cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 194 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2024)" : 194 Documents clear
Analisis Psikologi Tokoh Utama dalam Cerita Pendek Pahlawan dalam Kegelapan Karya Rahmawati Ramadhan Attalarik Iskandar; Rudi Adi Nugroho; Halimah, Halimah; Sumiyadi, Sumiyadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3481

Abstract

Penelitian ini dimunculkan atas dasar permasalahan terkait psikologis tokoh pada cerita pendek “Pahlawan dalam Kegelapan” karya Rahmawati. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan model psikoanalisis. Hasil dalam penelitian ini mencakup sembilan temuan data terkait psikologis tokoh pada cerita pendek, yaitu: kondisi jiwa yang ingin menyendiri; dirinya bisu; malu karena bersikap tidak peduli; minder karena membandingkan dirinya dengan tetangganya yang sudah sukses; iba terhadap anak tetangganya yang dicaci oleh Ibu kandungnya; memikirkan kasih sayang Ibunya yang penuh cinta; memohon ampunan Tuhan atas segala perlakuannya terhadap Ibu kandungnya; sadar akan segala kebaikan dari Ibu kandungnya; dan memohon maaf secara berulang kepada Ibu kandungnya dengan penuh perasaan sedih. Simpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa model psikoanalisis mampu menguak psikologis tokoh pada cerita pendek “Pahlawan dalam Kegelapan” karya Rahmawati secara mendalam.
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL (Project Based Learning) Berbasis Lingkungan Terhadap Pembelajaran Menulis Laporan Ilmiah pada Siswa Kelas XI MAN 3 Bone Rukman, Rukman; Mahmuda, Mahmuda; Azis, Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3485

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap pembelajaran menulis laporan ilmiah di Madrasah Aliyah Negeri 3 Bone kelas XI. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PjBL dan pembelajaran konvensional, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar pada materi menulis laporan ilmiah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 3 Bone Kabupaten Bone sebanyak 10 kelas, sedangkan sampelnya adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 22 orang dan kelas XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 22 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi menulis laporan ilmiah berupa pretest dan post tes. Teknik analisis data yaitu menggunakan uji Pengujian normalitas data hasil belajar menggunakan aplikasi SPSS. Data hasil belajar dari populasi akan berdistribusi normal apabila sig > α dengan taraf nyata α = 0,05t. Hasil penelitian yang berupa data mentah diolah dengan menggunakan teknik persentase. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa H_o ditolak dan H_1 diterima yang menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dianggap efektif untuk diterapkan pada pembelajaran menulis laporan ilmiah kelas XI MAN 3 Bone. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL berpengaruh terhadap hasil belajar menulis laporan siswa kelas XI MAN 3 Bone
Analisis Faktor Determinan Kemampuan Literasi Membaca: Studi Kasus di SMA Negeri 5 Makassar Hera Fasirah; Anshari, Anshari; Juanda, Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3490

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motivasi, lingkungan keluarga, dan bahan bacaan terhadap kemampuan literasi membaca siswa. Penelitian di SMA Negeri 5 Makassar tahun 2024 dengan sampel 208 siswa kelas XI. Data dari instrumen kuesioner dan tes. Hasil penelitian bahwa motivasi membaca berdampak pada kemampuan literasi membaca siswa, demikian pula dengan lingkungan keluarga dan bahan bacaan. Selain itu, ada pengaruh gabungan antara motivasi membaca dan lingkungan keluarga, dan antara lingkungan keluarga dengan bahan bacaan terhadap kemampuan literasi membaca. Selain itu, motivasi membaca, lingkungan keluarga, dan bahan bacaan berdampak terhadap kemampuan literasi membaca siswa. Kontribusi penelitian ini kepada pemerintah dan guru untuk memberdayakan lingkungan keluarga sebagai sumber motivasi dan pembiasaan literasi. Penelitian ke depan adalah aspek penggunaan smarphone dalam literasi membaca.
Efektivitas Model Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) pada Pembelajaran Menulis Teks Laporan Observasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 39 Bulukumba Wahyu Ningsih; Nurcaya, Nurcaya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan efektivitas model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer tutoring) dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi siswa Kelas VIII SMP 39 Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen. Variabel yang diselidiki ada dua, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer tutoring) sebagai variabel bebas sedangkan menulis teks laporan observasi siswa sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan desain The One Shot Case Study, yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding (kontrol) dan juga tanpa tes awal. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 39 Bulukumba tahun pelajaran 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIc SMP Negeri 39 Bulukumba yang berjumlah 37 siswa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Merujuk pada hasil penelitian ditemukan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa menulis teks laporan observasi sebesar 75,43 dikonversi ke dalam lima kategori, maka siswa Kelas VIIIc SMP Negeri 39 Kabupaten Bulukumba setelah menggunakan model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) berada dalam kategori sedang. Analisis data hasil belajar menulis teks laporan observasi siswa menunjukkan bahwa 89,18% siswa mencapai ketuntasan individu (skor minimal 65), sedangkan siswa yang tidak mencapai ketuntasan minimal atau individu sebanyak 10,81%. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) dapat membantu siswa untuk mencapai ketuntasan klasikal. Dengan indikator ketuntasan hasil belajar siswa maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menulis teks laporan observasi siswa Kelas VIIIc SMP Negeri 39 Kabupaten Bulukumba setelah diterapkan model pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) telah memenuhi indikator ketuntasan hasil belajar secara klasikal.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pemerolehan Bahasa Remaja Arsam, Arsam; Johar Amir
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3495

