cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Penggunaan Bahasa Daerah dalam Film Kartini: The Princess Of Java Menurut Perspektif Penutur Asli Yolanda, Fadila Neva; Afriliani, Afriliani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5352

Abstract

Bahasa Jawa sejatinya merupakan suatu bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Jawa. Empat ragam bahasa Jawa meliputi ngoko lugu, ngoko alus, serta krama lugu dan krama alus. Bahasa Jawa menempati peringkat teratas sebagai bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di Indonesia oleh sebab itu perlu dilakukan usaha pemertahanan bahasa daerah, salah satunya adalah dengan pembuatan film berbahasa Jawa. Film Kartini: The Princess of Jawa adalah film Berbahasa Jawa yang menjadi objek penelitian yang bertujuan mengetahui bagaimana ragam bahasa pada film yang diproduksi dalam skala nasional dan mengetahui perspektif penutur asli dalam penggunaan ragam Bahasa Jawa di film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak catat dan wawancara. Hasil wawancara direkam dan dicatat untuk keperluan pengumpulan data. Hasil dari penelitian menemukan campur kode dan penggunaan ketiga ragam yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya usia, kedudukan atau jabatan, status sosial serta tingkat keakraban antara penutur dan lawan tutur. Sedangkan menurut penutur asli, campur kode sebenarnya tidak perlu digunakan terlalu banyak dalam kondisi pemakaian asli tetapi karena tujuan film adalah skala nasional maka campur kode dimaklumi agar penonton lebih paham alur cerita.
Pembelajaran Keterampilan 4C Abad Ke-21 pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Barru Khairiyah, Nurlatifah; Salam, Salam; Sultan, Sultan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5354

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna melakukan identifikasi strategi yang diimplementasikan oleh guru dalam mengintegrasikan keterampilan 4C yang meliputi pemikiran kreatif, pemikiran kritis dan pemecahan masalah, komunikasi, serta kolaborasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Barru, serta faktor-faktor yang memberi dukungan serta hambatan proses terkait. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara kepada lima guru Bahasa Indonesia di berbagai SMP di Kabupaten Barru, yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2023/2024. Lima guru dijadikan informan dari tiap-tiap sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan 4C (Pemikiran Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, dan Kreativitas) telah berhasil diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Barru. Guru mengembangkan modul pembelajaran yang mendukung penguatan keterampilan tersebut, dengan pendekatan seperti Problem-Based Learning (PBL) dan discovery learning untuk meningkatkan pemecahan masalah dan kerja sama siswa. Evaluasi dilakukan melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan observasi, yang menunjukkan bahwa integrasi keterampilan 4C berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi akademik dan sosial siswa. Dukungan dari sekolah dan orang tua turut membantu keberhasilan implementasi, meskipun masih terdapat tantangan seperti kurangnya partisipasi beberapa siswa. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keterampilan 4C sangat penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Kesimpulannya keterampilan 4C telah berhasil diterapkan oleh para guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kemudian faktor yang mendukung keberhasilan penerapan keterampilan 4C meliputi ketersediaan fasilitas yang memadai, seperti proyektor, pengeras suara, perpustakaan, dan akses internet yang stabil. Untuk tantangan, seperti perubahan suasana hati dan tingkat keaktifan siswa yang fluktuatif, kurangnya partisipasi aktif dari beberapa siswa dalam diskusi kelompok, serta kesulitan dalam memahami materi, yang dapat menghambat pengembangan keterampilan 4C.
Peningkatan Keterampilan Menulis Naskah Drama melalui Strategi Reviewing Film Berbasis Project Based Learning Desi Triyani; Sintowati Rini Utami; Saifur Rohman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5355

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI TKJ SMK Kampung Jawa Jakarta melalui strategi reviewing film berbasis Project Based Learning (PjBL). Selain itu, penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide cerita (mengembangkan kreativitas), meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis dialog yang sesuai dengan karakter (mengembangkan inovasi), dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun alur cerita yang logis dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK dengan model spiral Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil pra siklus menunjukkan permasalahan pada keaktifan siswa (rata-rata 72%), kualitas modul ajar (nilai 67,5 dengan kategori "Cukup"), dan rendahnya keterampilan menulis naskah drama, terutama pada penokohan, latar, dan petunjuk teknis. Hasil penelitian menyatakan Peningkatan keterampilan menulis naskah drama melalui strategi reviewing film berbasis project based learning mengalami keberhasilan penelitian tindakan sesuai dengan karakteristik penelitian tindakan yaitu dengan indikator keberhasilan hasil, keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Indikator keberhasilan hasil yakni siswa meningkat nilai hasil belajarnya (artinya nilai siswa sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 90). Pada tahap prasiklus nilai hasil belajar siswa rata-rata hanya 55,31 (predikat E dengan keterangan Kurang Sekali). Selanjutnya indikator keberhasilan proses juga berhasil yakni dengan melihat hasil observasi pengamatan model pembelajaran project based learning melalui sintaks-sintaksnya. Sedangkan untuk keberhasilan produk dilihat dari terjadinya peningkatan kualitas produk yang awalnya kualitas produk yang rendah kemudian setelah melakukan penelitian tindakan kualitas produk meningkat lebih baik dari sebelumnya sesuai kriteria tertentu.
Optimizing Students' Interest in Learning and Mastery of Arabic Vocabulary Through the Use of Interactive Games Gimkit Assyfa Dwi Utami; Ahmad Maghfurin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5375

Abstract

This study investigates the effectiveness of Gimkit, an innovative gamified learning platform, in enhancing students’ interest and vocabulary mastery in Arabic at MTs Sadamiyyah Jepara. The purpose of this study is to see the impact of Gimkit on students' interest and mastery of vocabulary in Arabic at MTs Sadamiyyah Jepara. The research employs a classroom action research (CAR) approach, conducted in two cycles, with data gathered through observation, questionnaires, interviews, and vocabulary tests. Findings indicate that Gimkit significantly boosted student engagement, motivation, and vocabulary retention by transforming traditional Arabic learning into an interactive and enjoyable experience. The platform’s unique features, such as real-time quizzes, competitive games, and reward systems, created a dynamic learning environment that addressed common challenges, including low motivation and difficulty in memorizing vocabulary. Adjustments made during the intervention, such as customizing vocabulary sets and incorporating collaborative activities, further optimized student performance. This study underscores the potential of gamification as a transformative tool in Arabic language education, offering practical insights into how technology can foster greater participation, improve linguistic competence, and promote positive learning attitudes in Islamic educational settings.
Penerapan Metode Pengajaran Silent Way (Cara Senyap) pada Pembelajaran Puisi melalui Model Project Based Learning di SMK Tunas Harapan Pati Alfiani Syafarina; Ekarini Saraswati; Purwati Anggraini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam penerapan metode silent way (cara senyap) dengan model pembelajaran yang berbasis proyek di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data sekunder, yakni berasal dari sebuah video praktik mengajar dari seorang guru yang sedang mengikuti kuliah profesi atau PPG. Hasil penelitian ini ditemukan dua bentuk ujaran terkait dengan penggunaan alat bantu visual, dua ujaran mengenai interaksi minimal dari guru, dua ujaran mengenai siswa berperan aktif, lalu dua ujaran terkait dengan keterampilan berbicara dan mendengarkan, kemudian dua ujaran terkait dengan pembelajaran berdasarkan konteks, serta dua ujaran mengenai evaluasi berkelanjutan. Serta terdapat enam tahap pelaksanaan model pembelajaran project-based learning (PjBL) dalam pembelajaran yaitu: : (1) penentuan pertanyaan dasar atau project, (2) perencanaan desain project, (3) penyusunan jadwa project, (4) penyelasaian project dengan monitoring, (5) pengujian hasil project, (6) evaluasi. Pada penerapan model pembelajaran project-based learning (PjBL) telah ditemukan sebanyak 11 data dari masing-masing tahapan pembelajaran.
Penerapan Project Based Learning dalam Mengalihwahanakan Teks Hikayat ke Cerita Pendek Titin Setiartin Ruslan; Nadia Bella Mulkillah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan mengalih wahanakan teks hikayat menjadi cerita pendek. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Metode Eksperimen bertujuan untuk mengetahui sebab akibat antara variable yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 87,7%. Model pembelajaran Project Based Learning berkontribusi 64,7% terhadap peningkatan kemampuan mengalihwanakan teks hikayat ke dalam bentuk cerita pendek. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan mengalih wahanakan teks hikayat menjadi cerita pendek.
Konflik Sosial dalam Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu Pendekatan Sosiologi Sastra Chika Marsella; Arju Susanto; Kurnia Rachmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5380

