cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pemahaman Bahasa melalui Pengalaman Proyek: Studi Kualitatif pada Implementasi PjBL dalam Mata Kuliah Wajib Umum Welly Nores Kartadireja; Dadang Anshori; Dadang Sunendar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3293

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemahaman bahasa dengan mengkaji penerapan praktis Project Based Learning (PjBL) dalam mata kuliah wajib umum. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk melakukan pengamatan menyeluruh terhadap dampak pengalaman proyek terhadap pemahaman bahasa siswa. Penelitian ini melibatkan 30 koresponden yang memberikan informasi berharga tentang bagaimana proyek ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan dampak model PjBL dalam konteks mata kuliah wajib umum. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman bahasa, keterlibatan aktif siswa, dan penggabungan kemampuan bahasa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman proyek mengarah pada peningkatan pemahaman bahasa, keterlibatan aktif, dan integrasi kemampuan bahasa. Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) memberikan pengaruh yang positif terhadap pengembangan kemampuan berbicara, motivasi belajar, dan integrasi berbagai keterampilan berbahasa. Perspektif siswa terhadap mata kuliah wajib umum menekankan pentingnya menetapkan dasar-dasar yang kuat, menerima instruksi eksplisit, dan menghubungkan materi dengan tugas-tugas praktis. Rekomendasi dan umpan balik ditawarkan untuk meningkatkan proses integrasi, mendorong pembelajaran berbasis proyek, dan meningkatkan kualitas materi mata kuliah wajib umum. Penelitian ini memiliki potensi untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efisien dalam meningkatkan pemahaman bahasa. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan pengalaman berbasis proyek dengan model PjBL dalam kerangka mata kuliah wajib umum.
Problematika Implementasi Penilaian Autentik pada Pembelajaran Bahasa Arab di Mts. Al Amiriyyah Blokagung Banyuwangi Winda Khoritotul Jannah; Bambang Irawan; Faisal Nasar Bin Madi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3294

Abstract

Kurikulum 2013 yang dicanangkan pemerintah sebagai kurikulum nasional, secara otomatis merubah arah pendidikan dan pengajaran di setiap lembaga pendidikan secara luas. Karakteristik yang menonjol dalam kurikulum 2013 adalah adanya penilaian aspek sikap siswa dalam proses pembelajaran, dimana aspek sikap ini hanya bisa diukur melalui alat ukur spesifik seperti penilaian berkonsep Authentic assessment. Sehingga dalam mewujudkan komitmen untuk menerapkan kandungan kurikulum 2013 tersebut Mts Al-Amiriyyah Blokagung Banyuwangi mencoba melakukan prosesi penilaian autentik. Proses yang telah ditempuh lembaga tersebut tentu perlu diteliti lebih lanjut apakah penilaian tersebut sudah berjalan sebagaimana mestinya atau tidak. Sehingga untuk mengetahui hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana proses penilaian autentik (authentic assesmet) dalam pembelajaran Bahasa Arab di Mts Al-Amiriyyah Blokagung Banyuwangi. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana efektivitas penilaian autentik yang sudah dilakukan dan untuk mengetahui kriteria apa saja yang menjadi acuan dalam penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan tahapan penelitian yang terdiri dari tahap orientasi pra lapangan dan tahap kegiatan lapangan. Data yang diproleh dengan analisis triangulasi, yaitu dengan membandingkan hasil data berupa kajian teoritis yang diperoleh dengan data hasil wawancara di lapangan. Dimana, hasil penilitian ini mengungkapkan bahwa penilaian autentik yang dilakukan oleh Mts Al-Amiriyyah masih dirasa kurang maksimal. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor pengaruh terhambatnya penilaian tersebut, yang secara umum kendala-kendala tersebut berasal dari siswa, guru, dan keterbatasan waktu yang dibutuhkan dalam proses penilaian tersebut.
Ideologi Konsumerisme pada Poster Iklan Minuman: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Ananda Dwi Asri; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan ideologi konsumersime dalam poster iklan minuman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis dengan model Norman Fairclough yang dimana Norman Fairclough membagi Analisis wacana kritis dalam 3 dimensi yaitu (1) dimensi teksual yang disebut dengan analisis mikrostruktural, dimensi tekstual dibagi menjadi 3 yaitu representasi, relasi, dan identitas. (2) dimensi praktik diskursuf/ wacana yang kemudian disebut dengan analisis mesostruktural dan (3) dimensi sosial budaya kemudian disebut dengan analisis makrostruktural, hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) analisis teks, kata dan bahasa menggunakan identitas tertentu yaitu milenial, kata-kata atau kalimat yang menggunakan bahasa asing dan non formal, 2) Berdasarkan analisis praktik teks dari sudut pandang produksi dan konsumsi, pengiklan menyadari sepenuhnya keinginan konsumen terutama pada kalangan milenial dengan kebiasaan yang suka membeli minuman kekinian sehingga disuguhkan minuman-minuman yang bervariasi seperi boba, kopi yang memiliki rasa berbeda dari biasanya. Sasaran pada pengiklanan sudah sangat jelas yaitu kaum milenial. Pengikalanan menyampaikan pesan dengan banyak macam variasi dari menggunakan symbol hingga penggunaan bahasa inggris agar menarik konsumen untuk membelinya. 3) analisis praktik sosial sosiokultural Pengiklan telah mengenal gaya hidup kontemporer masyarakat Indonesia yaitu konsumerisme dan modernitas, sehingga mereka ditawari trend minuman kekinian yang mewakili kelas tertentu, dan Iklan juga memberikan unsur kebahagiaan hidup.
Torajan’s Pray through Carving in Rampanan Kapa’ Semiotics Perspective) Normalia Sirande; Judith Ratu Tandi Arrang; Linerda Tulaktondok
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3298

