cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Relasi Gender dalam Novel “Merpati Tak Pernah Ingkar Janji” Karya Mira W. Ariani, Dewi; Dwi Sulistyorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5257

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengaji novel ini dari segi feminisme serta dampak gender yang dialami tokoh dalam novel tersebut. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, penelitian ini mengamati dan menganalisis isi novel dengan pendekatan feminisme. Kajian ini diharapkan dapat memaparkan gagasan-gagasan feminisme pengarang yang ingin disampaikan kepada pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Relasi gender meliputi perempuan sebagai inferior, perempuan sebagai mitra sejajar laki-laki, dan perempuan sebagai makhluk superior. Adanya relasi gender ini menimbulkan adanya ketidakadilan gender dan kesetaraan gender, sehingga memberi dampak psikologi pada tokoh novel. Dampak psikologi berupa kecemasan riil, kecemasan neurotik, dan kecemasan moral.
Tingkat Literasi Digital: Kemampuan Mahasiswa dalam Menganalisis Berita Hoaks Abdul Haliq; Abdul Hafid; Asriadi, Asriadi; Asis Nojeng
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5277

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tingkat literasi digital mahasiswa dalam menganalisis berita hoaks. Tujuan utama dari penelitian ini, yaitu untuk mengukur tingkat literasi digital mahasiswa dalam menganalisis berita hoaks di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskripstif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket atau kuesioner yang diisi oleh mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Teknik analisis data dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa dalam menganalisis berita hoaks berada pada kategori menengah hingga tinggi. Mahasiswa umumnya sudah memiliki pemahaman dasar tentang literasi digital, seperti kemampuan mengenali sumber informasi yang kredibel, memahami cara verifikasi informasi, dan penggunaan media sosial dengan lebih bijak. Namun, masih terdapat sebagian mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi berita hoaks secara cepat dan tepat.
Analisis Kritik Politik dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen Siti Afifatur Rohmah; Sugiarti, Sugiarti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik politik dan dampak politik dalam novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul Bungkam Suara karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis. Penggunaan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, membaca, mencatat, dan menganalisis. Hasil penelitian ini berupa analisis kritik politik dalam novel novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen ini memaparkan tentang berbagai aspek politik, termasuk kekuasaan, kebijakan, dan hukum, serta dampaknya terhadap masyarakat. Novel ini menggambarkan kekecewaan terhadap retorika politik yang tidak terealisasi. Tokoh Timmy mencerminkan ketidakadilan dan kegagalan negara dalam melindungi warganya. Novel ini juga mengkritik korupsi, oligarki, dan penyalahgunaan hukum yang memperkuat kekuasaan elite, serta penangkapan menteri sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang. Dampak politik yang digambarkan mencakup ketidakstabilan, manipulasi opini publik melalui teknologi, dan kesenjangan pembangunan. Novel ini menunjukkan bagaimana krisis demokrasi memperburuk ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan menciptakan ketidakadilan struktural. Dengan kisah yang disampaikan melalui novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen mengajak pembaca merenungkan pentingnya pemerintahan yang transparan dan berintegritas, serta bahaya ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana novel Bungkam Suara menjadi media untuk menyampaikan kritik politik yang relevan dengan konteks masyarakat. Novel ini dapat menjadi refleksi penting bagi pembaca untuk memahami kompleksitas dan dampak buruk dari sistem politik yang tidak transparan dan tidak adil, serta perlunya perbaikan tata kelola politik demi keberlangsungan demokrasi dan kesejahteraan masyarakat.
Representasi Nilai Bahasa, Sastra dan Politik dalam Definisi Wilayah Sengketa Palestina-Israel (Kajian Poskolonialisme) Mohamad Ramdon Dasuki
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5284

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan posmodernisme dan poskolonialisme dalam perspektif bahasa, sastra, dan politik. Sebagaimana posmodernisme dan poskolonialisme bertujuan untuk menghasilkan sebuah penelaahan dan pemahaman dari karya bahasa, sastra, politik yang lebih utuh, dan tidak terikat lagi oleh struktur teks. Sementara metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Dengan asumsi yang demikian itu, maka baik posmodernisme maupun poskolonialisme lebih berusaha untuk melihat sebuah karya bahasa, sastra, dan politik dari berbagai sisi yang ada. Hasilnya; Posmodernisme dengan keras menolak segala penjelasan apa pun yang harmonis, universal dan konsisten, sebagaimana yang menjadi semangat kabur dalam semangat modernitas. Adapun simpulannya kajian dalam bidang poskolonialisme mencakup seluruh khazanah tekstual, khususnya karya bahasa, sastra, dan politik yang pernah mengalami kekuasaan imperial sejak awal kolonisasi hingga sekarang seperti persoalan definisi wilayah sengketa antara Palestina dengan Israel.
Revealing Indonesia through The Grief of Film: Marlina The Murderer in Four Acts Fitriansal, Fitriansal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5290

Abstract

This study is based on qualitative research using the grief of film model in the five stages of Kubler-Ross. The aim is to unveil the grief of the film "Marlina The Murderer in Four Acts" by Mouly Surya, constructed through the exotic cultural anthropology of Indonesia, inspired by a true story in the Sumba region. The research results indicate that the film depicts the character Marlina undergoing a grief process in constructing its narrative. The film's foundation lies in the truth of reality, interpreted through Indonesia's ideology, utilizing the grand power of art and culture. This ultimately gives rise to the concept of the essence of interpreting nationalism through the character 'Marlina' as a representation of marginalized women challenging the nation's reality.
Analisis Tindak Tutur dalam Takarir Serial Emily in Paris Khansa Almaida; Farida Amalia; Iis Sopiawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5296

