cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Muhlis, Muhlis; Hartini, Supri; Komariah, Laili; Subagio, Lambang; Warman, Warman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) dapat meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Kalimantan Timur. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus pada Dinas Pendidikan dan beberapa satuan pendidikan di wilayah tersebut, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan SIMP mampu meningkatkan efektivitas perencanaan, pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Hasil menunjukkan bahwa integrasi sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan infrastruktur digital merupakan faktor kunci dalam optimalisasi SIMP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang mengungkapkan kejadian yang ada dilokasi penelitian secara menyeluruh melalui pengumpulan data secara alami dengan memanfaatkan peneliti sebagai instrument kunci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, dokumen resmi dari Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, serta wawancara dengan kepala sekolah dan staf IT di beberapa sekolah negeri dan swasta di Samarinda dan Balikpapan. Pendidikan merupakan instrumen untuk memajukan dan meningkatkan kualitas SDM. Kualitas SDM merupakan modal utama untuk memajukan negara. Bentuk kebijakan pendidikan dan implementasinya untuk memajukan bangsa dan negara merupakan cerminan political will pemerintah. Untuk daerah adalah political will pemerintah daerah. Milestone 2045 merupakan ukuran di saat itu seberapa berhasil kinerja pendidikan baik secara nasional maupun lokal-daerah. Untuk hari ini, 23 tahun sebelum sampai ke 2045, masih ada waktu untuk berbuat “lebih” sehingga ukuran-ukuran keberhasilan Indonesia Maju patut disematkan pada waktunya, termasuk kepada kepala-kepala daerah. Untuk Kalimantan Timur, perlu akselerasi menuju Indonesia Maju 2045. Apa yang telah dan sedang dilakukan nasional dikurang dengan apa yang telah dan sedang dilakukan di Kalimantan Timur , itulah tantangannya. Sebagai misal, jika nasional telah melakukan 10 hal dan Kalimantan Timur baru 5 yang dilakukan, maka 10-5 = 5 (gap). Gap ini perlu diisi dengan kebijakan percepatan, dengan tools akselerasi, dan SDM pendukungnya. Tiga aktor utama di daerah untuk mendukung keberhasilan Provinsi Kalimantan Timur Menuju Indonesia Maju 2045 ialah: Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), Lembaga-lembaga Pendidikan (Paud/Dikdas/Dikmen/Dikti), dan Masyarakat. Kolaborasi, sinergi, dan konsistensi dalam regulasi dan implementasi akan memungkinkan terjadinya akselerasi.
REPRESENTASI ARAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH TINGKAT SMA SEDERAJAT DI KALIMANTAN TIMUR Purwoko, Purwoko; Fauzi, Ahmad; Komariah, Laili; Subagio, Lambang; Warman, Warman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi arah kebijakan pendidikan yang diterapkan di Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan pada jenjang SMA/sederajat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumen dan wawancara mendalam terhadap pengambil kebijakan di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, kepala sekolah, serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan di Kalimantan Timur menekankan pada peningkatan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, dan pemerataan akses pendidikan. Kendala utama dalam implementasi kebijakan adalah ketimpangan infrastruktur antar wilayah dan kurangnya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik. Rekomendasi diberikan dalam bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor, peningkatan anggaran pendidikan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap program-program unggulan daerah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Purwoko, Purwoko; Azainil, Azainil; Haeruddin, Haeruddin; Ramli, Muhammad; Sainal, Sainal
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran e-learning di Provinsi Kalimantan Timur serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah yang telah menerapkan e-learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-learning memberikan kontribusi positif dalam proses belajar mengajar, terutama dalam meningkatkan akses terhadap materi pembelajaran, interaksi antara guru dan siswa, serta efektivitas waktu dan fleksibilitas belajar. Namun, beberapa tantangan juga ditemukan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru dan siswa, serta dukungan kebijakan yang bervariasi antar daerah. Secara keseluruhan, implementasi e-learning di Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan jika didukung oleh perencanaan yang matang dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
RESPON SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA CLASSPOINT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI Permatasari, Silvia; Rahayu, Anisa Putri; Sartika, Rina; Lolita, Asri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan media ClassPoint dalam pembelajaran menulis teks argumentasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya media interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang diberikan kepada 30 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tambang. Instrumen angket disusun berdasarkan lima aspek, yaitu motivasi belajar, keterlibatan aktif, pemahaman materi, kenyamanan, dan efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis ClassPoint. Aspek kenyamanan dan efektivitas media memperoleh skor tertinggi (masing-masing 82%), diikuti oleh pemahaman materi (80%), motivasi belajar (78,7%), dan keterlibatan aktif (76%). Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif seperti ClassPoint mampu meningkatkan kualitas pembelajaran menulis teks argumentasi melalui peningkatan motivasi, kenyamanan, pemahaman, partisipasi siswa, dan efektivitas media.
ANALISIS RANCANGAN PEMBELAJARAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENDUKUNG LITERASI HUMANISTIK DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Saputri, Annisa Mega; Winata, Nana T.; Kohar, Dadun; Susanti, Eka
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.688

