cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Warganet pada Kolom Komentar Akun Instagram @aniesbaswedan Mega Ayu Lestari; Gallant Karunia Assidik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3337

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni (1) mendeskripsikan bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar akun media sosial Instagram @aniesbaswedan dan (2) mendeskripsikan penyebab pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar akun instagram @aniesbaswedan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis ataupun kata lisan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan data dari setiap komentar postingan instagram @aniesbaswedan, menganalisis dan mendeskripsikan data yaitu dengan memaparkan serta menggambarkan hasil, menyesuaikan dengan teori-teori yang didapatkan dari hasil menelaah artikel serta karya ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan maksim yang paling dominan ialah maksim penghargaan sebanyak 35 data, berikutnya disusul dengan maksim kebijaksanaan 26 data, kemudian maksim pemufakatan sejumlah 22 data, maksim kesimpatian 18 data, maksim kedermawanan sejumlah 11 data dan yang terakhir maksim kesederhanaan paling sedikit 10 data. Faktor-faktor terjadinya pelanggaran prinsip kesantunan yaitu; (a) mengkritik menggunakan kata-kata kasar, (b) protektif terhadap pendapat, (c) rasa emosi penutur, (d) memojokkan lawan tutur, dan (e) menuduh lawan tutur.Kata Kunci: pelanggaran kesantunan, maksim, komentar, instagram, @aniesbaswedan
Penggunaan Alih Kode dalam Pernyataan Megawati Soal Persiapan Pemilu di Merdeka News Terhadap Pembelajaran Sosiolinguistik Cahyaning Ridho Tulaini; Markhamah, Markhamah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3339

Abstract

Dalam kehidupan berkomunikasi ataupun berinteraksi masyarakat menggunakan media bahasa sebagai alat sosial agar lawan bicara dapat memahaminya, dengan tujuan mendapatkan dan menyampaikan informasi yang diperlukan. Tanpa bahasa manusia tidak dapat mengungkapkan pikirannya. Singkatnya, tanpa bahasa tidak dapat berkomunikasi. Peran bahasa sangat penting agar terwujudnya kehidupan bermasyarakat. Sosiolinguistik merupakan suatu kajian tentang bahasa yang dikaitkan dengan kondisi kemasyarakatan. Sosiolinguistik berurusan dengan aspek bahasa pada gilirannya. Fokus pada bahasa dan pertimbangkan konteks sosial. Keanekaragaman bahasa tersebut disebabkan oleh ragam bahasa yang digunakan oleh masyarakat penuturnya Pengubahan kode bahasa bisa terjadi secara total, mencantumkan element bahasa lain dengan bahasa yang sedang diterapkan, atau memodifikasi sebuah bahasa. pengaplikasian dua bahasa atau lebih, beberapa model dari satu bahasa, atau mungkin beberapa pembawaan dari satu ragam. Pengalihan kode dapat dijumpai dalam satu percakapan, atau dalam pidato.
Analysis of the use of discourse deixis on antagonistic actions in ‘Pourris Gâtes’ Prakoso, Arif Adi; Karimah, Iim Siti; Gumilar, Dudung
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3344

Abstract

This research examines the use of discourse deixis in expressive illocutionary acts of sadness, joy, anger, disgust, fear, and surprise, as articulated by Juan Carlos in the film “pourris gâtes” The central plot of the film revolves around Francis Bartek's endeavor to teach his children about maturity by feigning poverty. However, this is discovered by Juan Carlos, who is Stella's boyfriend, and he aims to exploit the wealth of Francis' children. The dialogue between Juan Carlos, Francis Bartek, Phillippe, Stella, and Alexandre is analyzed using Levinson's theory, which emphasizes that discourse deixis involves the use of temporal, spatial, and demonstrative words. This research explains how the involvement of discourse deixis in expressive illocutionary acts can support the ‘telling’ and ‘showing’ methods in characterizing Juan Carlos’s antagonism through ineffective sentences and violations of the cooperative principle carried out by Juan Carlos.
Perbandingan Kompetensi Literasi Membaca antara Siswa Kelas VIII SMPN 1 Takalar dengan SMPN 1 Sanrobone Amir, Johar; Mahmudah, Mahmudah; Herdiani, Rizki; Bakri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3345

