cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Penggunaan Layanan Informasi Biografi Tokoh Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar` Anni Rofiqoturrohmah; Syarifuddin Dahlan; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.927 KB)

Abstract

The main problem on this study was the poor learning motivation the tenth grade student at SMK Tri Sukses Natar. The aim of this study was to improve student’s learning motivation using group guidance through figure’s biography information for tenth grade student at X SMK Tri Sukses. The method used in this study was Quasi Experimental using Time Series Design. The subject of this research was 8 students with high, medium, and low learning motivation level. This study used learning motivation scale for data colllection technique and Wilcoxon test for data analysis. It was proven from the result analysis of learning motivation’s pretest and posttest in which it was obtained Zcalculated = -2.518 dan Ztable = 0.000, thus Ho was refusedand Hawas accepted. To conclude, learning motivation of students can be improved using group guidance service by giving information of figure’s biography.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa yang rendah pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar menggunakan bimbingan kelompok melalui layanan informasi biografi tokoh pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar. Metode yang digunakan adalah metode quasi experimental dengan menggunakan time series design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hal ini ditunjukkan dari analisis hasil pretest dan posttest motivasi belajar yang diperoleh Zhitung = -2,518 dan Ztabel = 0,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan layanan bimbingan kelompok menggunakan layanan informasi.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Norma Indah Pratiwi; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.485 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the increasing of Students social interaction by using group counseling. The problem of this study was the low social interaction of the students. The method used was quasi-experimental one-group pretest-posttest design. Subjects were six students who have low social interaction. Technique to gaindata was by using observation. The result showed that the students social interaction can be enhanced by using group counseling, as evidenced from the analysis of the data by using the Wilcoxon test, from the pretest and posttest results, it obtained ZoutputZtabel (-2,9350) then Ha was accepted, it means that Social interaction of student can be enhanced by using group counseling services. Conclusion of this research was social interaction of student can be increased by using counselling group of the students grade VIII SMP 3 Natar Lampung regency Academic Year 2014/2015.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial dengan Layanan Konseling Kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Natar tahun pelajaran 2014/2015.Masalah dalam penelitian ini adalah interaksi sosial rendah. Metode yang di gunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon . Subyek penelitian ini sebelas orang siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh z hitung = -2,935 dan z tabel = 1,645. Karena z hitung z tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antar kemampuan kemampuan interaksi sosial sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, interaksi sosial
Peningkatan Konsep Diri Menggunakan Pendekatan Client Centered Lilis Marlia; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.525 KB)

Abstract

The purpose of research was to find out the improvement of self concept using the of client centered approach. The research method was qualitative descriptive by using case study. Research subjects were 3 students who had low positive self concept. Data collection techniques use self-concept scale. Data analysis with data reduction techniques, data presentation and data verification. The results of counseling research indicate that the improvement of self concept using client centered approach can be used in students. This can be proved by the change of the three subjects after the implementation of counseling, such as students know the advantages and weaknesses, more positive thinking and confident of the ability possessed. The conclusion of this research is self concept can be improved by using client centered approach at student of grade XI. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan konsep diri menggunakan pendekatan client centered. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki konsep diri positif yang rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri. Analisis data dengan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian konseling menunjukkan bahwa peningkatan konsep diri menggunakan pendekatan client centered dapat digunakan pada siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling dilakukan, seperti siswa mengetahui kelebihan dan kelemahan, lebih berfikir positif dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki. Simpulan penelitian ini adalah pendekatan client centered dapat digunakan untuk meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XI.Kata kunci: bimbingan dan konseling, pendekatan client centered, konsep diri.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH Sri Wahyuni; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.166 KB)

Abstract

The aims of this research was to determine corelations of student’s motivation and using of school learning facilities to students' learning achievement. The method used in this research was correlation method. The subjects in the study  were 36 students gotten by random sampling technique. Data collecting techniques  using a scale of motivation to learn and questionaire of utilization of school facilities . The results obtained indicate that there was a relationship between learning motivation and utilization of student learning, it was shown from the results of data analysis using Person Product Moment Correlation (r) tehniques, r output by 0.4 then consulted with r tabel of 0.325. The conclusion is  there is a corelations between learning motivation and using learning of school  learningn facilities to students learning achievement.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar siswa dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 36 siswa yang didapat melalui teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala motivasi belajar dan angket pemanfaatan fasilitas belajar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar siswa, ditunjukkan dari hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Person Product Moment (r), diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4 kemudian dikonsultasikan dengan rtabel sebesar 0,325. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, fasilitas belajar, motivasi belajar siswa
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK DENGAN PRESTASI BELAJAR Halen Dwistia; Syaifuddin Latif; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 3 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.29 KB)

Abstract

The aim of this research to know the correlation of social interaction through learning achievement at second grade of MTs Negeri 1 Kotabumi on academic year 2012/2013”. The method used was descriptive correlation. The sample of research were 45 students. Data collecting technique in this research was sociometri. The result of data analysis used Product Moment Pearson with SPSS software 17.0 shows that the correlation is r=0,684, p 0,05, therefore Ho is rejected and Ha is accepted. This result shows that there was any strong correlation of students’ social interaction through learning achievement.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan interaksi sosial dengan prestasi belajar peserta didik pada kelas VIII MTs Negeri 1 Kotabumi tahun pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Sampel penelitian sebanyak 45 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan sosiometri. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson, dengan bantuan softwares SPSS 17.0 diperoleh korelasi sebesar r=0,684, p 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukan ada hubungan positif yang kuat antara interaksi sosial dengan prestasi belajar peserta didik. Kata kunci : hubungan, interaksi sosial, prestasi belajar
Hubungan antara Harga Diri dengan Interaksi Sosial Pada Siswa Kelas X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Martini Indriani; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.896 KB)