Abstract

Toraja is one of the tribes in Indonesia that gets a legacy of carving motifs as a means of teaching for posterity of their ancestors. This research aimed to find the types of carving motifs used in the decoration of traditional wedding events in Toraja. This research used qualitative research methods of ethnographic type and purpossive sampling techniques. The results of this study found at least fifteen types of carving motifs that have been used in decorations for traditional wedding events, Rampanan Kapa’, by Torajan. The carving motifs are Pa'tukku pare, Pa' lolo tabang, Pa' bungkang danau, Pa' tangke lumu', Pa' erong, Pa' Bombo wai, pa' bare' allo, Pa' batang lau, Pa' kapu' baka, Passungkalla', Passekong kandaure, Pa' tedong, Pa' bulu londong, Passora, and Pa' poya mundan. The fifteen carving motifs contain prayers and hopes from all those who attended the Kapa' Rampanan event for both brides.
Pilihan Bahasa Masyarakat Bilingual Dayak-Jawa di Malinau dalam Ranah Keluarga Ayu Purwa Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3302

Abstract

Masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga yang dimaksud yaitu pasangan suami istri yang melakukan pernikahan silang atau pernikahan beda suku dalam satu keluarga ataupun dengan sesama mereka yang berasal dari suku yang sama, mereka menggunakan pilihan-pilihan bahasa yang disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan saat sedang berkomunikasi dengan sesama anggota keluarga untuk menciptakan suasana yang akrab dengan sesama penutur. Masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana wujud pilihan bahasa yang digunakan masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (2) bagaimana fungsi yang diperankan oleh pilihan bahasa dalam masyarakat bilingual Dayak-Jawa, dan (3) faktor apa saja yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) menganalisis wujud pilihan bahasa masyarakat Dayak-Jawa , (2) menganalisis fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (3) menganalisis faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Fokus penelitian ini adalah tuturan yang digunakan masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui metode simak dan metode catat. Sementara, penentuan fungsi dan faktor pilihan bahasa menggunakan metode kontekstual. Hasil analisis data yang berupa temuan penelitian disajikan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Pertama, wujud pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga meliputi bahasa Dayak, bahasa Jawa, dan bahasa Indonesia yang berupa tunggal bahasa, alih kode: Indonesia-Dayak, Indonesia-Jawa, Dayak-Jawa, dan campur kode dalam bentuk kata, perulangan kata. Kedua, fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 5 yaitu, instrumental, regulasi, representasi, interaksi, perorangan. Ketiga, faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 4 yaitu, situasi dan latar (tempat dan waktu), partisipan dalam interaksi, topik pembicaraan, fungsi interaksi.
Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara Luring Pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo Sitti Hikmah Alimah; Sulastriningsih Djumingin; Idawati Garim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan problematika yang bersifat metodologis pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo; (2) mendeskripsikan problematika yang bersifat sosial pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Problematika yang bersifat metodologis pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo yaitu problematika yang berkaitan dengan proses penyampaian materi ialah masih kurang dalam menguasai kelas dan peserta didik, kendala dalam melaksanakan penilaian autentik, kurangnya interaksi guru dengan siswa, serta mengenai pemberdayaan sarana dan elemen dalam pembelajaran terdiri dari kurangnya pemanfaatan media/sumber belajar dan kurangnya bahan belajar; (2) Problematika yang bersifat sosial pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo berkaitan dengan keharmonisan antar sesama siswa yakni kurangnya kerjasama ketika mengerjakan tugas secara berkelompok, peserta didik cenderung individu, dan pada keharmonisan antara guru dengan siswa kurangnya pemberian dukungan dan motivasi berupa penyampaian manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari dan pemberian perhatian pada peserta didik.
Analisis Prinsip Kerjasama Dialog Mata Najwa" Pura-pura Penjara Part 1: Sel Mewah Lutfi Hasan Ishaq" Yusrina Yusrina; Adriani Adriani; Darlisa Muhamad
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud prinsip kerjasama dalam dialog Mata Najwa pada chanel youtube Najwa Shihab. Jenis penilitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Objek yang diteliti adalah video percakapan antara Najwa Shihab dan Lufti Hasan Ishak pada kanal youtube Najwa Shihab yang berjudul Mata najwa Part1: Pura-pura Penjara – Sel Mewah Lutfi Hasan Ishaq. Hasil penelitian menunjukkan wujud prinsip kerjasama pada dialog Najwa Shihab dan Lutfi Hasan Ishaq antara lain: i) maksum kualitas, ii) maksim kuantitas, iii) maksim relasi, dan iv) maksim cara. Kata Kunci: Prinsip kerjasama, analisis wacana, wacana dialog
Ideologi dalam Wacana Pemberitaan Kasus Ferdy Sambo Divonis Mati pada Media Massa Kompas.Com : Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk Irawati Azis; Johar Amir; Muhammad Rapi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3308

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur makro, struktur super dan struktur mikro pada teks wacana berita online kasus pemberitaan ferdy Sambo pada media massa kompas.com. Metode dokumentasi dan analisis isi teks media digunakan untuk menganalisis data penelitian. Adapun hasil penelitian tersebut menunjukkan pada bagian struktur makro terdapat aktor, peristiwa, dan kelompok. Struktur Mikro menunjukkan pada bagian representasi pemilihan kalimat dan representasi pemilihan kata. Terakhir yaitu struktur super yang terdiri dari bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir.
Representasi Gender dalam Buku Teks Tematik Terpadu Siswa Sekolah Dasar Vivi Indriyani; Aditya Rachman; Wilda Fathia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3312

Abstract

Bahasa berfungsi sebagai pembentuk ideologi dan penentu peran sosial dan salah satunya mengungkapkan peran gender. Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk mengajarkan dan menerapkan pentingnya kesetaraan. Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya, masih terdapat kesenjangan gender di lingkungan pendidikan, salah satunya melalui buku teks yang digunakan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi gender dalam buku teks yang digunakan oleh siswa sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menganalisis representasi gender berdasarkan enam kategori, yaitu kemunculan karakter gender dalam teks dan gambar, 'firstness', jenis karya, kata sifat, dan ilustrasi yang muncul. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa masih terdapat ketimpangan representasi gender yang tampak dalam buku teks.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Dongeng Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Audiovisual Hasniah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai proses peningkatan keterampilan menyimak cerita dongeng melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Prosedur penelitian mencakup beberapa tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini berlokasi di MI Yapis Wasior pada Siswa Kelas VI. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawacara, dan jurnal refleksi. Adapun teknik yang digunakan untuk analisis data pada penelitian ini dialoah secara kualitatif. Data kualitatif adalah data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan jurnal refleksi berdasarkan aspek-aspek yang dijadikan fokus analisis. Selanjutnya, data tersebut dideskripsikan untuk mengetahui proses dan perubahan tingkah laku yang terjadi pada siswa selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebanyak 2 siklus dapat disimpulkan bahwa pada siklus kedua dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dalam proses pembelajaran pembelajaran menyimak cerita dongeng siswa kelas VI MI Yapis Wasior terjadi peningkatan dari siklus sebelumnya. Hal tersebut dilihat dari hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa rata-rata peserta didik terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menyimak. Mereka terlihat aktif dalam bertanya, mengerjakan LKPD, dan penyajian hasil kerja kelompok melalui kegiatan presentasi

Page 43 of 178 | Total Record : 1779