cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025)" : 132 Documents clear
Redesigning The Esp Course For Architecture Major At Multimedia Nusantara University Emanuella Christine Natalia Mau
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.4312

Abstract

The article discusses the redesign of the English for Specific Purposes (ESP) course, employing a conceptual framework to elaborate on and design effective teaching strategies and materials for Architecture Major Students. This approach addresses challenges in English Language Teaching (ELT) for non-English department students at Multimedia Nusantara University. The redesign utilizes Evidence-Centered Design (ECD) and Task-Based Language Teaching (TBLT) within a Flipped Classroom course structure to enhance the ESP course.
Pemertahanan Kearifan Lingkungan dalam Novel Indonesia Arisa Arisa; Muhammad Arafah; Andi Srimularahma
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan pemertahanan kearifan lingkungan dalam novel Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan teknik dokumen dan studi pustaka melalui tiga tahapan (1) pembacaan terhadap novel; (2) menandai kutipan yang terpilih sebagai data dan; (3) melakukan pencacatan serta inventaris data yang dianggap sesuai dengan fokus penelitian. Untuk menganalisis data, cara yang dilakukan (1) mereduksi data; (2) menyajikan data, dan (3) melakukan penarikan simpulan. Dalam penelitian ini, data adalah kutipan yang terdapat dalm novel Indonesia. Sedangkan sumber data penelitian terdiri atas novel Api Awan Asap (2015) karya Korrie Layun Rampan, Partikel (2012) karya Dee Lestari, dan Novel Tanah Tabu (2009) karya Aninditas S. Thayf. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini (1) sikap hormat manusia terhadap alam, memberikan ruang bagi seluruh mahkluk untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara alamiah sesuai kodrat penciptaannya; (2) sikap tidak merugikan alam dengan cara dikeramatkan, disakralkan, dan tidak menebang pohon sembarangan; (3) sikap tanggung jawab terhadap alam ditunjukkan dengan mengingatkan, melarang, dan menghukum siapa saja yang merusak ekosistem; (4) sikap hidup sederhana dan selaras dengan alam dengan memanfaatkan alam sesuai kebutuhan, tidak rakus, dan melakukan eksploitasi secara besar-besaran; (5) kasih sayang; dan (6) kepedulian terhadap alam.
Leksikon Fauna dalam Peribahasa Banjar Kalimantan Selatan dalam Perspektif Ekologi Linguistik Lili Agustina; Isna Kasmilawati; Nana Suciati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5043

Abstract

Masyarakat Banjar memiliki potensi alam yang melimpah. Hal ini terlihat dari beragamnya fauna yang terdapat di Kalimantan Selatan. Dengan hal ini menunjukan bahwa masyarakat Banjar kaya akan leksikon fauna. Bahasa Banjar sebagai salah satu kekayaan budaya Banjar saat ini mulai tergerus dengan perkembangan zaman. Banyaknya kosakata yang terancam hilang, punah dan tidak digunakan lagi oleh masyarakat Banjar. Kosakata yang terancam hilang dan punah adalah leksikon fauna. Hal ini berimplikasi bahwa bahasa yang terancam punah berkaitan dengan keterancaman spesias yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan keragaman leksikon fauna sebagai kekayaan alam Kalimantan Selatan dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif karena penelitian ini akan memberikan informasi mengenai leksikon fauna dalam peribahasa Banjar Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan model analisis bahasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leksikon fauna yang ditemukan dalam peribahasa Banjar, yakni iwak, ular, minjangan, macan, halilipan, hadupan, hulat, buhaya, siput, burung, hundang, warik, cacing, itik, kuduk, lalat, kalambuai, landak, harimau, kucing, naga, hadangan, kararawai, tungai, dan hayam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam mempertahankan Bahasa Banjar Kalimantan Selatan dengan menggunakan perspektif ekologi dan linguistik. Oleh sebab itu, dengan adanya penelitian ini dapat mempertahankan kosakata bahasa Banjar dari keterancaman dan kepunahan khususnya leksikon fauna.
Inovasi Pembelajaran Kontekstual pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Permainan Tradisional Congklak Pintar Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Niswatus Sa'idah Niswatus Sa'idah; Tri Mulya; Laminah Laminah; Siska Mutia; Surmayeni Surmayeni; Nur Salim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan tradisional "Congklak Pintar" sebagai inovasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD/MI pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Permainan tradisional yang mulai ditinggalkan di era digital ini diintegrasikan dalam pembelajaran untuk melestarikan budaya sekaligus meningkatkan efektivitas belajar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pre-test Post-test. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas V di empat sekolah di Provinsi Riau yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pre-test dan post-test, serta dianalisis menggunakan uji t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penggunaan media pembelajaran "Congklak Pintar". Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar (mean) pada pre-test sebesar 52,71. Sementara itu, rata-rata hasil belajar pada post-test mencapai 94,43. Dengan demikian, secara deskriptif terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara pre-test dan post-test, di mana rata-rata pada post-test lebih tinggi daripada pre-test. Rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test, yang didukung oleh nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan tradisional efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Media ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kontekstual, serta dapat melestarikan budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar
A Genre Analysis of English Supplementary Workbook for Seventh Grade Indah Nuraeni; Didin Nuruddin Hidayat; Nida Husna; Zakila Mardatila Ersyad; Dinnisa Haura Zhafira Hidayat
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5155

