cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Disparitas Gender Dalam Penggunaan Couchsurfing Sebagai Media Pengembangan Pariwisata Backpacker Kota Bandung Karamani, Dinar Dina; Taufik, Reza Rizkina; Maharani, Iris Fatia
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v11i2.43052

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah disparitas gender dalam penggunaan Couchsurfing sebagai media pengembangan pariwisata backpacker di Kota Bandung. Sebuah platform online yang memungkinkan wisatawan untuk merasakan “tumpangan menginap gratis” dan mendapatkan pengalaman autentik daripada sekadar mengunjungi tempat-tempat wisata populer. Fenomena penggunaan Couchsurfing merupakan bukti nyata dari pergeseran perilaku wisata yang telah terjadi. Namun demikian, perlu diakui bahwa meskipun fenomena ini mempromosikan pertukaran budaya, harmonisasi budaya seringkali masih sulit tercapai. Sejumlah penelitian terdahulu belum menunjukan pengetahuan terkait ketimpangan/disparitas gender yang terjadi pada penggunaan Couchsurfing. Padahal berdasarkan praktiknya, kendala seperti hambatan bahasa, kesenjangan budaya, disparitas gender, bahkan kejahatan berupa love scamming, pencurian, dan pelecehan seksual kerap terjadi terutama pada wisatawan perempuan. Merujuk pada fokus tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi wacana disparitas gender yang meliputi perspesi aman dan nyaman pengguna Couchsurfing perempuan serta pola interaksi pengguna Couchsurfing lintas gender dalam konteks dimensi budaya Geertz Hofstede. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika relasi gender dalam ruang digital pariwisata, memperkaya kajian komunikasi lintas budaya, serta menjadi dasar pengembangan strategi komunikasi yang mendorong lingkungan wisata digital yang lebih setara, inklusif, dan berkeadilan gender di masa depan. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya literasi digital dalam memperkuat kesadaran wisatawan.
Dampak Eksposur Digital Marketing Marketplace Terhadap Peningkatan Penjualan PT. Mitra DC Mujianto, Haryadi; Yatnosaputro, Rosanti Utami Dewi Suyatman; Fitria, Indah; Yulianita, Neni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.3173

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa dampak eksposur digital marketing OLX terhadap peningkatan penjualan PT. Mitra DC di bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verikatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner, studi pustaka dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Mitra DC yang pernah membeli produk perangkat komputer.  Sampel ysng digunakan sebanyak 84 orang dengan menggunakan teknik Rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis yang sudah dilakukan terdapat dampak eksposur digital marketing penggunaan OLX terhadap peningkatan penjualan dimana dalam pengujian ini diperoleh nilai thitung Sebesar 14.974, sedangkan jika dilihat dari derajat kebesaran (df) yang digunakan untuk menghitung ttabel dalam penelitian ini sebesar 1,663. Kesimpulan, bahwa t hitung > t tabel yang mana 14.974>1,663 itu berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dari penjelasan tersebut hipotesis dinyatakan diterima artinya terdapat dampak eksposur digital marketing OLX terhadap peningkatan penjualan PT Mitra DC.
Persepsi Remaja Keluarga Widuri terhadap Konten Pembelajaran Matematika pada Akun Tiktok @claristacahyani Rohim, Syaiful; Digdoyo, Eko; Akhdan, S
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3373

Abstract

Abstract Communication is very important for human life, especially in the modern era, when all activities are expressed in various communication channels. When Indonesia is being affected by the covid19 pandemic case or corona virus which forces all people to do activities at home online. Social media is one of the communication tools that is often used during the pandemic to prevent boredom while doing activities at home. One of the social media that is often used during the pandemic is TikTok application, one of which is used for educational content needs. This study uses a qualitative approach to determine adolescents' receptions of mathematics learning content on social media TikTok account @Claristacahyani by using Stuart Hall's encoding-decoding reception theory. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and literature studies. The results of interviews conducted by researchers to seven informants showed that 21 dominant meanings, 10 negotiated meanings, and 4 oppositional meanings of learning content on the TikTok account @Claristacahyani which can be a reference for further research, especially in relation to educational communication content. Keywords: Decoding; encoding; komunikasi pendidikan; tiktok. Abstrak Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia terlebih di era modern, saat dimana semua aktivitas kegiatan diekspresikan di ragam kanal komunikasi. Saat Indonesia sedang terdampak kasus pandemi covid19 atau virus corona yang memaksa untuk seluruh masyrakat melakukan aktifitas di rumah secara online. Media sosial adalah salah satu alat komunikasi yang sering digunakan selama masa pandemi berjalan untuk mencegah kebosanan saat melakukan aktifitas dirumah. Salah satu media sosial yang sering digunakan selama pandemi adalah aplikasi TikTok, yang salah satunya digunakan untuk keperlukan konten Pendidikan. Tujuan penelitian untuk menjelaskan Bagaimana resepsi remaja SMA Keluarga Widuri Kelas XII terhadap konten pembelajaran matematika pada akun Tiktok @Claristacahyani?Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui resepsi remaja terhadap konten pembelajaran matematika pada media sosial TikTok akun @Claristacahyani dengan menggunakan teori resepsi Stuart Hall encoding- decoding. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil dari wawancara yang peneliti lakukan kepada tujuh informan menunjukan bahwa 21 pemaknaan dominan, 10 pemaknaan negosiasi, dan 4 pemaknaan oposisi terhadap isi konten pembelajaran pada akun TikTok @Claristacahyani yang dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya terutama kaitannya dengan konten komunikasi pendidikan. Kata-kata kunci: Decoding; encoding; komunikasi pendidikan; tiktok
Konvergensi Media Radio dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi di Era Digital Pangestu, Hadi Baku; Yusuf, Dede; Sutisna, Sutisna; Handayanti, Asih; Yulianita, Neni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3532

Abstract

Abstract The rapid development of information technology, especially the internet, has triggered intense competition between radio stations to maintain their existence. In the current digital era, the convergence of radio media cannot be avoided, traditional media must be able to survive amidst increasingly fierce competition in the broadcasting industry to expand audiences and obtain advertising. This happened to Radio Cosmo Visual, which is considered to have implemented media convergence practices. This research aims to explain the application and impact of radio media convergence in an effort to maintain existence in the digital era. The research uses a case study type of research with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and document analysis. Based on the results of the analysis, the results of this research show that Cosmo Visual Radio applies 3M, namely multimedia, multichannel and multiplatform in its convergence, where information is presented in various formats ranging from photos, video, text and audio and information is not only delivered via radio broadcasts but uploaded. via social media and can be accessed via various devices. The impact of this convergence practice includes expanding audience reach and attracting the interest of potential advertisers, so that Cosmo Visual Radio can take advantage of the convergence era to maintain its existence in the digital era. Keyword: Convergence; existence; radio. Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat khususnya internet, memicu persaingan ketat antar radio untuk mempertahankan eksistensi. Di era digital saat ini konvergensi media radio tidak dapat dihindari, media tradisional harus dapat bertahan di tengah persaingan industri penyiaran yang semakin ketat untuk memperluas audien dan mendapatkan iklan. Hal tersebut terjadi pada Radio Cosmo Visual yang dianggap sudah menerapkan praktik konvergensi media. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan dan dampak dari konvergensi media radio dalam upaya mempertahankan eksistensi di era digital. Penelitian menggunakan jenis penelitian Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis, hasil penelitian ini bahwa radio cosmo visual menerapkan 3M yaitu multimedia, multichannel, dan multiplatform dalam konvergensinya, dimana informasi tersajikan dalam berbagai format mulai dari foto, video, teks, dan audio dan informasi tidak hanya disampaikan melalui radio siaran akan tetapi diunggah melalui sosial media dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Dampak dari praktik konvergensi tersebut antara lain memperluas jangkauan audien dan menarik minat calon pengiklan, sehingga radio cosmo visual dapat memanfaatkan era konvergensi untuk tetap mempertahankan eksistensi nya diera digital. Kata-kata kunci: Eksistensi; konvergensi; radio.
Implementasi Corporate Social Responsibility dalam Meningkatkan Literasi Keuangan di Masyarakat Prihastini, Cantika Putri; Indrayani, Heni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3548