Abstract

Dunia yang semakin canggih ini, masyarakat tidak bisa terlepas dengan adanya teknologi informasi dan digital. Salah satu dampaknya adalah penggunaan sosial media yang tidak bisa lepas dengan kehidupan yang sangat modern ini. Di usia remaja, sangat rentan dengan penggunaan sosial media. Dengan mengakses sosial media, remaja bisa memperoleh kosa kata dan bahasa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap pemerolehanbahasa remaja usia 15-16 tahun di SMK N 1 Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, yaitu mendeskripsikan hasil penelitian berupa temuan mengenai kata-kata dan bahasa yang diperoleh dari sosial media. Data penelitian ini bersumber dari lima remaja yang berusia sekitar 15 dan 16 tahun yang merupakan siswa kelas X AKL yang berjenis kelamin perempuan. Data penelitian ini didaptakan melalui tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan simak sadap. Peneliti mengobservasi penggunaan media sosial siswa dan memberikan kartu data yng berisi pertanyaan tentang kata-kata dan bahasa baru yang didaptakan dari media sosial setiap harinya yang dimulai tanggal 27 November sampai 4 Desember 2023.untuk mempperoleh data yang lebih, peneliti melakukan wawqancara kepada kelima subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial sanagat berpengaruh dalam pemerolehan Bahasa remaja usia 15 dan 16 tahun. Dengan penggunaaan media sosial, kelima subjek peelitian memperoleh 82 kata baru dalam kurun waktu satu pekan. Kata-kata yang diperoleh dikategorikan menjadi 7 bagian, yaitu kata dari bahasa Inggris sebanyak 52.44%, Akronim sebanyak 21.95%, bahasa gaul sebanyak 17.07%, bahasa Jawa sebanyak 3.66%, istilah sebanyak 2.44%, dan masing-masing bahasa Sansekerta dan teknis sebanyak 1.22%. Hasil penelitian ini sanagat bermanfaat bagi guru untuk digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia terutama pada aspek berbicara dan menulis
Analisis Appraisal Laporan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Muhammad Rifai Taha; Mahmudah, Mahmudah; Nensilianti, Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk laporan mahasiswa program kampus mangajar dengan analisis apraisal dalam perspektif atittide (prilaku) pada aspek: afek-perasaan, penghakiman-karakter, dan apresiasi-nilai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, catat, dan dokumentasi pada Tujuh (7) laporan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sejumlah dua puluh (22) bentuk perasaan afek yang terdiri dari tujuh belas (17) afek postif, lima (5) afek negatif. Data pada kutipan yang mengungkap afek pada konteks afek positif yaitu: Alhamdulillah baik dan ada kemajuan sedikit demi sedikit. Kutipan di atas termasuk ungkapan afek positif dan dapat dinilai bahwa ungkapan tersebut adalah ungkapan perasaan baik, senang karena Ketika ada ungkapan yang baik maka ada perasaan senang,. Itulah yang membawa peran positif untuk meningkatkan kebahagiaan diri. Hal ini merupakan ranah pada afek positif afek Positif sedangkan afek negatif diniali dari ungkapan perasaan ragu-ragu, sedih karena ketika ada ungkapan yang belum terlaksana dan ada perasaan rasa sedih. Itulah yang membawa peran negatif.
Rapalan dalam Upacara Obong Masyarakat Kalang Desa Lumansari : Kajian semiotik Nurrahmawati, Tiyas; Lestari, Prembayun Miji
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3497

Abstract

Rapalan menurut masyarakat suku Kalang dalam upacara obong merupakan salah satu kegiatan mengucap atau membaca doa sebagai mantra dalam prosesi upacara obong. Berbeda dengan upacara ngaben, upacara obong adalah tradisi masyarakat kalang untuk memperingati sependhak orang meninggal, dengan membakar boneka puspa atau boneka sebagai pengganti orang yang sudah meninggal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan struktur rapalan dan makna yang terdapat dalam rapalan upacara obong suku Kalang Desa Lumansari Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dan sumber data yang digunakan adalah rapalan dalam upacara obong suku kalang yang memiliki makna didalamnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian rapalan upacara obong memiliki struktur lima unsur, yaitu: unsur judul, unsur pembuka, unsur niat, unsur tujuan, dan unsur penutup pada rapalan inti upacaea obong. Sedangkan dari hasil penelitian ditemukan makna yang di analisis menggunakan segitiga makna atau triangle of meaning semiotik Pierce tanda, objek dan interpretant. Selain itu, terdapat tanda-tanda ikon, indeks, dan simbol pada rapalan upacara obong masyarakat kalang.
Politeness strategy used by President Barack Obama speech Putri Anzeli Simangunsong; Christina N Saragi; Kammer Sipayung
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3502

Abstract

Politeness strategy is a behavior that shows a friendly attitude in communicating with others, thus creating a good relationship. The purpose of this research is to find out the types of politeness strategies and the most dominant type contained in Obama's speech. The research design in this study is descriptive qualitative research. The data were taken from Barack Obama's speech. The results of data analysis show that there are 124 utterances containing politeness strategies to be analyzed in this study. There are four types of politeness strategies in Barack Obama's speech, namely Bald on record (10%), positive politeness (59%), negative politeness (10%), and off record (21%). The four types found are realized into twenty-five sub-categorizations, namely: Allow something, Greetings and Farewells, Detect the listener’s (Interests, wants, needs, and goods), Exaggerate (Interest, Approval, Sympathy listener), Engage listeners by telling a good story, Ask for approval, Avoid Disputes, Increase and emphasize community equality, The speaker knows and cares about the listener's wishes, Offers and Appointments, Be optimistic, Give or ask for reasons, Assumptions or claims of reciprocity, Be conventionally indirect, Be Pessimistic, Minimize Coercion, Give Respect, Impersonality of Speaker and Listener, Providing Relevant Cue Instructions, Overstate, Use Tautology, Be Ambiguous, Being Vague, Over – Generalize.
Code Switching and Code Mixing: An Analysis in Boy William’s Reality Show ‘The Family’ Sinamo, Callista Buena; Astuti, Utari Praba; Ivone, Francisca Maria
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3504

Abstract

This study aims to identify and analyze the types of code switching and code mixing between Indonesian and English in Boy William’s speech. The analysis utilizes Macswan's code switching and Musyken's code mixing theories to examine two episodes of 'The Family' reality show on the BW YouTube channel. Direct observation involving transcribing and taking notes on videotaped utterances was applied to analyze code switching and code mixing. The research findings indicated that Intra-sentential code switching was the predominant form of code switching observed in Boy William's speech. He regularly switched languages from English to Indonesian in one sentence to another, and vice versa. Nonetheless, alternation was the predominant form of code mixing that appeared. The phenomena of Indonesian-English in Boy William's speech is recognised as a consequence of conscious choice to embrace a bilingual identity in contemporary life. This study presents an analysis of code switching and code mixing in an Indonesian influencer who comes from a multicultural family. This study is limited to an oriental bilingual participant. Further studies with local Indonesian individuals are necessary to provide a more comprehensive understanding of how the influence of Indonesian-English mixed language impacts the younger generation in Indonesia.
Implementation of Outcome Based Education (OBE) Principles in the Curriculum of the English Education Study Program at a Higher Education in Toraja Markus Deli Girik Allo; Elim Trika Sudarsi; Nilma Taula’bi’
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3505

Abstract

The aim of this study is to elaborate how the implementation of the principles of Outcome-Based Education (OBE) in the curriculum of the English Education Study Program at Universitas Kristen Indonesia Toraja. The researchers applied qualitative methods with a case study design. The subjects of this study were five representative lecturers from the Research Group of the English Education Study Program, they were selected using purposive sampling techniques. Data collection in this study used observation and interview. The data analysis techniques used were transcription and coding to analyze observational data, while interviews were analyzed using thematic analysis. The results of this study confirm that the implementation of the principles of Outcome-Based Education (OBE) in the curriculum of the English Language Education Study Program UKI Toraja Indonesia is as follows: 1) The PEO preparation process not only reflects a commitment to the quality of education, but also maintains the relevance of the study program to the needs of industry and society in general, 2) PLO is described in detail and hierarchically, covering various aspects of skills and knowledge relevant to the study of English Language Education, as well as accommodating the specific needs of the intended field of study, 3) Curriculum formulation applies the principles and practices such as details on each course and learning activities, active learning approach, use of technology, integration of formative assessment, orientation to Outcome-Based Education (OBE), curriculum structure oriented to competency development, and the application of real-world relevant content. 4) The evaluation system implemented not only aims to assess student achievement, but also to ensure that their curriculum is relevant, effective, and prepares graduates to succeed in their careers and make a positive contribution to the development of society.