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang sangat luas. Namun demikian, dunia pendidikan masih belum sepenuhnya memanfaatkan kekayaan ini sebagai elemen penting sebagai komponen yang dapat diintegrasikan secara aktif dalam proses pembelajaran. Pada masa kini yang ditandai dengan kemajuan pesat di berbagai bidang, Kurikulum Merdeka telah diterapkan sebagai sistem pendidikan nasional, yang di dalamnya mengandung unsur budaya sebagai bagian integral. Salah satu strategi pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum ini adalah Culturally Responsive Teaching (CRT), yakni suatu pendekatan instruksional yang secara sengaja menghubungkan konteks budaya peserta didik dengan isi pembelajaran yang disampaikan. Pendekatan ini sangat relevan dengan tuntutan pembelajaran di era abad ke-21 yang turut menyoroti pentingnya penguasaan literasi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu literasi penting yang perlu dikembangkan adalah literasi humanistik, karena literasi ini berperan sebagai landasan dalam membentuk perilaku sosial serta mendorong keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat literasi humanistik melalui pendekatan CRT, khususnya dalam mengenalkan kekayaan budaya bangsa. Dengan pendekatan ini, peserta didik diharapkan dapat mengenali dan menghormati keragaman budaya yang ada di Indonesia, sekaligus membangun sikap saling menghargai terhadap perbedaan budaya di sekitar mereka. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif interpretatif, yang meliputi perancangan studi secara sistematis, riset secara khusus, pembentukan kerangka konsep, analisis data, hingga penetapan standar penelitian. Hasil penerapan pendekatan CRT dinilai efektif dalam meningkatkan literasi humanistik, terutama pada jenjang sekolah menengah atas. Desain pembelajaran berfokus pada pemahaman nilai-nilai sosial peserta didik dan penguatan pondasi sosial mereka melalui integrasi nilai-nilai budaya ke dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PENGARUH BULLYING TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMP SWASTA HOSANA MEDAN Barus, Depitaria; Chatrine, Chatrine; Manalu, Berliana Febriyanti; Saragih, Elza Leyli Lisnora
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bullying terhadap prestasi belajar dan pendidikan karakter siswa di SMP Swasta Hosana Medan. Bullying yang terjadi di sekolah, baik verbal, fisik, psikis, maupun cyberbullying, merupakan masalah serius yang berdampak pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas VII hingga IX serta guru mata pelajaran dan guru bimbingan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban bullying mengalami penurunan motivasi, gangguan konsentrasi, dan prestasi akademik yang menurun. Dampak juga tampak pada aspek karakter, seperti rendahnya kepercayaan diri, meningkatnya kecemasan, dan sulit bersosialisasi. Dari sisi pelaku, bullying dipicu oleh faktor internal seperti kurangnya empati dan eksternal seperti pola asuh serta pengawasan sekolah yang lemah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman. Penanaman nilai karakter secara berkelanjutan serta program pencegahan bullying yang jelas menjadi langkah penting untuk mendukung perkembangan akademik dan moral siswa.
SEMIOTIKA KUASA DAN GENDER: PERLAWANAN TANDA-TANDA PATRIARKI DALAM DRAMA KOREA WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES Syahrani, Rizky Amalia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.691

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam ruang domestik keluarga Korea pada drama When Life Gives You Tangerines melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Patriarki sebagai sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai otoritas utama dan mendomestikasi perempuan masih menjadi problem sosial yang kerap direproduksi dalam budaya populer, termasuk drama Korea. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan paradigma interpretif, penelitian ini menganalisis elemen-elemen visual, verbal, dan naratif dari 16 episode tersebut, khususnya pada tiga karakter utama: Oh Ae Sun, Yang Gwan Sik, dan Yang Geum Myeong. Temuan penelitian menunjukkan bahwa drama ini secara konsisten menyisipkan simbol, dialog, dan adegan yang menantang mitos patriarkal, seperti dominasi laki-laki dalam rumah tangga, pelabelan gender, serta konstruksi perempuan sebagai subordinat dalam keluarga. Melalui pembalikan peran domestik, afirmasi terhadap otonomi perempuan, dan dukungan laki-laki terhadap emansipasi perempuan, drama ini merefleksikan bentuk-bentuk resistensi halus maupun eksplisit terhadap norma gender konservatif di Korea Selatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media populer memiliki potensi besar dalam mendekonstruksi ideologi patriarki dan mendorong wacana kesetaraan gender secara lebih progresif.
PSYCHOLOGICAL CONFLICT OF MAIN CHARACTER IN FREDRICK BACKMAN’S A MAN CALLED OVE Agustian, Sigit; Assiddiqi, Hasbi; Fauzi, Erfan Muhammad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.692

Abstract

Penellitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan konflik psikologis pada karakter utama dalam novel A Man Called Ove karya Fredrick Backman berdesarkan pendekatan psikoanalisis Jacques Lacan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriftif. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Novel A Man Called Ove dengan tambahan beberapa data sekunder dalam penelitian ini adalah jurnal, skripsi, buku-buku teori, dan ensiklpoedia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik kajian Pustaka yaitu membaca, mencatat dan mengklasifikasikan. Analisis data dalam penelitian kualitatif deskriftif ini menggunakan pendekatan psikoanalisis Jacques Lacan dengan focus pada struktur 3 tahap konflik kesadaran real, simbolik, dan imaginary. Hasil analaisis naratif pada tokoh utama dalam novel A Man Called Ove karya Fredrick Backman ditemukan terdaapat 13 bentuk psikologi konflik yang terjadi, terbagi dalam 5 konflik pada tahap Real, 4 konflik pada tahap Imaginary, dan 4 topik pada tahap symbolic. Konflik tersebut mempengaruhi karakter utama dalam menjalankan cerita di dalam novel. Untuk menjaga ketefokusan dan kedalaman analisis, penelitian ini hanya berfokus membahas konflik yang terjadi pada karakter utama Ove yang dianggap paling signifikan dalam perkembangan alur dan karakter yang berpuncak pada rasa kehilangan, kekosongan, namun tetap memperlihatkan sisii kebaikan dan ketulusan pada akhir carita. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa psikoanalisis Jacques Lacan efektif dan bisa digunakan untuk mengungkapkan dinamika psikologi dan penjelasan konflik dalam suatau karya sastra.
PENGARUH MODEL ROLE PLAYING TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS CERPEN SISWA KELAS IX SMP KARTIKA 1-5 PEKANBARU Rahmi, Fitri Auliya; Sinaga, Mangatur; Zulhafizh, Zulhafizh
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing terhadap kemampuan belajar siswa dalam pembelajaran teks cerpen di kelas IX SMP Kartika 1-5 Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran teks cerpen yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran serta penggunaan metode konvensional yang bersifat satu arah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model role playing dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional, masing-masing berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan belajar siswa di kelas eksperimen, yaitu dari nilai rata-rata pre-test 68,16 menjadi 89,92 pada post-test. Sementara itu, kelas kontrol juga mengalami peningkatan, namun lebih rendah, yaitu dari 79,2 menjadi 86,56. Uji statistik melalui uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,03 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 2,14 > t tabel 1,67, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model role playing terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, hasil uji regresi menunjukkan bahwa model ini memberikan pengaruh positif sebesar 8,7% terhadap kemampuan belajar siswa, dengan koefisien regresi 3,360. Artinya, setiap peningkatan 1% dalam penerapan model role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 3,360%. Dengan demikian, model pembelajaran role playing terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap struktur, unsur, dan nilai dalam teks cerpen serta mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Model ini layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang inovatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DI SMA MAWAR INDAH MEDAN Munawarah, Anggi; Hulu, Meryam Missery Cordias; Simanungkalit, Amelia; Nisa, Khairun
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.700

Abstract

Penelitian dilakukan sebagai tujuan untuk melihat dan mengukur bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dapat berkontribusi pada pengembangan kemampuan menulis puisi siswa di SMA Mawar Indah Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif sebagai pendekatan utama dengan desain eksperimen untuk menginvestigasi pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap keterampilan menulis puisi siswa menggunakan pre-test dan post-test dengan melibatkan sampel penelitian yang dipilih secara purposive sebanyak 20 siswa. Data dikumpulkan melalui bentuk tes tertulis guna mengukur kompetensi siswa mulai dari sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran berbasis proyek dalam menulis puisi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan yang menggambarkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada skor kemampuan menulis puisi siswa, dengan nilai t sebesar 83,93 yang jauh melebihi nilai kritis pada tingkat signifikansi α = 0,05 (df=19). Hasil tersebut menjelaskan bahwa model pembelajaran berbasis proyek sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi, dimana secara statistik, peningkatan tersebut sangat bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa pengajaran sastra yang inovatif dan aktif mampu meningkatkan literasi sastra dan kompetensi berkreasi siswa. Disarankan agar model pembelajaran berbasis proyek dapat diadopsi dan dikembangkan secara lebih luas dalam pembelajaran sastra di tingkat pendidikan menengah atas guna memperoleh hasil belajar yang lebih maksimal.