cover
Contact Name
Wahyudi Rahmat
Contact Email
wahyudirahmat24@gmail.com
Phone
+6285664494180
Journal Mail Official
wahyudirahmat24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daksinapati Barat 4, RT.11/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26854147     DOI : https://doi.org/10.26499/bahasa
Focuses on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to language and literature education, linguistics and literature.
Articles 160 Documents
Kajian Struktural Robert Stanton dalam Novel Kita Pergi Hari Ini Karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie Salsabila, Nailus; Doyin, Mukh; Setyaningsih, Nas Haryati
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1528

Abstract

This study analyzes the novel Kita Pergi Hari Ini by Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie using Robert Stanton's structural approach to identify the story's facts (plot, characters, setting), narrative devices (title, point of view, style and tone, symbolism, irony), and themes. This study also examines the novel's relevance as a teaching material for literary appreciation at the Senior High School (SMA) level. The method used is descriptive qualitative with heuristic reading techniques and content analysis. The research data are sourced from the text of the novel Kita Pergi Hari Ini by Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie and strengthened through relevant literature studies. The results of the study show that this novel has a complex and meaningful narrative structure, with themes of dark fantasy adventure and child exploitation conveyed through absurd language style and sharp irony. The novel's relevance as a teaching material in senior high school lies in its ability to develop critical thinking, foster empathy, and increase students' literary appreciation of contemporary social issues. The novel's suitability to the criteria for selecting teaching materials that emphasize cognitive engagement, personal relevance, and multidimensional experiences makes this research contribute to the development of innovative literary teaching materials that are relevant to the needs of students in the modern era. Abstrak Penelitian ini menganalisis novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie dengan menggunakan pendekatan struktural Robert Stanton untuk mengidentifikasi fakta cerita (alur, karakter, latar), sarana cerita (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, ironi), serta tema. Penelitian ini juga mengkaji relevansi novel tersebut sebagai bahan ajar apresiasi sastra di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pembacaan heuristik dan analisis isi. Data penelitian bersumber dari teks novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie dan diperkuat melalui studi pustaka relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki struktur naratif yang kompleks dan kaya makna, dengan tema petualangan fantasi gelap serta eksploitasi anak yang disampaikan melalui gaya bahasa absurd dan ironi yang tajam. Relevansi novel sebagai bahan ajar di SMA terletak pada kemampuannya mengembangkan cara berpikir kritis, menumbuhkan empati, seeta meningkatkan apresiasi sastra siswa terhadap isu-isu sosial kontemporer. Kesesuaian novel dengan kriteria pemilihan bahan ajar yang menekankan keterlibatan kognitif, relevansi personal, dan pengalaman multidimensi menjadikan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan bahan ajar sastra yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern. 
Kakawihan Barudak Lembang sebagai Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra Pendekatan Struktural dan Etnopedagogik Entin, Eulis; Kuswari, Usep; Ruhaliah, Ruhaliah
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1495

Abstract

This study aims to examine the potential of kakawihan barudak (traditional Sundanese children's songs) as teaching materials in literary appreciation learning with a structural and ethnopedagogic approach in the Lembang District. This study used a qualitative descriptive method and successfully identified 50 kakawihan that are still alive in the community's oral tradition. Of these, 20 kakawihan were analyzed in depth based on the external structure which includes diction, imagery, concrete words, and purwakanti, as well as the internal structure which includes theme, feeling, tone, and mandate. In addition, ethnopedagogic values such as pengkuh agamana, luhur elmuna, jembar budayana, and rancagé gawéna were also found in the content of the kakawihan. The results of the study indicate that kakawihan are not only aesthetically rich, but also contain character education values and local culture that are relevant for 21st-century learning. Kakawihan barudak has been proven to be able to improve 4C skills (critical thinking, creativity, collaboration, communication) and can be used as a contextual, enjoyable learning medium, and strengthen cultural identity. This study recommends the use of kakawihan in Sundanese literature learning in elementary and secondary schools to enrich local culture-based learning strategies. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kakawihan barudak (lagu anak-anak tradisional Sunda) sebagai bahan ajar dalam pembelajaran apresiasi sastra dengan pendekatan struktural dan etnopedagogik di wilayah Kecamatan Lembang.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan berhasil mengidentifikasi lima puluh kakawihan yang masih hidup dalam tradisi lisan masyarakat. Dari jumlah tersebut, dua puluh kakawihan dianalisis secara mendalam berdasarkan struktur lahir yang meliputi diksi, imaji, kata konkret, dan purwakanti, serta struktur batin yang mencakup tema, rasa, nada, dan amanat. Selain itu, nilai-nilai etnopedagogik seperti pengkuh agamana, luhur elmuna, jembar budayana, dan rancagé gawéna juga ditemukan dalam isi kakawihan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kakawihan tidak hanya kaya secara estetis, tetapi juga memuat nilai-nilai pendidikan karakter dan budaya lokal yang relevan untuk pembelajaran abad ke-21. Kakawihan barudak terbukti mampu meningkatkan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication) dan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta memperkuat identitas budaya. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kakawihan dalam pembelajaran sastra Sunda di sekolah dasar dan menengah untuk memperkaya strategi pembelajaran berbasis budaya lokal.
Implementation of The CIPP Evaluation Model in Students’ Writing Skills for Grade X SMK Negeri 1 Purworejo Sholeh, Khabib; Hermayani, Shalma; Purwanto, Joko; Kadaryati, Kadaryati
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1514

Abstract

So far, the evaluation of writing instruction has not fully considered comprehensive assessment aspects, causing students to struggle in effectively expressing their ideas in writing. Meanwhile, writing skills have become a crucial necessity in today’s era of technological advancement. This study aims to describe the implementation process and evaluation results of the CIPP model in learning writing skills in grade X at SMK Negeri 1 Purworejo for the 2024/2025 academic year. The research was conducted using a qualitative case study approach. Data collection techniques included literature review, observation, and note-taking. The literature review involved analyzing lesson plans designed by teachers, observation was conducted during learning activities and note-taking was used to document findings from the observations. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data presentation, and data verification. The results were presented narratively, accompanied by tables and diagrams. The findings indicate a gap between planning and implementation in the evaluation process, yet the average writing skill scores demonstrate success. These findings highlight the importance of evaluation in learning to enhance effective writing skill development. Abstrak Selama ini, evaluasi pembelajaran menulis belum memperhatikan aspek evaluasi secara menyeluruh sehingga peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-ide mereka secara efektif dalam menulis. Sementara itu, kemampuan menulis menjadi kebutuhan utama di era perkembangan teknologi sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan serta hasil evaluasi model CIPP dalam pembelajaran keterampilan menulis di kelas X SMK Negeri 1 Purworejo tahun pelajaran 2024/2025 yang dilaksanakan dengan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diambil dari teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Teknik pustaka berupa administrasi pembelajaran yang dirancang oleh guru, teknik simak digunakan saat menyimak kegiatan pembelajaran, dan teknik catat digunakan untuk mencatat dari hasil simak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penyajian hasil analisis dibuat dalam bentuk naratif disertai tabel dan diagram. Hasilnya menunjukkan kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan dalam proses pelaksanaan evaluasi, tetapi rata-rata nilai hasil keterampilan menulis menunjukkan keberhasilan. Temuan-temuan ini menyoroti pentingnya evaluasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis yang baik.
Strategi Kolaboratif dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Teks Deskripsi pada Siswa Kelas VII SMP Izzati, Lulu Keenness; Syamsi, Kastam; Sari, Esti Swastika
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1358

Abstract

This study aims to determine collaborative strategies in teaching reading comprehension in descriptive texts for seventh-grade junior high school students. Collaborative strategies were chosen because they are considered effective in increasing student interaction, involvement, and understanding through collaboration between educators and students. This study used a qualitative descriptive method with data sources in the form of literature reviews. The data collection technique used was documentation, and the research instrument was the researcher herself who conducted in-depth data collection and analysis. Data analysis was conducted descriptively to describe in detail various collaborative strategies that can be applied in teaching reading descriptive texts. The results of the study indicate that the application of collaborative strategies in teaching reading descriptive texts for seventh-grade junior high school students can significantly improve student comprehension. Collaborative strategies enable teachers to reduce the student-to-teacher ratio, provide more individual attention, and facilitate effective learning support through various approaches. In addition, collaboration between teachers allows for more comprehensive monitoring, adjustment, and evaluation of learning. These findings provide a basis for developing more effective reading learning practices and serve as a reference for further research related to the implementation of collaborative strategies in the classroom. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kolaboratif dalam pembelajaran membaca pemahaman pada teks deskripsi bagi siswa kelas VII SMP. Strategi kolaboratif dipilih karena dinilai efektif dalam meningkatkan interaksi, keterlibatan, dan pemahaman siswa melalui kerja sama antarpendidik maupun antar-siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kajian pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dan instrumen penelitian berupa peneliti sendiri yang melakukan pengumpulan dan analisis data secara mendalam. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan secara rinci berbagai strategi kolaboratif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran membaca teks deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi kolaboratif dalam pembelajaran membaca teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Strategi kolaboratif memungkinkan guru untuk mengurangi rasio siswa per guru, memberikan perhatian lebih individual, serta memfasilitasi dukungan belajar yang efektif melalui berbagai pendekatan. Selain itu, kolaborasi antar guru memungkinkan pemantauan, penyesuaian, dan evaluasi pembelajaran lebih menyeluruh. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan praktik pembelajaran membaca yang lebih efektif dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait implementasi strategi kolaboratif di kelas.
Metafora dan Hiperbola dalam Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata: Kajian Stilistika Intang, Ambo; Jufri, Jufri
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1540

