cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Analisis Fungsi dalam Sastra Lisan Penamaan Desa Bantur Kecamatan Bantur Kabupaten Malang (Tinjauan Sastra Lisan) Syaifudin Zuhri; Moh. Ahsan Shohifur Rizal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2140

Abstract

Penelitian mengenai penamaan tempat sangat menarik untuk dikaji. Hal ini karena pemberian nama tempat memiliki latar belakang cerita yang berbeda-beda. Penelitian mengenai nama tempat dapat memperluas pengetahuan sosial dan budaya. Pemberian nama desa Bantur tidak dapat dilepaskan dari unsur alam dan cerita masyarakat yang berkembang. Penamaan suatu tempat merupakan bentuk keterkaitan antara bahasa, budaya, dan pikiran. Penelitian ini berusaha mengkaji proses penamaan Desa Bantur dengan menemukan pola pemberiannama yang merefleksikan nilai dan keyakinan yang direfeksikan pada nama tempat tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa Sejarah penamaan desa Bantur dari segi histori dan Fungsi sejarah penamaan tersebut. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumen yang ditemukan. Permasalahan yang akan dijawab pada penelitian ini, yakni mendeskripsikan asal-usul nama desa Bantur. Setelah dilakukan analisis ditemukan simpulan bahwa asal- usul nama desa Bantur berasal dari cerita turun temurun sesepuh masyarakat sekitar. Penamaan Desa Bantur sangat berkaitan dengan sosok yang bernama Banturono, anak dari Kyai Radiman sang pembabat alas, murid Pangeran Diponegoro. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui Aspek Sosial, Budaya dan Agama dalam Folklor Penamaan Desa Bantur (2) Mendeskripsikan sejarah dan aspek sosial, budaya, dan Agama yang terdapat dalam penamaan Desa Bantur, (3) Menjelaskan fungsi sejarah penamaan desa Bantur, (4) Mendeskripsikan implementasi folklor sebagai bahan ajar Sastra Indonesia di Institut Agama Islam Al-Qolam Malang.
Ketidakadilan Gender dalam Kumpulan Naskah Drama Anak Bulan Kuning Karya Anom Ranuara Achmad Khoiruddin; Imam Muhtarom; Sahlan Mujtaba
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2147

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masifnya isu ketimpangan gender yang terjadi di masyarakat. Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender yang terkandung dalam buku kumpulan naskah drama anak Bulan Kuning karya Anom Ranuara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data memanfaatkan teknik membaca, mencatat, dan studi pustaka terhadap kutipan dialog, monolog, hingga narasi yang menggambarkan ketidakadilan gender. Data penelitian dianalisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil analisis ditemukan empat bentuk ketidakadilan gender, meliputi marginalisasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja. Perilaku ketidakadilan gender dilakukan oleh tokoh perempuan terhadap tokoh perempuan, tokoh ibu terhadap tokoh anak, dan tokoh Kijang terhadap tokoh perempuan. Lekatnya isu ketidakadilan gender dalam tiga naskah memperlihatkan pengarang mengkonstruksi ulang ketimpangan yang seringkali terjadi di masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman pembaca terkait fenomena yang terjadi di masyarakat serta menjadi upaya penyadaran peran gender pada peserta didik.
Tindak Tutur Asertif Memberitahukan dalam Program Mata Najwa: Ringkus Predator Seksual Kampus Nuril Uswatun Hasanah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2150

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tindak tutur asertif memberitahukan yang dituturkan pemandu acara dan narasumber dalam program Mata Najwa: Ringkus Predator Seksual Kampus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu: teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian ini yaitu dari 56 tuturan asertif yang dituturkan dalam program Mata Najwa: Ringkus Predator Seksual Kampus ditemukan 29 data penggunaan tindak tutur asertif memberitahukan. Simpulan dalam penelitian ini yaitu, tindak tutur asertif terbagi menjadi enam jenis yaitu (a) menyatakan, (b) memberitahukan, (c) menyarankan, (d) membanggakan, (e) mengeluh, (f) menuntut, atau melaporkan. Kemudian, tindak tutur yang paing banyak digunakan adalah tindak tutur adalah tindak tutur memberitahukan. Hal tersebut terjadi karena program tersebut merupakan program yang menyajikan informasi sehingga peluang penggunaan tuturan memberitahukan menjadi lebih besar. Selain itu, percakapan yang terjadi dalam program itu tidak keluar dari tema yang sedang dibahas, yakni tentang Ringkus Predator Seksual Kampus yang inti permasalahannya hanya membahas terkait kasus yang terjadi di Universitas Riau tersebut, dan pada pembahasan tersebut yang menyebabkan banyak terjadi tinda tutur asertif di dalamnya.
Sosiolek pada Dialog Film Imperfect (Karir, Cinta, dan Timbangan) Lusyana Bunga; Erni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2158

