Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
1,779 Documents
Word Formation Processes Found on Shopee Live Streaming
Ria Antika;
Prihatin Pujiastuti;
Ade Fitria Deswita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2177
Language is always developing and changing. It can be marked by the emergence of new words or new terms that come from various ways. A very striking development of new terms occurred in the field of commerce. Sellers often choose unique or catchy terms or words to entice buyers to join their live stream. With limited words they can type as their live Shopee title, sellers focus on communicating effectively and efficiently. This study aims to analyze several types of word formation processes found on Shopee Live streaming following the theory from Yule (2006). This research is expected to increase understanding of the word formation process contained in Shopee Live streaming. This research method is descriptive qualitative. Data were taken from written texts; such as titles that appear on Shopee Live Streaming and those performed by different Shopee sellers and then they were analyzed in the form of essays. The texts to be analyzed appear on the top left of the buyer's screen while the streaming is in progress. The findings showed that there were 219 words with a variety of formation processes. Borrowing, which involved 131 data, was the most dominant type used by the sellers. By this research, it is hoped that it can explore something that is developing in the community regarding the phenomenon of the use of new words or the mixing of words from Indonesian with English or with local languages, especially on online marketplace.
Pembelajaran Multiliterasi berbasis Blended Learning bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tadulako
Nur Halifah;
Taqyudin;
Hasnur Ruslan;
Efendi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2214
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan bekal kepada mahasiswa untuk siap mengajar juga siap mendidik anak-anak bangsa, sehingga dalam proses pembelajarannya diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya. Praktik pembelajaran bahasa Indonesia yang meliputi keterampilan bahasa dan sastra Indonesia hendaknya relevan dengan konteks masyarakat, maka dari itu pembelajaran multiliterasi berbasis blanded learning sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran atau proses belajar mengajar. Pada situasi saat ini, gencarnya pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19 mendorong adanya pembelajaran digital. Dengan demikian, blended learning menjadi satu alternatif solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini. Blended learning adalah kombinasi belajar tatap muka, offline, dan online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran multiliterasi berbasis blanded learning bagi mahasiswa Prodi Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia yang terdaftar mengikuti pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel secara acak akan melibatkan pembelajaran blended learning karena mata kuliah yang ditawarkan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 merupakan pembelajaran berbasis blended learning. Hasil penelitian ini memperoleh data nilai rata-rata pembelajaran luring dan daring mahasiswa pada semester II kelas A dan B , Semester IV kelas A dan C serta Semester VI kelas B dan D. Dari keenam kelas tersebut diperoleh data hasil nilai rata-rata pembelajaran luring yaitu 83.8, hasil nilai rata-rata pembelajaran daring yaitu 80,9 dan nilai rata-rata pembelajaran blanded 82.4. Berdasarkan nilai-nilai tersebut, disimpulkan bahwa Penerapan Pembelajaaran Multiliterasi Berbasis Blended Learning bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tadulako memperoleh nilai rata-rata 82.4 dalam kategori BAIK..
Representasi Lingkungan dalam Cerpen Ketam Batu Karya Gus TF Sakai
Juanda Juanda;
Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2277
Cerpen Ketam Batu karya Gus TF Sakai bercerita tentang kondisi kampung tokoh utama Fahmi yang telah berubah menjadi areal pertambangan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fenomena lingkungan dalam cerpen Ketam Batu karya Gus TF Sakai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pemaparan secara deskriptif. Data adalah frasa atau kalimat yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Sumber data berasal dari cerpen karya Gus TF Sakai. Cerpen berasal dari koran Tempo yang terbit 5 Juni tahun 2020 web ruang sastra.com. Analisis data dilakukan dengan proses koding melalui bantuan perangkat lunak NVivo dengan pendekatan ekokritik Garrard. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa terdapat enam aspek fenomena lingkungan yang dinarasikan pengarang, yaitu: hutan belantara, polusi, bencana alam, pemukiman, binatang, dan bumi. Berdasarkan hasil analisis nvivo pengarang lebih dominan menarasikan pemukiman dengan 12,03%, sedangkan narasi yang paling sedikit ditampilkan pengarang mengenai polusi, yaitu 1,57%. Hal tersebut membuktikan bahwa pengarang mengungkapkan keresahan mengenai tempat tinggalnya yang sudah tidak seperti dulu yang banyak ditumbuhi pohon dan ditinggali makhluk hidup. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran lingkungan di Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi agar siswa dan mahasiswa mencintai alam dan tidak melakukan eksploitasi secara.
