cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) PADA PT X Sesardyanto, Fiqih Alif; Herwanto, Dene
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12162

Abstract

Kecelakaan kerja di PT. X belum sepenuhnya teridentifikasi dan dicatat dalam laporan resmi. Berbagai potensi bahaya seperti debu, risiko tangan terjepit, dan kebisingan di lingkungan kerja dapat memengaruhi keselamatan operator mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. X dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dihadapi oleh operator mesin selama proses produksi. Metode HAZOP diterapkan untuk mengevaluasi risiko dan memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan kerja. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan operator. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa bahaya, seperti debu yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan risiko tangan terjepit pada mesin. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan K3 secara berkala, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan peningkatan kesadaran tentang keselamatan kerja di kalangan karyawan. Dengan penerapan rekomendasi ini, diharapkan tingkat kecelakaan kerja dapat berkurang, dan keselamatan kerja di perusahaan dapat ditingkatkan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DRUM BRAKE DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) PADA PT-XYZ Al Fauzan, Vikri; Nurul Azizah , Fahriza; Ainun Nisah, Firda; Muhammad Yngwei, Gusti; Paripurna, Panca
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12272

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi sistem pengereman untuk mobil dan motor. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah tingginya tingkat kecacatan pada produk drum brake. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi jenis defect yang dominan, menganalisis faktor penyebabnya, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis defect yang paling sering terjadi menggunakan nilai Risk Priority Number (RPN), kemudian membuat Fault Tree untuk memetakan penyebab defect tersebut. Berdasarkan hasil analisis, defect yang paling sering terjadi adalah Brake Cable Ulir Sleg. Faktor penyebab defect ini meliputi kesalahan operator pada proses machining, lingkungan kerja kurang rapih, dan proses pemilihan material kurang baik. Sebagai solusi, rekomendasi perbaikan yang diusulkan adalah meningkatkan pengawasan terhadap operator serta memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman mereka terkait proses produksi dan SOP
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DAN PENETAPAN WAKTU STANDAR PADA PRODUKSI PALLET MENGGUNAKAN TIME MOTION STUDY DI PT XYZ Amaliah, Nova Nur; Nurul Azizah, Fahriza; Herwanto, Dene
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12451

Abstract

Pada era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, produktivitas tenaga kerja menjadi kunci utama untuk mencapai keunggulan yang kompetitif. Produktivitas adalah jumlah satuan barang dan jasa yang dibuat oleh seorang pekerja dalam waktu tertentu dengan menggunakan berbagai jenis mesin dan peralatan yang tersedia ditempatnya bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas dan menetapkan waktu standar pada proses produksi pallet. Perhitungan produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode Time Motion Study. Metode Time Motion Study digunakan untuk mengamati, mencatat, dan menganalisis gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pekerja dalam menyelesaikan pekerjaanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen kerja yang masih dapat dioptimalkan, seperti pengambilan bahan baku dan perakitan pallet. Setelah dilakukan perhitungan dengan metode Time Motion Study diketahui untuk hasil waktu standar pada proses produksi pallet yaitu sebesar 379,0 detik atau 6,317 menit dan produktivitas kerja yang dihasilkan yaitu 19 unit/pekerja
USULAN PERBAIKAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK LABEL MELALUI SEVEN TOOLS PADA PT DWI ASWA MANDIRI Salwa, Siti; Winarno, Winarno; Sutrisno; Maulidin, Wildan Fatchan
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12869