Abstract

This study investigates the alignment of a 7th-grade English workbook with the Merdeka curriculum syllabus, focusing on the representation of genre-based text components. Employing content analysis, the research examines the workbook's material against the syllabus requirements and genre analysis theory. The instruments used include the 7th-grade workbook, the Merdeka curriculum syllabus, and genre analysis frameworks. The findings reveal significant gaps in the workbook's content, particularly regarding the text structure of conversational and procedural texts, the minimal presence of language features, and the absence of explicit social functions. These shortcomings indicate that the workbook, in its current state, requires substantial improvement to effectively support English language learning in accordance with the Merdeka curriculum. The analysis concludes that the workbook only covers 40% of the competencies outlined in the syllabus. To ensure its suitability for classroom use, teachers need to develop supplementary materials that address the identified gaps and align with the curriculum's objectives.
Simbol dan Makna Ngerokat Masyarakat Pandhalungan Jember Rizki Farizi Farghani; Roekhan Roekhan; Azizatuz Zahro’
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbol dan makna dalam tradisi Ngerokat yang merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Pandhalungan di Jember. Ngerokat, sebagai tradisi lisan yang melibatkan doa dan harapan untuk keselamatan serta keseimbangan hidup, memiliki pengaruh kuat dari ajaran agama Hindu, Buddha, dan Islam. Meskipun telah dipraktikkan sejak masa kerajaan Majapahit, penelitian mengenai Ngerokat dalam konteks masyarakat Pandhalungan masih terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk terlibat langsung dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan seorang praktisi Ngerokat berusia 73 tahun, Bapak Tris (Muhammad Sholih), serta observasi partisipatif. Proses pengumpulan data melibatkan transkripsi tuturan dari bahasa Pandhalungan (Jawa dan Madura) ke bahasa Indonesia, yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi simbol dan makna dalam Ngerokat. Simbol dan makna dalam Ngerokat ini, contohnya seperti simbol kesabaran, simbol keteguhan iman, pengorbanan, dan harapan akan pertolongan Tuhan, serta simbol-simbol lainnya yang nantinya terdapat makna. Simbol-simbol tersebut mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan serta tantangan hidup yang harus dihadapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai peran tradisi lisan dalam budaya masyarakat Pandhalungan, serta memperkaya kajian dalam ilmu bahasa dan sastra Indonesia.
Perjuangan Perempuan terhadap Diskriminasi dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala Afidha Anhar; B. Widharyanto; Fidelis Chosa Kastuhandani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5473

