungan berpengaruh terhadap peningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa bahwa: sebelum pembelajaran dilakukan kemampuan berpikir kritis siswa dari jumlah 40 sisws kelas VII dengan rata-rata 32,08, setelah pembelajaran, rata-rata skor yang dicapai 82,50 sehingga hasil rata-rata skor setelah pembelajaran lebih tinggi daripada sebelum pembelajaran. Sebelum pembelajaran dilakukan kemampuan berpikir kritis siswa dengan jumlah persentase 30% masuk dalam kategori kurang. Setelah dilakukan pembelajaran, tingkat kemampuan berpikir kritis siswa dengan jumlah persentase 80% mencapai kategori baik.