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh bervariasi tuturan dialog yang dikemukakan seluruh tokoh pada film Imperfect (Karir, Cinta, dan Timbangan). Masalah dalam penelitian ini yakni sosiolek yang terdapat dalam dialog film Imperfect (Karir, Cinta dan Timbangan). Tujuan penelitian mendeskripsikan, menganalisis, menginterpretasi serta, menyimpulkan sosiolek yang ada dalam dialog film Imperfect (Karir, Cinta dan Timbangan). Dalam penelitian ini data diperoleh dari semua tuturan yang teridentifikasi sebagai sosiolek pada dialog film Imperfet (Karir, Cinta, dan Timbangan). Langkah pengumpulan data yang digunakan teknik dokumentasi, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, simpulan dan verifikasi (Bungin, 2019:145). Simpulan dalam penelitian ini yaitu,terdapat beberapa sosiolek dalam dialog antar tokoh pada film Imperfect (Karir, Cinta, dan Timbangan) yaitu variasi yang berkenaan dengan status, golongan, usia, pekerjaan, dan kelas sosial para penuturnya.
Sikap Bahasa Generasi Muda Etnis Sulawesi di Desa Balauring terhadap Bahasa Kedang Arman Dapubeang; Maria Rosalinda Talan; Lenny Nofriyani Adan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2272

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sikap bahasa generasi muda etnis Sulawesi di Desa Balauring terhadap bahasa Kedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran angket dan wawancara. Teknik angket mengacu pada skala Linkert karena dipandang tepat untuk mengukur sikap, sedangkan teknik wawancara digunakan untuk memperdalam data yang didapat dari penyebaran angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi lima aspek, yaitu (1) melakukan pengkodean terhadap angket yang terkumpul, (2) menghitung dan menganalisis skor pada angket dari keseluruhan responden untuk menentukan sikap bahasa generasi muda etnis Sulawei di Desa Balauring terhadap bahasa Kedang, (3) melalukan tabulasi terhadap data yang diperoleh dari responden di lapangan berdasarkan klasifikasi yang telah ditentukan agar mudah dipahami, (4) menghitung skala perbedaan pada cirri-ciri sikap bahasa generasi muda etnis Sulawei di Desa Balauring terhadap bahasa Kedang dengan rumus Anofa atau uji F, dan (5) menjelaskan sikap bahasa genegerasi muda etnis sulawesi di desa balauring terhadap bahasa kedang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa total pemerolehan skor sikap bahasa generasi muda keturunan etnis Sulawesi terhadap bahasa Kedang adalah 7.667. Skor tersebut masuk dalam rentang nilai 7.560 – 10.079 yang tergolong dalam sikap positif.
Tindak Tutur Ilokusi pada Podcast Najwa Shihab dan Maudy Ayunda serta Manfaatnya sebagai Modul Pidato Persuasif Emilia Laras Permata; Roni Nugraha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2281

Abstract

Penggunaan bahasa sebagai media interaksi dilakukan dengan berbagai cara dengan memperhatikan aspek kebaikan yang akan diucapkannya. Proses interaksi menggunakan perilaku atau tindakan sebagai media penyampai informasi disebut dengan tindak tutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tintak tutur ilokusi pada tayangan Youtube pada Podcast Najwa Shihab bersama Maudy Ayunda. Tindak tutur ilokusi pada penelitian ini akan diklasifikasikan pada bentuk tindak tutur ilokusi berupa asertif, direktif, komisif, deklaratif, dan ekspresif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu dua video Podcast pada Youtube Catatan Najwa. Hasil penelitian menyatakan pada kedua video memiliki masing-masing 46 bentuk tindak tutur ilokusi sehingga data seluruhnya adalah 275 bentuk tindak tutur ilokusi meliputi tindak tutur bentuk asertif, direktif, komisif, deklaratif, dan ekspresif. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk tindak tutur yang muncul dipengaruhi oleh tema Podcast sehingga menentukan topik pembicaraan dan memunculkan makna serta arti tertentu tentang suatu hal dan dapat memiliki bentuk tindak tutur yang beragam.
Analisis Kesesuaian Soal Pembelajaran Tengah Semester dengan Buku Bahasa Indonesia Terbitan Puskurbuk Tahun 2021 Arif Budiman; Hilman Yusra; Albertus Sinaga
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2304

Abstract

Penilaian sering dikaitkan dengan prestasi siswa. Menurut Depdiknas (2006), evaluasi adalah kegiatan mengidentifikasi untuk melihat apakah suatu program yang direncanakan sebelumnya telah dilaksanakan, bernilai atau tidak, berhasil atau tidak, dan mencari ukuran efektivitas pelaksanaannya. Oleh karena itu, untuk mengetahui berhasil tidaknya pendidikan dalam mencapai tujuannya, dapat dilihat dengan mengevaluasi hasil dan lulusan yang dihasilkannyaPenelitian yang dilakukan termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif dimana penelitian ini bersifat studi pustaka dengan menggunakan soal ulangan pertengahan semester dan buku siswa k. Penelitian kualitatif sendiri adalah suatu metode penelitian terkait ilumu-ilmu sosial dengan cara mengumpulkan data-data baik lisan maupun tulisan lalu menganalisis data tersebut, dan perbuatan manusia maupun peneliti tidak mengkuantifikasikan atau menghitung data kualitatif Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai kesesuaian soal evaluasi pembelajaran tengah semester ganjil 2022 buku siswa kelas dapat dilihat bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara soal evaluasi dengan buku siswa di antaranya: Soal evaluasi pembelajaran pertengahan semester ganjil kelas VII tahun 2022 belum sesuai dengan kompetensi dasar seperti soal evaluasi pada muatan Bahasa Indonesia nomor 3 dan 5 Soal evaluasi pembelajaran pertengahan semester ganjil kelas VII tahun 2022 belum sesuai dengan materi buku siswa kelas VII. Sehingga dapat disimpulkan bahwa soal evaluasi pembelajaran tengah semester ganjil 2022 kelas VII SMP Adhyaksa 1 Kota Jambi belum sesuai dengan buku siswa Bahasa Indonesia kelas VII.
Keterampilan Abad 21 Buku Teks Bahasa Indonesia pada Kelas X Terbitan Kemdikbud Reginata Jenike Mhb.; Muhammad Mukhlis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengembangkan kompetensi 4C dalam pembelajaran abad 21 yang tertuang dalam buku ajar Kelas X SMA/SMK terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini mengadopsi metode analisis isi yang secara keseluruhan bersifat kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan asersi atau uraian menyeluruh dalam buku teks bahasa Indonesia kategori X dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menetapkan status topik. Peneliti ingin menentukan apakah keadaan subjek sesuai dengan buku teks. Penelitian ini menggunakan soal dan latihan dari buku teks SMA/SMK Kelas X yang ditulis, diterbitkan, dan didistribusikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai data primer. Penelitian ini menggunakan buku pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X yang didistribusikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut hasil penelitian ini, buku teks bahasa Indonesia SMA/SMK X terbitan Kemendikbud mengembangkan persentase keterampilan sebagai berikut: 42% keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, 38% kreativitas dan orisinalitas, 14% menggunakan 7 % untuk mengembangkan keterampilan kolaborasi dan 7% untuk komunikasi. Angka-angka ini berasal dari penelitian yang dilakukan.
Implementasi Pembelajaran Lintas Budaya dalam Perspektif Pengajar BIPA: Tantangan dan Peluang Ananda Siti Khoirunnisa; Yaya Sunarya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2338

Abstract

BIPA learning can adapt the concept of intercultural learning with the aim of mastering language and understanding Indonesian culture. Intercultural learning bridge the process of introducing Indonesian culture in the BIPA class. The success of a learning process does not escape the challenges and opportunities faced by teachers. This study aims to describe the challenges and opportunities of intercultural learning from the perspective of BIPA teachers. The research method used is descriptive-qualitative. Researchers interviewed the research subjects, who were six BIPA teachers. The results showed that there were several challenges and opportunities in BIPA intercultural learning. Some challenges in intercultural learning are differences in perspective and cultural background, self-adaptation, heterogeneous class situations, cultural similarities seek, and learner needs. Some of the opportunities for these challenges, namely intercultural communication, intercultural discussion, and Indonesian culture diplomacy. Furthermore, this research can be a reference for BIPA teachers in implementing intercultural learning.
Promoting Reading Comprehension by Using Socratic Questioning Lida Holida Mahmud; Tryana Tryana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2221

Abstract

The purpose of this study is to describe the atmosphere in improving reading comprehension of Pamulang University students in reading class using Socratic questioning method. The study emphasized the technique of reading comprehension by promoting Socratic Question. It particularly focused on helping students’ achievement in Reading Comprehension. The subjects of this study were second semester students from the English Department at Pamulang University. Two cycles of Classroom Action research were conducted by implementing the actions, observing the class and analyzing the results. The instruments used in this study were observation lists, questionnaires and reading tests. The data were analyzed qualitatively. Based on the data analysis it was found that Socratic Questioning promoted reading comprehension. It is presented on improvement in mean score between pre and posttest in the first phase. In the second phase, the differing mean score was likewise seen. This improvement shows that students learn that by implementing Socratic questioning on the text given. It also leads to the conclusion that the Socratic questioning method encourages them to ask questions, meaning that the Socratic questioning method stimulates their critical thinking to think about the text they read and guides them to comprehend the text.

Page 23 of 178 | Total Record : 1779