cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pola Ilokusi Juragan pada Asisten Rumah Tangga di Kawasan Perumahan Indra-Indah Kecamatan Colomadu Fachrul Ramadhan; Gallant Karunia Assidik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi juragankepada asisten rumah tangga dikawasan perumahan Indra-Indah Kecamatan Colomadu. Jenis penelitian yang dilakukan berupa penelitian deskriptif kualitatif. Komunikasi antara juragan ketika berinteraksi kepada asisten rumah tangga melibatkan berbagai bentuk tindak tutur ilokusi sehingga menjadi objek penelitian yang dapat dikaji secara komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat melalui wawancara, teknik simak bebas cakap melalui observasi, dan melalui dokumentasi secara langsung kepada subjek. Metode analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan tindak tutur ilokusi dalam komunikasi antara juragan dan asisten rumah tangga paling banyak yaitu: Bentuk tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam interaksi komunikasi juragan pada pembantu rumah tangga di kawasan Perumahan Indra-Indah diantaranya: Pertama, jenis tindak tutur ilokusi direktif sebanyak 36% data dengan fungsi memerintah, memohon, menasihati, dan merekomendasikan. Kedua, tindak tutur komisif sebanyak 31% data dengan fungsi menawarkan dan berjanji. Ketiga, tindak tutur asertif sebanyak 20% data dengan fungsi menyarankan, mengeklaim, mengeluh, dan. Keempat, tindak tutur ekspresif sebanyak 13% data dengan fungsi menyalahkan, memuji, memberi selamat, dan meminta maaf. Data pola ilokusi juragan kepada asisten rumah tangga didominasi tuturan ilokusi jenis direktif sebanyak 36% data. Sedangkan data terendah yaitu tindak tutur ilokusi ekspresif sebanyak 13% data.
Kata-Kata Tabu Bahasa Madura: Strategi Komunikasi Khas Madura Faizi, Ahmad Faizi; Moh. Ahsan Shohfur Rizal; Dzarna, Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3409

Abstract

Beragam kata dan ungkapan yang digunakan seseorang di dalam berkomunikasi satu dengan yang lain, beragam cara yang mereka gunakan untuk mengungkapkan rasa maupun maksud yang mereka rasakan ketika berkomunikasi satu dengan yang lain. Kata maupun ungkapan tabu menjadi salah satu pilihan unik yang sering digunakan ketika mereka berkomunikasi. Penelitian ini merupakan kajian etnolinguistik yang bertujuan mendeskripsikan dan menginterpretasikan bentuk, makna, dan penggunaan kata-kata tabu yang digunakan pada aktivitas sehari-hari oleh masyarakat Madura di Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo. Data dalam penelitian ini berupa sekelompok kata yang dianggap tabu sesuai adat kebiasaan masyarakat sekitar. Data tersebut dikumpulkan melalui metode simak catat dan dilengkapi dengan penggunaan intuisi kebahasaan penulis. Ada beberapa kata yang digunakan masyarakat Liprak Wetan dalam komunikasi sehari-hari. Kata tabu tersebut digolongkan menjadi beberapa bagian, yaitu: kata tabu yang berhubungan dengan binatang, anggota tubuh manusia, seks, agama, kematian, dan ekskresi. Dalam penelitian ini ditemukan tujuh kata yang berhubungan dengan anggota tubuh manusia, lima kata yang berhungan dengan binatang, tujuh kata yang berhubungan dengan seks
Campur Kode pada Penamaan Industri Rumah Tangga di Kota Solo dan Implementasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Teks Iklan, Slogan, dan Poster Nurahman, Zamzam; Yunus Sulistyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode pada penanaman industri rumah tangga di kota Solo. Mengetahui implikasi dari campur kode terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diteliti berupa spanduk penamaan industri rumah tangga yang mengindikasikan bentuk campur kode. Setelah melaksanakan analisis langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi implikasi terkait pembelajaran Bahasa Indoensia. Pengambilan sampel atau sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel yang disesuaikan dengan masalah, kebutuhan dan kemantapan peneliti dalam memperoleh data campur kode pada spanduk. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual yang menghubung bandingkan unsur-unsur yang bersifat lingual, baik yang terdapat dalam satu bahasa maupun dalam beberapa bahasa yang berbeda. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, penting bagi para guru untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang perbedaan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa atau inggris, serta memberikan contoh-contoh yang tepat dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia .
Analisis Enklitik Bahasa Makassar sebagai Penanda Aspek Sukardi, Aris; Hasan Busri; Moh. Badrih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3420

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan enklitik dalam bahasa Makassar sebagai penanda aspek dalam kalimat. Enklitik adalah elemen linguistik yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi tentang durasi, kesudahan, atau kelanjutan suatu tindakan dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengumpulkan data dari bahasa Makassar, terutama kalimat-kalimat yang menggunakan enklitik sebagai penanda aspek. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa dalam bahasa Makassar, enklitik memiliki peran khusus sebagai penanda aspek dalam kalimat. Ketika frasa verba diberi enklitik -mi frasa tersebut menandakan aspek duratif (sedang berlangsung), ketika diberi enklitik -ji frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek, dan ketika diberi enklitik -pi frasa tersebut menandakan aspek futuristik (akan terjadi di masa depan). Ketika enklitik digabungkan dengan frasa nomina, frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek jika diberi enklitik –mi atau -ji tetapi memiliki penanda aspek futuristik jika diberi enklitik –pi. Sementara itu, pada frasa adjektiva, jika diberi enklitik -mi frasa tersebut menandakan aspek perfektif (telah selesai), jika diberi enklitik -ji frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek, dan jika diberi enklitik -pi frasa tersebut menandakan aspek futuristik. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran enklitik dalam bahasa Makassar sebagai penanda aspek, serta memperkaya pengetahuan dalam bidang linguistik. Penggunaan enklitik dengan penanda aspek yang berbeda memberikan nuansa khusus dalam berkomunikasi dalam bahasa tersebut
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA Khoerunnisa, Ngifat; Edy Suryanto; Budi Waluyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3423

Abstract

Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan selalu diperbincangkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai (1) bentuk penggambaran hubungan lingkungan dan manusia yang ditunjukan dalam antologi puisi Kekasih Teluk sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, (2) bentuk kritik ekologi yang digambarkan dalam antologi puisi tersebut sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, dan (3) pemanfaatan hasil analisis ekokritik dalam antologi puisi tersebut sebagai alternatif materi ajar mengidentifikasi makna puisi yang dibaca untuk siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik dengan teori Lawrence Buell. Sumber data penelitian ini meliputi dokumen yaitu antologi puisi Kekasih Teluk karya Saras Dewi dan informan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen dengan metode simak-catat dan wawancara mendalam. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, penggambaran hubungan alam dan manusia sesuai dengan teori Lawrence Buell pada antologi puisi Kekasih Teluk disebut dengan topofolia. Kedua, pada antologi puisi ini keempat bentuk ekokritik menurut teori Lawrence Buell yang ditemukan yaitu historikal elemen nonmanusia, legitimasi kepentingan elemen nonmanusia terhadap kepentingan manusia, dinamisasi alam, dan pertanggungjawaban manusia terhadap alam. Ketiga, antologi puisi Kekasih Teluk selaras dengan materi puisi di kelas 10 atau fase E Kurikulum Merdeka, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar oleh guru. Analisis ekokritik berdasarkan hasil penelitian dapat menjadi langkah alternatif memahami makna puisi secara mendalam. Hal tersebut selaras dengan cara mamahami makna puisi secara mendalam adalah dengan menganalisis diksi-diksi tertentu, suasana, dan tema.
Analisis Nilai Kebudayaan Lokal Bugis dalam Cerita Rakyat La Galigo Fitriana, Fitriana; Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskan nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh melalui metode studi Pustaka. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan mendeskripsikan nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan hasil bahwa adapun nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo diantaranya yaitu 1) Nilai sipakatau atau memanusiakan manusia yaitu berupa sikap yang diwujukan dengan berkata dengan penuh kejujuran, menghormati hak asasi manusia orang lain, tidak mengambil hak orang lain dan menghindari permusuhan. 2) Nilai sipakalebbi atau saling menghargai yaitu berupa wujud sikap menghormati yang lebih tua, bersikap ramah, pengunaan sapaan yang baik, dan saling membantu. 3) Nilai sipakainge atau saling mengingatkan yaitu berupa wujud sikap saling menasihati
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Materi Iklan, Slogan, Poster kelas VIII SMPN 2 Siak Kecil Maryam, Siti; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar pada materi iklan, slogan, dan poster siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, dengan model desain one group pretest-posttest design. Desain ini digunakan untuk membandingkan keadaan sebelum dengan yang sudah diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil, sedangkan sampel nya diambil secara acak dengan menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu melakukan pengundian seluruh kelas VIII A. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan perhitungan uji-t yang telah dilakukan pada nilai pretest dan nilai posttest maka didapatkan thitung memperoleh nilai 11,96 dan ttabel adalah 1,670 sehingga hasilnya Thitung > Ttabel yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat Adanya pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar.
Peranan Guru dalam Manajemen Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kualitas Peserta Didik Maulida Laily Kusuma Wati; Subyantoro, Subyantoro; Wagiran, Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3436