Abstract

This study aims to describe the form and function of figurative language styles of metaphor and hyperbole in the novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata through a stylistic approach. The background of this study is the lack of research that specifically discusses the role of figurative language styles in a stylistic perspective. The research method uses qualitative descriptive with stylistic analysis techniques according to Leech & Short, including identification, classification, and interpretation of aesthetic functions and linguistic meanings. The results show that metaphors in this novel are used to build character traits, describe social struggles, and convey criticism in a subtle but sharp manner. Meanwhile, hyperbole is used to express emotional intensity, strengthen dramatic nuances, and highlight the passion and dreams of the main character. These two styles of language have significant stylistic functions in creating foregrounding effects, strengthening aesthetic power, and deepening moral and social messages in the narrative. These findings emphasize the importance of metaphor and hyperbole as stylistic strategies in enriching literary expression and shaping Andrea Hirata's writing style identity. AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi gaya bahasa metafora dan hiperbola dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata melalui pendekatan stilistika. Latar belakang penelitian ini adalah minimnya penelitian yang secara khusus membahas peran gaya bahasa figuratif dalam perspektif stilistika. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis stilistika menurut Leech & Short, meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi fungsi estetik serta makna kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam novel ini digunakan untuk membangun karakter tokoh, menggambarkan perjuangan sosial, dan menyampaikan kritik secara halus namun tajam. Sementara itu, hiperbola digunakan untuk mengekspresikan intensitas emosi, memperkuat nuansa dramatik, dan menonjolkan semangat serta impian tokoh utama. Kedua gaya bahasa ini memiliki fungsi stilistik yang signifikan dalam menciptakan efek foregrounding, memperkuat daya estetika, serta memperdalam pesan moral dan sosial dalam narasi. Temuan ini menegaskan pentingnya metafora dan hiperbola sebagai strategi stilistika dalam memperkaya ekspresi sastra dan membentuk identitas gaya penulisan Andrea Hirata. 
Model Pembelajaran Literasi Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Yudha Mukti, Ahmad Permana; Wicaksana, Muhlis Fajar; Pardyatmoko, Pardyatmoko
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1531

Abstract

The low reading literacy achievement of vocational high school students in Indonesia indicates the need for learning strategies that foster critical thinking skills. This study aims to develop and test a critical literacy learning model in Indonesian language learning in vocational high schools. Critical literacy is defined as the ability to understand texts in depth, analyze the ideology behind them, and reflect on social reality. The study used a qualitative descriptive approach through a case study and involved 49 students as respondents. Data were collected through a Likert scale questionnaire and open-ended questions, then analyzed using the Miles & Huberman interactive analysis technique. The results showed that the majority of students felt the learning model helped them understand texts, think critically, and actively participate in discussions. Activities such as contextual learning, group discussions, and the use of media were proven to increase student participation and reasoning skills. However, the ability to write personal opinions remained low, indicating the need to strengthen the aspect of reflective expression. Critical literacy learning implemented in a participatory and meaningful manner can shape vocational high school students into individuals who are not only academically competent, but also sensitive to social issues and able to think logically and empathetically. This model is considered relevant to be integrated into the Indonesian language curriculum in vocational high schools consistently. Abstrak Rendahnya capaian literasi membaca siswa SMK di Indonesia menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pembelajaran literasi kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK. Literasi kritis dimaknai sebagai kemampuan memahami teks secara mendalam, menganalisis ideologi di baliknya, serta merefleksikan realitas sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus dan melibatkan 49 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan pertanyaan terbuka, kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa model pembelajaran membantu mereka memahami teks, berpikir kritis, dan terlibat aktif dalam diskusi. Kegiatan seperti pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, dan penggunaan media terbukti meningkatkan partisipasi dan daya nalar siswa. Namun, kemampuan menulis pendapat pribadi masih rendah, menunjukkan perlunya penguatan pada aspek ekspresi reflektif. Pembelajaran literasi kritis yang diterapkan secara partisipatif dan bermakna mampu membentuk siswa SMK menjadi individu yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga peka terhadap isu sosial dan mampu berpikir secara logis dan empatik. Model ini dinilai relevan untuk diintegrasikan dalam kurikulum Bahasa Indonesia di SMK secara konsisten.
Interaksi Linguistik Antara Bahasa Indonesia Penutur Dialek Maluku dan Penutur Bahasa Bugis Perantau di Kota Tual: Kajian Sosiolinguistik Maddimunri, Abdul Rahman; Dalle, Ambo; Nensilianti, Nensilianti
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1565