Abstract

This research aimed to investigate the relationship between self-esteem and social interaction in class X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. The research method used a quantitative approach. The sample of this research was 101 students taken by random sampling technique. Data collection techniques used the scale of self-esteem and the scale of social interaction. The data analysis technique applied product-moment correlation. The result of this research showed that there was a relationship between self-esteem and social interaction with a ratio of r count = 0.330 rtable = 0.193, with significance level p = 0.05. It could be concluded that there was a relationship between self-esteem and student social interaction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial pada siswa kelas X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 101 siswa diambil dengan teknik Random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala harga diri dan skala interaksi sosial. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial dengan nilai korelasi = 0,330 = 0,193  taraf signifikasi p = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, harga diri, interaksi sosial
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP Jumiyanti Jumiyanti; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.261 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the relationship between peers interaction and learning motivation with learning achievement. The method was a quantitative study with a correlational design, and analyzed using product moment correlation. Sample of this research were 90 students. The analysis data showed that there was 1) a significant relationship between peers interaction and learning achievement with indeks rxy = 0.434 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted, 2) there was a significant relationship between learning motivation and learning achievement with indeks rxy = 0.349 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted, 3) there was a significant relationship between peers interaction and learning motivation and learning achievement with indeks rxy = 0.446 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara interaksi teman sebaya dan motivasi belajar dengan prestasi belajar. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional, kemudian dianalisis menggunakan statistik parametrik korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 90 siswa. Hasil penelitian menunjukkan 1) ada hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,434 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima, 2) ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,349 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima, 3) ada hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dan motivasi belajar dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,446 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci : interaksi teman sebaya, motivasi belajar, prestasi belajar
Hubungan Antara Self Control Dengan Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas XI IPS Vetriana Kusuma Ramadani; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.958 KB)

Abstract

The problem in this study was students’ aggressive behavior  . This study aimed to determine the relationship between self-control and aggressive behavior of  XI grade students of SMA Negeri 6 Metro in academic year 2018/2019. Research method used in this study was quantitative research . The populationsof this research were 250 students and the samples were 64 students taken by simple purposive sampling technique. The data were collected from self-control scale and aggressive behavior scale. The data were analyzed using Product Moment Correlation. The results showed that there was a negative and significant relationship between self-control and aggressive behavior with a correlation coefficient of r count = -0,696 r table = -0.246 and significance level of 0.05; therefore, Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study was there was a negative meant significant relationship between self-control and students' aggressive behavior which means the higher self-control, the lower the aggressive behavior.Permasalahan dalam penelitian ini adalah perilaku agresif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self control dengan perilaku agresif pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Metro tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 250 siswa dan sampel penelitian berjumlah 64 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self control dan skala perilaku agresif. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara self control dengan perilaku agresif dengan nilai korelasi rhitung= -0,696   rtabel=-0,246  taraf signifikasi 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self control dengan perilaku agresivitas siswa. Artinya semakin  tinggi self control yang dimiliki siswa maka akan semakin rendah perilaku agresif yang dilakukan.Kata kunci: agresivitas, bimbingan dan konseling, self control
Identifikasi Stresor Akademik pada Mahasiswa Tahun Pertama Banan Corima Adha; Shinta Mayasari; Moch. Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.763 KB)

Abstract

Problem in this research is the academic stressor high on students. The purpose of this research is to identify those academic stressor on Faculty of Teacher Training and Education UNILA students in their first year collage, year 2019/2020. This research conducted using qualitative method with 269 freshmen as the subject. The data collection was done using questionnaire. The data analysis was done through collecting online documents or answer with online survey by means of code. The results showed that the most dominant stressors are, assignment with the topic of the number of assignment and lecture process with the topic of lecture schedules irregular.Permasalahan dalam penelitian ini adalah "stresor akademik pada mahasiswa tahun pertama yang tinggi”. Tujuan penelitian ini adalah  mengidentifikasi stresor akademik pada mahasiswa tahun pertama FKIP Universitas Lampung Tahun Akademik 2019/2020. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan subjek sebanyak 269 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dikumpulkan secara online dengan survei online dengan cara koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang paling dominan adalah tugas dengan topik kuantitas tugas banyak dan proses perkuliahan dengan topik jadwal kuliah yang tidak beraturan.Kata kunci: mahasiswa tahun pertama, stres akademik, stresor
Relationship Self Regulation Learning With Interpersonal Comunication In Students M Andhika Saputra; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.582 KB)

Abstract

The problem in this study was the interpersonal comunication. This study aim to study the relationship between self regulation learning with interpersonal comunication in class XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The research method used quantitative. The study population was 140 students and the research sample was taken by 70 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of self regulation learning and scale of interpersonal comunication. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that there was a significant positive relationship between self regulation learning with interpersonal comunication with a ratio of r count = 0.256 and significance level p = 0.274 then Ho was rejected and Ha was accepted.Permasalahan dalam  penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 175 siswa dan sampel penelitian berjumlah 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dan skala komunikasi interpersonal. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang  tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa,  rhitung= 0,256  rtabel= 0,274 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, regulasi diri dalam belajar, komunikasi interpersonal

Page 6 of 34 | Total Record : 337