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dua hal pokok, yaitu: (1) mengungkap kompetensi membaca siswa SMPN 1 Takalar dalam menemukan informasi (2) mengungkap kompetensi membaca siswa SMPN 1 Sanrobone dalam memahami informasi. Dan membuktikan adanya perbedaan kompetensi membaca antara siswa SMPN 1 Takalar dengan siswa SMPN 1 Sanrobone dalam mengevaluasi dan merefleksikan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini merupakan metode penelitian yang mengukur kompetensi literasi membaca siswa kemudian mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap kompetensi literasi membaca siswa melalui skor dari sampel yang telah terkumpul sebagimana adanya atau sesuai dengan fakta. Data dalam penelitian ini berupa angka dari hasil pekerjaan siswa yang diolah untuk mengukur kompetensi literasi membaca siswa kelas VIII SMPN 1 Takalar dan siswa SMPN 1 Sanrobone melalui tes berbasis PISA. Populasi penelitian ini yakni seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri Sanrobone Kabupaten Takalar. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes. Teknik tes ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu (1) memberikan informasi petunjuk pelakasanaan teks, cara pengisian, dan durasi waktu yang diberikan; (2) meminta siswa mengisi data diri pada lembar soal; (3) memberikan kesempatan kepada siswa untuk menawab soal-soal yang diberikan. Durasi waktu penyelesaian tes tersebut selama dua jam pelajaran atau selama 50 menit. Kurun waktu tersebut digunakan untuk menjawab 20 nomor soal. Pengumpulan data dilakukan pada hari yang berbeda pada setiap sekolah dengan total dua hari karena terdapat dua sekolah.
Tindak Tutur Ilokusi Anies Baswedan pada Acara Narasi Mata Najwa “Anies Baswedan Bicara Gagasan” (Kajian Pragmatik) Aunurrohim, Afina Faizah; Jatmika Nurhadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori tindak tutur ilokusi yang disampaikan oleh Anies Baswedan dalam acara Narasi Mata Najwa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dengan analisis data; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini mendapatkan hasil bahwa tuturan yang disampaikan Anies Baswedan terdapat 5 kategori tindak tutur ilokusi meliputi tuturan direktif; (melarang, menyarankan & memerintah), tuturan komisif;(menawarkan & menjanjikan) , tuturan deklarasi; (memutuskan, mengizinkan & menyangkal), tuturan ekspresif; (mengharapkan, berterimakasih, mengenang, bersyukur & kekaguman), dan tuturan asertif; (menyatakan & melaporkan). Dominasi tuturan ilokusi yang digunakan adalah tuturan asertif
Identitas Priyayi dan Orang Kebanyakan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer Rangga Agnibaya; Dhika Puspitasari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3362

Abstract

Masyarakat Jawa pada awal abad ke-20 terdiri dari beberapa lapisan masyarakat, yakni Eropa, Asia, dan Pribumi. Masyarakat pribumi terdiri dari dua golongan sosial, yakni bangsawan atau priyayi dan Kawula atau Orang Kebanyakan. Masing-masing golongan sosial memiliki karakteristiknya. Karakteristi tersebut terbentuk melalui proses sosial yang panjang. Di sisi yang lain, dengan karakteristik yang dimiliki mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain. Penelitian ini menganalisis identitas Priyayi dan Kawula yang ada dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, penelitian ini menemukan data bahwa golongan priyayi merupakan Golongan priyayi adalah sebuah peradaban elit yang memiliki simbol-simbol identitas yang lebih luhung daripada identitas kawula atau orang kebanyakan. Jika dilihat dari kacamata budaya, identitas priyayi dianggap lebih berbudaya daripada identitas orang kebanyakan. Di sisi yang lain, golongan kawula atau orang kebanyakan yang diwakili oleh warga kampung nelayan merupakan lingkungan yang berisi orang-orang yang keras karena ditempa oleh kehidupan yang keras juga. Namun meskipun demikian, karena budaya kehidupan pantai telah mengakar kuat dalam diri mereka, maka kerasnya kehidupan ala nelayan dijalani dengan senang hati.
Faktor dan Cara Mengatasi Speech Delay terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Rista Angraeni; Bambang Irawan; Asep Maulana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3363

