cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 208 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 4 (2024)" : 208 Documents clear
Feminist Standpont Theory Melalui Tokoh Firdaus dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El Saadawi Brelian Stefani; Sukarjo Waluyo; M. Suryadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4607

Abstract

Penelitian ini membuka perspektif sudut pandang mengenai ketidakdilan yang dihadapi oleh Firdaus sebagai wanita yang hidup dalam konstruksi sosial patriarkal. Perempuan dikenal sebagai the second sex yang menempati posisi lebih rendah daripada laki-laki. Firdaus pada Perempuan di Titik Nol yang ditulis oleh Nawal El Saadawi mendapati ketidadilan gender yang menempatkan dirinya sebagai perempuan tertindas yang mengalami kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan laki-laki di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme dengan feminist standpoint theory yang menghasilkan tiga konsep utama yaitu 1) stanpoint (sudut pandang) Firdaus sebagai wanita dalam masyarakat patriarki bahwa hanya laki-laki yang pantas mendapatkan pendidan karena perempuan disapkan untuk bekerja di ranah domestik 2) Situated Knowledge (pengetahuan tersituasi) Firdaus tentang pernikahan yang melegalkan suami melakukan kekerasa pada istri 3) Sexual division of labor (pekerjaan dibagi berdasarkan jenis kelamin) menempatkan Firdaus untuk melakukan semua pekerjaan rumah tangga karena laki-laki tidak diperkenankan untuk menyentuh pekerjaan domestik. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui sudut pandang Firdaus, perempuan memiliki kedudukan lebih rendah daripada laki-laki dan pernikahan dalam sudut pandang Firdaus merupakan bentuk penindasan paling kejam bagi wanita.
Peran Sanggar Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Literasi Peserta Didik Rahma Dewi Hartati; Nunung Supratmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran sanggar bahasa dan sastra Indonesia dalam meningkatkan literasi di sekolah terutama tingkat SMP maupun SMA sehingga dapat membentuk budaya literasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ruang lingkup dan pengelolaan kegiatan sanggar bahasa dan sastra Indonesia berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman karya sastra maupun ilmiah peserta didik. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif yang mengeksplorasi eksistensi dan respon berkaitan dengan tujuan penelitian dalam bentuk kuesioner, serta melakukan wawancara mendalam dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia sebagai responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sanggar bahasa dan sastra di sekolah masih belum optimal digiatkan, seperti: 1) pengelola sanggar masih berpusat pada guru mata pelajaran bahasa Indonesia, 2) penyelenggaraan kegiatan sanggar dilakukan di saat kegiatan ekstrakurikuler dengan menyiapkan program kegiatan berbahasa dan bersastra, 3) belum seluruh sekolah memiliki ruang khusus sanggar, namun demikian terdapat beberapa sekolah yang optimal dalam memfasilitasi dan mengembangkan sanggar bahasa dan sastra Indonesia, sehingga dapat meningkatkan literasi dan keterampilan berbahasa peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan informal yang lebih memperhatikan literasi di sekolah salah satunya melalui pengelolaan sanggar bahasa dan sastra Indonesia.
Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat “Sigalegale” dari Tapanuli Utara: Analisis Wacana Kritis Model Fairclough Kaleb E. Simanungkalit; Kundharu Shaddono; Muhammad Rohmadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat "Sigalegale" dari Tapanuli Utara menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Fairclough. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada analisis wacana kritis Fairclough, yang mengkaji nilai-nilai budaya dalam cerita tersebut. Teknik analisis data mengikuti model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui ketakwaan, kebiasaan berdoa, dan sikap berserah diri, seperti yang digambarkan oleh tokoh Rahat Raja dan Rahat Bulu. Hubungan manusia dengan alam menekankan pentingnya harmoni, penggunaan sumber daya alam yang bijaksana, dan penghormatan terhadap alam. Hubungan manusia dengan masyarakat terlihat dari nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, musyawarah, dan gotong royong. Nilai-nilai hubungan manusia dengan orang lain mencakup keramahan, kasih sayang, dan kesetiaan. Sementara itu, hubungan manusia dengan diri sendiri mencerminkan harga diri, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu. Penulis juga menekankan identitasnya sebagai pelestari budaya Batak dan menggambarkan masyarakat Batak sebagai komunitas yang kuat dan tradisional.
Tracking The Death Of The Iranian President In BBC 'Arabi News Reports: A Critical Analysis From Norman Fairclough's Perspective Dhihyah Dhihyah; Abdul Basid
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4624