Abstract

Abstract Fraud in investments is a problem that must be addressed immediately. The rise in cases of investment fraud has created a negative perception in society regarding investment, making people reluctant to invest. Indonesia Stock Exchange in this case implements Literacy and Education Activities Corporate Social Responsibility (CSR) In the Capital Market Sustainable Program as an effort to reduce investment fraud, because the lack of financial literacy makes people more vulnerable to being cheated. The aim of this research is to explain the implementation of literacy and educational activities Corporate Social Responsibility (CSR) capital market sustainable program carried out by Indonesia Stock Exchange is carried out on the basis of Theory of Planned Behavior (TPB). This research uses descriptive qualitative research methods with an interpretive paradigm. Primary data was obtained by conducting in-depth interviews and observations with sources. Secondary data was obtained through searches such as research journals, books and scientific writings related to this research. Data analysis through stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of this research indicate that the implementation of literacy and education activities Corporate Social Responsibility (CSR) The Capital Market Sustainable Program carried out by Indonesia Stock Exchange is carried out on the basis of Theory of Planned Behavior (TPB) by applying attitudes (self-courage, likes challenges, high confidence, understanding of inflation,awareness good financial management, a sense of pride), Subjective Norms (investment trends, fear of missing out or FOMO, information from influencers, as well as the influence of friends), Perceived Behavioral Control (public confidence in investment), and Intention (ease of access, effectiveness of the material, and professionalism of the mentors). Keywords: Corporate social responsibility; financial literacy; investment fraud; theory of planned behavior. Abstrak Penipuan pada investasi menjadi salah satu permasalahan sosial yang harus segera ditangani. Maraknya kasus penipuan investasi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat mengenai investasi sehingga membuat orang enggan berinvestasi. PT Bursa Efek Indonesia dalam hal ini mengimplementasikan kegiatan literasi dan edukasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada program berkelanjutan pasar modal sebagai upaya mengurangi penipuan investasi, karena dengan minimnya literasi keuangan mengakibatkan masyarakat lebih rentan untuk ditipu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi kegiatan literasi dan edukasi Corporate Social Responsibility (CSR) program berkelanjutan pasar modal yang dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia dilakukan atas dasar Theory of Planned Behavior (TPB). Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh melalui penelusuran seperti jurnal-jurnal penelitian, buku, dan tulisan ilmiah terkait dengan penelitian ini. Analisa data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan literasi dan edukasi Corporate Social Responsibility (CSR) program berkelanjutan pasar modal yang dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia dilakukan atas dasar Theory of Planned Behavior (TPB) dengan menerapkan attitudes (keberanian diri, suka akan tantangan, kepercayaan yang tinggi, pemahaman akan inflasi, awareness yang baik terhadap pengelolaan keuangan, rasa bangga atau pride), Subjective Norms (trend investasi, sikap fear of missing out atau FOMO, informasi dari influencer, serta pengaruh teman), Perceived Behavioral Control (kepercayaan masyarakat akan investasi), dan Intention (kemudahan akses, efektifitas materi, serta profesionalisme dari pemateri). Kata-kata kunci: Corporate social responsibility; literasi keuangan; penipuan investasi; theory of planned behavior.
Implementasi Word of Mouth Marketing PT Satu Bintang dalam Mendapat kepercayaan Klien Rhamadanti, Amanda Aurora; Ardia, Velda
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3601