Abstract

Bahasa merupakan bahan atau alat yang berguna untuk berkomusikasi, bahasa sendiri tersusun dari beberapa satuan, seperti kata, kelompok kata, klausa, dan kalimat yang terbentuk secara lisan ataupun tulisan dalam artikel jurnal ini akan dibahas bagaimana proses pemerolehan bahasa dan bagaimana pencegahan keterlambatan bahasa (speech Delay). Pada penulisan artikel ini, penulis menggunakan jenis penelitian Studi Kepustakaan (Library Research). Teknik pengumpulan data dengan cara mencari melalui buku, literatur, artikel ilmiah, atau naskah-naskah yang berhubungan dengan pembahasan dari penelitian yang akan dipecahkan. Sifat dari penelitian ini yaitu bersifat deskriptif serta penulis juga mencantumkan prosedur-prosedur dalam penulisan artikel jurnal ini. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu speech delay adalah kondisi anak mendapatkan suatu kesulitan dalam berbicara secara jelas. Speech delay anak biasanya dikarenakan terlalu sering menonton sehingga tidak menstimulus anak untuk berbicara dan hanya membuat anak untuk mendengarkan saja dari pada ikut untuk bicara
Representation of Environmental Damage in Tere Liye's Novel Rain (Literary Ecocriticism Study) Arisa, Arisa; Nur Rahmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3366

Abstract

The sophistication of technology helps modern man in the pace of activity and creativity. However, sophisticated technology without control from humans as its creators can bring disaster and prolonged damage that has a global impact. This study aims to describe the representation of environmental damage in the novel Rain by Tere Liye. The type of research used is qualitative descriptive with Greg Garrard's literary ecocriticism approach. The research data was sourced from the novel Hujan by Tere Liye published by Gramedia Pustaka Utama with research data in the form of words, phrases, sentences related to environmental damage. Data collection techniques in this study are carried out by document techniques and literature studies, data analysis through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study illustrate that in the novel Rain by Tere Liye there is environmental damage which includes pollution, wilderness, disasters, housing / shelter, animals, and the earth. Environmental damage occurs due to the utilization of sophisticated technology without control from humans, used as a savior with fast-paced action, but only helps in the short term. The conclusions of the research represent environmental damage in the novel Rain by Tere Liye due to sophisticated technology and low human empathy for the environment as a result of modernism.
Pemanfaatan Media Digital Joylada dalam Pembelajaran Sastra Populer Nugroho Widhi Pratomo; Ade Hikmat; Imam Safi’i
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3370

Abstract

Media digital menjadi alat yang menarik dalam pembelajaran pada saat ini, termasuk dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pemanfaatan sastra digital dalam pembelajaran mata kuliah sastra populer di Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menganalisis data secara deskriptif. Pencarian data dengan cara mengamati, mendata, dan analisis data. Dari penelititian ini didapatkan hasil bahwa pemanfaatan media digital Joylada ini diperlukan untuk mempermudah mahasiswa dalam mencari karya sastra yang selama ini sulit dicari di peroustakaan. Memaksimalkan penggunaan sastra digital dalam pembelajaran agar efektif dan mempersingkat waktu dalam pencarian teks karya sastra, agar pembelajaran berlangsung dengan baik, serta memberikan wadah untuk melakukan penulisan. Ditemukan hasil bahwa mahasiswa sastra Indonesia dalam mempelajari sastra populer dengan media digital Joylada menjadi lebih mudah, sehingga tidak mempersingkat waktu dalam proses pencarian data dan memberikan kesempatan mengeksplore kemampuan menulis. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan sastra digital Joylada diperlukan dalam pembelajaran mata kuliah sastra populer bagi mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Pamulang.
Pengembangan Materi Ajar Elektronik Pembelajaran Puisi Siswa Kelas X SMA Nurhidayah; Kembong Daeng; Syamsudduha, Syamsudduha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3371

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: (1) kelayakan isi materi ajar puisi berbasis digital siswa kelas X SMA, penelitian kualitatif dengan model penelitian dan pengembangan. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah pengembangan dari model S. Thiagarajan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah pengembangan dari model S. Thiagarajan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kelayakan isi materi ajar dibagi menjadi delapan aspek penilaian, yaitu kesesuaian materi dengan Capaian Pembelajaran, kesesuaian materi dengan Tujuan Pembelajaran, kesesuaian materi Alur Tujuan Pembelajaran, kebenaran konsep materi dalam materi ajar, kesesuaian kegiatan belajar dengan kebutuhan siswa, kesesuaian manfaat untuk penambahan wawasan pengetahuan, kesesuaian dengan nilai-nilai, moralitas, dan sosial, dan aspek kesesuaian dengan kebutuhan materi ajar dengan hasil validasi tahap 1 aspek kelayakan isi memperoleh skor rata-rata 2,88. Setelah mendapatkan komentar dan saran dari validator, maka dilakukan perbaikan dan skor rata-rata validasi tahap 2 meningkat menjadi 4,38 dengan kategori sangat baik Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk materi ajar yang dikembangkan layak digunakan.