Representation of Aesthetic Value in Bugis and Makassar Classic Song
Ulinsa Ulinsa;
Abdul Gafur Marzuki;
Agung Surya Laksana;
Nursyamsi Nursyamsi;
M. Asri B
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2343
The purpose of this research is to describe or know and explain the aesthetic value contained in classical Bugis and Makassar songs. This research is qualitative. The data sources of this research are Bugis songs and classical Makassar songs. The research instrument consisted of a gadget or mobile phone, a youtube application, and writing instruments in the form of books and pens. The research method used is a type of qualitative research, which is a research procedure that uses data or descriptive methods in the form of written or spoken words that can be observed. Data were collected using interviews, observation, and documentation studies, where documents in the form of audio and audio-visual will be transcribed into a written form which will then be analyzed for the aesthetic meaning contained therein. The result showed that classical Bugis and Makassar songs have aesthetic values in the form of 1) the value of sacrifice, 2) the value of love/affection, 3) the value of morals/life, and 4) the value of culture. The value of sacrifice contained in Bugis and Makassar songs is a sacrifice made or given to people who are loved sincerely, then for the value of love/affection contained in Bugis and Makassar songs in the form of stories about problems of love or the beauty of that love itself, then for the moral/life values contained in the Bugis and Makassar songs, it gives a message about good behavior or ethics in living life, and for cultural values, it provides lessons about the importance of working together and maintaining tolerance among others.
Afiksasi dalam Cerita Rakyat Papua Mamle Si Anak Sakti
Akhiruddin;
Insum Malawat;
Nursalam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2344
Penelitian ini bertujuan menggambarkan: (1) pembentukan kata berafiks dalam Cerita Rakyat Mamle Si Anak Sakti Papua; (2) fungsi penggunaan afiksasi pada Cerita Rakyat Mamle Si Anak Sakti Papua; dan (3) Makna yang dikandung dalam kata berafiksasi pada cerita rakyat Mamle Si Anak Sakti. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Data penelitian ini berupa kata berafiks pada cerita Mamle Si Anak Sakti. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis mengalir yang meliputi tiga komponen, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) terdapat 58 kata berprefiks; (2) 8 sufiks berupa -an dan -kan; dan (3) 34 konfiks, serta tidak terdapat infiks. Prefix terbanyak adalah awalan me- berjumlah 27 awalan. Hal ini menunjukkan bahwa prefix me- merupakan imbuhan produktif dan infiks merupakan imbuhan tidak produktif dalam cerita rakyat Papua. Fungsi afiksasi yang terdapat dalam cerita Mamle Si Anak Sakti adalah membentuk kata kerja transitif dan intransitif. Makna yang terkandung dalam afiks yang terbanyak yaitu melakukan suatu pekerjaan seperti dinyatakan pada fungsi di atas, sedangkan paling sedikit yaitu menjadi seperti yang dinyatakan bentuk dasarnya
Analisis Pendidikan Karakter dalam Novel “Bedebah Di Ujung Tanduk” Karya Tere Liye Menggunakan Media Audio Visual di SMP Yapis Manokwari
Akhiruddin;
Insum Malawat;
Nursalam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2346
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendidikan karakter dalam novel Bedebah di Ujung Tanduk karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan karakterisasi Albertine Minderop. Data tersebut dimanfaatkan sebagai bahan ajar pendidikan karakter di SMP Yapis Manokwari dalam bentuk media audio visual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif jenis analisis isi. Data bersumber dari novel Bedebah di Ujung Tanduk yang diperoleh dengan cara membaca, mencatat, dan merevisi. Teori yang digunakan adalah 18 nilai pendidikan karakter dari Kemendikbud, media ajar audio visual, dan karakterisasi Minderop. Berdasarkan pembahasan, ditemukan 10 nilai pendidikan karakter, yakni 1) jujur 2) pekerja keras, 3) kreatif 4) bersahabat 5) rasa ingin tahu 6) cinta damai 7) disiplin 8) peduli sosial, 9) menghargai prestasi 10) toleransi. Pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan media audio visual dalam bentuk video tergolong sukses. Media ini mampu memotivasi dan membangkitkan semangat belajar serta memermudah proses pemahaman materi ajar oleh siswa.