Abstract

Abstract This research was conducted to explore the implementation of Word of Mouth marketing implemented by PT Satu Bintang, an event organizer company, in building trust from clients. The purpose of this research is to explain the implementation of PT Satu Bintang's word of mouth marketing in gaining client trust. Employing a qualitative approach with a descriptive methodology, the research systematically portrays phenomena, facts, or events within a specific population or region. Data collection utilizes observation, interviews, and documentation. The findings highlight that PT Satu Bintang utilizes two distinct Word of Mouth marketing implementations, orchestrated by both internal and external entities of the company. Internally, the core team functions as "talkers," acting as catalysts for Word of Mouth beyond organizational boundaries. Externally, clients with collaborative experiences and associated vendors serve as pivotal "talking parts." A thorough analysis demonstrates that PT Satu Bintang's Word of Mouth strategy consistently embodies Sernovitz's elements: Talkers, Topics, Tools, Talking Parts, and Tracking. This approach not only facilitates the dissemination of positive information but also serves as a robust foundation for fostering trust in business relationships with clients. In conclusion, PT Satu Bintang has effectively implemented Word of Mouth, integrating key elements crucial for enhancing relationships and trust from the client's perspective. Keywords: Implementation; marketing communication; word of mouth; event organizer. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menggali implementasi pemasaran Word of Mouth yang diterapkan oleh PT Satu Bintang, sebuah perusahaan event organizer, dalam membina kepercayaan dari klien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi word of mouth marketing PT Satu Bintang dalam mendapatkan kepercayaan klien. Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang menghasilkan gambaran sistematis dan akurat mengenai fenomena, fakta, atau kejadian dalam suatu populasi atau wilayah tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Satu Bintang mengimplementasikan dua jenis strategi Word of Mouth, yang dijalankan oleh entitas internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bawha tim inti internal memainkan peran sebagai "talkers," bertindak sebagai pendorong Word of Mouth di luar batas perusahaan. Di sisi lain, dari perspektif eksternal, klien yang pernah bekerjasama atau vendor terkait dengan PT Satu Bintang berfungsi sebagai "talking parts." Analisis menyeluruh menunjukkan bahwa strategi Word of Mouth PT Satu Bintang secara konsisten mencerminkan unsur-unsur yang telah dijelaskan oleh Sernovitz, yakni talkers, topics, tools, talking parts, tracking. Pendekatan ini tidak hanya memberikan ruang bagi penyebaran informasi positif, melainkan juga berperan sebagai dasar yang solid untuk membangun kepercayaan dalam hubungan bisnis dengan klien. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa PT Satu Bintang berhasil menerapkan strategi Word of Mouth secara efektif, dengan mengintegrasikan aspekaspek kunci yang sangat penting untuk memperkuat hubungan dan kepercayaan dari perspektif klien. Kata-kata Kunci: Implementasi; komunikasi pemasaran; word of mouth; event organizer.
Integrasi Public Relations Digital Dan Strategi Pemasaran Pada UMKM Sepatu Cibaduyut Kota Bandung Ramdan, Ahmad Taufiq Maulana; Rasyi Lubis, Ira Aryanti; Mujianto, Haryadi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3641

Abstract

Abstract This research was motivated by the anxiety of Cibaduyut MSMEs in carrying out digital public relations and marketing strategies that are suitable for their business development. This study aims to explore the integration between digital Public Relations and marketing strategies implemented by Micro, Small and Medium Enterprises in the Cibaduyut Shoe sector, Bandung City. This research uses a descriptive qualitative approach to explore a deep understanding of how MSMEs integrate digital PR and their marketing strategies in facing challenges and seizing opportunities in the digital environment. Data was collected through literature studies and interviews with Cibaduyu Shoe MSME actors and Cibaduyut Shoe MSME managers. Data analysis is carried out with an inductive approach, where the collected qualitative data is analyzed thematically. Researchers can identify patterns, trends, and relationships between various elements related to the integration of digital PR and marketing strategies in Cibaduyut shoe MSMEs. The result of this study is that MSMEs that integrate digital PR in marketing strategies have a competitive advantage in the digital market by strengthening brand image, increasing online visibility, and expanding their market reach. MSMEs understand the characteristics of digital audiences to develop effective marketing strategies. It is necessary to develop MSME skills and knowledge in managing digital PR and holistic marketing strategies, including an understanding of digital platforms, creativity in content, and continuous analysis of campaign performance to take advantage of opportunities in the digital era. This reinforces the call for governments and relevant institutions to support MSMEs with relevant training programs. Keyword: Digital PR, marketing strategies, MSMEs. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keresahan UMKM Cibaduyut dalam melakukan strategi digital public relations dan pemasaran yang cocok untuk perkembangan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara Public Relations (PR) digital dan strategi pemasaran yang diterapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor Sepatu Cibaduyut, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali pemahaman mendalam tentang bagaimana UMKM mengintegrasikan PR digital dan strategi pemasaran mereka dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam lingkungan digital. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan wawancara dengan pelaku UMKM Sepatu Cibaduyu dan pengelola UMKM Sepatu Cibaduyut. Analisis data dilakukan dengan pendekatan induktif, di mana data kualitatif yang terkumpul dianalisis secara tematis. Peneliti dapat mengidentifikasi pola-pola, tren, dan hubungan antara berbagai elemen yang terkait dengan integrasi PR digital dan strategi pemasaran pada UMKM sepatu Cibaduyut. Hasil dari penelitian ini adalah UMKM Sepatu Cibaduyut yang mengintegrasikan PR digital dalam strategi pemasaran memiliki keunggulan kompetitif di pasar digital dengan memperkuat citra merek, meningkatkan visibilitas online, dan memperluas jangkauan pasar mereka. UMKM memahami karakteristik audiens digital untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Diperlukan pengembangan keterampilan dan pengetahuan UMKM dalam mengelola PR digital dan strategi pemasaran holistik, termasuk pemahaman tentang platform digital, kreativitas dalam konten, dan analisis kinerja kampanye secara terus-menerus untuk memanfaatkan peluang di era digital. Hal ini memperkuat panggilan bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk mendukung UMKM dengan program pelatihan yang relevan. Kata-kata kunci: PR Digital, strategi pemasaran, UMKM.
Kredibilitas Media Online Radarbandung.id Dalam Pandangan Mahasiswa Hendrawan, Heri; Nurhadi, Zikri Fachrul; Safitri, Rahma
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3681

Abstract

Abstract This research was motivated by the rise of hoaxes being spread due to advances in technology and the ease of disseminating information. Therefore, people must be smarter in choosing media that can be trusted. Apart from the widespread spread of hoaxes, public trust can also be seen from various dimensions, one of which concerns media credibility. This problem arises from a lack of news packaging and the choice of titles that are difficult to understand, thus affecting audience trust. The aim of this research is to explain students' credibility regarding the online media radarbandung.id in the dimensions of trustworthiness, accuracy, impartiality and data completeness. The research method used is a qualitative descriptive method with media credibility theory according to Flanagin and Metzger. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Collection techniques are carried out by interviews, observation and documentation. The researcher took six informants who were students from different universities and two informants who were journalism practitioners to meet the needs of this research. The results of this research show that the dimensions of trustworthiness, accuracy, impartiality and completeness of the data are as follows. The trustworthy dimension means that online media is considered trustworthy, but there are some news stories that are dramatized and add to the journalist's opinion. In terms of accuracy, this media is quite accurate among students, but the reporting is not up to date and uses complicated titles. In this dimension of partiality, online media has fulfilled this well. In the data completeness dimension, radarbandung.id is a media that is complete and meets journalistic principles, but the news packaging is less in-depth. Keywords: Credibility; online media; radarbandung.id; news; student. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya hoax yang tersebar akibat kemajuan teknologi dan kemudahan dalam penyebaran informasi. Oleh sebab itu, masyarakat harus lebih pintar dalam memilih media yang dapat dipercaya. Selain maraknya tersebar hoax, kepercayaan masyarakat juga dapat dilihat dari berbagai dimensi, salah satunya menyangkut kredibilitas media. Permasalahan ini muncul kurangnya pengemasan berita dan pemilihan judul yang sulit dipahami sehingga memengaruhi kepercayaan khalayak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kredibilitas mahasiswa mengenai media online radarbandung.id dalam dimensi dapat dipercaya, akurasi, keberpihakan dan kelengkapan data. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode desktiptif kualitatif dengan teori kredibilitas media menurut Flanagin dan Metzger. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti mengambil enam informan yang merupakan mahasiswa dari universitas yang berbeda dan dua narasumber yang merupakan praktisi jurnalistik untuk memenuhi kebutuhan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi dapat dipercaya, akurasi, keberpihakan dan kelengkapan data sebagai berikut. Dimensi dapat dipercaya yaitu, media online ini dianggap dapat dipercaya namun ada beberapa berita yang didramatisisr dan menambah opini wartawan. Dimensi akurasi, media ini cukup akurat dikalangan mahasiswa namun dalam pemberitaanya kurang up to date dan penggunaan judul yang berbelit. Pada dimensi keberpihakan media online ini sudah memenuhi hal tersebut dengan baik. Dimensi kelengkapan data, radarbandung.id termasuk media yang lengka dan memenuhi kaidah jurnalistik, namun pengemasan berita kurang mendalam. Kata-kata kunci: Kredibilitas; media online; radarbandung.id; berita; mahasiswa.
Instagram Sebagai Komunikasi Publik Humas Pores Garut dalam Meningkatkan Citra Lembaga Utami Dewi, Rosanti; Suseno, Novie Susanti; Sylvia, Via
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3683

Abstract

Abstract The police is a national law enforcement agency owned by the state. In carrying out its duties, the Police, in this case the Garut Police, carry out public communication in communicating various rules, appeals, incidents and others related to the main duties and functions of the Police. Advances in communication technology require the Garut Police, in this case Public Relations, to adapt so that they can communicate interactively with the public. Instagram was chosen to be used as the main online communication channel because it has features that can support the public communication needs carried out by the Garut Police with the aim of gaining engagement and trust in the public so that it can improve the image of the institution. The aim of this research is to explain the implementation of public relations communication strategies on Instagram to improve the image of the Garut Police. This research method uses qualitative methods with the Cutlip, Center and Broom model of communication strategy theory: determining problems, planning and preparing programs, taking action and communicating and evaluating programs. Approach with descriptive studies and constructivist paradigm, data collection techniques using observation, interviews and documentation studies, techniques for determining informants and sources using purpose sampling by interviewing 3 informants and 2 sources. The results of the research show that the Garut Police's public relations communication strategy is in 4 stages, namely (1) determining the problem, namely organizing and coordinating with operational functions, (2) planning and preparing programs, namely creating content for the role of the police and clarifying news, complying with the publication law, (3 ) taking action and communicating, namely the police chief as a communicator, being objective and open, using common language, using Instagram, (4) evaluating the program, namely determining the concept, taking data, getting positive feedback and trust so that Instagram followers @polresgarut increased from 37.6 thousand to 96,4 RB. Keywords: Use of Instagram; Garut police public relations; public communication; institutional image. Abstrak Kepolisian merupakan lembaga penegak hukum nasional. Dalam melaksanakan tugasnya Kepolisian dalam hal ini Polres Garut melakukan komunikasi publik dalam mengkomunikasi berbagai aturan, himbauan, kejadian dan lainnya berkait dengan tugas pokok dan fungsi Kepolisian. Kemajuan teknologi komunikasi menuntut Polres Garut dalam ini Humas untuk beradaptasi sehingga dapat berkomunikasi secara interaktif dengan masyarakat. Instagram dipilih untuk dijadikan sebagai sarana komunikasi online utama karena memiliki fitur yang dapat mendukung kebutuhan komunikasi publik yang dilaksanakan Polres Garut dengan tujuan didapatnya engagment dan kepercayaan pada publik sehingga dapat meningkatkan citra lembaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi dari strategi komunikasi publik humas Polres Garut di instagram untuk meningkatkan citra Polres Garut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori strategi komunikasi model Cutlip, Center dan Broom: mentukan masalah, perencanaan dan penyusunan program, melakukan tindakan dan berkomunikasi dan evaluasi program. Pendekatan dengan studi deskriptif dan paradigma konstruktivis, teknik pengumpulan data dengan pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi, teknik penentuan informan dan narasumber dengan purpose sampling mewawancarai 3 informan dan 2 narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas Polres Garut dalam 4 tahapan, yakni (1) menentukan masalah adalah menyusun pengorganisasian dan berkoordinasi dengan fungsi operasional, (2) perencanaan dan penyusunan program yakni membuat konten peran kepolisian dan berita klarifikasi, menaati UU publikasi, (3) melakukan tindakan dan berkomunikasi yakni kapolres sebagai komunikator, bersikap objektif dan terbuka, bahasa umum, menggunakan instagram, (4) evaluasi program yakni menentukan konsep, pengambilan data, mendapatkan feedback positif dan kepercayaan sehingga followers instagram @polresgarut meningkat dari 37,6RB jadi 96,4 RB. Kata-kata kunci : Pemanfaatan instagram; humas polres garut; komunikasi publik; citra lembaga.
Instagram Story Sebagai Media Self Disclosure Yahya, Firmansyah; Kurniawan, Achmad Wildan; Sukmawati, Irma
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3695