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi peran guru dalam manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Studi literatur kualitatif dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang topik tertentu melalui analisis dan sintesis informasi dari berbagai sumber. Proses pengumpulan data melibatkan membaca, menganalisis, dan menyintesis informasi yang ditemukan dalam literatur. Menjelaskan dan menggambarkan informasi yang ditemukan dalam literatur tanpa melakukan analisis statistik formal atau pengukuran numerik. Hasil dari penelitian ini yaitu setiap peran yang dimainkan oleh guru dalam manajemen peserta didik memiliki kontribusi yang penting terhadap pengembangan dan pembentukan karakter siswa. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai peran-peran tersebut: (1) Guru sebagai Pendidik, (2) Guru sebagai Sumber Belajar (3) Guru sebagai Fasilitator dan Pemandu Wisata (4) Guru sebagai Konselor (5) Guru sebagai Innovator dan Motivator (6) Guru sebagai Pelatih (7) Guru sebagai Evaluator. Manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik dapat diuraikan sebagai berikut: (1) Tempat Pengembangan Kemampuan Individu, (2) Membenahi Diri dan Mendidik Sesuai Aturan, (3) Tempat Pengembangan Sikap, (4) Ucapan, dan Tingkah Laku, (5) Pengelolaan Kegiatan Akademik dan (6) Non-Akademik Pengembangan Individu Pentingnya Aturan dan Hukum.
Students’ Performance in Cultural Text Writing Based on Situational Context and Cohesive Devices: A case study of Discourse Analysis Sidabutar, Usman; Sahlan Tampubolon
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3438

Abstract

This research is described to classify cohesive devices and contextualize the cohesive devices on the English Students Writing at HKBP Nommensen University Medan. There is a role that creates importance and urgency regarding the development of writing skills which can be considered a mode related to problems that often arise in writing. Classification and contextualization are polarities for determining the type of text as student writing. Research that applies qualitative methods is considered scientifically to obtain more valid results. The subjects of this study were 50 students on the sixth semester of English Education with research locations at HKBP Nommensen University, Medan. Specifically, for situational context and cohesive devices, the data were comprised to context A, context B and context C. Based on the research results, the classification of cohesive devices is found in varying amounts of student writing, but the totality of the use of Lexical Cohesion tends to be more dominant in student writing, especially in context A with 33 percent. Meanwhile, in context B the use of references accounts for 28 percent of student writing. Context becomes the prompt performance in the teaching process including cohesive devices and context formed by teacher-student interactions in the classroom
Refleksi Ekokritik dalam Sastra: Analisis Fenomensa Lingkungan dalam Cerpen Maut di Ladang Jagung dan Pohon-Pohon Jalan Protokol Wahyuni Ramadhani; Juanda, Juanda; Faisal, Faisal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3439

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui fenomena lingkungan yang terjadi dalam cerpen Maut di Ladang Jagung karya A. Muttaqin dan Pohon-Pohon Jalan Protokol karya Kiki Sulistyo pada terbitan kompas.com dan bentuk nilai-nilai Pendidikan lingkungan dalam kumpulan cerpen Lakon Hidup.com berdasarkan kajian ekokritik Greg Garrard. Sumber data pada penelitian ini adalah kumpulan cerpen pada Kompas.com. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan menggunakan proses iteratif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh fenomena lingkungan dan bentuk nilai-nilai pendidikan lingkungan yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kompas.com. Hasil penelitian menunjukkan dalam cerpen Kompas.com pengarang merefleksikan fenomena lingkungan yang meliputi pencemaran, tempat tinggal dan bumi serta dapat dikatakan bahwa tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut menunjukkan sikap hormat terhadap alam, tanggung jawab terhadap alam, dan tidak merugikan alam. Kontribusi penelitian ini bagi tenaga pendidik, seperti guru SMA dan dosen, terletak pada kemampuannya menyediakan wawasan mendalam mengenai cara sastra dapat digunakan sebagai medium efektif untuk mengedukasi generasi muda tentang isu-isu lingkungan. Bagi pembuat kebijakan, penelitian ini menawarkan perspektif berharga tentang pentingnya mendukung karya sastra yang mengangkat isu lingkungan, yang bisa dijadikan sebagai alat komunikasi strategis dalam kebijakan lingkungan.