Abstract

This study aims to uncover: 1) text analysis dimensions in news about the death of the President of Iran and his entourage, 2) discourse practice dimensions in the same news, and 3) sociocultural dimensions within this news. Data collection techniques included observation, reading, and recording, analyzed using Miles and Huberman's method: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study found that: 1) in text analysis, sentence structure and vocabulary highlight the news as both a tragedy and a trigger for international reactions; 2) in discourse practice, it was noted that BBC news disseminated information from the Iranian News Agency (IRNA), an official Iranian channel; 3) in sociocultural practice, the death signifies enhanced solidarity between Iran and other countries. In the news of the death of the Iranian President and his entourage, it can be seen that the level of solidarity between Iran and other countries is very high and the emergence of various subjective accusations against the US, which has a background of tensions with Iran in the past, this affecting this tragedy.
Fungsi Tindak Tutur Ekspresif pada Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho Tri Utari; Erni Erni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis fungsi tindak tutur eskpresif yang terdapat pada Film Agak Laen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsi tindak tutur eskpresif yang dikemukakan oleh J.R. Searle. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode Content analysis. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan pemain film tersebut. Data penelitian mencakup seluruh tuturan pemain Film Agak Laen yang termasuk dalam fungsi tindak tutur eskpresif. Data dikumpulkan melalui teknik simak, teknik catat, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menemukan 48 data tuturan tindak tutur eskpresif. Fungsi tindak tutur ekspresif terimakasih terdiri dari 8 data, Fungsi tindak tutur ekspresif memaafkan 10 data, Fungsi tindak tutur ekspresif menyalahkan 24 data, Fungsi tindak tutur ekspresif memuji 3 data dan Fungsi tindak tutur ekspresif belasungkawa 3 data. Fungsi tindak tutur menyalahkan banyak ditemukan dalam penelitian ini karena para tokoh film agak laen tersebut dalam cerita terjadi konflik. Fungsi menyalahkan banyak ditemukan karena tema utamanya mengeksplorasi dinamika hubungan antar individu yang penuh konflik dan kepentingan pribadi. Karakter-karakter dalam film ini menghadapi situasi sulit dan cenderung menyalahkan orang lain untuk melindungi diri dan melepaskan tanggung jawab. Fungsi tindak tutur ekspresif mengampuni dan memberi selamat dalam film ini tidak ditemukan karena pada film ini lebih menekankan pada konflik, humor, atau dinamika emosional yang tidak memerlukan pengungkapan atau pemberian selamat sebagai bagian dari narasi utamanya.
Analisi Gaya Bahasa dan Teknik Public Speaking Komika Indonesia Indra Frimawan Taufiq Ali; Kholik Kholik; Syaifudin Zuhri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4648

Abstract

komedi yang digunakan oleh komika Indonesia, Indra Frimawan. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitur bahasa dan strategi komedi yang digunakan Frimawan untuk mengikat dan menghibur audiensnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis wacana untuk mengkaji stand-up comedy indra Frimawan dan mengidentifikasi elemen bahasa dan komedi yang berkontribusi pada efek komedi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa Frimawan dipersonalisasi oleh penggunaan bahasa sehari-hari dan permainan kata, yang menciptakan rasa familiaritas dan informalitas dengan audiensnya. Stand-up indra Frimawan juga menggunakan berbagai teknik komedi, seperti permainan kata dan cerita yang ter struktur untuk menciptakan humor dan menekankan poin-poinnya.Temuan penelitian ini memiliki implikasi untuk pengembangan keterampilan pembicaraan publik di Indonesia, menekankan pentingnya menggunakan bahasa sehari-hari dan teknik komedi untuk mengikat dan menghibur audiens. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pemahaman peran bahasa dan komedi dalam pembicaraan publik, memberikan insiden tentang strategi yang digunakan oleh pembicara publik efektif untuk menghubungkan dengan audiens.
Nilai Perjuangan Novel 49 Hari, Kisah Penantang Gelombang Suhandoko Suhandoko; Ali Nuke Affandy; R Panji Hermoyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4652

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan dalam novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang karya Nuril Basri: pendekatan psikologi sastra. Peneliti menetapkan fokus penelitian: nilai-nilai perjuangan novel 49HKPG karya Nuril Basri. Data berupa kutipan (kalimat, dialog, atau wacana) yang menunjukkan nilai perjuangan (rela berkorban, saling menghargai, semangat pantang menyerah, dan kerja sama). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan catat dengan analisis deskiptif kualitatif. Hasil penelitian; 1) nilai perjuangan rela berkorban; sebagai seorang anak harus menahan rasa egonya dan membahagiakan orang tua termasuk menuruti kemauannya, demi kebaikan dan kesuksesan diri serta untuk kebahagian orang tua kedepannya; 2) nilai perjuangan saling menghargai; sebagai seorang anak seyogianya menghargai kedua orang tua; 3) nilai perjuangan semangat pantang menyerah; sebagai manusia yang diberi akal dan tenaga diharapkan selalu semangat bekerja (dan sekolah), inovatif, melawan rintangan, dan bangkit dari keterpurukan; 4) nilai perjuangan kerja sama; manusia harus menjalin kerja sama (hal baik) demi kebaikan dan keuntungan bersama.
Implementasi Manajemen Kelas dalam Proses Pembelajara Bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Fina Marshella; Bambang Irawan; Abdur Rosid
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4653