Abstract

This study aims to describe the forms of linguistic interaction between speakers of the Maluku dialect of Indonesian and speakers of the Bugis dialect of migrants in Tual City, and to identify the social factors that influence it. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, because it focuses on understanding social and linguistic phenomena in interlanguage interactions in a multicultural society. Data were obtained through observations, recordings, and in-depth interviews with speakers from both groups. The results show that the use of Indonesian in Tual City displays variations influenced by their respective ethnolinguistic backgrounds. Bugis dialect speakers, through an intensive social adaptation process, develop the ability to communicate in the Maluku dialect as a form of linguistic accommodation. Meanwhile, local speakers continue to use the Maluku dialect as a cultural identity and primary means of communication. This pattern of language use reflects a pragmatic and situational linguistic balance, with Indonesian functioning as a lingua franca that unites ethnic differences and strengthens social integration. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interaksi linguistik antara penutur bahasa Indonesia dialek Maluku dan penutur bahasa Bugis perantau di Kota Tual, dan mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, karena berfokus pada pemahaman fenomena sosial dan linguistik dalam interaksi antarbahasa di masyarakat multikultural. Data diperoleh melalui observasi, rekaman, dan wawancara mendalam terhadap penutur dari kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia di Kota Tual menampilkan variasi yang dipengaruhi latar etnolinguistik masing-masing. Penutur Bugis perantau, melalui proses adaptasi sosial yang intensif, mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam dialek Maluku sebagai bentuk akomodasi linguistik. Sementara itu, penutur lokal tetap menggunakan dialek Maluku sebagai identitas budaya sekaligus alat komunikasi utama. Pola penggunaan bahasa ini mencerminkan adanya keseimbangan linguistik yang bersifat pragmatis dan situasional, dengan bahasa Indonesia berfungsi sebagai lingua franca yang menyatukan perbedaan etnis serta memperkuat integrasi sosial.
Implementasi Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Multimedia dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAS Efata, Kabupaten Kupang Kiuk, Rifaldy; Rahim, Rahman; Haslinda, Haslinda
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1314

Abstract

The purpose of this study was to implement and evaluate the effectiveness of a multimedia-based collaborative learning model in improving Indonesian language learning outcomes at SMAS Efata, Sulamu District, Kupang Regency. This study used a qualitative method with a qualitative descriptive research design. Data collection techniques used Sugiyono's techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that in implementing the collaborative learning model, it is necessary to plan teaching modules, plan learning models, plan multimedia, and evaluate learning. The use of multimedia consisted of showing learning videos through digital devices, creating digital projects, and giving presentations. The results of Indonesian language learning using a multimedia-based collaborative learning model showed that students were motivated, enthusiastic, and very excited, able to solve problems and had communication skills in following the learning process. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan serta mengevaluasi efektivitas model pembelajaran kolaboratif berbasis multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di SMAS Efata Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Sugiyono yakni, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi model pembelajaran kolaboratif perlu merencanakan modul ajar, merencanakan model pembelajaran, merencanakan multimedia dan evaluasi pembelajaran. Pemanfaatan multimedia terdiri dari menampilkan video pembelajaran melalui perangkat digital, membuat projek digital dan mempresentasikan. Hasil pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan model pembelajaran kolaboratif berbasis multimedia, siswa termotivasi, bersemangat dan sangat antusiasme, mampu memecahkan masalah-masalah dan memiliki keterampilan berkomunikasi dalam mengikuti proses pembelajaran. 
Cover Depan Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 Depan, Cover
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1595

Abstract

Pengantar dan Daftar Isi Daftar Isi, Pengantar dan
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1596

Abstract