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perlawanan perempuan terhadap diskriminasi dengan tujuan untuk menganalisis bentuk perjuangan yang ditampilkan dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa kalimat, rangkaian kalimat, atau paragraf yang dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis Sara Mills. Model analisis ini menitikberatkan pada wacana feminis untuk memahami bagaimana posisi perempuan direpresentasikan dalam teks. Dalam pendekatan Sara Mills, posisi yang dianalisis mencakup siapa yang berperan sebagai subjek dan objek dalam penceritaan, serta bagaimana pembaca ditempatkan dalam wacana tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Gadis Kretek terdapat dua bentuk utama perjuangan perempuan terhadap diskriminasi, yaitu perjuangan radikal dan perjuangan kompromis. Kedua bentuk perjuangan ini ditampilkan dalam tiga posisi utama sesuai dengan teori Sara Mills, yakni sebagai subjek, objek, dan pembaca. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa Ratih Kumala melalui Gadis Kretek memberikan afirmasi terhadap perjuangan perempuan dalam melawan diskriminasi dengan menampilkan tokoh perempuan yang berani melawan sistem patriarki dalam industri kretek dan kehidupan sosial mereka.
Investigation of Qawā’id Al-‘Arabiyyah Learning in IIK Program Based on Ṭarīqah An-Nuṣūṣ Al-Mutakāmilah At MAN 1 Sumedang Fayidla Nurul Fikri; Mia Nurmala; Maman Abdurahman; Syukran Syukran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5505

Abstract

The purpose of this study is to describe various information regarding the implementation of ṭarīqah an-nuṣūṣ al-mutakāmilah in qawā'id al-‘arabiyyah learning. This research paradigm is interpretive with a qualitative approach. The research method used is a case study. The data collection techniques used are observation, interview, and document analysis. The data analysis technique in this research uses pattern-matching theory. The results showed that ṭarīqah an-nuṣūṣ al-mutakāmilah is an applicative and interactive learning method based on Arabic texts used to improve the ability of qawā'id al- 'arabiyyah to students. This method can help students apply the material quickly. Teachers and students are actively involved in learning and use supporting books published by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia in 2020.
Interpretasi Imajif dan Emosif melalui Metafora dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Firdayani Firdayani; Anshari Anshari; Sulastriningsih Djumingin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metafora dalam membangun imaji dan emosi dalam antologi puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis penggunaan nmetafora dalam membangun imaji dan emosi yang terkandung dalam antologi puisi “Melipat Jarak” sesuai dengan teori linguistik kognitif Lakoff. Data penelitian berupa puisi-puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku antologi puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Melipat Jarak” yang berjumlah 75 judul puisi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan metafora berupa metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis yang sesuai dengan pengklasifikasian metafora menurut Lakoff. Imaji berupa imaji visual (penglihatan), imaji taktis (rabaan), imaji auditorik (pendengaran), imaji olfaktori (penciuman), imaji gustatori (pengecapan), dan imaji kinestetik (gerak). Emosi berupa emosi positif, emosi negatif dan emosi netral. Pembelajaran sastra di SMP, khususnya puisi memerlukan pendekatan yang tepat untuk membantu siswa memahami makna dan pesan yang terkandung dalam puisi. Interpretasi imajif dan emosif melalui metafora merupakan salah satu pendekatan yang relevan dengan pembelajaran sastra di SMP.
Analisis Linguistik Forensik terhadap Penggunaan Bahasa dalam Kelas Bahasa Indonesia: Dampak Kekuasaan dan Hierarki pada Interaksi Guru dan Siswa Gigit Mujianto; Daroe Iswatiningsih; Arif Setiawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5541

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mengidentifikasi bagaimana bahasa digunakan untuk mempertahankan atau mengubah hierarki sosial yang ada dalam pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis dan analisis percakapan, penelitian ini mengkaji bagaimana kekuasaan dan hierarki memengaruhi interaksi antara guru dan siswa, yang merupakan aspek penting dalam dinamika pendidikan tetapi sering diabaikan dalam penelitian linguistik forensik yang lebih fokus pada konteks hukum atau kejahatan verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dan hierarki antara guru dan siswa di kelas nampak sebagai kontrol yang dimiliki guru dalam proses pembelajaran di kelas tercermin dari cara interaksi guru melalui struktur kalimat dan tindak tutur yang digunakan guru, serta pola giliran berbicara sesuai konteks sebagai indikator dominasi guru atau partisipasi siswa. Hal ini membawa dampak pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran, yang mendorong keterlibatan aktif dan refleksi mendalam.

Page 1 of 14 | Total Record : 132