cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
STRUKTUR, ISI, DAN KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII MTSN 2 KOTA PARIAMAN Dian Maulida Syafri; Afnita Afnita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tiga hal berikut. Pertama, mendeskripsikan struktur teks prosedur siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman. Kedua, mendeskripsikan isi teks prosedur siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman. Ketiga, mendeskripsikan kebahasaan teks prosedur siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian didapatkan dari struktur, isi, dan kebahasaan teks prosedur yang dibuat siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman. Sumber data dari penelitian yang dilakukan adalah teks prosedur siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pancing. Teknik pengabsahan data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi. Data dianalisis dengan cara (1) menyederhanakan data mentah, (2) penyajian, dan (3) menarik dan verifikasi kesimpulan. Berdasarkan analisis ditemukan tiga hal berikut. Pertama, teks prosedur yang ditulis oleh siswa secara umum sudah mencakup empat struktur yang sudah ditetapkan secara tepat. Kedua, dilihat dari segi isi, teks prosedur siswa kelas VII MTsN 2 Kota Pariaman pada umumnya sudah menggunakan isi dengan tepat. Buktinya penggunaan isi yang tepat lebih dominan dari ketidaktepatan. Ketiga, kebahasaan teks prosedur masih belum menggunakan kebahasaan secara tepat terutama pada huruf kapital dan tanda baca.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SNOWBALL THROWING PADA KELAS VIII SMP SWASTA CENDERAMATA MEDAN Lidya Oviani Lexsandris Sihombing; Rosdawati Simanulang; Panigoran Siburian; Hijrah Purnama Sari Ariga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas VIII di SMP Swasta Cenderamata Medan dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 30 orang. Instrumen pengumpulan data meliputi tes menulis, lembar observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks berita pada siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model Snowball Throwing. Pada siklus I, nilai rata-rata kemampuan menulis teks berita siswa mencapai 55, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 75. Selain itu, partisipasi dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Model Snowball Throwing terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita, karena melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berbagi informasi serta berdiskusi dengan teman sekelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Snowball Throwing dapat dijadikan sebagai alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi guru dalam memilih strategi pembelajaran yang efektif dan menarik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
EKOLOGI SASTRA PADA CERITA ANAK KALIMATAN SELATAN ‘DOA UNTUK AMANG KANI’ KARYA NURUL MAKIAH Erni Susilawati; Novia Winda; Heppy Lismayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekologi alam Kalimantan Selatan dalam cerita anak yang berjudul ‘Doa Untuk Amang Kani’ karya Nurul Makiah. Karya sastra dibutuhkan oleh alam sebagai sarana publikasi dan sarana dalam penyampaian gagasan tentang alam dan pelestariannya. Ekologi alam dan ekologi budaya pada cerita anak Kalimantan Selatan yang berjudul ‘Doa Untuk Amang Kani’ karya Nurul Makiah ini patut digambarkan sebagai bentuk apresiasi terhadap sastra yang peduli terhadap kelestarian alam sekitar. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan ekologis dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa ekologi sastra Masyarakat Kalimantan Selatan terbagi menjadi 2 yakni, a) sastra yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan yang meliputi menanam pohon, merawat tanaman hiyas, dan keinginan mengetahui berbagai jenis tumbuhan dan manfaatnya, b) sastra yang berhubung dengan pemanfaatan meliputi: pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan kerajinan, bahan bangunan, obat-obatan, dan penjaga ekosistem alam.
PENGEMBANGAN MABATERA (MEDIA PEMBELAJARAN BUKU ELEKTRONIK TEKS NARASI) PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Fitri Nur Aini; Andi Asrafiani Arafah; Hety Diana Septika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.482

Abstract

Adanya perkembangan IPTEK di bidang pendidikan membuat Indonesia melakukan perkembangan kurikulum yang mengharuskan guru untuk membuat pembelajaran lebih kreatif dan inovatif. Kurangnya inovasi penggunaan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan kurangnya pemahaman siswa dalam memahami teks bacaan menjadi dasar penelitian pengembangan media pembelajaran e-book berbantuan book creator. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses pengembangan, menganalisis kelayakan dan mengetahui respons siswa terhadap e-book sebagai media pembelajaran pada materi teks narasi yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) yang menghasilkan produk berupa e-book dengan materi teks narasi kelas 3 sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan observasi. Hasil penelitian ini berupa e-book teks narasi yang dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Media ini diuji kelayakannya oleh ahli media, materi dan bahasa dengan memperoleh skor rata-rata sebesar 94,6% dengan kategori sangat layak. Penilaian rata-rata melalui respons pengguna terhadap e-book sebagai media pembelajaran pada materi teks narasi memperoleh skor 56,2% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji kelayakan dan respons pengguna maka dapat disimpulkan bahwa e-book teks narasi sebagai media pembelajaran sangat layak dan sangat baik digunakan di sekolah dasar.
PERBANDINGAN GAYA KEPEMIMPINAN VISIONER DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM PENDIDIKAN Anita Dwi Basuki; Budiman Budiman; Novieta Christina Theodora; Abdillah Fuad; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.483

