cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
KEPRIBADIAN TOKOH DALAM NOVEL KALEIDOSKOP SERI 1 DAN 2 KARYA TENDERLOVA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Wan Malinda; Mangatur Sinaga; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.520

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kepribadian tokoh dalam novel Kaleidoskop seri 1 dan 2 karya Tenderlova, yang dalam penelitian ini dikaji dari sudut pandang psikologi sastra. jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, data yang telah diperoleh akan dihubungkan dengan teori kepribadian Carl Gustav Jung. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran kepribadian tokoh dalam novel Kaleidoskop seri 1 dan 2 Karya Tenderlova, yaitu Raja, Davina, Jovanka, Aji, dan Keenan. Para tokoh dalam novel ini menampilkan perkembangan kepribadian yang kompleks berdasarkan teori struktur kepribadian Carl Gustav Jung, terutama dalam berbagai aspek seperti ego, ketidaksadaran pribadi, dan ketidaksadaran kolektif yang mencakup persona, shadow, anima animus, dan self. Secara keseluruhan, kepribadian para tokoh dalam novel ini berkembang dalam ketegangan antara ego dan berbagai aspek dari ketidaksadaran pribadi dan ketidaksdaran kolektif. Setiap tokoh menunjukkan perjalanan mental atau psikologis yang berbeda.
ANALISIS KEBUTUHAN BERBAHASA LISAN MELALUI BUDAYA DAN TEKNOLOGI PADA MATERI PIDATO
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.522

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisa fasilitas yang menunjang integrasi budaya dan teknologi, menjelaskan model, metode, dan media yang paling efektif untuk mengintegrasikan budaya dan teknologi, dan mengetahui kebutuhan siswa dalam penerapan teknologi dan budaya, serta motivasi belajar siswa dalam meningkatkan keterampilan berbahasan lisan. Metode yang digunakan deskriprif kualitatif, Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 11, terdiri dari seorang guru bahasa Indonesia dan 90 siswa. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, angket, dan dokumentasi. Proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan yang didapatkan yaitu integrasi budaya lokal dan teknologi dalam pembelajaran pidato bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemahiran berbahasa lisan siswa. Penggunaan media digital dan materi berbasis budaya lokal mampu membuat pembelajaran lebih menarik, relevan, dan meningkatkan motivasi serta rasa percaya diri siswa dalam berbicara di depan umum. Namun, masih diperlukan dukungan fasilitas teknologi yang memadai dan pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran.
REDUPLIKASI BAHASA MELAYU RIAU DIALEK PEMATANG TIGA LORONG KABUPATEN INDRAGIRI HULU Sukma Anita; Elmustian Elmustian; Charlina Charlina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk dan makna reduplikasi pada Bahasa Melayu Riau Subdialek Pematang Tiga Lorong. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti pancing, simak, libat, cakap, rekam, dan catat. Analisis data dilakukan melalui mendengarkan ulang rekaman, menyajikan data, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian mengungkap 64 data reduplikasi yang terbagi ke dalam empat bentuk utama: reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi berafiks, dan reduplikasi dengan perubahan fonem. Selain itu, ditemukan berbagai makna reduplikasi, seperti menyatakan jumlah yang banyak, makna tanpa syarat, makna menyerupai, dan makna yang menunjukkan perbuatan berulang-ulang. Beberapa reduplikasi juga bermakna perbuatan yang dilakukan semau hati, perbuatan saling melibatkan dua belah pihak, dan hal-hal terkait pekerjaan. Makna lainnya termasuk menyatakan tingkat "agak," tingkat paling tinggi, dan intensitas perasaan atau emosi. Penelitian ini menunjukkan bahwa reduplikasi dalam Subdialek Pematang Tiga Lorong memiliki fungsi yang kompleks, tidak hanya untuk memperkaya kosakata, tetapi juga untuk menyampaikan nuansa makna yang beragam dalam interaksi sosial masyarakatnya. Hal ini memperlihatkan keunikan dan kekayaan bahasa dalam budaya lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI KELAS XI SMA Nadila Feranti; Charlina Charlina; Silvia Permatasari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.529