Abstract

Penelitian ini berfokus pada konflik sosial dan penyelesaian terhadap konflik novel Rintik Sedu berjudul Pukul Setengah Lima, adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menganalisis bentuk konflik sosial dan penyelesaian terhadap konflik pada novel. Metode yang peneliti gunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dalam menggunakan metode deskriptif kualitatif tentunya penelitian ini akan mengamati, menganalisis, dan mendeskripsikan secara terperinci. Teknik simak catat diterapkan sebagai pengumpulan data, adapun data yang digunakan yaitu kalimat pada novel, paragraf, serta kutipan-kutipan pada novel. Penelitian ini juga termasuk ke dalam penelitian karya sastra dengan pendekatan sosiologi sastra. Teori konflik sosial Georg Simmel digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menujukan terdapat empat konflik sosial pada novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu yaitu: 1) konflik antagonik, 2) konflik hukum, 3) konflik kepentingan, dan 4) konflik hubungan intim atau akrab. Temuan penelitian ini juga terdapat penyelesaian konflik seperti yang dikemukakan oleh George Simmel, yakni: (1) penyelesaian masalah dengan penghapusan dasar konflik; (2) penyelesaian masalah dengan kemenangan satu pihak; (3) dan penyelesaian masalah dengan kompromi.
Kepribadian Tokoh Utama Film”Ku Kira Kau Rumah”: Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud Shaya Seriefaza; Eka Nova Ali Vardani; Dina Merdeka Citraningrum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5389

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian tokoh utama dengan nama Niskala, dalam film Ku Kira Kau Rumah dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud yang mencakup konsep id, ego, dan superego. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis data yang berfokus pada dialog dan adegan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Niskala dipengaruhi oleh gangguan bipolar yang ia alami, sehingga id cenderung lebih dominan dibandingkan ego dan superego. Id Niskala terlihat melalui luapan emosional dan impulsif yang sering muncul secara tiba-tiba dan sulit untuk dikontol. Ego berperan sebagai mediator, meskipun terkadang gagal menjaga keseimbangan kepribadian akibat tekanan emosional yang berat. Superego Niskala, meskipun berfungsi sebagai pengingat moral, seringkali kalah oleh dorongan id dalam situasi tertentu. Penelitian ini memperlihatkan bahwa psikoanalisis Freud relevan untuk menganalisis tokoh dengan kompleksitas psikologis, terutama dalam kaitannya dengan kondisi mental seperti gangguan bipolar yang dialami tkoh utama pada film Ku Kira Kau Rumah.
The Concept of Locally Contained Independent Learning Model: Glocalization in Elementary School Indonesian Language Learning in the Coastal Area of Southwest Papua Teguh Yuliandri Putra; Vismaia Sabariah Damaianti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromihardjo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5390

Abstract

This study describes the concept of an independent learning model as a demand for 21st century learning that is aligned with local wisdom content. Through the concept of glocalization in learning, it will be able to increase the cognitive potential of students more optimally. This study aims to help improve the quality of learning to read and write for elementary school students in grade 1 in remote coastal areas of Southwest Papua. This study uses a descriptive qualitative method to present in a structured manner the concept of an independent learning model with local content in learning Indonesian (beginning reading and writing). Data collection techniques and instruments in this study use observation, interview, and documentation techniques. The results of this study are 1) a description of the syntax concept of an independent learning model with local content; 2) a description of the stages of glocalization of Indonesian language learning; and 3) a description of the value of student learning outcomes. The conclusion of this study is that through glocalization of Indonesian language learning in elementary school children, it will be able to improve the ability to read and write very effectively through five syntax models of independent learning with local wisdom content.
Deiksis dalam Novel Kado Terbaik Karya J.S Khairen dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Nurrahma, Nurrahma; Jufri, Jufri; Hajrah, Hajrah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam novel Kado Terbaik karya J.S Khairen dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahada Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutya, jenis penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teori dari Dell Hymes (1974) dan George Yule (2006). Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumnetasi, teknik baca, dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Kado Terbaik karya J.S Khairen yang berjumlah 245 halaman. Hasil dalam penelitian ini ditemukan deiksis pada novel sebanyak 719 data, deiksis yang ditemukan meliputi deiksis persona 425 data, deiksis tempat 65 data, deiksis waktu 110 data, deiksis sosial 98 data, dan deiksis wacana 21 data. Berdasarkan deiksis tersebut dapat diketahui bahwa deiksis yang banyak ditemukan adalah deiksis persona. Kajian deiksis ini berimplikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XI pada pembelajaran karya sastra fiksi (novel). Deiksis dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar khususnya pada elemen menulis karena deiksis terkait dengan unsur-unsur karya sastra.