Abstract

Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Pemimpin visioner dikenal karena kemampuannya dalam merumuskan visi yang inspiratif dan membangun komitmen di seluruh anggota organisasi. Sebaliknya, kepemimpinan transformasional menekankan pada perubahan positif melalui inspirasi dan motivasi, dengan fokus pada pengembangan individu dan penciptaan lingkungan yang mendukung inovasi. Pemimpin transformasional berperan sebagai panutan, mentor, dan motivator yang mendorong kreativitas dan keterlibatan anggota tim. Dalam membandingkan kedua gaya kepemimpinan ini, dibahas karakteristik, kompetensi, langkah-langkah, dan peran dari kedua gaya kepemimpinan, serta membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing gaya dalam konteks pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua gaya memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif dan inovatif. Kepemimpinan visioner membantu mempersiapkan institusi untuk tantangan masa depan, sedangkan kepemimpinan trans formasional memastikan perkembangan individu dan perubahan yang menyeluruh.
PENGEMBANGAN EDUVANE (E-MODUL CANVA DAN HEYZINE) PADA MATERI FAKTA DAN OPINI DI KELAS V SDN 011 SAMARINDA KOTA TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 Consista Imanni Nugroho; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi dan keterbatasan jumlah bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran sehingga menyebabkan siswa merasa jenuh dan kurang termotivasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan bahan ajar dan mengetahui kelayakan pengembangan bahan ajar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD). Adapun model penelitian yang digunakan adalah ADDIE. Adapun subjek dalam penelitian ini guru kelas V-C dan 21 siswa kelas V-C SD Negeri 011 Samarinda Kota. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket penilaian ahli media, materi, Bahasa dan angket respon peserta didik. Pengembangan EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) menggunakan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Kelayakan EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) diperoleh berdasarkan validator ahli media, materi, Bahasa, 21 peserta didik, dan guru kelas V-C SD Negeri 011 Samarinda kota. Berdasarkan hasil penilaian validator ahli media didapatkan persentase skor 91,76%, ahli materi didapatkan persentase skor 98%, ahli bahasa didapatkan persentase skor 94,54%, hasil respon dari 21 peserta didik didapatkan persentase skor 89,3%, hasil respon guru kelas V-C didapatkan persentase skor 100% sehingga EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) pada materi fakta dan opini dinyatakan “Sangat Layak” untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENERJEMAHAN KONTEKS SITUASI PADA ARTIKEL BAHASA MANDARIN BISNIS “用工” Devi Alvionita Alindra; Rene Pardede; Newa Arbaiyah; Yasinta Vitalia Sinaga; Yulia Putri Paradida
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerjemahan Konteks Situasi Pada Artikel Bahasa Mandarin Bisnis “用工” yang bertujuan untuk menekankan pentingnya penerjemahan konteks situasi dalam teks-teks bisnis berbahasa Mandarin, terutama dalam memahami aspek medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana, untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan tetap akurat dan dapat dipahami secara efektif oleh semua pihak yang terlibat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Format yang dipilih adalah format deskriptif kualitatif. Sumber data untuk menganalisis terjemahan konteks situasi yaitu berupa keseluruhan kalimat yang terdapat pada 3 artikel bisnis yang berjudul “用工”. Sedangkan Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka/ studi dokumen (library research). Pengumpulan data yang dimaksudkan di sini data data yang akan dideskripsikan dalam bentuk teks tertulis terkait terjemahan konteks situasi pada ke 3 artikel bisnis. Hasil penelitian ini yaitu bahwa strategi penerjemahan mandarin – Indonesia dalam artikel 用工 sangat efektif digunakan dan juga menemukan bahwa pemahaman mendalam terhadap medan wacana, pelibat wacana, dan sarana wacana dalam teks-teks Mandarin bisnis sangat penting untuk mencapai terjemahan yang akurat dan efektif. Dengan demikian, penguasaan bahasa Mandarin dan penerjemahan yang tepat dapat meningkatkan efektivitas komunikasi bisnis dan memperkuat posisi perusahaan di pasar global.
KEDUKAAN DALAM KEPERCAYAAN JINGITIU DARI PERSPEKTIF PENDAMPINGAN KEINDONESIAAN DI SABU BARAT Yulius Ariyanto Kolo Wadu; Gunawan Yuli Agung Subrabowo; Mariska Lauterboom
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman tentang dampak kedukaan di Sabu Barat dari perspektif pendampingan keindonesiaan. Kedukaan yang menimpah masyarakat Sabu sering mengakibatkan dampak buruk. Karena itu perlu ada penanganan atau upaya untuk menolong mereka keluar dari hal-hal yang merugikan diri mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa, kedukaan yang dialami oleh masyarakat yang berduka memberi dampak yang serius. Dampak yang dialami dapat berakibat fatal bagi masyarakat seperti: terganggu sescara psikologis dan sikis yang brujung pada depresi. Penulis juga menemukan bahwa kesedihan mendalam yang dialami oleh masyarakat merupakan sebuah sekat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Kemudian penulis menemukan bahwa Ritual yang digunakan dalam proses duka ini ternyata digunakan untuk mendampingi keluarga yang sedang mengalami kedukaan mendalam. Selain itu, nilai-nilai dalam ritual yang terkandung dalam keyakinan jingitiu dapat dijadikan sebagai penolong bagi masyarakat yang tengah berduka. Nilai yang ditemukan adalah, nilai agama, nilai altruistik, dan nilai kemanusiaan (gotong royong). Nilai-nilai yang terkandung dalam keyakinan Jingitua ini memberikan ruang bagi keluarga yang berduka untuk meminimalisir kesedihan yang mereka hadapi. Karena itu, penulis menggunakan teori Jacob Dan Engel “Pendampingan Keindonesiaan” untuk memperkuat temuan yang diteliti.
ANALISIS MAKNA PENAMAAN DESA GADOBANGKONG KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Annisa Putri Andini; Welsi Damayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.487

Abstract

Setiap daerah memiliki keunikan masing-masing, salah satu diantaranya adalah penamaan suatu daerah. Nama yang ada pada tiap-tiap wilayah muncul karena adanya kepercayaan pada masyarakat dilingkungan tersebut. Penamaan dibentuk untuk memberi identitas pada suatu objek sehingga mempermudah untuk penyebutan objek yang dituju.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang makna penamaan Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Analisis penamaan ini juga bertujuan untuk mengetahui fakta dan arti pada nama daerah tersebut untuk mendapatkan hasil akhir yang valid setelah pengamatan selesai dilakukan. Pada penelitian kali ini penulis menggunakan metode studi dokumentasi yaitu dengan cara mengumpulkan berbagai data atau dokumen dalam bentuk tulisan, visual dan audio. Penulis memilih pengumpulan data dari dokumen tertulis yang tersedia di Kantor Desa Gadobangkong. Adapun informasi yang penulis dapat dari penelitian ini adalah Desa Gadobangkong adalah Desa Pemekaran dari Cimareme, dengan demikian kepala desa yang pertama menjabat di Desa Gadobangkong mulai pada tahun 1982. Pemberian nama Desa Gadobangkong memiliki arti dari Bahasa Sunda yaitu “ngadago-dago sabari ngawangkong” yang artinya menunggu sambil mengobrol.
(RE)KONSTRUKSI DAN REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM MEDIA VISUAL PERIKLANAN INDONESIA: UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN Apsari Fajar Prihantini; Sri Nurhidayah; Tri Achmad Efendi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.489

Abstract

Praktik patriarki yang menggunakan perempuan sebagai objek seksual dalam iklan visual menundukkan stereotip gender, mempromosikan dominasi perempuan di berbagai bidang kehidupan, dan memicu pelecehan seksual. Tujuan Penelitian ini adalah untuk me(re)konstruksi citra perempuan dalam media visual periklanan Indonesia sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan serta dapat menjadi bahan kajian untuk menentukan kebijakan dalam peraturan periklanan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Data diambil dari media yaitu Iklan TV yang tayang di Youtube, dan Angket. Penelitian ini menggunakan teori Stuart Hall dan didukung oleh konsep Male Gaze. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa iklan menampilkan citra perempuan bermartabat, namun representasi citra perempuan di media periklanan di Indonesia menunjukkan kecenderungan objektifikasi yang signifikan. Terlebih, dari hasil kuesioner yang dibagikan ke 60 responden menunjukkan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan objektifikasi perempuan dalam media visual periklanan. Peran masyarakat sipil, pelaku bisnis, dan pemerintah sebagai pemegang regulasi saling berkolaborasi untuk menghindari objektifikasi sehingga mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan dalam ranah domestik ataupun publik.