cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
PERENCANAAN PENGENDALIAN RISIKO BAHAYA PADA AKTIVITAS KERJA WATER TREATMENT PLANT MENGGUNAKAN BOW TIE ANALYSIS Fathovani, Katon Bagas; Supriyadi, Supriyadi; Nalhadi, Ahmad
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.10711

Abstract

Aktivitas pekerjaan pada water treatment plant demineralisasi mempunyai risiko yang besar karena wajib menggunakan alat pelindung diri yang lengkap dan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian risiko dan memberikan rekomendasi pencegahan pada pekerjaan di area water treatment plant demineralisasi. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment dan Bow Tie Analysis untuk mendapatkan analisa penyebab dan konsekuensi dari pekerjaan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan 2 kegiatan dalam kategori sedang, 4 kegiatan dalam kategori berat dan 2 kegiatan termasuk tingkat yang tidak dapat diterima. Pengendalian bahaya yang dapat dilakukan dengan melakukan pekerjaan sesuai dengan SOP yang berlaku, penerbitan SIKA (surat ijin kerja aman) dan formulir JSA (Job safety analysis) untuk memastikan pekerjaan sudah dalam kondisi aman serta perlu melakukan pengawasan terhadap pemakaian APD (Safety glass, safety helm, safety gloves, masker,ear plug, safety shoes). Pengendalian juga dapat dilakukan dengan cara perencanaan pemeliharaan dan penggantian peralatan kerja sesuai dengan umur pemakaian, dan perencanaan pembersihan secara rutin agar tidak menimbulkan bahaya yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan langkah terstruktur dalam identifikasi risiko sehingga dapat memberikan rekomendasi pencegahan risiko yang lebih relevan
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN DOSEN PEMBIMBING TUGAS AKHIR DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Suahati, Ajrina Febri; Nurrahman, Ahmad Arif; Sari, Aurellya Fadhilla Tunjung; Alamiyah, Resda; Santoso, Herdiesel
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.10813

Abstract

Sistem pemilihan yang melibatkan berbagai kriteria yang komplek dan menghasilkan rekomendasi keputusan, dapat dibangun melalui SPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna mendukung proses pemilihan dosen pembimbing Tugas Akhir (TA). Lokasi penelitian di Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Bandung (Unisba). Hasil rancangan SPK akan memberikan rekomendasi dari beberapa pilihan alternatif berdasarkan 5 kriteria, yakni jumlah bimbingan, jumlah publikasi dosen (skor Sinta), jabatan fungsional akademik, level rumpun ilmu, dan level kooperatif. Metode SAW akan digunakan untuk memberikan bobot angka pada setiap kriteria dan sub kriteria yang berkontribusi dalam pemilihan dosen pembimbing. Hasil rancangan SPK merupakan sistem informasi yang bisa diakses melalui website. Tahapan penelitian ini sampai dengan pengujian (testing). User yang terlibat dalam memberikan bobot adalah tim TA (dosen) dan mahasiswa, dimana sistem dapat mencetak hasil rekomendasi dosen pembimbing berdasarkan nilai tertinggi. SPK dapat membantu mengurangi subjektivitas dalam proses pemilihan dan meningkatkan akurasi dalam memilih dosen pembimbing yang paling sesuai berdasarkan kriteria dan sub-kriteria yang telah ditentukan
MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PRODUK PAKAN TERNAK DENGAN METODE LOT SIZING EOQ DAN POQ: STUDI KASUS: PT XYZ Putri Adetya, Natasha; Maulin Masyito Putri; Prita Meilanitasari; Sekarsari Utami Wijaya
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11062

Abstract

Permasalahan di PT XYZ saat ini ada pada produksi pakan, dikarenakan kebutuhan pakan periode berikutnya tidak dapat diprediksi. Setiap hari meskipun tidak ada permintaan, proses peroduksi tetap terjadi. Hal itu mengakibatkan stok di gudang pakan ternak menumpuk. Selain gudang pakan, gudang bahan baku juga mengalami masalah seperti gudang pakan ternak karena kesalahan dalam pengendalian persediaan. Dalam proses persediaan, pihak gudang sering kebingungan saat harus meletakkan barang mereka karena tidak ada ruang kosong. Akibatnya, mereka harus membuat stapel bahan baku untuk meletakkan semua barang yang datang. Dari permasalahan yang ada tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat meramalkan permintaan 5 jenis pakan untuk periode kedepan dengan tiga metode forecast Exponential Smoothing, dan didapatkan hasil untuk 5 jenis pakan, SB 12 metode terbaik yang digunakan adalah DES, untuk pakan jenis BR 1, SB 11, dan KLK 36 dengan SES dan untuk BR 2 dengan TES. Dan untuk melakukan pengendalian persediaan bahan baku dilakukan dengan menggunakan metode MRP lot sizing EOQ dan POQ dengan skenario yang telah dibuat, dan didapatkan hasil apabila perusahaan menggunakan skenario TIC 1, perusahaan akan mengeluarkan biaya sebesar Rp24,295,061,491 dan penghematan yang dilakukan perusahaan adalah sebesar 76.7%.
ANALISIS RISIKO KECELAKAN KERJA DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS PADA PROYEK KONSTRUKSI DI CV. XYZ Budiharjo, Budiharjo
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11170

Abstract

Setiap aktivitas kerja pada proyek konstruksi berisiko membahayakan keselamatan dan kesehatan kerja. Kecelakaan kerja merupakan kejadian di tempat kerja yang tak diharapkan dan menyebabkan gangguan kesehatan, serta menimbulkan kerugian bagi pekerja dan perusahaan. Kecelakaan kerja disebabkan oleh pekerja, peralatan, metode, maupun lingkungannya. Penelitian ini dilakukan pada proyek konstruksi PT. XYZ bertujuan mengetahui potensi bahaya kerja pada proyek konstruksi dan penyebabnya, serta cara pengendalian risiko guna mengurangi kecelakaan kerja, menggunakan metode job safety analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas kerja yang sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja adalah pengelasan struktur rangka baja, bongkar/pasang scaffolding, dan pemasangan atap. Rating risiko tertinggi adalah 16 pada bongkar/pasang scaffolding. Usulan pengendalian risiko agar pekerja selalu menggunakan APD dan mengikuti SOP, serta penempatan petugas safety untuk mengawasi keselamatan setiap pekerjaan. Perusahaan perlu menjalin hubungan baik dengan masyarakat dan bekerjasama dengan aparat keamanan setempat agar tercipta kondisi keamanan yang kondusif sehingga tercipta suasana kerja yang aman dan nyaman
IDENTIFIKASI ISO 45001:2018 DENGAN PENDEKATAN GAP ANALYSIS DAN PDCA DI RS RAAMX Wahyudi, Rizqi; Mardiyah, Reza Annisa Aina’il; Nugraha, Andhyka Tyaz
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11171

Abstract

RS RAAMX adalah salah satu rumah sakit swasta yang masih terdapat beberapa masalah KAK dan PAK dalam waktu beberapa tahun ini. Berdasarkan masalah KAK dan PAK yang ada tersebut, RS perlu mengevaluasi dan melaksanakan SMK3 berdasarkan standar yang ada, diantaranya menekankan pada ISO 45001:2018. ISO 45001:2018 adalah Standar Internasional yang didalamnya memiliki elemen-elemen penilaian pada SMK3. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa besar kesenjangan yang ada antara ISO 45001:2018 dan penerapan SMK3 yang sudah dilakukan dan diterapkan pada RS RAAMX dengan menggunakan pendekatan Gap Analysis. Pendekatan Gap Analysis dinilai efektif melalui observasi yang dibuat secara terstruktur dan menghasilkan saran perbaikan yang sesuai. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan dengan perhitungan Gap Analysis didapatkan nilai sebesar 6%. Nilai yang dihasilkan dari perhitungan menunjukan seberapa besar kesiapan RS RAAMX dalam penerapan dan implementasi ISO 45001:2018. RS RAAMX juga harus melakukan beberapa perbaikan berkelanjutan khususnya pada klausul 4.4, klausul 7.2, klausul 7.3, klausul 7.5.2, klausul 8.1.2, klausul 8.3, dan klausul 9.1.2
ANALISA PENERAPAN SMK3 (SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA LAMONGAN Firia Ferlania, Dianda Aryntya; Ardlianti, Rana Atikah; Adelina Zian Andriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11176

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang saat ini banyak ditemukan proyek konstruksi. Salah satu daerah yang banyak ditemukan proyek konstruksi adalah kota Lamongan. Berdasarkan ILO (International Labour Organization) setiap hari selalu ada kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban luka ataupun meninggal dunia. Untuk meminimalkan bahkan menghilangkan terjadinya kecelakaan kerja dapat diterapkan SMK3. Langkah – langkah dalam SMK3 yaitu identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. SMK3 tidak boleh di sepelekan dalam sebuah pekerjaan proyek konstruksi, hal ini dikarenakan pekerjaan proyek konstruksi erat hubungannya dengan nyawa manusia, baik yang berada dalam proyek maupun di sekitar proyek. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa ada beberapa kegiatan yang memiliki nilai risiko tinggi, diantaranya adalah pekerja yang tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap saat melakukan pekerjaannya, terjadinya tekanan tinggi yang diakibatkan oleh mesin, dan banyak pekerja yang tidak memahami penggunaan alat secara detail.
ANALISIS PENERAPAN ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) DAN THEORY OF CONSTRAINT (TOC) UNTUK PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI DI KONCOVEKSI JOGJA Rubik, Filimon Erno; Rusnita, Edit
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dan Theory of Constraint (TOC) dalam perencanaan kapasitas produksi di perusahaan konveksi Koncoveksi Jogja. Latar belakang penelitian adalah adanya tantangan dalam pengelolaan kapasitas produksi di industri konveksi yang kompetitif saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis RCCP menunjukkan bahwa semua stasiun kerja mengalami kelebihan beban, dengan stasiun kerja merapikan jahitan mencatat kelebihan beban tertinggi sebesar -12%. Analisis TOC mengidentifikasi stasiun kerja merapikan jahitan sebagai bottleneck dalam sistem produksi. Penerapan RCCP dan TOC secara terintegrasi terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kapasitas produksi di Koncoveksi Jogja. Solusi yang paling efektif untuk mengatasi bottleneck pada stasiun kerja merapikan jahitan adalah dengan menambah 3 jam lembur per hari, sehingga total jam kerja menjadi 10 jam per hari.
ANALISIS PENGUKURAN LINE BALANCING PADA PERANCANGAN PRODUK CERMIN MENGGUNAKAN METODE RANKED POSITION WEIGHT DAN MOODIE YOUNG Khafid, Muhammad Khafid Ridwan
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11505

