cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Strategi Kepala Sekolah dalam Upaya Mewujudkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa melalui Penerapan Budaya Mutu Sekolah (Studi Multisitus di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Kota Madiun) Ningtyas, Eryn Irsa; Karwanto, Karwanto; Khamidi, Amrozi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6096

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya kepemimpinan sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung pencapaian target literasi dan numerasi nasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui penerapan budaya mutu sekolah, serta menganalisis dampak penerapan budaya mutu terhadap peningkatan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Kota Madiun dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan berbagai strategi berbasis budaya mutu, antara lain pembiasaan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, penguatan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), serta integrasi numerasi dalam mata pelajaran melalui pendekatan kontekstual. Selain itu, kepala sekolah juga membentuk tim mutu internal yang berperan dalam monitoring dan evaluasi program literasi dan numerasi secara berkala. Dampak dari strategi dan penerapan budaya mutu tersebut terlihat dari meningkatnya minat belajar siswa, partisipasi aktif guru dalam inovasi pembelajaran, serta hasil asesmen literasi dan numerasi siswa yang mengalami peningkatan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi antara kepala sekolah, guru, dan orang tua dalam menumbuhkan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pengaruh Praktik Kerja Lapangan, Self-Efficacy dan Penguasaan Soft Skill terhadap Minat Berkarir di Bidang Akuntansi pada Siswa Akuntansi SMK Negeri 1 Lamongan Farohah, Fifin; Listiadi, Agung
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6171

Abstract

Urgensi Penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) pengaruh Praktik Kerja Lapangan (PKL) terhadap minat berkarir siswa jurusan akuntansi, 2) pengaruh self-efficacy terhadap minat berkarir siswa, 3) pengaruh penguasaan soft skill terhadap minat berkarir siswa, dan 4) pengaruh PKL, self-efficacy, dan Soft Skill secara simultan terhadap minat berkarir di bidang akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh PKL, Self-Effiacy dan penguasaan soft skill terhadap minat berkarir. Siswa Akuntansi Kelas XII dari SMK Negeri 1 Lamongan yang sudah mengikuti program magang adalah subjek dalam penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal untuk mengetahui pengaruh Praktik Kerja lapangan, Self-Effiacy dan Penguasaan Soft Skill terhadap Minat Berkarir di bidang akuntansi. desain ini dipilih karena sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian yang berfokus pada hubungan antar variable. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh anggota populasi sebanyak 69 siswa dijadikan sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama ketiga variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berkarir siswa. Namun secara individu, hanya self-efficacy yang memberikan pengaruh signifikan terhadap minat berkarir dibidang akuntansi, sedangkan PKL dan Soft Skill tidak memberikan pengaruh signifikan. Kesimpulan penelitian ini bahwa secara simultan variabel Praktik Kerja Lapangan, Self-efficacy dan Penguasaan Soft Skill berpengaruh terhadap minat berkarir di bidang akuntansi pada siswa jurusan akuntansi SMK Negeri 1 Lamongan. Naun demikian, secara persial hanya variabel self-efficacy yang menujukan pengaruh signifikan terhadap minat berkarir, sedangkan variabel praktik kerja lapangan dan penguasaan soft skill tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasi bahwa keyakinan diri siswa merupakan faktor psikologis yang dominan dalam membentuk aspirasi karir dibidang akuntansi.
Peran Komunikasi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Sekolah Andila, Melin; Nasution, Inom
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6182

Abstract

Di tengah dinamika pendidikan abad ke-21, peran kepala sekolah tidak lagi terbatas pada fungsi administratif semata, melainkan juga dituntut mampu menjadi komunikator yang efektif dalam membangun kultur sekolah yang produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja sekolah, dengan mengambil lokasi di SMA Kesuma Bangsa, Desa Londut, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa aktif yang dipilih secara purposif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memahami secara mendalam praktik komunikasi dalam konteks alami sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi arsip sekolah seperti notulen rapat dan laporan kegiatan. Proses analisis dilakukan secara induktif dan bersifat emik, dengan memerhatikan pola-pola interaksi, makna simbolik, serta konteks sosial budaya dari praktik komunikasi yang berlangsung di lingkungan sekolah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi kerja guru, kedekatan emosional dengan siswa, serta terciptanya iklim sekolah yang kondusif dan partisipatif. Komunikasi yang bersifat terbuka, empatik, dan inspiratif mampu membangun kolaborasi antara warga sekolah serta mendukung pencapaian visi dan misi lembaga pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi merupakan salah satu kompetensi inti dalam kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan berorientasi pada mutu pendidikan berkelanjutan.
Pengaruh Praktik Kerja Lapangan dan Soft skill Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Konsentrasi Keahlian Kuliner di SMK Negeri Kota Malang Julianto, Agung Fachri; Nurjanah, Nunung; Chisbiyah, Lismi Animatul; Hidayati, Laili
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6210

Abstract

The high unemployment rate among vocational high school (SMK) graduates in Indonesia, particularly in Malang City, signals a pressing need to strengthen students’ work readiness. Despite technical competencies acquired at school, many graduates struggle to meet industry expectations due to gaps in non-technical skills. This study aims to examine the influence of field work practices (PKL) and soft skills namely written communication, problem solving, leadership, and teamwork on the work readiness of culinary students at three public vocational schools in Malang. A quantitative approach was used, involving a total population of 80 students from SMKN 3, SMKN 7, and SMKN 12 Malang, all of whom had completed their PKL. As the population was under 100, total sampling was applied. Data were collected using a validated and reliable Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and multiple linear regression. Prior to regression, classical assumption tests were conducted to ensure normality, linearity, and absence of multicollinearity. The results show that field work practice did not have a significant partial effect on work readiness (sig. = 0.912), nor did the soft skill aspects of written communication (sig. = 0.897) and leadership (sig. = 0.088). However, problem solving (sig. = 0.002) and teamwork (sig. = 0.000) skills significantly influenced students’ work readiness. Simultaneously, PKL and all soft skills collectively had a significant influence, accounting for 61.5% of the variance in work readiness. These findings highlight the importance of integrating targeted soft skills development especially teamwork and problem-solving into vocational education to better align with industry demands
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Trigonometri Siswa Kelas X SMK Negeri 3 Kediri Septiarani, Dike; Darsono, Darsono; Yohanie, Dian Devita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6144

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas kemampuan siswa, khususnya dalam bidang matematika melalui penggunaan model pembelajaran discovery learning. Model discovery learning merupakan suatu proses pencarian pengetahuan yang dilakukan oleh siswa untuk menemukan suatu permasalahan. Berdasarkan wawancara pada saat kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah 1 yang dilakukan di SMK Negeri 3 Kediri, selama proses pembelajaran berlangsung belum optimal karena kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah masih belum maksimal, guru dan siswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan model discovery learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat keterlaksanaan model melalui aktivitas guru dan respon siswa selama pembelajaran serta penerapan model pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan aktivitas guru melalui observasi yang telah dilakukan, respon siswa melalui angket yang diisi di akhir pertemuan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan kelas X Kuliner 4 berjumlah 36 siswa. Jenis instrument yang digunakan adalah lembar pengamatan dan angket. Teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung saat guru menerapkan model pembelajaran. Data yang diperoleh adalah data aktivitas guru melalui proses obsservasi dan data angket tertutup dan terbukaBerdasarkan hasil penelitian peroleh bahwa sintaks model mampu diterapkan meskipun belum optimal, berdasarkan respon siswa cenderung setuju dalam menggunakan model discovery learning. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan siswa, menemukan ide, mampu memudahkan dalam menyelesaikan masalah. Namun, untuk Materi Trigonometri beberapa siswa masih kesulitan dalam memahami. Pada pernyataan pertama 34 siswa menyatakan setuju bahwa model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan selama pembelajaran. Pernyatan kedua 33 siswa menyatakana baahwa dengan berkelompok mudah menemukan ide ide baru. Pernyataan ketiga 32 siswa memberikan pendapat bahwa mudah dalam menyelesaikan masalah. Pernyataan keempat 34 siswa memahami materi yang diberikan. Pernyataan kelima 22 siswa menyatakan bahwa materi yang disampaikan jelas dan mudah dimengerti, namun ada beberapa siswa yang menyatakan kurang memahami materi.
Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Baduy dalam Pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Arinda, Dita Primaisela; Fauzan, Rikza
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari observasi program projek penguatan profil pelajar Pancasila yang berbasis pada kearifan lokal Baduy yang di implementasikan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi program pembelajaran, melakukan wawancara dengan informan yang berkaitan dengan fokus, serta mendokumentasikan hal-hal yang mendukung dalam penelitian ini. Hasil dan pembahasan yang di dapat dalam penelitian yaitu: Pertama, Proses implementasi program projek penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, melalui berbagai tahapan seperti literasi budaya, eksplorasi lapangan, dan aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Kedua, Dampak penerapan implementasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, memberikan dampak positif dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kearifan lokal, serta memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kebhinekaan global, dan cinta tanah air. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam praktik pendidikan untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada budaya bangsa
The Influence of Teachers’ Attitude Towards the Students’ Motivation in EFL Class Putri, Tiara Alamsyah; Martriwati, Martriwati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6274

Abstract

This study aims to explicitly investigate how teachers’ attitudes comprising cognitive, affective, and behavioral components influence students’ motivation in English as a Foreign Language (EFL) classrooms in Indonesia. The study employed a quantitative, correlational design and involved 300 senior high school students from grades X to XII around Jabodetabek. The participants were selected using convenience sampling techniques. Data were gathered using a structured four-point Likert scale questionnaire adapted from validated instruments: for teacher attitude and for student motivation. Analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The findings reveal that teachers’ attitudes significantly influence students’ motivation (R² = 0.388; β = 0.623; T = 12.205; p < 0.000). The results underscore the importance of fostering a supportive, respectful, and emotionally intelligent teaching atmosphere to increase student engagement in EFL learning. These findings contribute to theory building in the Indonesian EFL context and offer practical implications for teacher training programs.
Transformasi Digital Pembelajaran Aqidah Akhlak: Peran Media Book Creator terhadap Hasil Belajar di Pesantren Anshori, Nuzul Rahmatullah; Munir, Nilam Permatasari; Sabani, Fatmarida
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5949

Abstract

Era digital saat ini, transformasi pembelajaran menjadi suatu keharusan, terutama dalam konteks pendidikan Agama seperti Aqidah Akhlak di Pesantren. Artikel ini membahas peran media Book Creator terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain pre-experimental dengan bentuk one grup pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah cluster random sampling, dengan jumlah sampel 19 orang siswa kelas VII putra di Pesantren Modern Madinah Al Munawwarah Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur. Data diperoleh melalui tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran 79% dalam kategori Baik. Hasil belajar akidah akhlak siswa sebelum menggunakan media pembelajaran Book Creator diperoleh nilai rata-rata sebesar 60,58% yang dapat diklasifikasikan dalam kategori rendah. Sementara itu, hasil belajar akidah akhlak siswa sesudah menggunakan media pembelajaran Book Creator diperoleh nilai rata-rata sebesar 86,84% diklasifikasikan dalam kategori tinggi. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah menggunaan media Book Creator.
Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Psikomotorik Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Yuyut, Yuyut; Hasanah, Alif; Darnanengsih, Darnanengsih
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6090

Abstract

Konteks pendidikan guru sekolah dasar, keterampilan psikomotorik tetap menjadi aspek yang krusial psikomotorik tetap menjadi aspek yang krusial namun menantang, khususnya dalam implementasi praktis pembelajaran praktikum (IPA). Keterampilan ini penting untuk mendukung pemahaman konseptual melaui eksperimen langsung dan kegiatan praktik. Sementara itu, Integrasi Kecerdasa Buatan (AI) ke dalam pembelajaran berbasis proyek (PBL) telah menunjukkan potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, pemanfaatannya dalam mengembangkan kemampuan psikomotorik siswa masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi calon guru sekolah dasar mengenai integrasi AI dalam PBL dalam mata kuliah pendidikan sains, dengan fokus pada pengembangan psikomotorik keterampilan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan 14 mahasiswa semester enam dari program PGMI di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap AI bermanfaat selama tahap perencanaan proyek, khususnya dalam pencarian informasi dan eksplorasi ide. Namun, perannya dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik masih dianggap terbatas. Mahasiswa cenderung lebih mengandalkan pengalaman langsung, modul instruksional, dan bimbingan dosen untuk memperkuat kemampuan praktis. Oleh karena itu, integrasi AI dalam PBL harus diimbangi dengan keterlibatan fisik aktif untuk melestarikan aspek-aspek penting dari pembelajaran praktikum. Oleh karena itu, integrasi AI dalam PBL harus diimbangi dengan keterlibatan fisik aktif untuk melestarikan aspek-aspek penting dari pembelajaran sains. Penelitian ini menekankan bahwa praktik langsung dan fasilitasi dosen tetap menjadi elemen kunci dalam mengembangkan kompetensi psikomotori di kalangan calon guru sekolah dasar
Incorporating Local Cultural Values in English Teaching Materials: A Lecturers’ Perception Patanduk, Sushy Teko; Dollah, Syarifuddin; La Sunra, La Sunra; Rachel, Rachel; Sirande, Normalia; Duapadang, Aprisel Bimbang
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6159

Abstract

This study explores lecturers' perceptions of integrating local cultural values into English teaching materials. The research aims to examine how cultural elements are utilized to enhance student engagement, foster critical thinking, and preserve local heritage while teaching English. Using a quantitative approach, data were collected through a questionnaire distributed to 6 lecturers from English Education Study Program of UKI Toraja. The findings reveal that lecturers perceive the integration of local culture as a significant pedagogical tool. A majority believe that it enhances the relevance of learning materials, creates a more inclusive classroom environment, and promotes cultural awareness among students. Additionally, incorporating cultural values is seen as a way to bridge local and global perspectives, encouraging character building and fostering values such as tolerance and empathy. This study underscores the importance of cultural integration in language education, emphasizing its potential to provide both linguistic and cultural benefits. The findings highlight the lecturers' commitment to holistic education that balances the preservation of local identity with the demands of global communication.