cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS NEARPOD PADA MATERI TEKS EKSPOSISI KELAS V SDN 007 SUNGAI PINANG TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 Muhammad Febrian Pramudita; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif sebagai solusi terhadap kebosanan siswa dalam pembelajaran akibat kurangnya variasi bahan ajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 28 peserta didik  kelas V-A SD Negeri 007 Sungai Pinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan angket. Pada tahap Analysis, dilakukan analisis kebutuhan siswa, analisis kurikulum, dan analisis gaya belajar siswa. Tahap Design melibatkan penyusunan materi dan pembuatan storyboard E-LKPD. Pada tahap Development, bahan ajar dikembangkan menggunakan aplikasi nearpod, serta divalidasi oleh ahli media dan materi. Tahap Implementation meliputi uji coba pada kelompok kecil dan besar untuk melihat respon peserta didik dan guru. Tahap terakhir, Evaluation, dilakukan untuk mengevaluasi hasil uji coba dan melakukan revisi berdasarkan umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD interaktif yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi oleh ahli media menghasilkan skor 95% (sangat layak), ahli materi juga memberikan skor 95% (sangat layak). Uji coba kelompok kecil mendapat skor 87% (layak), sedangkan uji coba kelompok besar mendapat skor 81% (sangat layak). Respon guru sangat positif dengan skor 99% (sangat layak) sehingga pengembangan E-LKPD ini dapat dikatakan sangat layak.
PERAN KITAB KEAGAMAAN BAGI REMAJA DALAM PENDIDIKAN PLURALISME AGAMA MELALUI PROGRAM BIBLE CAMP Chriscella Three Putri; Iky Sumarthina P. Prayitno
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.494

Abstract

Masa peralihan anak-anak ke dewasa disebut remaja Masa ini, anak mulai beralih dari lingkungan keluarga ke lingkungan sosialnya.Dunia remaja adalah waktu yang paling menyenangkan sekaligus rentan untuk terlibat dengan masalah sosial. tulisan ini ingin menyampaikan bagaimana peran agama, sebagai kekuatan bagi remaja dalam bertindak Untuk itu peran kitab keagamaan sebagai dasar Pendidikan pluralisme bagi remaja melalui kegiatan Bible Camp. penulis menggunakan pendekatan pustaka dengan melakukan pengumpulan data-data melalui sumber literatur seperti buku, jurnal, dokumen ilmiah, internet, abstrak tesis/disertasi dan sumber lain yang mendukung. Kesimpulan pembahasan dijelaskan bagaiaman peran kitab keagamaan dalam mendukung pendidikan pluralisme bagi remaja melalui program Bible Camp. Melalui proses tinjauan pustaka yang komperhensif, penulis memperoleh pemahaman tentang pentingnya peran Kitab keagamaan dalam pendidikan pluralisme remaja Pemahaman ekslusif pada dasarnya bersumber dari kitab keagamaan dari masing-masing keyakinan. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri adanya sikap ekslusif, realita yang terjadi dalam masyarakat kota Bitung, agama menjadi pemicu penyebab terjadinya kriminalisasi dikalangan remaja.program Bible Camp hampir masih terjebak dalam pemahaman-pemahaman Kitab suci yang sakral sehingga bisa terjadi pengutipan teks-teks untuk melegitimasi agama atau ajaran lain. Edukasi pembentukan spiritualitas remaja pada program Bible Camp perlu ditambah dengan nilai-nilai keberagaman yang ada dalam realitas pluralisme. Pembiasaan pendidikan pluralisme agama bagi remaja diharapkan dapat membentuk remaja menjadi pribadi yang terbuka dengan perbedaan. Upaya ini untuk menghapus stereotipe negatif antara agama satu dengan agama yang lain. Menghasilkan generasi yang memiliki sikap toleransi, kepekaan dan rasa solidaritas.
REPRESENTASI IDEOLOGI AGAMA DALAM ANTOLOGI PUISI “DERU DUA ARUS” KARYA ASY’ARI KHATIB (PERSPEKTIF STILISTIKA)
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kiasan simbolik yang digunakan Asy'ari Khatib dalam puisinya dan bagaimana kiasan simbolik tersebut dapat mewakili ideologi Asy'ari Khatib. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berasal dari puisi Asy'ari Khatib dalam antologi puisi berjudul "Deru Dua Arus". Datanya berupa kata dan frasa yang mengandung kiasan simbolis dan diindikasikan mewakili ideologi Asy’ari Khatib. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan membaca dan memahami makna puisi, mengenali, mencatat dan menafsirkan kiasan simbolik, serta mengetahui hubungan kiasan simbolik dengan ideologi pengarangnya, dan terakhir menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, kiasan simbolik yang digunakan dalam puisinya dapat mewakili ideologi keagamaan Asy'ari Khatib. Ideologi agama ini berkaitan dengan tauhid, keimanan, dan cinta kasih yang memberikan pedoman hubungan manusia dengan Tuhan melalui salat, berdoa, dan membaca Al-Qur'an.
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 008 SAMARINDA ILIR TAHUN PEMBELAJARAN 2024
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.501