Abstract

Abstract This research is motivated by the large number of Instagram users who do not hesitate to express themselves by publishing personal things on Instagram stories, such as sharing their life problems, sharing their daily activities regularly such as taking photos of lunch menus, the clothes they wear, sharing locations, and so on. The aim of this research is to explain the motives, experiences and meaning of self-disclosure on social media Instagram stories in generation Z aged 18 to 24. This research uses a qualitative approach with descriptive methods and uses phenomenological theory. The data collection techniques used were observation, interviews, literature study and documentation. Determining the research subjects used a purposive sampling technique with 7 informants who were generation Z aged 18 to 24 years and 3 sources from different professional fields. The research results show that the motive for generation Z aged 18-24 years in carrying out self-disclosure on Instagram story social media is because they need recognition, because they do not have a place to tell stories and as a memory archive. Generation Z's motive for self-disclosure on Instagram stories is to express themselves, clear themselves, and share stories or information. The positive experiences they experience are feeling calm, relieved and happy, improving communication relationships, being better understood by others and becoming self-branding. Meanwhile, the negative experiences they experienced were causing envy, causing misunderstandings, causing feelings of anxiety and getting hate comments. The meaning of self-disclosure on Instagram stories for generation Z aged 18-24 has its own meaning depending on the experiences they have experienced, namely as a medium for expressing themselves, a form of self-love, a medium for disclosing self-information, improving communication relationships, increasing self-confidence and as a form of everyone's rights. insiders utilize their social media. Keywords: Self-disclosure; instagram stories, generation Z. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengguna instagram yang tanpa ragu melakukan pengungkapan diri dengan mempublikasikan hal pribadi pada instagram story, seperti membagikan permasalahan hidupnya, membagikan aktivitas sehari-harinya secara rutin seperti memfoto menu makan siang, pakaian yang dipakai, berbagi lokasi, dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif, pengalaman dan makna pengungkapan diri di media sosial instagram story pada generasi Z usia 18 hingga 24. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan teori fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan 7 informan yang merupakan generasi Z usia 18 hingga 24 tahun serta 3 narasumber dari bidang profesi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif karena generasi Z usia 18-24 tahun dalam melakukan self disclosure di media sosial instagram story adalah karena membutuhkan pengakuan, karena tidak memiliki tempat untuk bercerita dan sebagai arsip memori. Motif untuk generasi Z dalam melakukan self disclosure di instagram story adalah untuk mengekspresikan diri, menjernihkan diri, dan berbagi cerita atau informasi. Pengalaman positif yang mereka alami adalah mendapatkan perasaan tenang, lega dan bahagia, meningkatkan hubungan komunikasi, menjadi lebih dipahami oleh orang lain dan menjadi self branding. Sedangkan untuk pengalaman negatif yang mereka alami adalah menimbulkan sifat iri, menimbulkan kesalahpahaman, menimbulkan perasaan cemas dan mendapatkan hate comment. Makna self disclosure di instagram story bagi generasi Z usia 18-24 memiliki pemaknaannya masing-masing tergantung pengalaman yang mereka alami yakni sebagai media mengekspresikan diri, bentuk self love, media mengungkapkan informasi diri, meningkatkan hubungan komunikasi, meningkatkan percaya diri dan sebagai bentuk hak setiap orang dalam memanfaatkan media sosialnya. Kata-kata kunci: Pengungkapan diri; instagram story, generasi Z.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue