cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Peran Etika dan Tanggung Jawab Guru dalam Pembentukan Kepribadian Siswa di Era Pembelajaran 5.0 Robi’ah, Robi’ah; Ulfa, Desri; Silfia, Amiddana; Putri, Safira Aulia; Nabila, Nabila
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5909

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada meningkatnya kebutuhan akan sosok guru yang mampu menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan pembentukan karakter siswa, di tengah maraknya tantangan etika dan degradasi moral yang muncul akibat pesatnya transformasi digital dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran etika dan tanggung jawab guru dalam membentuk kepribadian siswa di tengah transformasi digital yang semakin pesat. Melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis, studi ini mengkaji literatur ilmiah dari lima hingga tujuh tahun terakhir yang relevan dengan pembentukan karakter siswa oleh guru dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan moral dan fasilitator dalam menerapkan nilai-nilai etika seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Guru bertanggung jawab dalam pengembangan soft skills, etika digital, serta penciptaan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat juga menjadi faktor kunci dalam mendukung proses pembentukan karakter siswa. Selain itu, guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan bermoral. Peran etis dan bertanggung jawab guru menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas di era pembelajaran 5.0.
Implementasi Analisis Penggunaan Loose Part dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini di KB Khadijah Ngariboyo Triyawati, Titin; Cahyono, Hadi; Wulansari, Betty Yulia
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemanfaatan media loose part secara optimal dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini, padahal media ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pengalaman bermain yang terbuka dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap penggunaan media loose part dan mengetahui perkembangan kreativitas anak melalui media loose part di KB Khadijah Ngariboyo. Media loose part dapat meningkatkan perkembangan kreativitas anak karena melalui media loose part anak diberikan kebebasan untuk menuangkan ide kreatifitasnya sesuai dengan imajinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan tiga teknik triangulasi data yakni, triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Triangulasi sumber digunakan untuk membandingkan dan mengkroscek data dari berbagai sumber yakni guru dan siswa. Triangulasi teknik menggunakanlebih dari satu teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, dokumentasi) untuk menguji konsistensi data. Triangulasi waktu digunakan untuk pengamatan atau wawancara di waktu yang berbeda untuk menghindari bias waktu. Tahapan teknik analisis data yang dilakukan peneliti antara lain, 1) Reduksi data; 2) Penyajian data; dan 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media loosepart terbukti efektif dalam merangsang kreativitas anak-anak melalui kegiatan bermain yang bebas dan fleksibel. Hal ini tercermin dari beberapa indikator kreativitas yang telah diamati selama proses pembelajaran
Implementasi Permainan Tradisional Cublak-cublak Suweng dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Pada Kelompok A KB Anak Sholeh Ngariboyo Hidayati, Anies Tri; Cahyono, Hadi; Wulansari, Betty Yulia
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5919

Abstract

Penanaman nilai karakter cinta tanah air yang signifikan dalam mewujudkan kemajuan suatu bangsa dapat dilakukan secara efektif di sekolah melalui permainan tradisional Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional Cublak-cublak suweng yang diimplementasikan di kelompok bermain ternyata dapat menumbuhkan karakter cinta tanah pada pendidikan anak usia dini yang memang pembelajarannya berbasis permainan. Cublak-cublak suweng terbukti membawa dampak pada anak usia dini. Hal ini bisa dilihat pada aspek karakter cinta tanah air yang meliputi: mencintai budaya dan tradisi daerah; bangga dengan produk dalam negeri; menjaga persatuan dan kesatuan negara; peserta didik mengenal siapa dirinya dan dari mana asalnya.
Pengelolaan Sumber Pembiayaan Pendidikan Terhadap Raport Mutu di Sekolah Vokasi Wulandari, Herlina Tri; Susanto, Heri; Suyatmini, Suyatmini; Harsono, Harsono
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5924

Abstract

Pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan merupakan faktor krusial yang mempengaruhi kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang berperan dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan, khususnya Dana BOS, BOP, dan DAK, berdampak pada peningkatan mutu dan laporan mutu di sekolah vokasi. Dengan latar belakang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan dana, penelitian ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik pengelolaan keuangan yang berkontribusi pada kualitas pendidikan vokasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah vokasi di Jawa Tengah. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta pengelola dana pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya sekolah. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai proses, kendala, dan peluang dalam pengelolaan dana pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber pembiayaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah vokasi. Penggunaan dana yang fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelatihan tenaga pendidik, dan pengembangan fasilitas mendukung tercapainya standar pendidikan yang lebih baik. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dan dunia industri menjadi faktor penting untuk menyesuaikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan keselarasan antara kebutuhan pendidikan dan sumber daya masih perlu diatasi. Oleh karena itu, inovasi dalam diversifikasi sumber pembiayaan serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan guna mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana demi peningkatan laporan mutu sekolah vokasi.
Hubungan Tingkat Kesiapan Kerja Mahasiswa Program Studi PGPAUD dengan Kemampuan Evaluasi Pembelajaran di Universitas Negeri Semarang Arruhma, Taqiya; Rohmah, Naili
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5927

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya kemampuan evaluasi pembelajaran di dunia kerja, utamanya di pendidikan. Kemampuan evaluasi pembelajaran merupakan komponen krusial dikarenakan kemampuan evaluasi pembelajaran merupakan bagian integral dalam kompetensi pedagogik yang merupakan bagian dari hard skills yang wajib dimiliki oleh calon pendidik PAUD yaitu mahasiswa PGPAUD untuk terjun di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesiapan kerja mahasiswa program studi Pendidikan Guru PAUD di Universitas Negeri Semarang dengan kemampuan evaluasi pembelajaran yang telah diasah ketika perkuliahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PGPAUD Universitas Negeri Semarang Angkatan 2021 yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi sebanyak 118 mahasiswa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 54 mahasiswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dimana seluruh anggota populasi diberikan perlakuan yang sama. Data penelitian dikumpulkan menggunakan google formulir yang berisi kuesioner kesiapan kerja dan tes untuk mengukur kemampuan evaluasi pembelajaran mahasiswa PGPAUD. Data diolah menggunakan uji prasyarat, dan analisis korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara kesiapan kerja mahasiswa PGPAUD Universitas Negeri Semarang dengan kemampuan evaluasi pembelajaran dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,934. Implikasi dari penelitian ini ialah untuk menekankan kemampuan evaluasi pembelajaran pada mahasiswa agar dapat meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa PGPAUD
Jalan Baru Implementasi Kearifan Lokal pada Jenjang Pendidian Dasar Susi, Neneng Kania; Nopianti, Resti; Patras, Yuyun Elizabeth
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5947

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak jenjang sekolah dasar melalui pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pola atau jalan baru dalam implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal yang efektif dan aplikatif di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020 hingga 2024. Data diperoleh melalui pencarian di Google Scholar dan ERIC menggunakan kata kunci “kearifan lokal di sekolah dasar” dan “local wisdom in primary schools”. Dari 65 artikel yang terkumpul, dilakukan analisis induktif dan ditemukan 20 artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal melalui model, media, dan bahan ajar yang tepat mampu memperkuat pendidikan karakter serta mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila. Implementasi tersebut tidak terlepas dari peran penting kompetensi profesional guru, khususnya dalam merancang pembelajaran kontekstual yang berbasis budaya lokal. Guru yang memiliki kemampuan merancang model, media, dan bahan ajar berbasis kearifan lokal dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa dan meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global
A Proposed Instrument for Mapping Teacher Digital Competence: Design and Conceptual Framework Kewajiban, Tepati Hak
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5951

Abstract

The digital transformation in education has created an urgent need for reliable instruments to map Teacher Digital Competence (TDC), particularly for in-service K–12 teachers. This urgency is heightened by the demands of 21st-century pedagogy, which emphasizes technological proficiency to support effective, inclusive, and sustainable learning. This study aims to develop the conceptual design and initial structure of a comprehensive, multidimensional TDC mapping instrument. The proposed instrument suite consists of two main components: a quantitative survey and a qualitative semi-structured interview protocol, both constructed around five core dimensions of TDC: Digital Pedagogy and Learning Design, Digital Resource Management and Creation, Digital Assessment and Feedback, Professional Engagement and Collaboration in Digital Environments, and Ethical and Responsible Digital Citizenship in Education. The instrument development employed an extensive literature review approach, synthesizing insights from leading theoretical models, including DigCompEdu, INTEF, COMDID, and other contemporary research. The primary outcome of this research is a systematically structured TDC mapping instrument equipped with measurable and context-relevant indicators. It is designed to support a mixed-method research approach, enabling the collection of both quantitative and qualitative data for deeper analysis. Although the instrument is currently at the conceptual stage, it holds significant potential for application in TDC mapping studies, evaluations of professional development programs, and the formulation of data-driven educational policies. Further empirical validation is recommended prior to broader implementation
Pengembangan Pohon Baca Huruf Hijaiyah dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Awal Alquran Anak Usia Dini Usia di Raudhatul Athfal Jakarta Utara Hakim, Annisa; Budiarti, Erna
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5973

Abstract

Penelitian ini penting karena mengatasi keterbatasan alat permainan edukatif yang efektif dalam membantu anak usia dini mengenal huruf Hijaiyah di lembaga PAUD. Selain itu, pengembangan media yang menarik dan sesuai kebutuhan anak dapat meningkatkan literasi agama sejak dini, yang menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter Islami. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk permainan pohon baca huruf Hijaiyah sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca awal Alquran pada anak usia dini (5-6 tahun) di lembaga Raudhatul Athfal, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Para guru di lembaga tersebut menghadapi permasalahan keterbatasan alat permainan edukatif yang dapat secara efektif menstimulasi kemampuan membaca huruf Hijaiyah. Sebagian besar alat permainan yang ada sudah rusak, tidak menarik, serta terbuat dari bahan yang berat dan mahal dalam perawatannya. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Dengan proses tersebut, dikembangkan alat permainan pohon baca huruf Hijaiyah berbahan ringan dan menarik, yang diharapkan dapat mempermudah anak dalam mengenal dan membaca huruf Hijaiyah. Hasil validasi dari ahli PAUD dan media menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak digunakan dengan skor rata-rata 80-85%. Implementasi produk ini di tiga lembaga Raudhatul Athfal membuktikan bahwa alat permainan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal Alquran anak, dengan skor kelayakan rata-rata 74,7%. Penelitian ini berkontribusi penting dalam pengembangan media permainan edukatif yang mendukung peningkatan literasi agama pada anak usia dini
Analisis Implementasi Program Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) untuk Meningkatkan Kesadaran Berkebhinekaan Global Anindya, Salsa; Sarmini, Sarmini; Wisnu, Wisnu; Suprijono, Agus; Harmanto, Harmanto; Alrianingrum, Septina
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5981

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya analisis implementasi program SAS sebagai model pendidikan karakter yang belum banyak dikaji dalam konteks peningkatan kesadaran berkebhinekaan global, khususnya di tingkat SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi program Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) dalam meningkatkan kesadaran berkebhinekaan global peserta didik, serta mengidentifikasi tantangan, hambatan, dan faktor pendukung keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan kuantitatif secara terbatas untuk menganalisis peningkatan kesadaran berkebhinekaan global peserta didik. Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kesiswaan, guru pengajar program SAS, serta siswa kelas VII dan VIII di SMP Kreatif An-Nur Surabaya. Lokasi dipilih karena sekolah ini merupakan pelaksana aktif Program Sekolahe Arek Suroboyo (SAS). Penelitian dilaksanakan sejak Agustus 2024 hingga Februari 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil dari penelitian ini (1) implementasi program SAS di SMP Kreatif An-Nur telah memenuhi indikator aman, rekreatif, edukatif, dan kegotong-royongan; (2) upaya peningkatan kesadaran berkebhinekaan global melalui program SAS tercermin dari pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler; (3) tantangan dan hambatan setiap bidang SAS memiliki aspek yang berbeda-beda serta faktor yang mendukung keberhasilan implementasi program SAS mencakup faktor internal dan eksternal
Emancipatory Qur'anic Hadith Education in the Digital Age: A Critical Analysis of Learning Models in MTsN 1 Palangka Raya Muttaqo, Moh. Ali; Erawati, Desi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6058

Abstract

The urgency of this research lies in the need to reconstruct a more humanist, fun, and liberating learning model of the Qur'an Hadith, in accordance with the needs of the times and the character of digital learners. This study aims to analyses the learning model of Al-Qur'an Hadith at MTsN 1 Palangka Raya by using Paulo Freire's Critical Mazhab approach, as well as identifying opportunities and challenges in implementing dialogical learning and building critical awareness (conscientização). The method used is qualitative research with a case study approach. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews and documentation, while data analysis used descriptive-critical techniques based on Freire's theory. The results show that although some teachers have realized the importance of a dialogical approach and started using digital technology, the learning model is still dominated by the banking education pattern. Students are still positioned as passive recipients, with little room for discussion and reflection on the meaning of Qur'anic teachings in the context of real life. The main obstacles include limited time, lack of teacher training, and strong old pedagogical habits. The implication of this research is the need for pedagogical transformation through critical education-based teacher training, contextual curriculum development, and creative integration of digital technology as a dialogical medium. Thus, Al-Qur'an Hadith education is not only a means of mastering the text, but also an empowerment tool to form critical, active, and contributive learners in the digital era.