Asesmen Kompetensi Minimum Literasi Membaca Siswa di SD Negeri 09 Merangkai
Melia Anggraeni;
Muhammad Mukhlis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2355
Asesmen kompetensi minimum (AKM) alat untuk menilai tingkat capaian membaca siswa di Indonesia dan membandingkannya melalui standar internasional. pendidik AKM penting sebab membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka dalam membangun kerangka pembelajaran bahwa melihat dengan kenaikan daya berpikir kritis serta membaca murid. Ini berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.Tujuan kemampuan membaca untuk siswa sekolah dasar secara umum adalah untuk menilai dan meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa. Ini dilakukan dengan cara mengukur tingkat kemampuan siswa dalam membaca dan memahami teks serta menilai kualitas pembelajaran yang diterima siswa. Tujuan ini bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan literasi membaca pada siswa dan membantu mereka mempersiapkan diri untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Ini juga menjadi alat untuk memperkuat akses dan partisipasi siswa dalam pembelajaran dan membantu mereka menjadi warga yang aktif dan berkualitas dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan mengadopsi studi kasus sebagai metodenya. Studi kasus dipilih sebab bertujuan untuk mengungkap kemampuan literasi siswa sekolah dasar dengan meneliti situasi dan kondisi di sekolah dasar 09 di Merangkai, Penelitian menghasilkan tiga level kognitif yaitu 25% mampu menemukan informasi ,25% mampu memahami dan sebesar 20 orang anak tidak mampu dalam mengevaluasi soal AKM literasi membaca,hal ini di buktikan dengan hasil mengerjakan soal AKM literasi membaca.penelitian ini memberikan gambaran tentang kemampuan literasi membaca peserta diidk dan bisa dipakai dalam bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar.
Rekonstruksi Struktur Superstisi Kategori Tubuh Manusia dan Obat-Obatan Rakyat Masyarakat Melayu Rumbai
Andika Mega Selviana;
Erni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2356
Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang struktur superstisi masyarakat Melayu Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru terkait kategori tubuh manusia dan obat-obatan rakyat. Superstisi merupakan pernyataan yang berisikan hal-hal yang memiliki makna supernatural yang mana hal tersebut bertujuan untuk mendidik perilaku anak pada zaman dulu. Superstisi termasuk dari bagian folklor yang berkaitan dengan suatukepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun, biasanya terdapat adanya tanda (sign) atau sebab-akibat (cause) dan diperkirakan akan ada akibatnya (result). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih menekankan pada pengamatan dan substansi makna dari objek kajian yang dikaji. Data penelitian ini adalah ungkapan superstisi masyarakat Melayu pada kategori tubuh manusia dan obat-obatan rakyat di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru. Dengan menggunakan teknik berupa observasi, pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara yang direkam langsung menggunakan teknik pancing dan teknik simak. Hasil dari penelitian ini, maka ditemukan 25 ungkapan takhayul yang keseluruhan data berstruktur dua bagian di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru.
Persepsi Siswa terhadap Pembelajaran Keterampilan Berbicara dalam Pembentukan Personal Branding melalui Media Siniar
Uah Maspuroh;
Een Nurhasanah;
Roni Nugraha Syafroni;
Dewi Herlina Sugiarti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2392
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap pembelajaran keterampilan berbicara dalam pembentukan personal branding melalui media siniar. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian terdahulu yang telah dilaksanakan oleh peneiliti, fokus tujuan penelitian ini yaitu untuk 1) mendeskripsikan proses penelitian persepsi siswa terhadap pembelajaran keterampilan berbicara dalam pembentukan personal branding melalui media siniar; 2) mendeskripsikan persepsi siswa terhadap pembelajaran keterampilan berbicara dalam pembentukan personal branding melalui media siniar; 3) mendeskripsikan kendala yang dihadapi siswa terhadap pembelajaran keterampilan berbicara dalam pembentukan personal branding melalui media siniar. Teori-teori relevan dengan judul penelitian digunakan dalam penelitian, di antaranya teori keterampilan berbicara, personal branding, dan siniar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif setelah mengikuti kegiatan pembelajaran keterampilan berbicara dengan menggunakan media siniar dalam membentuk personal branding. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dialami siswa selama menikuti proses pembelajaran.
Register dalam Tuturan Penjual dan Pembeli di Pasar Tuah Serumpun Kecamatan Tualang Perawang Kabupaten Siak
Lora Sesmita;
Erni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2440
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hubungan antara penjual dan pembeli dari catatan survey di pasar. Masalah dari penelitian ini adalah bagaimana jenis-jenis rekaman dimasukkan ke dalam tuturan penjual dan pembeli di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Jenis rekaman (Halliday:1992:53) dibagi menjadi dua bagian, register selingkung terbatas dan register selingkung terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis, meng interpretasikan, dan menyimpulkan tentang berbagai register yang terkandung dalam bahasa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah: Teknik dokumentasi, teknik menyimak dan teknik mencatat. Teknik analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Mengenai hasil penelitian ini, yaitu, di antara 38 tuturan macam register berbeda yang diucapkan antara pedagang dan pembeli di pasar tuah serumpun, ditemukan 31 data tuturan register selingkung terbatas. Dari sini dapat disimpulkan bahwa yang paling umum adalah register selingkung terbatas. Ragam Selingkung memiliki arti yang terbatas, memiliki jumlah kata yang terbatas dan maknanya terbatas, sehingga pesannya terbatas dan spesifik, laras ini tidak memiliki tempat yang konkrit dalam masyarakat atau pada tingkat individu dan kreativitas, sebagaimana itu jarang digunakan.