Abstract

Model pembelajaran problem based learning, dapat memberikan pengaruh yang tinggi bila diterapkan pada kegiatan pembelajaran. Kemudian pada penelitian ini, peneliti menggunakan uji paired sample t-test, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari model pembelajaran problem based learning. Pada pengujian hipotesis data yang digunakan adalah hasil pretest dan posttest siswa pada kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan bantuan SPSS versi 30 yang diperoleh bahwa nilai thitung sebesar -5,429 karena nilai signifikansi (sig) sebesar 0,001 maka dapat disimpulkan H0 ditolak H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kemampuan menulis teks argumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dapat dilihat pada perbandingan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yang memperoleh rata-rata nilai 80 lebih tinggi dari kelas kontrol yang memperoleh rata-rata nilai 72 hasil yang berbeda yang disebabkan pemberian perlakuan yang berbeda pada masing-masing kelas.
PERGESERAN TERJEMAHAN DALAM CERITA PENDEK AJMALU AL-QIṢAṢ AL-QAṢĪRAH: KAJIAN PENERJEMAHAN J.C. CATFORD
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.530

Abstract

Pergeseran terjemahan tentu terjadi didalam suatu penerjemahan, yang dimana bertujuan untuk menyesuaikan dan memberikan pemahaman yang akurat. Pergeseran makna yang terjadi dari bahasa sumber yang diterjemahkan ke bahasa sasaran memiliki bentuk beragam, Sebagai seorang penikmat karya sastra pasti ingin membaca berbagai macam karya sastra yang berasal dari seluruh dunia. Akan tetapi, perbedaan bahasa pasti menjadi penghambat bagi para pembaca. Oleh karena itu para penerjemah berperan aktif didalam menerjemahkan berbagi karya sastra terhadap bahasa yang diinginkan. Para penulis pun pasti memiliki keinginan agar karya sastranya dapat dinikmati oleh semua golongan tanpa ada hambatan. Metode penerjemahan yang digunakan juga pasti berbeda-beda dan beragam. Dari sinilah penulis tertarik untuk meneliti sebuah karya sastra yaitu cerita pendek untuk mengetahui berbagai bentuk pergeseran terjemahan dalam suatu karya sastra Penelitian ini berfokus kepada pergeseran terjemahan pada cerita pendek Ajmalu Al-Qiṣaṣ Al-Qaṣīrah menggunakan pendeketan teori J.C. Catford. Dari penelitian ini didapatkan hasil delapan pergeseran unit, empat pergeseran struktur, dan dua pergeseran intra sistem.
METODE PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BONTANG Purwoko Purwoko; Wildan Saugi; Widyatmike Gede Mulawarman; Warman Warman; Usfandi Haryaka
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Negeri Kota Bontang, serta dampaknya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi pendidik untuk merancang pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi siswa. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang sangat relevan dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka. Melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan masing-masing siswa, diharapkan dapat mengembangkan berbagai aspek keterampilan, termasuk kemampuan berpikir kritis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metode pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka serta bagaimana penerapannya dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui analisis literatur dan praktik terbaik, ditemukan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat menciptakan ruang yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dengan memberikan tantangan yang sesuai dan memungkinkan siswa untuk berkolaborasi serta berpikir secara mendalam. Metode pembelajaran berdiferensiasi berfokus pada pendekatan yang mengakomodasi perbedaan individu siswa, baik dari segi minat, kemampuan, maupun gaya belajar. Penelitian ini penelitian Tindakan kelas dengan menggunakan siklus sebagai pembanding,  pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, terlihat dari peningkatan keterampilan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah secara kreatif. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan metode ini, antara lain keterbatasan sumber daya dan kebutuhan pelatihan bagi pendidik.
PEMANFAATAN APLIKASI WORDWALL UNTUK PENGENALAN KOSA KATA MAKANAN KHAS BATAK TOBA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIPA
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan khas Batak Toba kepada pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula melalui aplikasi  Wordwall. Wordwall, sebagai aplikasi berbasis web yang memungkinkan pembuatan kuis dan aktivitas interaktif, diintegrasikan dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat dan pemahaman lintas budaya. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengungkapkan keefektifan Wordwall dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall tidak hanya memperkaya kosakata dan keterampilan bahasa, tetapi juga memberikan wawasan tentang budaya Batak Toba melalui pendekatan yang lebih menarik dan komunikatif. Kesimpulannya, Wordwall efektif dalam mengatasi tantangan pembelajaran budaya dan bahasa dengan menciptakan suasana belajar yang interaktif dan mendalam.
SOLIDARITAS DALAM RAKUT SITELU SEBAGAI INSTRUMEN PENDAMPINGAN KEBUDAYAAN BAGI MASYARAKAT SUKU KARO Surbakti, Benny Julio; Yuli, Gunawan; Lauterboom, Mariska
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.572

Abstract

Tujuan artikel ini menganalisis solidaritas dalam sistem Rakut Sitelu (tiga ikatan) dalam mengatur stabilitas masyarakat Karo melalui pendampingan kebudayaan. Menggunakan kualitatif dengan pendekatan analitis-deskriptif untuk menganalisis pemaknaan masyarakat atas nilai budaya Rakut Sitelu. Perjumpaan antara kekristenan dan budaya lokal dalam konteks masyarakat Karo terjadi secara masif dan didominasi oleh model pendidikan pendampingan Kristen. Dominasi kekristenan atas budaya lokal masyarakat Karo mengakibatkan Rakut Sitelu mengalami degradasi. Pada sisi lain, Rakut Sitelu menjadi mekanisme yang mengarahkan masyarakat berada dalam solidaritas seperti mengatur adat perkawinan dan kontrol tata cara kehidupan sehari-hari. Hasil temuan membahas mengenai sistem solidaritas dalam Rakut Sitelu bagi masyarakat Karo. Menganalisis aspek-aspek pendampingan kebudayaan dalam Rakut Sitelu dalam mengontrol tata-cara kehidupan masyarakat karo mulai dari unsur formal maupun informal. Tahap akhir atau kesimpulan berupaya untuk memberi kontribusi dengan mengintegrasikan hasil analisis.
ANALISIS UNSUR NILAI BUDAYA DALAM PANYANDRAN PROSESI TEMU PENGANTIAN ADAT JAWA OLEH KI SAMULYO HADI PRAYITNO DI KECAMATAN KEPENUHAN KABUPATEN ROKAN HULU RIAU Tunggal, Kusnanto Dwi; Nofrita, Misra
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.574

Abstract

Bahasa yang digunakan dalam upacara panggih pengantin adalah salah satu bentuk bahasa yang indah. Panyandra, atau yang disebut dalam bahasa Indonesia sebagai pencandraan, merupakan ciri khas dari bahasa yang indah. Panyandra digunakan oleh dalang Temu pengantin adat Jawa yang sangat sulit tingkatannya dalam melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai budaya yang terkandung dalam teks Panyandra yang di bawakan oleh Ki Samulya Hadi Samulyo kemasyarakat Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan objektif yaitu penelitian yang menerangkan sebuah data Temuan dalam bentuk kalimat dengan jelas sehingga dapat di pahami oleh pembaca. Menurut teori Irianti dan Nirmawan nilai budaya dibagi menjadi 6 unsur yaitu, a) unsur agama, b) unsur spiritual c) unsur sosial, d) unsur kasih sayang, e) unsur kebaikan, f) unsur tanggung jawab, maka setelah dilakukan penelitian diperolehlah hasil a) unsur agama 6 data, b) unsur spiritual 12 data c) unsur sosial 4 data, d) unsur kasih sayang 12 data, e) unsur kebaikan 7 data, f) unsur tanggung jawab 11 data. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Panyandra yang di bawakan oleh Ki Samulya Hadi Prayitno mempunyai nilai budaya yang luhur. Bukan sebatas rangkaian kata indah namun terdapat nilai yang begitu luhur yang tersirat dalam setiap kalimatnya.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN STRATEGI MENULIS TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Astuti, Yuliyanti Dwi; Oktaviani, Rizka Nur
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.577

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan strategi menulis terbimbing pada siswa kelas VI-C SDN Babatan I/456 Surabaya tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan sebab keterampilan menulis karangan narasi siswa masih kurang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Siswa kelas VI-C yang berjumlah 22 siswa merupakan subjek penelitiannya. Teknik pengumpulan datanya ialah tes menulis karangan dan lembar observasi. Teknik analisis data memakai analisis deskriptif kuantitatif data hasil menulis karangan narasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa mengalami peningkatan melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang memakai strategi menulis terbimbing. Hasil observasi pun menunjukkan bahwa antusiasme dan minat siswa lebih tinggi selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Nilai rata-rata juga meningkat dari 63,63% pada pra-tindakan menjadi 80 % pada siklus II. Persentase siswa yang sudah memenuhi KKM pada keterampilan menulis narasi juga meningkat 18.% pada pra tindakan dan menjadi 86 % pada siklus II. Melalui hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan strategi menulis terbimbing dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas VI-C SDN Babatan I/456 Surabaya tahun ajaran 2024/2025.