cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Representasi Unsur Multikultural dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi Lafif Ahmad Rofid Al Azmi; Karkono Karkono; Azizatuz Zahro’
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3191

Abstract

Penelitian ini membahas representasi multikulturalisme dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi yang membahas tentang unsur-unsur multikultiral yang meliputi solidaritas dan persaudaraan, kesetaraan gender, perdagangan terbuka, nilai kekeluargaan, penghormatan terhadap tata susila, merasa cukup dalam hidup, serta berbagi dan kontrol kekuasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan multikulturalisme dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dengan menggunakan teori multikultural dari Nurgiantoro dan Thobroni. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi teks dan dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan cara, (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi mengekspresikan tujuh unsur multikultural, yaitu solidaritas dan persaudaraan, kesetaraan gender, perdagangan terbuka, nilai kekeluargaan, penghormatan terhadap tata susila, merasa cukup dalam hidup, serta berbagi dan kontrol kekuasaan. Unsur multikulturalisme yang paling banyak dalam novel novel Negeri 5 Menara adalah solidaritas dan persaudaraan. Sehubungan dengan itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan dan media untuk pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah.
Pengaruh Nama Merek terhadap Citra pada Kuliner Lokal di Kota Makassar Helmi Yusup; Lukman Lukman; Gusnawaty Gusnawaty
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan maksud dari pemilik usaha kuliner lokal di Kota Makassar dalam menentukan nama merek usahanya, serta menunjukkan hubungan antara citra dan penamaan merek pada usaha kuliner mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi dengan teknik wawancara. Penelitian ini menemukan lima merek bahasa asing, lima merek mewakili penggunaan bahasa daerah (lokal), dan lima merek mewakili penggunaan bahasa Indonesia. Sebagian produsen memilih menggunakan bahasa asing dalam identitas merek mereka. Tujuan dari penamaan bahasa asing ini adalah meningkatkan nilai jual, prestise serta memperluas target pasar lokal ataupun internasional. Kemudian sebagian pemilik kuliner tersebut menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Lokal pada merek-merek mereka. Kesimpulan, penggunaan bahasa yang bervariasi pada penamaan merek usaha kuliner lokal di Kota Makassar, secara tidak langsung menciptakan citra produk dan persepsi tersendiri di kalangan masyarakat Kota Makassar.
Representasi Makna Semantik pada Iklan Minuman di Media Sosial Nindya Puspita Dewanti; Gallant Karunia Assidik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3215

Abstract

Representasi makna dapat menggunakan ilmu semantik yang memiliki objek kajian berupa makna-makna dari tanda-tanda bahasa. Penelitian ini berfokus pada makna denotatif, makna konotatif dan gaya bahasa sebagai objek kajian berupa kombinasi yang efektif antara elemen ujaran yang mampu mempelajari makna kata dan gaya bahasa untuk menyampaikan pesan secara efektif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan representasikan makna kata berdasarkan ada tidaknya nilai kata pada makna denotatif dan konotatif, serta gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya sebuah makna yang meliputi metafora, sinekdoke, personifikasi, dan hiperbolan yang ada pada audio visual iklan minuman di media sosial. Data dan subjek dalam penelitian ini menggambil berupa ujaran pada video iklan minuman yang memanfaatkan aplikasi Instagram dan Youtube. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pilah, simak, baca, dan catat. Metode analisis data menggunakan metode agih dan padan. Hasil penelitian ini mengideskripsikan adanya sebelas data makna denotatif, sebelas data makna konotatif, dan empat data gaya bahasa yang mempunyai istilah kata serta nilai makna. Kesimpulannya bahwa makna denotatif, makna konotatif, dan gaya bahasa dalam iklan minuman yang beredar di media sosial dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi dan interpretasi khalayak terhadap produk atau merek tersebut.
Materi Bahasa dan Budaya dalam Program Siniar Bahasa Indonesia Bersama Windah di Spotify Rizkia Nur Farikha; Imam Suyitno; Didin Widyartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3219

Abstract

Materi bahasa dan materi budaya merupakan sarana belajar bahasa Indonesia yang digunakan dalam program siniar Bahasa Indonesia Bersama Windah di Spotify. Materi bahasa dan materi budaya dalam siniar BIPA memiliki keunikan dan kekhasan yang tidak dapat terlepas dari karakteristik dan kemahiran berbahasa pemelajar BIPA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan materi bahasa dan budaya dalam program siniar Bahasa Indonesia Bersama Windah di Spotify. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data verbal yang diperoleh dari tuturan penyiar siniar Spotify Bahasa Indonesia Bersama Windah. Data penelitian ini bersumber dari dokumentasi empat belas rekaman audio tuturan penyiar program siniar Bahasa Indonesia Bersama Windah tahun 2021–2023 yang memuat materi bahasa dan materi budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam siniar Bahasa Indonesia Bersama Windah di Spotify memuat materi bahasa yang dapat dikategorikan dalam materi kosakata dan tata bahasa. Kosakata mencakup kosakata formal, kosakata informal, kosakata kata tunggal, kosakata kelompok kata, sedangkan tata bahasa mencakup kata berimbuhan, kata sandang, kata sapaan, kata penegasan, dan kata partikel. Materi budaya dapat dikategorikan dalam perilaku budaya, pengetahuan budaya, dan benda-benda budaya. Perilaku budaya mencakup cara hidup dan sopan santun, pengetahuan budaya mencakup bahasa, makanan, tradisi lisan, dan sistem religi, serta benda-benda budaya mencakup produk seni, teknologi tradisional, dan peninggalan sejarah.
An Analysis Of Impoliteness Strategies Of Genshin Impact Player In 1st Anniversary Posted On Twitter Fatimah Putri Sambada; Siti Zuhriah Ariatmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3220

Abstract

This study aimed to analyse the strategy of impoliteness of Genshin Impact player on twitter using pragmatic approach. The purpose of this study was to find the type of impoliteness and function of impoliteness. The data for this research were taken from comments contained in the twitter @genshinimpact account. This study analysed based on the type of impoliteness strategies (Culpeper, 1996) and function of impoliteness proposed by Culpeper (2011). Related to the types of impoliteness, the result of the analysis show hat there are five types of impoliteness strategies in the comment ;(1) Bald on record impoliteness, (2) Positive impoliteness. (3) Negative impoliteness, (4) Sarcasms or mock politeness, (5) withhold politeness. Also, three functiones of impoliteness; (1) Affective impoliteness, (2) Coercive impoliteness, (3) Entertaining impoliteness. The utterances that show impoliteness are uttered by the player commented on twitter.
Pengaruh Metode Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Dan Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas VIII MTs Ayuni Ifadah; Dawud Dawud; Sumadi Sumadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3222

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan pengaruh metode CIRC terhadap kemampuan membaca pemahaman dan menulis teks cerita pendek kelas VIII MTsN Trate 1. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan (quasi experimental) dengan desain pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan metode CIRC terhadap kemampuan membaca pemahaman meliputi indikator kemampuan mengidentifikasi literal, mereorganisasi, menginferensial, mengevaluasi, dan mengapresiasi. Serta terdapat pengaruh pada penggunaan metode CIRC terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek meliputi indikator menulis ide cerita teks cerita pendek dan menulis struktur cerita pendek.
Tindak Tutur Direktif dalam Terapi Anak Autis Nida Nurohmah; Jatmika Nurhadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori tindak tutur direktif pada proses terapi anak autis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori tindak tutur menurut Bach dan Harnish. Sumber data penelitian ini adalah tuturan terapis pada saat melakukan terapi terhadap anak autis di SLB Purnama Asih Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tindak tutur yang digunakan oleh terapis saat melakukan terapi terhadap anak autis, meliputi: requestives (mengajak), questions (bertanya), requirements (memerintah, menginstruksikan, mengarahkan, mengomando) prohibitives (melarang), permissives (membolehkan), dan advisories (menasihati). Adapun tindak tutur direktif yang dominan digunakan, yaitu tindak tutur direktif kategori requirements.
Penggunaan Campur Kode Bahasa Jepang oleh Pekerja Indonesia di Hokkaido Kireina Fernanda Utomo; Ismatul Khasanah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3233

Abstract

Bahasa memiliki peran yang penting dalam berkomunikasi. Bahasa juga dapat digunakan sebagai sarana informasi. Saat ini penggunaan lebih dari dua bahasa dalam berkomunikasi merupakan suatu hal yang wajar dan sudah umum digunakan di kalangan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada penggunaan campur kode bahasa oleh pekerja Indonesia di Hokkaido. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Jepang yang digunakan oleh pekerja Indonesia di Hokkaido. Selain itu juga untuk mengetahui faktor yang memengaruhi penggunaan campur kode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 5 orang pekerja Indonesia di Jepang. Pekerja ini berasal dari alumni Sastra Jepang, Universitas Brawijaya yang saat ini bekerja di Hokkaido. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, partisipasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara tidak terstruktur melalui pesan WhatsApp dan DM Instagram.
Increasing Reading Comprehension through the Use of Kaili Folktales Dewi Laras; Jamiluddin Jamiluddin; Desrin Lebagi; Mukrim Mukrim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3236

Abstract

The research employed Kaili folktales to increase reading comprehension of the ninth grade students at SMP Negeri 20 Palu. The primary research question is whether incorporating Kaili folktales through this environment my increase students’ reading comprehension. The research used a pre-experimental design in a quantitative approach that included a pre-test, treatment, and post-test. The research population was the 87 ninth grade students of SMP Negeri 20 Palu, with 29 students as sample from class IX B selected through purposive sampling. The research instrument was a reading comprehension test that was given as a pre-test and post-test. Data analysis was conducted using SPSS 22. The results showed that using Kaili folktales increased students’ reading comprehension significantly, as evidenced by a higher mean score in the post-test compared to the pre-test (61.972>34.221). The p-value determined of 0.00, which is lower than the alpha value of 0.05, supported the conclusion that applying of Kaili folktales increased students’ reading comprehension statistical significantly. As a result, the researcher concluded that Kaili folktales might effectively increase students’ reading comprehension of the ninth grade at SMP Negeri 20 Palu
Kekerabatan Peribahasa Aceh Indonesia dan Melayu: Kajian Etnolinguistik Julika Lissa Ilhamida; Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3238

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bandingan dari peribahasa Aceh, peribahasa Indonesia dan peribahasa Melayu (Malaysia). Penelitian ini untuk menilik kilas balik dari hubungan Bahasa Aceh, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Melayu (Malaysia) yang masih tergolong dalam satu keluarga Bahasa dalam peribahasa. Bangsa serumpun biasanya memiliki budaya dan filosofi yang mirip. Peribahasa yang dibahas di artikel ini dibatasi dengan peribahasa yang menggunakan nama Binatang. Data diambil dari beberapa sumber, peribahasa Aceh diambil dari buku Binatang dalam Peribahasa Aceh karya Azwardi. Sedangkan Peribahasa Indonesia dan Bahasa Melayu, peribahasanya diambil dari beberapa website dan juga KBBI. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Untuk teorinya menggunakan kajian etnolingustik. Penelitian ini memfokuskan diri pada perbandingan peribahasa Bahasa Aceh, Peribahasa Indonesia dan peribahasa Melayu yang di dalamnya terdapat unsur filofofi Masyarakat dalam penggunaan bahasa tersebut. Penelitian ini tidak berfokus pada transliasasi karena penulis mengambil data dari buku dan website yang sudah menyertakan terjemahannya. Penulis hanya berfokus pada kesamaan penggunaan nama Binatang dalam peribahasa dan kesamaan makna atau maksud. Selain itu, penulis juga melihat unsur pengaruh budaya dalam peribahasa yang di bahas. Berdasarkan analisis data dapat diambil beberapa kesimpulan. Pertama, beberapa peribahasa di atas ada yang sama ungkapannya dalam tiga Bahasa peribahasa dan sama maknanya. Kedua, peribahasa yang menggunakan Binatang yang berbeda dalam pengungkapan, tetapi sama dalam makna. Lalu, ada yang menggunakan ungkapan yang sama tapi memiliki makna yang berbeda.

Page 41 of 178 | Total Record : 1779