Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
211 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 1 (2024)"
:
211 Documents
clear
Manifestasi Ideologi Sosial dalam Cerita Pendek Majalah Horison Tahun 1988─1998
Nur Hasbi;
Wahyudi Siswanto;
Dwi Sulistyorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2398
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998─1988 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horison tahun 1988─1998. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Manifestasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1988-1998 terbagi menjadi empat, meliputi perwujudan ideologi sosial melalui (1) tindakan rasional instrumental dalam kehidupan bermasyarakat, kehidupan keluarga, dan kehidupan beragama. (2) tindakan rasional nilai yang ditunjukkan dalam bekerja, mengambil keputusan, dan pendidikan. (3) tindakan afektif yang ditunjukkan melalui hubungan seksual, rumah tangga, dan lingkungan masyarakat. (4) tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap anak, orang tua, dan masyarakat.
Pengembangan Model Media Circle Of Fun Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar
Khairu Nikmah;
Murtadlo Murtadlo;
Juhana Juhana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2695
Penguasaan bahasa menjadi penting karena akses dunia digital sebagian besar menggunakan bahasa sebagai pengantarnya. Penelitian ini merupakan pengembangan media pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIE. Sedangkan jenis pengumpulan data yang dipakai yaitu jenis data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari validasi ahli media, ahli pembelajaran, ahli bahasa, guru, hasil tes siswa. Sedangkan data kualitatif bersumber dari validasi tiga ahli tersebut, kuisoner siswa, guru, observer. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif. Data tersebut selanjutnya direkap, dievaluasi kemudian digunakan sebagai acuan untuk melakukan revisi pada media pembelajaran circle of fun. Hasil analisis menunjukan media circle of fun layak di terapkan saat pembelajaran pada materi fruit and vegetables. Implikasi dari penelitian ini adalah seorang guru harus lebih kreatif dalam memanfaatkan media pada saat proses pembelajaran.
Analisis Makna Poster Karya Siswa Kelas X SMA Frater Makassar
Maria Inviolata Tamur;
Akmal Hamsa;
Salam Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2804
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna konotasi dan referen (b) makna denotasi dan referen poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Penelitian ini dilakukan sejak bulan April hingga Mei 2023. Sumber data penelitian ini adalah poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dengan berpedoman pada indikator pemilihan poster yang telah ditetapkan. Poster dianalisis melalui lima tahapan, yaitu (1) membaca data, (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) melaporkan data.Hasil temuan mengungkapkan terdapat sepuluh poster bermakna konotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan lima posternya lagi tidak memiliki referen atau acuan. Selain itu, terdapat sembilan poster bermakna denotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan empat diantaranya tidak memiliki referen atau acuan.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Pendekatan Komunikatif Berbasis Keunggulan Lokal (Implementasi Kampus Merdeka di Unugiri Bojonegoro)
Nilna Indriana;
Ida Fauziatun Nisa’;
Devi Eka Diantika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2960
Pendekatan komunikatif adalah pendekatan yang bertujuan bahwa kemampuan menggunakan bahasa merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran sebuah bahasa. Pembelajaran komunikatif memungkinkan mahasiswa memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan berbahasa secara produktif maupun reseptif sesuai dengan situasi nyata, bukan situasi buatan yang terlepas dari konteks. Sayangnya, pemahaman terhadap keunggulan lokal dalam pendidikan masih terbatas, walaupun istilah "muatan lokal" ada dalam kurikulum, pemahamannya seringkali terbatas pada bahasa dan tarian daerah. Kehadiran keunggulan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan nasional sebagai sebuah bangsa. Keanekaragaman dan perubahan budaya Indonesia membuat keunggulan lokal menjadi bagian integral dari realitas kehidupan yang harus diperhatikan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti model ADDIE dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik dan pengrajin Batik Lukis Bojonegoro. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima langkah: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari penerapan produk ini adalah model pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro yang diterapkan di Kampus Unugiri Bojonegoro sebagai bagian dari kurikulum Merdeka. Hasil ini menunjukkan bahwa kompetensi mendengarkan dan berbicara mencapai hasil tertinggi, mengindikasikan bahwa metode komunikatif sangat cocok untuk kurikulum MBKM pada generasi saat ini. Analisis juga menunjukkan bahwa penggabungan keunggulan lokal dengan pembelajaran Bahasa Indonesia adalah kombinasi yang sangat efektif, sesuai dengan tujuan Bahasa Indonesia untuk membantu mahasiswa mengembangkan potensi, berkomunikasi dengan baik, dan mematuhi kaidah bahasa yang telah ditetapkan. Pembelajaran berbasis keunggulan lokal dapat diimplementasikan melalui tiga pendekatan, yaitu pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, melalui mata pelajaran muatan lokal, dan dengan pengembangan diri mahasiswa.
Kesalahan Perubahan Bunyi pada Pelafalan Pembelajar BIPA Dasar Asal Korea Selatan
Nunung Sitaresmi;
Afina Naufalia;
Lilis Siti Sulistyaningsih;
Isah Cahyani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3003
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan aturan berbahasa antara bahasa Indonesia dan Korea. Hal ini menyebabkan pembelajar BIPA asal Korea mengalami kesalahan berbahasa, khususnya kesalahan pelafalan. Aturan fonetik antara bahasa Indonesia dengan bahasa Korea sangat berbeda. Kesalahan pelafalan tersebut menyebabkan pembelajar BIPA Korea melakukan perubahan bunyi atau fonem, yakni melafalkan bunyi lain untuk mengganti bunyi yang seharusnya dilafalkan. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan fonem yang terjadi ketika pembelajar BIPA asal Korea melafalkan kata dalam bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber dan subjek data penelitian ini adalah pembelajar BIPA asal Korea di Balai Bahasa UPI. Adapun teknik pengambilan data yang dilakukan adalah teknik wawancara. Hasil wawancara kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kesalahan pelafalan yang berupa perubahan bunyi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perubahan bunyi dari bunyi [ə] menjadi bunyi [ε], bunyi [s] berubah menjadi bunyi [š], dan bunyi [r] berubah menjadi [l]. Penyebabnya adalah pembelajar BIPA masih terpengaruh oleh aturan pelafalan bahasa Korea yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi referensi bagi penelitian BIPA dan mempermudah pengajar BIPA untuk menyusun perangkat pembelajaran yang dapat membantu melancarkan pelafalan pembelajar BIPA asal Korea.
Kajian Sosiologi Sastra Novel Karya Mahfud Ikhwan dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra
Nur Fajriani R;
Anshari Anshari;
Juanda Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3007
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) konteks sosial pengarang, (2) cermin masyarakat, (3) fungsi sosial sastra dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan. Data dalam penelitian ini adalah data tulis, yaitu kutipan-kutipan (berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang menunjukkan konteks sosial pengarang, cermin masyarakat dan fungsi sosial sastra dalam Novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup tiga langkah kegiatan yaitu teknik baca, teknik catat dan teknik interpretasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup empat langkah yaitu identifikasi, klasifikasi, pengkategorian dan mendeskripsikan hasil penelitian dengan menggunakan kajian sosiologi sastra Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel ditemukan data mengenai konteks sosial pengarang dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu mengungkapkan bahwa latar belakang pengarang sebagai penulis dan lulusan sastra Indonesia mempengaruhi penceritaan dalam novel, gambaran masyarakat yang tercermin dalam yaitu realitas buruh migran di Malaysia, kesenjangan sosial hingga kearifan lokal, selanjutnya fungsi sosial dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu sebagai penghibur sekaligus perombak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai religiusitas dan nilai moral serta memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di perguruan tinggi, tepatnya pada mata kuliah sosiologi sastra.
The Implementation of The Merdeka Curriculum in Learning English in Senior High School: Case Study
Tiara Vinnilarika Sari;
Muamaroh
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3047
This study aimed to focus on the implementation of the Merdeka Curriculum in Learning English in Senior High School. The participants of this study were three English teachers at one of the Senior High School in Surakarta, Central Java, Indonesia. The study used a case study design with descriptive analysis. The instruments to collect data using interviews, observations, and documents. The data were analyzed qualitatively. The findings of this research reveal that teachers used three techniques in implementing the Merdeka Curriculum in the classroom such as CERIA, Quiz, and Jigsaw. Furthermore, this research also found materials used were textbooks and e-books sourced from the Ministry of Education and Culture Indonesia. Meanwhile, the learning media used by teachers are handphones and social media platforms such as Google forms, Duolingo, and WhatsApp groups. Teacher evaluations used formative and summative assessment.
A Prototype of Web-based Supplementary Writing Instructional Media for Upper-Secondary Level Learners
Anisatul Faizah;
Bambang Yudi Cahyono;
Francisca Maria Ivone
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3049
In an era characterized by a symbiotic relationship between the rapid growth of technology and extensive use of English, English as a Foreign Language (EFL) learners are tremendously exposed to digital forms of the language. Digital writing, consequently, has become a fundamental EFL skill to master. Ironically, it has not proliferated in ways that give access to all, notably for most upper-secondary school learners in Malang, Indonesia, where one might expect that technology is widely accessible. To address such an adverse situation and to support learners in enjoying EFL writing activities, a research and development (R&D) design was carried out to develop a prototype web-based supplementary writing materials that incorporate instructional strategies and learning approaches that enhance EFL writing skills and develop effective writing strategies in an authentic setting. The R&D process implemented Dick and Carrey’s instructional design framework (2001) which was integrated with Lee and Owen's instructional multimedia design framework (2004). The study resulted in the development of an E-Writing Site (EWS) to which the target users are encouraged to enjoy writing texts of their own choice at their own pace, as they engage in free voluntary writing within a social constructivist atmosphere. Experts and target users involved in the formative evaluation of the prototype perceived it to be useful and educative as it provides EFL learners with holistic, authentic, and meaningful writing practice. Moreover, some aspects of the prototype and its principles that require enhancement are addressed.
Kemarahan karena Bahasa Tutur: Penggunaan Bahasa Tutur yang Memicu Emosi Kemarahan
Aris Kaban Sendana;
Mersilina L. Patintingan;
Daud Rodi Palimbong;
Sushy Teko Patanduk;
Sri Monica
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3052
Fungsi bahasa sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Bahasa dalam wujud wacana menghubungkan dan menyampaikan maksud dari komunikator terhadap pendengar. Bahasa dalam wujud wacana tidak hanya memberikan dampak positif tapi juga dampak negatif dalam kegiatan interaksi social. Bahasa memang sebuah sarana atau media yang digunakan untuk mengekspresikan segala hal yang ada pada diri kita maupun yang ada di luar diri kita, namun bahasa pula yang menjadi salah satu penyebab munculnya ketidakharmonisan hubungan antar sesama manusia. Akibat dari ketidakharmonisan yang muncul akibat penggunaan bahasa akan berdampak terhadap hubungan, produktivitas dan capaian kinerja, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun dalam lingkungan pekerjaan. Salah satu segi dari kajian wacana yang menjadi fokus penelitian ini adalah wacana sebagai media komunikasi dalam bentuk tuturan lisan. Tuturan lisan inilah yang dominan digunakan dalam berbagai interaksi sosial, dalam berbagai bidang dan bentuk. Dari hasil penelitian tuturan lisan yang menjadi fokus kajian adalah situasi/keadaan, pemilihan diksi dan cara atau gaya penyampaian tuturan wacana tersebut yang berdampak pada terpicuhnya amarah seseorang. Hasil dari penelitian ini penelitian ini adalah kemarahan karena bahasa tutur terjadi karena keadaan psikologis dan situasi yang dialami oleh pengalam. Penelitian ini juga mengukapkan bahwa ungkapan kemarahan diindikasikan dengan kata-kata dan ungkapan yang diucapkan. Kemarahan tersebut diungkapkan dengan intonasi suara yang keras tajam dengan tujuan membuat orang yang dimarahi sakit hati dan tersinggung, sering kali berujung pada perkelahian ketika kemarahannya sudah tidak terkendalikan.
Independent Woman in The Korean Drama The World of The Married: Feminism Theory
Nisrina Nur Lathifah;
Nurhidayat
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3058
This research raises the topic of independent women who are considered to have a respected attitude or are not easily looked down upon by society. In the Korean drama entitled The World Of The Married, the main character Ji Sun Woo dis-plays an independent female character who is very strong, independent, success-ful in her career, and lives happily in the drama. This research explores the inde-pendent female character in Ji Sun Woo's character but also finds out the direc-tor's reasons for remaking the drama The World Of The Married from the Doctor Foster series, as well as knowing the impact of an affair. the method in this study uses descriptive qualitative research methods, as well as data collection through secondary data. The results of this study indicate that women are not easily un-derestimated and must be respected, as well as when a woman is cheated on or divorced she can become an independent woman without having to depend on men.