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manajemen kelas, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran bahasa Arab yang ada di pondok pesantren Al-Amien Prenduan, karena pondok pesantren Al-Amien ini merupakan salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di Madura dan terkenal dengan bahasa Asingnya salah satunya yaitu bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari pengajar dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Implementasi anajemen kelas dalam proses pembelajaran Bahasa Arab di kelas IA TMI Putri Al-Amien Prenduan adalah: Pertama, perencanaan yang dilakukan berjalan dengan baik. Karena sebelum proses pembelajaran guru mengadakan Kumpul Guru Bidang Edukasi satu kali dalam seminggu dan munyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Kedua, pelaksanaan implementasi manajemen kelas di kelas IA ini dilakukan dengan baik oleh guru pengampu karena bisa menciptakan suasana kelas yang baik dan kondusif. Ketiga, evaluasi manajemen kelas IA dinilai cukup efektif, karena sesuai dengan rancangan pembelajaran. Kedua, Faktor pendukung berasal dari dua faktor yaitu faktor guru dan faktor murid
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Module Menulis Teks Berita Berancangan Konsep Diferensiasi untuk Siswa Jenjang SMA Aegustinawati Aegustinawati; Yeti Mulyati; Khaerudin Kurniawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pendidik terhadap pengembangan bahan ajar berupa e-module yang berancangan konsep diferensiasi dalam materi menulis teks berita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada 9 orang pendidik yang mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI di 7 SMA Negeri di Kabupaten Bangka. Observasi dilakukan terhadap perangkat pembelajaran yang disiapkan pendidik. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi diketahui bahwa bahan ajar materi menulis teks berita masih berfokus pada buku teks. Di sisi lain, penerapan pembelajaran diferensiasi masih terbatas pada aspek konten, belum mencakup aspek proses dan produk. Sementara itu, bahan ajar berupa e-module berancangan konsep diferensiasi masih sangat terbatas. Pemanfaatan e-module diakui dapat melatih kemandirian peserta didik, menciptakan keefektifan proses pembelajaran, serta dapat memudahkan tercapainya tujuan pembelajaran. Akan tetapi, pendidik mengaku memiliki keterbatasan dalam menyiapkan e-module khususnya yang berancangan konsep diferensiasi. Oleh sebab itu, pengembangan bahan ajar berupa e-module yang berancangan konsep diferensiasi dalam materi menulis teks berita perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan setiap peserta didik. E-module berancangan konsep diferensiasi dalam materi menulis teks berita yang dikembangkan harus sistematis, praktis, interaktif, variatif serta mudah digunakan oleh peserta didik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Kesopanan dalam Konteks Akademik: Kajian Karakter di Universitas Muhammadiyah Makassar Nunung Anugrawati; Ummi Khaerati Syam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan strategi kesopanan dalam interaksi antara dosen dan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Secara khusus, penelitian ini ingin mengungkap bagaimana aspek pendidikan, budaya, dan pendidikan karakter memengaruhi cara dosen dan mahasiswa menerapkan kesopanan dalam komunikasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dasar dengan metode wawancara mendalam untuk mengumpulkan data dari para partisipan tentang pengalaman, persepsi, dan pemahaman mereka terkait kesopanan dalam komunikasi. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari tujuh dosen dari Universitas Muhammadiyah Makassar dengan latar belakang pendidikan dan budaya yang beragam. Selain itu, informan mahasiswa berasal dari Jurusan Bahasa Inggris, yang diajar oleh dosen-dosen tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang semi-terstruktur, yang juga terbuka untuk memungkinkan para partisipan berbagi pandangan mereka secara lebih luas tentang kesopanan. Data dianalisis menggunakan proses reduksi data, display data, dan interpretasi. Dalam proses reduksi, data yang diperoleh dari wawancara disederhanakan, dikategorikan, dan disaring untuk menemukan tema-tema utama. Kemudian, data disajikan dalam bentuk display yang mempermudah analisis mendalam. Terakhir, dilakukan interpretasi untuk menemukan makna di balik data dan menyimpulkan faktor-faktor yang memengaruhi strategi kesopanan yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa faktor yang memengaruhi strategi kesopanan dalam lingkungan akademik: (1) latar belakang pribadi: ini mencakup faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kepribadian. Di antara faktor-faktor tersebut, usia merupakan faktor paling signifikan, karena strategi kesopanan bervariasi tergantung pada apakah mahasiswa berkomunikasi dengan dosen yang lebih tua atau lebih muda; (2) jarak sosial: faktor kedua adalah jarak sosial. Semakin dekat hubungan mahasiswa dengan dosen, semakin tidak formal komunikasi yang terjadi; (3) status sosial: dosen memegang peran kekuasaan yang lebih tinggi di kelas, yang memengaruhi penerapan strategi kesopanan; dan (4) konteks atau situasi: faktor terakhir yang memengaruhi strategi kesopanan adalah konteks atau situasi di mana komunikasi terjadi.

Page 8 of 21 | Total Record : 208