cover
Contact Name
Muhammad Zukhrufuz Zaman
Contact Email
m_zukhruf@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalthp_uns@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
ISSN : 19790309     EISSN : 26147920     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal “Teknologi Hasil Pertanian”, publishes original articles, review articles, and short communications on the fundamentals, applications and management of Agricultural Product Technology areas. The journal's aim is to offer scientist, researchers and other related professionals the opportunity to share their finding and disseminate knowledge in all the related topics of biotechnology, quality management, and technologies associated with production or product development.
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
POLA PERTUMBUHAN BAKTERI ASAM LAKTAT SELAMA FERMENTASI SUSU KEDELAI Hidayati, Darimiyya
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.746 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13630

Abstract

Susu kedelai merupakan sumber kaya protein dan asam lemak tidak jenuh tetapi kurang diterima secaraluas karena rasa dan kepercayaan masyarakat bahwa susu kedelai dapat menyebabkan flatulensi. Susu kedelaimerupakan medium yang baik untuk pertumbuhan bakteri asam laktat karena kemampuan dalam pemanfaatanoligosakarida (sukrosa, raffinosa dan stakiosa) pada kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari polapertumbuhan bakteri asam laktat pada susu kedelai. 4 strain bakteri asam laktat ditumbuhkan pada susu kedelaiselama 24 jam. pH dan total bakteri asam laktat dianalisis setiap 3 jam. Hasil penelitian memnunjukkan bahwaLactobacillus bulgaricus dan Lactobacillus plantarum mampu memanfaatkan susu kedelai sebagai mediumpertumbuhan sedangkan Lactobacillus acidophillus dam Streptococcus thermophillus tidak dapat tumbuhdengan baik dalam susu kedelai.
PEMANFAATAN DAGING DAN TULANG IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DALAM PEMBUATAN CAMILAN STIK Siswanti, Siswanti; Agnesia, Priscilla Yolanda; Katri A, R. Baskara
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.453 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v10i1.17492

Abstract

Snack stick is food in the form of thin slices and long flat-shaped that made of wheat flour, tapioca, fat, eggs, and water and then fried with oil and have a savory flavor and crunchy texture. The addition of fish in snack sticks product intended to increase the nutritional value of the snacks. Mackerel (Rastrelliger kanagurta) was chosen because it has a good nutrient for the body, one of them protein and calcium, it taste good and tasty, and the price are cheap. This study aim to determine the acceptance of panelist on sensory characteristics (color, aroma, flavor, texture and overall) snack stick with materials variation of mackerel and determine the influence of material variation mackerel to the chemical characteristic (moisture, ash, fat, protein, carbohydrate and calcium). The experimental design used was Completely Randomized Design (CDR) consisting of one factor material variation of mackerel. Stick used material variation of meat, bones, and whole mackerel. The results showed that the used of whole mackerel stick sensory (color, taste, and overall) aspect preffered by most panelist. Fish meat stick favored in texture and bones stick frowned upon in the aspects of the aroma. For the chemical characteristic of the fish meat stick has a value of moisture, ash, fat, protein, carbohydrates and calcium are 2.80%; 2.48%; 28.16%; 12.30%; 54.30%; and 0.03%. A fishbone stick in a row of 2.60%; 5.52%; 36.11%; 8.52%; 47.23%; and 0.68%. A whole  fish stick are 2.72%; 3.07%; 31.24%; 9.88%; 53.09%; and 0.15%.
PENGARUH LAMA BLANCHING DAN RUMUS PETIKAN DAUN TERHADAP KARAKTERISKTIK FISIK, KIMIA, SERTA SENSORIS TEH DAUN TIN (Ficus carica) Amanto, Bambang Sigit; Aprilia, Tiara Ni’mah; Nursiwi, Asri
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.502 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i1.36436

Abstract

Daun tin yang berasal dari tanaman fig atau ficus carica mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, fenol, tanin, dan quercetin. Daun tin ini salah satunya dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan teh. Pada pembuatan teh hijau dilakukan proses pemanasan untuk menginaktivasi enzim polifenol oksidase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama blanching dan rumus petikan daun terhadap karakteristik fisik yaitu warna seduhan teh, karakteristik kimia yaitu kadar air, total fenol, kadar tanin, dan aktivitas antioksidan, serta karakteristik sensoris meliputi warna, rasa, aroma, dan overall. Teh daun tin diproses mengikuti cara pengolahan teh hijau, yaitu pelayuan, penggulungan, pengeringan, dan sortasi. Penelitian ini menggunakan dua faktor, yaitu lama blanching ( 0,5,10,15 menit) dan rumus petikan daun (petikan 2 dan 3 serta petikan 4 dan 5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama blanching dan rumus petikan daun berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik (warna seduhan) dan kimia (kadar air, fenol, tanin, dan aktivitas antioksidan) teh daun tin. Semakin lama blanching akan menurunkan nilai L dan a seduhan teh sementara nilai b akan semakin tinggi. Semakin lama waktu blanching, karakteristik kimia (kadar air, fenol, tanin, dan aktivitas antioksidan) teh daun tin akan semakin menurun. Semakin tua daun (petikan 4 dan 5) akan menaikkan nilai L, akan tetapi menurunkan nilai a dan b. Semakin tua daun maka kadar air, kadar tanin, dan aktivitas antioksidan teh daun tin semakin menurun. Sedangkan untuk karakteristik sensoris, lama blanching tidak berpengaruh nyata terhadap kesukaan warna dan aroma namun berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan rasa dan overall teh daun tin. Rumus petikan daun tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan warna, aroma, dan overall, namun berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan rasa teh daun tin.
KARAKTERISTIK TABLET EFFERVESCENT LABU SIAM (Sechium edule Sw.) DAN EKSTRAK SECANG (Caesalpinia sappan L.) DENGAN FILLER LAKTOSA-MANITOL Sulistiani, Natalia Datik; Anam, Choirul; Yudhistira, Bara
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 11, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.959 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v11i2.40086

Abstract

Produk effervescent disukai konsumen karena memiliki keuntungan yaitu praktis, mudah dilarutkan dan mempunyai sensasi menyegarkan ketika diminum. Dalam pembuatannya, bahan pengisi juga menentukan karakteristik tablet yang dihasilkan. Bahan utama yang bisa digunakan dalam pembuatan effervescent yaitu labu siam dan ekstrak secang. Labu siam maupun secang mempunyai senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan pengisi yaitu laktosa-manitol terhadap sifat kimia, fisik granul, fisik tablet serta sensoris effervescent labu siam dan ekstrak secang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu penggunaan laktosa-manitol sebagai bahan pengisi dengan variasi konsentrasi laktosa-manitol sebesar 100:0%, 80:20%; 50:50%; 20:80% dan 0:100%. Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan metode One Way Analysis of Varians (ANOVA). Apabila menunjukkan hasil yang siginifikan, maka dilakukan pengujian lanjutnya dengan menggunakan analisis Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi α=0,05. Hasil menunjukan penggunaan laktosa-manitol sebagai bahan pengisi berpengaruh terhadap porositas, kompresibilitas, kecepatan alir, sudut diam granul, kekerasan, kerapuhan, waktu larut tablet, warna dan kenampakan tablet serta rasa dan overall minuman effervescent, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, pH, aktivitas antioksidan, kenampakan dan aroma minuman effervescent. Formulasi terpilih berdasarkan uji pembobotan yaitu effervescent labu siam dan ekstrak secang dengan pengisi laktosa 20% : manitol 80% dimana memiliki aktivitas antioksidan sebesar 3,385% dan waktu larut tablet 1,779 menit.
KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN SENSORI COOKIES BERBAHAN DASAR TEPUNG KOMPOSIT UWI (Dioscorea alata), KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) DAN TEPUNG TERIGU Imawan, Moh Luthfi; Anandito, R. Baskara Katri; Siswanti, Siswanti
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.034 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i1.24072

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh formula tepung komposit uwi, koro pedang dan tepung terigu terhadap karakteristik fisik, kimia, sensori cookies dan menentukan formula cookies tepung komposit uwi, koro pedang dan tepung terigu yang terbaik serta menentukan % AKG serat pangan dan kalori cookies berbahan baku tepung komposit uwi, koro pedang dan tepung terigu dari dua formulasi terbaik.. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu variasi tepung komposit uwi dan koro pedang dengan tepung terigu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik adalah 20% tepung komposit (uwi dan koro pedang) dan 80% tepung terigu. Semakin banyak penambahan tepung komposit (uwi dan koro pedang) yang digunakan tidak mempengaruhi kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, aktivitas antioksidan dan total kalori cookies. Penambahan tepung komposit yang semakin banyak menaikkan tingkat kekerasan, kadar air, kadar abu, dan serat kasar cookies yang dihasilkan, selain itu semakin banyak tepung komposit yang ditambahkan menurunkan tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, tekstur, aroma dan overall. Formula cookies F2 (20 % tepung komposit dan 80% tepung terigu)  mempunyai % AKG serat pangan sebesar 10,46 dan kalori per sajian sebesar 153,27 kkal/sajian sedangkan formula cookies F3 (40% tepung komposit dan 60% tepung terigu) mempunyai % AKG serat pangan sebesar 12,54 dan kalori per sajian sebesar 151,17 kkal/sajian.
BROWNIES BEBAS GLUTEN DARI TEPUNG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF DAN VARIASI LAMA PEMANGGANGAN Nikawati, Tri; Widanti, Yannie Asrie; Mustofa, Akhmad
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.7 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i2.36161