Abstract

Tindak Tutur atau tuturan merupakan suatu elemen penting dalam berbahasa yang dimana kehadirannya selalu muncul dan digunakan ketika kita berdialog dengan sesama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis, mengidentifikasi serta mengklasifikasikan jenis Tindak tutur pada takarir dialog serial drama asing. Serial drama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Serial Emily in Paris musim keempat dengan jumlah 10 episode yang berdurasi 30 menit per serial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat dibantu dengan instrumen penelitian berupa kartu data guna mempermudah proses pencatatan dan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, telah ditemukan 554 data yang kemudian diklasifikasikan menjadi 3 jenis tindak tutur berdasarkan teori Austin dan Searle, yakni Tindak Lokusi, Ilokusi dan Perlokusi. Fokus pada penelitian ini yaitu menentukan jenis tindak tutur yang paling dominan digunakan pada dialog serial tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, jenis yang paling banyak digunakan yaitu jenis Tindak Lokusi Deklaratif dengan jumlah 164 data yang dimana tuturan digunakan untuk menyampaikan informasi ataupun memberikan suatu pernyataan kepada mitra tutur.
Analisis Strategi Penerjemahan Metafora Bahasa Perancis ke dalam Bahasa Indonesia dalam Novel Candide ou l’optimisme Karya Voltaire Zoya Naura Rizky Sumartanto; Sunendar, Dadang; Widawati, Rika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan metafora dari bahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia dalam novel Candide ou l’optimisme karya Voltaire. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi strategi penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan metafora. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berdasarkan teori penerjemahan metafora oleh Larson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan berbagai strategi, seperti penerjemahan metafora ke metafora dengan citra yang sama, metafora ke metafora dengan citra yang berbeda, metafora ke simile dan metafora ke ungkapan non-figuratif. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai tantangan dan kompleksitas dalam menerjemahkan metafora, serta kontribusi teoritis dan praktis bagi studi penerjemahan sastra.
Analisis Penggunaan Majas Hiperbola pada Iklan Produk Makanan dan Minuman Perancis Salsabilla, Aina; Tri Indri Hardini; Iim Siti Karimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna dari majas hiperbola pada iklan produk makanan dan minuman Perancis, dan (b) pengaruh majas hiperbola pada iklan produk makanan dan minuman Perancis berdasarkan teori iklan AIDCA yang dikemukakan oleh Kasali dan Kotler, dkk. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu: (1) teknik simak, dan (2) teknik catat. Sedangkan untuk analisis data, penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: (1) reduksi data, dimana peneliti menyederhakan dan merangkum data hingga hanya data-data relevan yang tersisa, (2) penyajian data, dimana peneliti menampilkan data dalam bentuk yang mudah dipahami, dan (3) penarikan kesimpulan, dimana peneliti memberikan kesimpulan dari data-data telah dianalisis. Data yang digunakan pada penelitian ini diambil dari aplikasi Pinterest. Dari hasil reduksi, terdapat 30 iklan yang mengandung majas hiperbola dari total 80 iklan produk makanan dan minuman Perancis yang ditemukan di Pinterest. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa majas hiperbola memiliki makna yang berpengaruh pada kriteria iklan yang baik berdasarkan teori AIDCA yang dikemukakan oleh Kasali dan Kotler, dkk.
Analisis Strategi Penerjemahan Puisi Bahasa Perancis Karya Victor Hugo ke dalam Bahasa Indonesia pada Situs Bacapetra.co Mayora Zahwa Pricilla; Dadang Sunendar; Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5302

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi penerjemahan puisi yang digunakan dalam lima puisi Bahasa Perancis karya Victor Hugo yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada situs Bacapetra.co. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi khusus penerjemahan puisi berdasarkan tinjauan Lefevere, mendeskripsikan strategi untuk menerjemahkan struktur & makna berdasarkan teori Suryawinata Hariyanto, serta strategi penerjemahan untuk gaya bahasa kiasan puisi yang diusulkan Liu Qiong & Zhang Xiaobing. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak dan catat pada setiap baris dalam setiap bait untuk mengetahui jenis-jenis strategi yang digunakan oleh penerjemah. Dari data yang telah dianalisis, jenis strategi khusus yang digunakan hanya strategi interpretasi(59.46%), literal(39,19%),dan fonemik(2,7%). Strategi modulasi (37,84%) dominan digunakan pada strategi struktur. Strategi makna didominasi oleh strategi penyusutan & perluasan(24,32%). Strategi Penerjemahan gaya bahasa cenderung menggunakan jenis penerjemahan harfiah(28.38%), lalu penerjemahan harfiah-makna(24.32%), dan Penerjemahan penggantian (22.97%).
Analisis Semantik dan Budaya dalam Lirik Lagu ‘Les Champs-Élysées’ Wardhaya, Almeyda Leonita; Yuliarti Mutiarsih; Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis makna semantik dan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang tercermin dalam lirik lagu ‘Les Champs-Élysées’ yang diciptakan oleh Mike Wilsh dan Claude François, serta dipopulerkan oleh Joe Dassin pada tahun 1969. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan teori semantik dari Leech (1981) serta teori kebudayaan dari Koentjaraningrat (1985). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen dan analisis konten. Data yang dianalisis berupa lirik lagu "Les Champs-Élysées" dalam bahasa Prancis. Proses analisis mencakup identifikasi jenis makna semantik dan unsur budaya yang terkandung dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini didominasi oleh makna denotatif, konotatif, sosial, dan afektif, yang menggambarkan kehidupan sosial dan budaya di Paris. Selain itu, lirik lagu ini mencerminkan berbagai unsur budaya, seperti gaya hidup, seni, dan kebebasan, yang merupakan bagian dari identitas masyarakat Prancis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bahasa dan budaya.