Abstract

PT Dwi Aswa Mandiri adalah perusahaan digital printing yang fokus pada produk label. Namun, proses produksinya sering menghasilkan produk cacat, sehingga diperlukan sistem pengendalian kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis usulan perbaikan kualitas dan menganalisis penyebab cacat menggunakan metode Seven Tools, guna menekan jumlah produk cacat. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk mengidentifikasi jenis cacat dan faktor penyebabnya. Hasilnya menunjukkan dua cacat utama, yaitu ukuran tidak sesuai (70,3%) dan kusut/kotor (29,7%). Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan tenaga kerja, pengawasan rutin sesuai SOP, perawatan mesin, peningkatan lingkungan kerja, dan memastikan material memenuhi standar. Usulan solusi tersebut diharapkan dapat mengurangi cacat dan meningkatkan kualitas produk yang ada. Penelitian yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberikan usulan dan rekomendasi bagi perusahaan dalam meningkatkan pengendalian kualitas untuk mencapai hasil yang lebih optimal
ANALISIS PENGARUH PENILAIAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP SEMANGAT KERJA DIVISI BCTMP BATCH 5 DAN DIVISI ENGINEERING BATCH 7 MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR SEDERHANA DI PT XYZ Putri, Nadia; Nurul Azizah, Fahriza; Herwanto, Dene
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian kinerja karyawan terhadap semangat kerja pada Divisi BCTMP Batch 5 dan Divisi Engineering Batch 7 di PT XYZ menggunakan metode regresi linier sederhana. Penilaian kinerja merupakan aspek penting dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 31 karyawan dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta uji hipotesis melalui regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan, dengan nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 5,2%, yang mengindikasikan bahwa semangat kerja lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan kerja, hubungan interpersonal, serta gaji dan tunjangan. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa sistem penilaian kinerja yang diterapkan mungkin belum efektif dalam memberikan dampak langsung terhadap semangat kerja karyawan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap kebijakan penilaian kinerja guna meningkatkan efektivitasnya dalam memotivasi karyawan.
PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUKSI KANTONG PLASTIK HD DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA Akbar Rivaldhy, Zain; Sutrisno, Wahyudhi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecacatan pada proses produksi kantong plastik HD di CV XYZ menggunakan pendekatan Six Sigma DMAIC. Penelitian ini dilakukan melalui metode observasi, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis menggunakan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat mata ikan merupakan jenis cacat terbesar dengan kontribusi 45%, diikuti oleh handle misalignment sebesar 38%, dan kantong berlubang sebesar 18%. Implementasi Six Sigma DMAIC berhasil mengidentifikasi akar masalah melalui diagram fishbone, diikuti oleh usulan perbaikan seperti membenahi jam kerja operator, pengoptimalan SOP, perawatan mesin berkala, dan pelatihan tenaga kerja serta membuat standar kualitas material
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN STOK LABEL DENGAN METODE 5 WHY DAN FISHBONE DIAGRAM DALAM INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN Zuhrotul Baida, Aida; Herwanto, Dene
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12924

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT XYZ yang berfokus pada analisis penyebab perbedaan jumlah stok label antara sistem informasi dan stok fisik di gudang. Permasalahan ini berdampak pada kelancaran operasional, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2020 di mana selisih stok label menyebabkan kesalahan pengiriman ke produksi dan keterlambatan produksi, serta biaya tambahan untuk proses sortir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama ketidaksesuaian stok label menggunakan metode 5 Whys Analysis dan Diagram Fishbone. Hasil analisis menunjukkan lima faktor utama penyebab ketidaksesuaian: (1) faktor manusia seperti kurangnya pengecekan fisik dan kesalahan input; (2) faktor metode seperti tidak adanya jadwal pengecekan rutin; (3) faktor mesin seperti perangkat sistem informasi yang sering error; (4) faktor material seperti stok label yang rusak atau tidak tersedia; dan (5) faktor lingkungan seperti keterbatasan rak penyimpanan dan kondisi gudang yang kurang bersih. Pada periode 1 Februari 2024, ditemukan perbedaan jumlah total stok sebesar 1.589.924 buah label dengan persentase ketidaksesuaian tertinggi pada kode C06645 sebesar 62,90% dan terendah pada kode C07055 sebesar 9,96%. Kerugian akibat ketidaksesuaian stok label ini diperkirakan mencapai Rp75.000.000,- yang terdiri dari biaya tambahan sortir, keterlambatan produksi, serta potensi kehilangan penjualan. Usulan perbaikan yang diajukan meliputi penerapan prinsip 5S dan 5R dari lean thinking untuk meningkatkan manajemen stok label dan efisiensi operasional
USULAN PENEMPATAN PRODUK PADA STORAGE FINISH GOODS DENGAN METODE DEDICATED STORAGE DI PT XYZ Fadhillah, Muhammad Salman; Fasa, Nadia
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12931