Abstract

Brownies merupakan cake yang terbuat dari empat bahan dasar yaitu tepung, lemak, gula dan telur. Brownies yang dibuat pada penelitian ini berbeda dari brownies pada umumnya, yaitu penggunaan bahan baku tepung koro pedang dan tepung mocaf. Tepung koro pedang merupakan tepung yang kaya akan proteinya dan tepung mocaf yang mempunyai karaktaristik seperti terigu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 2 faktor. Faktor pertama yaitu perbandingan tepung koro pedang dan tepung mocaf dan fakto kedua lama pemanganggan, masing-masing faktor ada 3 perlakuan sehingga menghasilkan 9 perlakuan yang berbeda. Kombinasi perlakuan perbandingan konsentrasi tepung koro dan tepung mocaf 30:70 dan lama pemanggangan 60 menit adalah hasil terbaik karena memiliki protein yang lebih tinggi. Kombinasi perlakuan ini menghasilkan  kadar air 19,01%, kadar abu 0,18%, kadar lemak 22,34%, kadar gula total 18,04%, kadar protein 8,73%. Serta uji sensoris terhadap warna coklat 2,95, rasa koro pedang 3,13, rasa mocaf 3,21, tektur lembut 2.80 dan kesukaan keseluruhan 3,11 disukai.
UMUR SIMPAN DAN KUALITAS MIKROBIOLOGIS TELUR ITIK ASIN RENDAH SODIUM DENGAN PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN JATI DAN PENGOVENAN Setyaningrum Ariviani; Gusti Fauza; Dwi Ishartani; Dyah Kartika Dewi
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.384 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i2.34856

Abstract

PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI BAHAN PENSTABIL TERHADAP MUTU FISIK KIMIA DAN SENSORIS VELVA BUAH MELON (Cucumis melo L.) Haryono, Dayanti; Hartanto, Rofandi; Yudhistira, Bara
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.925 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i1.34843

Abstract

Alternatif dessert untuk masyarakat yang menderita alergi susu sapi, intoleransi laktosa, dan diet rendah lemak, maka dibuatlah dessert yang mempunyai kandungan rendah lemak yaitu velva buah. Velva buah dapat dibuat dari buah yang mengandung padatan terlarut tinggi yaitu melon. Velva buah diharapkan bertekstur halus dan tidak cepet meleh makan ditambahkan bahan penstabil. Bahan penstabilnya yaitu karagenan, gum arab, dan guar gum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis dan konsentrasi bahan penstabil terhadap velva buah buah melon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu kombinasi karagenan, gum arab, dan guar gum dengan perlakuan dua kali pengulangan sampel dan tiga kali pengulangan analisis. Semua data hasil penelitian dianalisis menggunakan One Way Analysis of Variance (ANOVA) dengan menggunakan SPSS. Apabila hasil menunjukkan ada perbedaan nyata anatar perlakukan maka dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada α=0.05. Berdasarkan uji pembobotan formulasi terbaik yaitu F4 (0,5%, gum arab 0,25%, guar gum 0,25%) dengan hasil yaitu viskositas 1630,87 cP;  padatan terlarut 19,10oBrix, overrun 24,87%; lama leleh 8,60 menit; kadar air 77,61%; kadar vitamin C 22,45 mg/100gr; kadar serat pangan 2,31%; aktivitas antioksidan 3,98%; skor untuk analisa sensoris secara umum panelis menyukai velva melon dengan masing-masing skor aroma 3,60; rasa 4,08; tekstur 4,32; warna 4,48, dan overall 4,24.
PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK TEH DAUN TIN (FICUS CARICA L.) Sari, Desti Kurnia; Affandi, Dian Rachmawanti; Prabawa, Sigit
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.064 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i2.36160

Abstract

KARAKTERISTIK BROWNIS COKELAT KUKUS BERBAHAN DASAR PATI GARUT DENGAN SUBTITUSI PARSIAL TEPUNG JEWAWUT Muhammad, Dimas Rahadian Aji; Sasti, Tabita Gita; Siswanti, Siswanti; Anandito, R. Baskara Katri
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 12, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.54 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v12i1.36184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sensoris, fisik, dan gizi brownies cokelat kukus berbahan dasar pati garut dengan subtitusi tepung jewawut (25%, 50%, 75%). Produk yang mempumyai nilai tertinggi dalam uji kesukaan konsumen adalah brownis cokelat kukus yang dibuat dari pati garut dan tepung jewawut dengan perbandingan 50:50. Oleh karena itu, sampel ini selanjutnya dipilih untuk digunakan dalam penelitian tahap selanjutnya. Sampel brownis cokela terpilih mempunyai kadar air 28,2%, kadar abu 1,8%, kadar protein 8,7%, kadar lemak 21,6%, kadar karbohidrat 77,1%, dan serat pangan 3,1%. Brownis cokelat kukus dengan subtitusi 50% tepung jewawut memberikan kontribusi sebesar 10% dari total kebutuhan sehari serat pangan golongan anak usia 5-6 tahun, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai makanan sumber serat bagi kelompok konsumen anak-anak pada rentang usia tersebut.