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh kurangnya keterampilan menulis peserta didik kelas IV SDN 008 Samarinda Ilir tahun pembelajaran 2024. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan menulis pada peserta didik kelas IV SDN 008 Samarinda Ilir tahun pembelajaran 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru kelas dan peserta didik kelas 4 SDN 008 Samarinda Ilir yang berjumlah 25 siswa. Objek penelitian ini adalah analisis keterampilan menulis peserta didik kelas IV SDN 008 Samarinda Ilir. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis data kualitatif yang mencakup tiga tahap yakni reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis keterampilan menulis peserta didik kelas IV, dapat disimpulkan bahwa secara umum keterampilan menulis peserta didik berada pada tingkat yang masih kurang. Peserta didik belum mampu menyusun kalimat dengan struktur yang benar. Masih ditemukan beberapa kesalahan penggunaan Bahasa, penulisan, tanda baca, dan kosa kata. Kreativitas peserta didik dalam menyusun cerita atau deskripsi juga masih kurang dan membutuhkan bimbingan lebih lanjut dalam mengembangkan ide secara logis dan runtut.
PEMEROLEHAN FONOLOGI PADA ANAK PENYANDANG DOWN SYNDROM STUDI KASUS DI SEKOLAH MUTIARA BUNDA CILEGON Ardita Puspitasari; Asep Muhyidin; Odien Rosidin
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan artikulasi fonem yang mampu diucapkan oleh anak Down Syndrom serta menganalis bunyi-bunyi bahasa, yaitu kesalahan fonologi pada anak Down Syndrom di Sekolah Mutiara Bunda Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, dengan teknik dasar, yaitu teknik sadap dan teknik lanjutan, yaitu teknik pancing dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian berasal dari tuturan lisan informan sebagai narasumber yaitu anak Down Syndrom usia 8 tahun. Analisis data penelitian ini menggunakan metode padan. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, ditemukan 51 data yang dapat diperinci sebagai berikut: (1) perubahan fonem konsonan 18 data; (2) penghilangan fonem konsonan 26 data; (3) penambahan fonem vokal 6 data; dan (4) penambahan fonem konsonan 1 data.
STUDI IMPLEMENTASI QUIZIZZ SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBDP) Muhlis Muhlis; Warman Warman; Widyatmike Gede Mulawarman; Nihan Kristiyani; Anggra Prima
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.507

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi semakin relevan di era pendidikan modern karena perbedaan gaya belajar, kemampuan, dan kebutuhan siswa. Salah satu cara untuk mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi adalah dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti Quizizz, dalam pengelolaan pembelajaran. Artikel ini membahas studi implementasi Quizizz sebagai alat bantu manajemen pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah menengah pertama dengan metode kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memungkinkan guru untuk memberikan penilaian formatif secara real-time, dan memudahkan penyesuaian materi dan evaluasi sesuai kebutuhan individu siswa. Selain itu, Quizizz mendukung interaksi siswa secara aktif dalam pembelajaran SBdP melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
ASESMEN SUMATIF BUATAN GURU MELALUI SOAL UJI COBA PADA MATERI BAHASA INDONESIA KELAS V SEKOLAH DASAR
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.508

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis soal buatan guru menggunakan analisis butir soal, melakukan uji coba, pengubahan skor mentah ke nilai jadi melalui Penilaian Acuan Patokan (PAP), dan menentukan deskripsi hasil asesmen siswa. Adapun metode penelitian yang digunakan mixed methods dengan kuantitatif dan kualitatif.  Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dengan statistik dan deskriptif. Didapatkan hasil penelitian analisis butir soal yang tidak valid 5 soal pilihan ganda dan esai semua valid, uji reliabelitas Cronbach’s Alpha menunjukkan nilai 0,679 untuk soal pilihan ganda dan 0,638 untuk soal esai, artinya reliabel. Daya beda soal antara 0,301 hingga 0,365. Tingkat kesukaran soal sedang (67%) dan mudah (33%), sedangkan untuk soal esai, soal mudah (40%) dan soal sedang (60%). Dari hasil pengolahan data, sebanyak 88% siswa (30 dari 34 siswa) dinyatakan lulus, sementara 12% (4 siswa) tidak lulus. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 26% dari siswa mencapai nilai A, artinya peserta didik mampu mencapai seluruh indikator tujuan pembelajaran dan berhak mengikuti pembelajaran selanjutnya. Lalu, 62% berada di nilai B, artinya peserta didik sudah menuntaskan sebagian besar indikator tujuan pembelajaran, Kemudian, 12% berada di nilai C, artinya peserta didik masih kesulitan dalam mencapai sebagian tujuan pembelajaran. Penelitian selanjutnya dapat dikonsentrasikan pada peningkatan kualitas soal, terutama dalam hal daya beda dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa.
EUFEMISME DALAM PIDATO SOEKARNO PADA HARI KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA Andri Azaky; Okta Hari Mulya; Hermandra Hermandra
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, makna, dan fungsi eufemisme dalam pidato Soekarno pada hari kemerdekaan Indonesia, serta bagaimana eufemisme tersebut memberikan kekuatan dalam menggerakkan masyarakat. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini memfokuskan pada teks pidato yang diakses dari berita terbitan Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemdikbud pada 20 Mei 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi teks dengan membaca dan mengidentifikasi frasa eufemisme dalam pidato. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengelompokkan dan menginterpretasikan temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima eufemisme yang tercakup dalam empat bentuk eufemisme: ekspresi figuratif, metafora, sirkumlokusi, dan kliping. Fungsi eufemisme yang ditemukan meliputi eufemisme perlindungan, eufemisme penyemangat, eufemisme provokasi, dan eufemisme kecurangan. Eufemisme dalam pidato Soekarno berhasil menyampaikan pesan dengan cara yang halus dan sopan, menjaga perasaan audiens, serta memberikan semangat dan motivasi dalam perjuangan kemerdekaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami penggunaan bahasa yang efektif dalam pidato publik serta pentingnya eufemisme dalam komunikasi yang sensitif dan persuasif.
KATEGORI FATIS BAHASA MELAYU RIAU DIALEK KAMPAR DALAM TRADISI LISAN BASIACUONG Maili Yusma; Annisa Rahmi; Hermandra Hermandra
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.517

Abstract

Dalam komunikasi, terkhusus komunikasi verbal  ragam non-standar, terdapat   salah   satu   fungsi  bahasa   yang   cukup   unik,   yaitu   fatis. Ungkapan fatis banyak ditemukan dalam tuturan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kategori fatis dalam bahasa Melayu Riau dialek Kampar yang terdapat dalam tradisi lisan basicuong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berasal dari tradisi lisan basiacuong yang  dikumpulkan melalui teknik studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan kategori fatis dalam bahasa Melayu Riau dialek Kampar yang terdapat dalam tradisi lisan basicuong saat ma ulu jambau yaitu dalam bentuk partikel fatis (kan, tio, dan lah) dan bentuk kata fatis (alah, dek, kok, nyo, ka, nye, yo, ko, dan tu). Kategori fatis tersebut digunakan penutur dalam tradisi lisan basicuong untuk mematahkan, membuktian, mengukuhkan, menegaskan, serta meyakinkan petutur.
ANALISIS SOSIOPRAGMATIK METAFORA KATA "MULUT" DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI: SEBUAH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM KAJIAN PRAGMATIK SOSIAL Risky Yanti Ulfa; Sri Rahayu; Hermandra Hermandra
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.518

Abstract

Metafora merupakan salah satu elemen penting dalam kajian pragmatik, khususnya sosiopragmatik, yang melibatkan hubungan antara bahasa dan konteks sosial dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu metafora yang sering muncul dalam percakapan adalah kata "mulut". Kata ini sering digunakan dalam berbagai ekspresi dan ungkapan yang memiliki makna lebih dari sekedar bagian tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana metafora kata "mulut" digunakan dalam komunikasi sehari-hari, dengan pendekatan sosiopragmatik yang memperhatikan konteks sosial dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara di berbagai konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora "mulut" memiliki berbagai makna yang beragam, yang dipengaruhi oleh faktor sosial seperti status, hubungan sosial, dan peran komunikasi dalam interaksi sosial. Kata "mulut" berfungsi sebagai simbol ekspresi, komunikasi, dan pengaruh dalam masyarakat. Melalui analisis ini, kita dapat memahami bagaimana penggunaan metafora dalam percakapan sosial mencerminkan dinamika hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.