cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Campur Kode Fonologi dan Semantik dalam Puisi “0 Ammalek” Nunung Supratmi; M.Arifin Zaidin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5202

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkaji bentuk dan fungsi, jenis, dan faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode pada buku puisi “O AmmaleK”,karya Goenawan Monoharto. Penelitian i kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber penelitian diambil dari Buku Puisi “O Ammalek” sebagai data primer. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik dokumentasi menjadi alat untuk mengumpulkan data penelitian dan teknik analisis data melalu proses penyempurnaan, penjelasan, dan pemberian verifikasi. Penyempurnaan berarti memperbaiki, mengkritkan, pemusatan pada kajian penting, dan membuang hal yang tidak penting. Penyajian data digunakan dalam penelitian kualititatif ini adalah formulasi naratif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan dengan bukti dukungan yang diperoleh selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode bahasa mangkasak yang digunakan penulisnya dalam menyampaikan kepada pembaca adalah campur kode dalam bentuk fonologis dalam fonetik, fonemik, dan fonetik artikulatoris atau organis, sedangkan fonemik mencakup unsur fonemik. Campur kode dalam bentuk semantik dengan kajian makna bahasa mencakup makna leksikal, gramatikal, dan denotatif,yang berfungsi untuk penghormatan, menegaskan makna, makna seorang ibu /amma/ dalam suatu kehidupan hingga akhir khayat menjadi sangat penting, juga kepada orang lain, keinginan untuk memperkenalkan jati diri atau aktualisasi diri dan penekanan makna larik-larik puisinya sesuai dengan kondisi emosional yang dimilikinya.
Rekonstruksi Cerita Pendek Ikan Asin dan Mah Yong menjadi sebuah Naskah Sinema Pendek Diana Rosita Dewi; Wahyudi Siswanto; Indra Suherjanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5204

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji proses rekonstruksi cerita pendek Ikan Asin dan Mah Yong karya Rifan Nazhip menjadi sebuah naskah sinema pendek dengan menggunakan teori adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Proses rekonstruksi menggunakan teori adaptasi Hutcheon. Berdasarkan hasil penelitian terdapat unsur cerita pendek berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Setelah proses adaptasi, hasil penelitian tersebut menunjukkan perubahan yang ditandai dengan adanya pengurangan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Pengurangan cerita pendek dikategorikan menjadi dua, yaitu penyederhanaan alur dan pengurangan tokoh. Penambahan dikategorikan menjadi lima, yaitu penambahan karakter atau tokoh, struktur cerita, lokasi, dialog, dan adegan. Perubahan bervariasi cerita pendek terdapat pada nama tokoh, pada cerita pendek menggunakan kata ‘Aku’ berubah menjadi Agus dalam naskah sinema pendek. Dengan demikian, rekonstruksi cerita pendek menjadi naskah sinema pendek merupakan upaya untuk memperkaya dan memperluas pengalaman artistik cerita asli dalam format yang berbeda.
Hubungan Penguasa Nusantara (Perspektif Historiografi Melayu Tradisional) Shomary, Sudirman; Roziah, Roziah; Yuliawan, Tri; Aini Sudirman, Nurul
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5205

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya antar penguasa di Nusantara melalui perspektif historiografi Melayu tradisional. Fokus penelitian ini adalah mengungkap dinamika kekuasaan yang terjalin melalui perkawinan, perdagangan, diplomasi, dan konflik sebagai strategi memperkuat pengaruh regional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta teknik hermeneutik untuk mengkaji pola hubungan sosial, ekonomi, politik, agama, dan budaya yang tergambar dalam karya historiografi tradisional Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikatan kekerabatan, seperti perkawinan antar keluarga kerajaan, memainkan peran penting dalam membangun aliansi strategis dan legitimasi kekuasaan. Hubungan ekonomi ditandai oleh perdagangan lintas wilayah yang memperkuat integrasi antar kerajaan, tetapi juga memicu persaingan dan konflik terkait kontrol jalur dagang. Dari aspek politik, hubungan ini mencakup ekspansi wilayah, penyerahan upeti, dan pengkhianatan yang memperlihatkan dinamika antara kerja sama dan rivalitas kekuasaan. Penelitian ini juga menyoroti peran agama dan budaya sebagai sarana integrasi melalui penyebaran Islam dan adat-istiadat yang memperkuat identitas kolektif. Temuan ini memperkaya kajian sosiologi sastra dalam memahami bagaimana narasi sejarah membentuk struktur kekuasaan dan identitas sosial di Nusantara.
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Interaksi Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Nur Khadijah Razak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terjadi dalam interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Pasar Karuwisi Makassar, sebagai ruang sosial yang dinamis, menjadi tempat berlangsungnya berbagai bentuk komunikasi yang memengaruhi proses jual beli. Tindak tutur ilokusi berhubungan dengan maksud atau tujuan yang terkandung dalam sebuah perintah, permintaan, atau tawaran. Di sisi lain, tindak tutur lokusi merujuk pada ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara eksplisit. Adapun tindak tutur perlokusi menitikberatkan pada efek yang ditimbulkan oleh ucapan tersebut terhadap respons pendengar. Pola komunikasi antara pedagang dan pembeli ini dipengaruhi oleh aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang khas di lingkungan pasar tradisional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa memahami ketiga komponen tindak tutur ini sangat penting untuk menjelaskan bagaimana percakapan di Pasar Karuwisi Makassar berperan tidak hanya sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai medium untuk membangun hubungan sosial dan budaya antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini memberikan perspektif mendalam tentang kompleksitas komunikasi di pasar tradisional, yang melibatkan tidak hanya aspek ekonomi, tetapi juga dimensi sosial yang lebih luas.
Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Mariposa Karya Luluk HF Kajian Psikologi David Krech Sutikno, Edi; Dzarna Dzarna; Dina Merdeka Citraningrum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep emosi teori David Krech yang terdiri dari konsep rasa bersalah,rasa bersalah yang dipendam,menghukum diri sendiri,rasa malu.kebencian,kesedihan dan cinta.Aspek dari penelitian ini yaitu dari 7 klasifikasi emosi tersebut.Data dari penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang berupa dialog serta kata-kata dalam kalimat yang berupa narasi dalam bentuk klasifikasi emosi tokoh Acha dalam novel Mariposa karya Luluk HF.Sumber data pada penelitian ini ialah berupa novel Mariposa karya Luluk HF. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan catat.Adapun hasi dari penelitian saya bahwa dalam novel Mariposa karya Luluk HF terdapat klasifikasi emosi menurut teori David Krech seperti,konsep rasa bersalah,rasa bersalah yang dipendam,menghukum diri sendiri,rasa malu,kebencian,kesedihan dan cinta.
Pengembangan Multimedia Interaktif Mata Pelajaran Bahasa Daerah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Yusri Yusuf; Nurhikmah H; Pattaufi, Pattaufi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan multimedia interaktif, mendesain pengembangan multimedia interaktif dan mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan multimedia interaktif. Penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development yang difokuskan untuk mengembangkan multimedia interaktif. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan lima tahapan, yakni: analysis, design, development, implement, dan evaluate. Penelitian dilaksanakan di SDN 57 Bulu-Bulu Kabupaten Maros dengan subjek penelitian 28 siswa dan 1 guru mata Pelajaran Bahasa Daerah. multimedia interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli isi materi dan valid oleh ahli media dan desain. Tingkat kepraktisannya diukur dari angket respon oleh guru dan siswa dan dari kedua penilaian dinyatakan sangat praktis. Tingkat keefektifan multimedia interaktif diukur dengan pretest dan posttest yang menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar sehingga dinyatakan sangat efektif. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini Multimedia interaktif sebagai media pembelajaran menjadikan kegiatan belajar mengajar dapat di dalam atau di luar ruang kelas, memungkinkan adanya interaksi langsung antara siswa dengan sumber belajar. Multimedia interaktif akan membantu siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam belajar, dan menjadikan guru sebagai fasilitator yang memberikan kemudahan kepada siswa untuk belajar. Dengan multimedia interaktif pembelajaran berbantuan android, siswa dapat belajar sesuai sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan minat siswa. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia interaktif Bahasa Daerah dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Studi Komparatif Strategi Pembelajaran Inovatif: CRL., TaRL., dan DL. Muhammad Binur Huda; Ahmad Faizi; Bagus Bayu Saputra; Dzarna, Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5236

Abstract

strategi yang sering digunakan dalam pembelajaran kontekstual. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik yang efektif dalam ketiga strategi ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendengarkan dan menganalisis berbagai artikel penelitian tentang ketiga strategi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRT, TaRL., dan DL. memiliki persamaan dan perbedaan dalam penerapannya. Ketiganya sama-sama menyajikan pembelajaran kontekstual sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan siswa, namun perbedaannya adalah CRT berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan latar belakang budaya siswa, TaRL berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan tingkat pengetahuan siswa, dan DL berfokus pada pemahaman mendalam tentang siswa. berbagai konsep sedang dipelajari. Ketiga strategi ini dapat dikolaborasikan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dengan berbagai skenario yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Pandangan Dunia Pengarang Tentang Romantisme dalam Novel Rindu Karya Tere Liye Ihda Putri Handayani; Teguh Supriyanto; Yusro Edy Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5238

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) mengungkapkan sentimentalisme dalam romantisme novel Rindu karya Tere Liye (2) mengungkapkan kembali ke alam dalam romantisme novel Rindu karya Tere Liye (3) mengungkapkan sentimentalisme dan kembali ke alam dalam pandangan dunia pengarang novel Rindu karya Tere Liye. Manfaatnya agar penulis muda mengetahui cara mengarang Tere Liye dan mengeksplorasi romantisme untuk menjadi bahan penulisan karya sastra berikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teori yang digunakan yaitu struktural genetik Lucian Goldmann fokus penelitiannya pada romantisme tokoh. Sumber data dari penelitian ini Novel Rindu karya Tere Liye terbitan tahun 2014. Datanya berupa peristiwa yang mengandung romantisme yang diungkapkan dalam cerita menggunakan satuan naratif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk romantisme dalam novel Rindu karya Tere Liye dengan ungkapan sentimentalisme yang dominan dengan melibatkan perasaan tokoh utama Gurutta, Ambo Uleng, Daeng Andipati, Bonda Upe, Anna, Elsa, dan tokoh lainnya disampaikan dengan perasaan sedang jatuh cinta dan perasaan menyenangkan menyedihkan lainnya. Sepertinya pengarang Tere Liye sangat peka terhadap perasaan perempuan walaupun beliau laki-laki pilihan katanya yang bagus membuat novel ini diminati dibaca oleh banyak orang. Terkumpul 43 data untuk sentimentalis dan 33 data kembali ke alam.
Perbandingan Model Problem Based Learning dan Project Based Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI SMAN 4 Makassar Fitriyani, Fitriyani; Nensilianti, Nensilianti; Ambo Dalle
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5243

Abstract

Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk membandingkan tingkat efektivitas antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam mengembangkan keterampilan menulis teks cerpen. Data yang digunakan berupa angka dan hasil penghitungan, yang mendukung pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan tingkat keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI di SMAN 4 Makassar dalam pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL); (2) mendeskripsikan tingkat keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks cerpen; serta (3) membuktikan perbedaan signifikan dalam keterampilan menulis cerpen antara siswa yang diajar menggunakan model PBL dan PjBL. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 4 Makassar dengan fokus pada siswa kelas XI, bertujuan memberikan analisis yang menyeluruh terkait efektivitas kedua model pembelajaran tersebut dalam mengembangkan keterampilan menulis teks cerpen. Metode yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan tes tertulis sebagai alat pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI.2 yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL mengalami peningkatan, dari nilai rata-rata awal 63,75 (kategori rendah) menjadi 80,69 (kategori sedang) setelah penerapan model pembelajaran tersebut serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran mencapai nilai sebesar 80,93% dan berada dalam kategori sangat baik; (2) keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI.8 yang diajar menggunakan model PjBL juga meningkat, dari nilai rata-rata 61,81 (kategori rendah) menjadi 79,58 (kategori sedang) setelah perlakuan serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran mencapai nilai sebesar 80,20% dan berada dalam kategori sangat baik; dan (3) hasil uji independent sample test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,694, sedangkan t-tabel pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 70 adalah 1,666. Karena t-hitung (0,694) lebih kecil daripada t-tabel (1,666), maka H₀ diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis teks cerpen siswa kelas XI di SMAN 4 Makassar. Berdasarkan hasil uji t dan analisis nilai probabilitas, kedua model pembelajaran memberikan pengaruh yang serupa dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.
Analisis Ketakterjemahan Takarir pada Soundtrack di Film “La Reine de Neige” (Frozen) Hasil Terjemahan Otomatis Youtube di Channel DISNEYFR Zawda Fara Syifa Adiba; Dudung Gumilar; Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan faktor-faktor ketakterjemahan yang terjadi pada takarir soundtrack film La Reine de Neige yang diterjemahkan secara otomatis oleh YouTube ke dalam bahasa Indonesia. Ketakterjemahan mencakup aspek linguistik dan budaya, yang masing-masing dikaji menggunakan teori Vinay dan Darbelnet serta Newmark. Dari 235 bait lagu, ditemukan 73 data yang kurang sesuai, terdiri atas 10 data ketakterjemahan linguistik (4,26%) dan 6 data ketakterjemahan budaya (2,55%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemahan unsur budaya relatif baik, namun penerjemahan linguistik memiliki kelemahan dalam struktur dan kealamian bahasa. Faktor utama penyebab ketakterjemahan adalah kurangnya penyesuaian dalam penerjemahan otomatis serta tidak adanya pengecekan ulang. Penelitian ini menyarankan perlu adanya analisis ulang pada teks takarir untuk meningkatkan keterbacaan dan akurasi, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan terkait penerjemahan otomatis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kajian penerjemahan audiovisual, khususnya dalam konteks bahasa Indonesia.