Abstract

Dalam industri manufaktur, efisiensi produksi merupakan kunci untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi biaya. Namun, banyak perusahaan masih mengalami masalah dalam mengoptimalkan proses produksi, terutama dalam hal keseimbangan lintasan. Line balancing adalah proses analisis untuk mengoptimalkan alokasi beban kerja di berbagai stasiun produksi guna mencapai efisiensi maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah stasiun kerja yang optimal, mengurangi waktu menganggur, dan meningkatkan efisiensi produksi. Dengan demikian, perusahaan dapat mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja yang lebih baik dalam proses produksi produk cermin. Metode Ranked Position Weight dan Moodie Young efektif untuk prioritas penilaian dan alokasi sumber daya berdasarkan peringkat dan bobotperhitungan yang dilakukan. Tingkat balance delay pada Ranked Position Weight sebesar 13,85%, sedangkan Moodie Young memiliki balance delay sebesar 13,89%. Ranked Position Weight memiliki smoothness index sebesar 6,49, sementara Moodie Young memiliki smoothness index sebesar 5,83. untuk implementasi lebih lanjut dalam konteks produksi cermin, mempertimbangkan penggunaan Ranked Position Weight untuk mencapai hasil yang optimal dalam line balancing.
Analisis ANALISIS KINERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR BERGANDA DI PT. EFG Fauzi Amin, Moh. Rizha; Fitriani, Risma; Momon, Ade; Nasution, Bakhtiar Alam; Martin, Riky
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) terhadap kinerja karyawan (Y), baik secara simultan maupun parsial. Fokus utama adalah untuk menganalisis seberapa signifikan pengaruh dari masing-masing variabel independent atau variabel X terhadap variabel dependen atau variable Y. Penelitian yang dilakukan pada kali ini menggunakan metode regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menguji hipotesis melalui uji F (simultan) dan uji t (parsial). Uji F dilakukan untuk melihat pengaruh gabungan dari semua variabel independen, sedangkan uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh individual dari masing-masing Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) terhadap kinerja karyawan (Y), Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan angka signifikansi sebesar 4.110. Uji t mengindikasikan bahwa independen Motivasi Merja Kompensasi (X4) berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y), sedangkan beberapa lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang kuat. Nilai signifikansi > 2.262 mengkonfirmasi bahwa pengaruh signifikan dan tidak signifikan terjadi secara parsial pada variabel independen yang diuji. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya analisis simultan variabel-variabel independen dalam mengevaluasi kinerja karyawan. Hasil ini relevan bagi manajer sumber daya manusia dalam pengambilan Keputusan keputusan strategis, terutama dalam merancang kebijakan yang dapat meningkatkan kinerja karyawan pada departemen Human Resources. Secara keseluruhan, penelitian ini memperoleh bahwa variabel independen secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, pengaruh dari masing-masing
USULAN RANCANGAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE CRAFT DAN ALGORITMA IMPROVEMENT 2-OPT & 3-OPT PADA PT XYZ Aliman Nazwa, Rizki; Rochman, Didit Damur
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11536

Abstract

PT XYZ, merupakan produsen pakaian seperti kaos kaki, sarung tangan, inner fashion, dan pakaian dalam, menghadapi permasalahan pada tata letak fasilitas produksi yang tidak efisien. Mesin-mesin produksi ditempatkan secara acak tanpa memperhatikan aliran material yang optimal, mengakibatkan jarak tempuh perpindahan material yakni mencapai 495,15 meter per hari. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan biaya material handling tetapi juga menghambat produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique) serta algoritma improvement 2 OPT dan 3 OPT untuk merancang ulang tata letak fasilitas yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis biaya material handling berdasarkan jarak tempuh material pada tata letak awal, merancang tata letak fasilitas baru yang dapat meminimalkan jarak perpindahan material dan biaya material handling, serta mengevaluasi besaran penghematan yang dicapai melalui penerapan metode yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tempuh perpindahan material berhasil dikurangi dari 495,15 meter menjadi 400,17 meter per hari Selain itu, biaya material handling yang semula Rp125.100,- berhasil diturunkan menjadi Rp101.178,- per hari, sehingga menghasilkan penghematan sebesar 19,12%. Dengan demikian, penerapan metode CRAFT dan algoritma improvement 2 OPT dan 3 OPT terbukti lebih efisien dalam mengurangi biaya dan jarak tempuh material handling, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi operasional di PT XYZ

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue