cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
THE EFFECT OF THE SHOW AND TELL METHOD ON STUDENTS` VOCABULARY SKILLS AT THE TENTH GRADE OF SMKS RAKSANA 2 MEDAN Damanik, Winda; Sitorus, Nurhayati; Saragi, Christina Natalina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.631

Abstract

This research examines a critical issue in English language proficiency among tenth-grade students at SMKS Raksana 2 Medan, particularly those in the Automation and Office Governance (OTKP) program who demonstrate low vocabulary skills despite the school's emphasis on English competency for vocational purposes. The research addresses whether the Show and Tell (S&T) Method affects students' vocabulary skills, with the primary objective of determining this method's impact on vocabulary acquisition for grade X OTKP students. Employing an experimental approach, the study will compare vocabulary skills between students taught using Show and Tell versus traditional methods, assessing knowledge through pre- and post-tests focused on nouns related to office administration, equipment, and activities relevant to the OTKP curriculum. The anticipated results are expected to demonstrate significant improvement in vocabulary skills among students exposed to the Show and Tell Method, suggesting its effectiveness for enhancing vocabulary acquisition in a vocational school context. Based on the data analysis by using t-test, it was found that Tcount was 3.62 at 5% significant level, and the Ttable was 2.048 it means that Tcount > Ttable. It means that H0 was rejected and Ha was accepted. It means that The Show And Tell Method significantly affects vocabulary skills, at the 10th grade OTKP (Office Automation and Governance) SMKS Raksana 2 Medan.
GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU “BERTAUT” KARYA NADIN AMIZAH DALAM ALBUM SELAMAT ULANG TAHUN: KAJIAN STILISTIKA Hanifah, Alin; Juidah, Imas; Logita, Embang
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.632

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan dan menganalisis penggunaan majas dalam lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah sebagai bentuk kajian stilistika. Lagu ini dipilih karena mengandung kekuatan ekspresif yang tinggi serta nilai estetika yang mencerminkan relasi emosional antara penutur dan sosok yang dikasihi, terutama ibu, Metode yang diterapkan yaitu pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. menggunakan teknik baca-catat. Analisis dilakukan dengan menelaah secara mendalam struktur kebahasaan dalam lirik, khususnya penggunaan gaya bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu tersebut ditemukan berbagai jenis majas, antara lain: majas metafora (7 data), simile (5 data), personifikasi (5 data), hiperbola (5 data), antitesis (1 data), repetisi (3 data), paralelisme (2 data), dan pleonasme (1 data). Terdapat 6 data diksi diantaranya, diksi emotif, diksi metaforis, diksi simbolis, diksi puitis, diksi lugas & naratif, diksi kasar/ekspresif. Penggunaan gaya bahasa ini tidak hanya memperkuat makna lirik tetapi juga menambah daya tarik artistik lagu. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguasaan stilistika berperan penting dalam menciptakan karya sastra yang bernilai estetis tinggi dan mampu menyampaikan emosi secara mendalam.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “BANDUNG AFTER RAIN” KARYA WULAN NUR AMALIA Fatika, Ainaya Al; Kurnia, Ita; Nurkholida, Alfina; Septiana, Sabrina Shela
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.635

Abstract

Campur kode adalah variasi bahasa dalam suatu tulisan. Campur kode terdiri dari dua jenis, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Campur kode ke dalam adalah gabungan antara bahasa nasional dan lokal, sedangkan campur kode ke luar adalah gabungan antara bahasa nasional dan asing. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan 54 data campur kode yang terdiri dari 10 campur kode ke dalam berupa bahasa Jawa dan Sunda, serta 44 campur kode ke luar berupa bahasa Inggris. Penggunaan campur kode dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai variasi gaya bahasa, tetapi juga untuk memperkuat karakter, menggambarkan latar sosial dan budaya, serta mencerminkan realitas kebahasaan masyarakat global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiolinguistik dan memahami peran bahasa dalam karya sastra serta budaya.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMK Novitasari, Any; Winata, Nana Triana; Kohar, Dadun; Satibi, Satibi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan ejaan dari segi penggunaan huruf kapital, kata depan, dan tanda baca dalam dalam teks negosiasi yang ditulis oleh siswa kelas X SMK N 2 Indramayu. Teks negosiasi dari kelas X SMK N 2 Indramayu yang mengandung kesalahan ejaan menjadi subjek penelitian ini, yang dilakukan dengan metodologi deskriptif kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Untuk memastikan bahwa data benar dan konsisten, ini membandingkan data dari berbagai sumber. Selain itu, untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menggunakan metode triangulasi dokumen. Data yang disajikan menggunakan model analisis interaktif. Termasuk dalam 397 kesalahan ejaan, penelitian tersebut menemukan 158 tanda baca, 13 kata depan, dan 224 huruf kapital. Ada 49 kesalahan dalam penggunaan tanda titik (.), 14 kesalahan dalam penggunaan tanda koma (.), dan 95 kesalahan dalam penggunaan tanda petik dua ("..."). Kesalahan dalam penggunaan huruf kapital sering kali terjadi karena siswa belum sepenuhnya memahami kaidah penulisann sesuai dengan ejaan yang berlaku. Kurangnya pemahaman membuat siswa kurang cermat saat menulis, sehingga terjadi kesalahan pada penulisan nama, sapaan, dan kata pertama dalam kalimat langsung.
ANALYSIS OF STUDENTS’ PERSPECTIVE ON COMPETENT AND PROFESSIONAL ENGLISH TEACHERS IN GRADE NINTH OF SMP WR. SUPRATMAN 1 MEDAN 2024/2025 ACADEMIC YEAR Tarigan, Rena Agus Prayana Br; Ryantono, Princesscia Aulia; Manik, Kresna Ningsih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.639

Abstract

This qualitative study examines ninth-grade students’ perspectives on the Competence and Professionalism of English teachers at SMP WR. Supratman 1 Medan during the 2024/2025 academic year. The study addresses three central questions: (1) How do students perceive professional and competent English teachers? (2) How are these traits demonstrated in teachers’ practices? (3) What are the reasons behind these perceptions? The primary data collection method involves administering surveys and questionnaires, consisting of both closed-ended and open-ended questions. Preliminary thematic anaylsis reveals that students highly value teachers’ pedagogical adaptibility and emotional support, while also recognizing the influence of contextual factors, such as the classroom environment, on their perceptions. This study highlights the dynamic interaction between teacher competence and student learning experiences, providing recommendations for teacher training programs to better meet the needs of learners.
DEIKSIS SOSIAL PADA NOVEL SURTI & TIGA SAWUNGGALING KARYA GOENAWAN MOHAMAD Hadinata, Sofyan; Juidah, Imas; Saroni, Saroni; Herlina, Eli
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap penggunaan deiksis sosial dalam novel Surti dan Tiga Sawunggaling karya Goenawan Mohamad. Deiksis sosial merupakan bagian dari kajian pragmatik yang mencerminkan hubungan sosial antara penutur dan lawan tutur melalui pilihan kata, seperti sapaan, kata ganti orang, serta ungkapan keakraban atau penghormatan. Dalam karya sastra, unsur ini penting karena mengungkap nilai budaya, relasi kuasa, dan struktur sosial antar tokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana pragmatik. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap novel dan identifikasi penggunaan deiksis sosial dalam dialog maupun narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Goenawan Mohamad memanfaatkan deiksis sosial tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana membentuk atmosfer cerita serta memperjelas dinamika relasi sosial. Penggunaan kata seperti “kau”, “engkau”, “aku”, atau sapaan formal tertentu menggambarkan kedekatan, jarak sosial, atau perubahan sikap antar tokoh. Bahkan pergeseran penggunaan sapaan mencerminkan perkembangan hubungan emosional dalam cerita. Temuan ini menegaskan bahwa deiksis sosial memiliki peran penting dalam menyampaikan makna naratif dan memperkaya pemahaman pembaca terhadap struktur sosial yang melatar belakangi cerita. Penelitian ini juga memberi kontribusi dalam pengembangan kajian pragmatik sastra Indonesia.
ONOMATOPE DALAM LAGU ANAK-ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA Apriliandini, Anggi; Juidah, Imas; Nasihin, Agus; Winata, Nana Triana
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan unsur onomatope dalam lagu anak-anak berbahasa Indonesia serta peranannya dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak-catat terhadap lirik dan audio lagu anak-anak populer, seperti "Cicak-cicak di Dinding", "Tik Tik Bunyi Hujan", dan lainnya. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan onomatope berdasarkan jenis suara: manusia, alam, binatang, benda, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa onomatope dalam lagu berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang memperkaya kosakata, meningkatkan kesadaran fonologis, serta membantu anak memahami hubungan antara bunyi dan makna. Temuan ini menegaskan pentingnya lagu anak sebagai sarana strategis dalam proses pemerolehan bahasa sejak dini.
AN ANALYSIS OF STUDENTS' READING PROFICIENCY ON NARRATIVE TEXT OF ENGLISH COMPREHENSION SKILLS AT UPT SMP N 10 MEDAN Sitorus, Grandy Monalisa; Tarigan, Merry Susanty Br; Indah, Chindy Hanggara Rosa
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.648

Abstract

This study aims to analyze students' reading ability in understanding narrative text in English and identify influencing factors in UPT SMP N 10 Medan, especially students in class VII-F. The research method used is Qualitative research using instruments such as Observation, test, Documentation and Likert scale, based Questionnaire from 30 students. The results showed that the students' comprehension level showed their narrative text comprehension ability was generally low, with the majority falling into the poor category of 33.33% and very poor 10%. However, most students showed a positive attitude towards reading based on their responses on the questionnaire such as teacher and parent support, reading habits, vocabulary acquisition and understanding in grammar that influenced their reading ability. The findings suggest that increased motivation and learning environment are important in influencing students' narrative text comprehension skills as well as improved learning strategies by teachers.
SURFACE-LEVEL ERRORS IN EFL WRITING : A TAXONOMIC STUDY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ DESCRIPTIVE TEXTS IN GRADE IX - SMP NEGRI 23 MEDAN Saragi, Christina N; Silalahi, Dewi P; Saragi, Devi M
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.650

Abstract

This study examines grammatical errors in descriptive writing among ninth-grade students at SMP Negeri 23 Medan, focusing on their challenges in learning English as a Foreign Language (EFL). This research applies the Surface Strategy Taxonomy framework by Dulay, Burt, and Krashen (1982) to classify students' grammatical errors into four categories: omission, addition, misformation, and misordering. Utilizing a qualitative descriptive approach, the study integrates numerical data to highlight the prevalence of each error type. Writing samples from 15 randomly selected students were examined to identify common patterns and recurring linguistic difficulties. The results indicate that misformation errors are the most frequent (36.1%), followed by omission (28.8%), addition (23%), and misordering (12%).These results emphasize the importance of structured grammar instruction and corrective feedback in enhancing students’ writing skills. The study offers practical recommendations for teachers to refine their instructional methods and support students in developing greater accuracy in written English.
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ RECOUNT TEXT WRITING ABILITY AT SMK TELKOM 2 MEDAN Hutabarat, Putri Sundari; Tarigan, Natalia W.P.; Hia, Julia Tesalonika Br; Rosyida M.R., Elvira
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.651

Abstract

This study aims to analyze the ability to write recount texts in English for grade 10th students at SMK Telkom 2 Medan. Using a descriptive qualitative approach, this research focuses on four main aspects in writing assessment, namely structure, grammar, vocabulary, and cohesion. Data were collected through writing tests, classroom observations, and questionnaires involving 22 students. The results showed that the students' overall writing ability was in the “good” category with an average score of 79.3. The structure aspect was the most mastered aspect, as most students were able to apply the recount text organization correctly. The use of vocabulary was also quite good, although some students still showed a limited variety of words. However, the grammar aspect was the main weakness, where many students had difficulty in using tenses and sentence construction. The cohesion aspect was moderately mastered, although there were still some students who lacked fluency in connecting ideas between sentences. The study concludes that although students performed well in the structure and vocabulary aspects, further learning emphasis is needed on the grammar and cohesion aspects to improve the overall quality of writing.