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang memproduksi suku cadang mobil berupa plastic injection. Permasalahan yang terjadi adalah tata letak penyimpanan produk di storage dimana kapasitas produksi beberapa part dari customer mengalami peningkatan yang berdampak pada area penyimpanan. Hal ini mengakibatkan adanya produk yang disimpan di temporary area secara random dan mengakibatkan material handling tidak efisien sehingga menghambat operasional pengiriman barang ke customer. Adapun tujuan penelitian ini adalah penempatan produk pada storage finish goods dengan metode dedicated storage, dimana merancang tata letak storage lantai dua yang selesai dibangun degan menempatkan satu produk pada satu lokasi saja dan peletakan produk berdasarkan aktivitas penerimaan dan pengiriman produk terbesar ditempatkan pada lokasi yang paling dekat dengan lifter, sehingga jarak tempuh produk menjadi lebih pendek. Penelitian ini membandingkan 2 layout yaitu layout arus ”L” dan layout arus “U” untuk memperoleh jarak tempuh yang paling kecil. Dari hasil perhitungan yang didapatkan jarak tempuh terkecil yaitu layout arus ”U” dengan 25.479 m, sedangkan jarak tempuh pada layout arus ”L” adalah 27.691 m. Maka dari itu, layout arus U merupakan solusi dari permasalahan yang dihadapi sehingga diharapkan produk yang akan disimpan dapat menempati lokasi yang tetap untuk memudahkan operator dalam menyimpan dan mengambil produk agar aliran produk menjadi lancar
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PRODUKSI GULA UNTUK MINIMALISASI PEMBOROSAN PADA PABRIK GULA PANDJIE SITUBONDO Wibowo, Yuli; Soekarno, Siswoyo; Hasana, Siti
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.13301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin produksi gula dalam rangka meminumkan pemborosan (losses) yang terjadi pada Pabrik Gula Pandjie Situbondo. Analisis efektivitas mencakup perhitungan pemborosan (losses), dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi penyebab losses di Pabrik Gula Pandjie Situbondo. Pengukuran efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), perhitungan nilai losses menggunakan pendekatan six big losses, dan analisis penyebab losses dan rekomendasinya menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE pada stasiun gilingan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, stasiun pemasakan, dan stasiun puteran berada pada rentang 60%-84% yang artinya produksi dianggap wajar tetapi menunjukkan ada ruang besar untuk improvement. Hasil analisis six big losses pada setiap stasiun menunjukkan bahwa faktor losses yang paling berpengaruh adalah reduced speed losses
ANALISIS SIX SIGMA DENGAN PENDEKATAN DMAIC PADA LABEL KECAP DENGAN KEMASAN BOTOL PET DI PT ABC Agustin, Neli
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12522

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan aspek krusial dalam industri makanan dan minuman, terutama di PT ABC. Salah satu elemen penting dalam pengendalian kualitas adalah label produk, yang berperan penting dalam memberikan informasi kepada konsumen dan mencerminkan standar kualitas perusahaan. Namun, cacat pada label produk dapat terjadi selama proses produksi, yang berdampak negatif terhadap reputasi perusahaan dan kepuasan pelanggan. Metode Six Sigma, menggunakan pendekatan DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control), telah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses produksi dan mengurangi tingkat cacat. PT ABC menghadapi masalah cacat label dengan tingkat cacat 6,34%, sementara targetnya adalah 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat label, mengukur tingkat kecacatan, dan mengembangkan solusi menggunakan Six Sigma. Hasilnya menunjukkan bahwa cacat paling dominan adalah lem tidak rekat (44%) dan sobek (42%). Penyebab cacat dikategorikan dalam empat faktor utama yaitu manusia, material, mesin, dan metode. Penerapan Six Sigma berhasil mengidentifikasi dan mengurangi penyebab cacat, dengan DPMO produk sebesar 3945.707 dan nilai sigma 4,1567. Perbaikan meliputi pemasangan tape pada railing conveyor dan langkah-langkah kontrol lainnya. Implementasi Six Sigma diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi tingkat cacat, dan meningkatkan kepuasan pelanggan

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue