cover
Contact Name
Ana siti nurmasyithah
Contact Email
anasitinurmasyithah@gmail.com
Phone
+6282366756766
Journal Mail Official
jstr@pnl.ac.id
Editorial Address
Jalan Banda Aceh-Medan Km 280.3 Buketrata Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : http://dx.doi.org/10.30811/jstr
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 318 Documents
MINYAK NILAM Rihayat, Teuku; Putra, Alfian; Elwina, Elwina
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.16

Abstract

Minyak nilam selalu dihasilkan melalui proses distilasi, yang berasal dari tanaman semak yang dikeringkan, Pogostemon cablin Benth., yang termasuk kedalam keluarga Labiatae. Tanaman ini juga disebut sebagai P.patchouli Pellet.var.suavis Hook.F. Tanaman ini terdapat diberbagai belahan dunia, tetapi yang terbanyak terdapat di Indonesia, Malaysia, China dan Brazil. Aroma wangi dari minyak nilam sudah lama dikenal di daerah timur.Minyak Nilam memiliki cita aroma yang kaya akan kayu-kayuan dan hangat, hingga menjadi salah satu jenis tumbuhan minyak atsiri yang sangat diminati di dunia internasional. Dari keselurahan unsur yang membentuk minyak nilam, maka yang paling menghasilkan aroma wangi adalah patchouli alcohol, norpatchoulenol dan nortetrapatchoulol.Kata Kunci : minyak nilam, patchouli alcohol, norpatchoulenol dan nortetrapatchoulol
PEMBUATAN NATA SARI LIDAH BUAYA Fona, Zahra; Fachraniah, Fachraniah; Habibah, Ummi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v4i1.184

Abstract

Nata dapat dibuat dari berbagai bahan, seperti dari air kelapa, dari kedelai, dari nenas, dari tomat, dari kulit semangka, dan lain-lain. Dalam penelitian ini akan dicoba membuat nata dengan sari lidah buaya karena kandungan nutrisi dalam daun lidah buaya dianggap dapat sesuai untuk media pertumbuhan bakteri Acetobakter cylinum, bakteri pembentuk nata. Daun lidah buaya dikupas dan dihaluskan, kemudian ditambahkan air dengan perbandingan 1:0, 1:1, 1:2, dan 1:3, ditambahkan gula 7,5%, pH 4, urea 0,3%, starter 10% Dari hasil penelitian pendahuluan didapat bahwa perbandingan sari daun lidah buaya dengan air 1:2 adalah yang terbaik menghasilkan nata. Konsentrasi ini digunakan pada penelitian lanjutan dengan memvariasikan gula (5; 7,5; dan 10%), pH (3,5; 4; dan 4,5), starter (7,5; 10; dan 15%), serta ragi roti (0,1; 0,2; dan 0,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang terbaik menghasilkan nata adalah konsentrasi gula 7,5%, pH 4, starter 15%, dan ragi roti 0,2% dengan berat nata yang dihasilkan 54,10 g, tebal 2,04 cm, volum 75,42, kadar air 97,80%, dan kadar serat kasar 0,90%. Panelis menyukai nata yang medianya ditambahkan ragi roti 0,1% karena teksturnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lunak. Daun lidah buaya dapat menjadi media alternatif pembuatan nata dengan tekstur dan rasa yang lebih baik serta tanpa rasa getir.Kata Kunci : Nata, Daun lidah buaya, bakteri Acetobakter cylinum, makanan serat, makanan diet rendah kalori.
Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembuatan Kertas Seni Faridah, Faridah; Fuadi, Anwar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.52

Abstract

Kertas seni banyak dibutuhkan oleh masyarakat, kertas seni yang dihasilkan dapat digunakan sebagai kertas undangan, kartu nama, sertifikat, alas piring dan sebagainya. Kertas seni ini berasal dari TKS (Tandan kosong kelapa sawit) yang merupakan limbah padat yang berasal dari proses pengolahan minyak sawit (CPO). Kertas seni ini diolah dengan sangat sederhana, yang merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi limbah padat yang terdapat pada perkebunan sawit. Kertas seni ini diharapkan mampu mengurangi TKS yang dihasilkan dan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi penggangguran.Kata kunci : TKS, kertas seni, serat
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TEBU DALAM PEMBUATAN SILICA GEL Iqbal, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v14i1.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh asam kuat dan asam lemah terhadap karakteristik Silica Gel yang dihasilkan dan pengaruh waktu penyimpanan terhadap rendemen Silica Gel. Bahan baku yang digunakan yaitu abu ampas tebu. Pengarangan ampas tebu dilanjutkan dengan pengabuan ampas tebu pada suhu 700°C. Natrium silikat dibuat dengan melarutkan 50 gram abu ampas tebu menggunakan 1 L NaOH 1 N disertai pengadukan dan pemanasan selama 1 jam. Filtrat (natrium silikat) ditambahkan dengan larutan asam (H2SO4, CH3COOH dan C6H8O7.H2O) dengan konsentrasi 0,8 M hingga mencapai pH 7. Gel yang terbentuk didiamkan dengan variasi waktu yaitu 1, 2 dan 3 hari, kemudian disaring dan dicuci dengan aquades, serta dikeringkan dalam oven dengan suhu 120°C selama 2 jam. Dari hasil penelitian diperoleh rendemen sebesar 8,24 %, kadar air sebesar 2 % dan keasaman sebesar 1,57 % mmol/gr. Berdasarkan karakterisasi dengan spektrofotometri IR, Silica Gel telah berhasil dibuat ditandai dengan munculnya serapan gugus fungsi –OH dan silanol pada panjang gelombang 3.415,93 – 3.464,15 cm-1 dan Si-O-Si pada panjang gelombang 1.132,21 cm-1; 1.153,43. Karakteristik Silica Gel yang dihasilkan hampir sama dengan Silica Gel komersial. Absorptifitas terbaik didapat pada SG 3.H2SO4 dengan daya adsorpsi 7.624 mg/gr dan efisiensi adsorpsi 75,2 %.
PENURUNAN KONSENTRASI LAS DALAM AIR TERKONTAMINASI DETERJEN MENGGUNAKAN REAGEN FENTON Elfiana, Elfiana
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v6i1.92

Abstract

LAS (Linier Alkilbenzen Sulfonat) adalah senyawa organik, merupakan salah satu jenis surfaktan yang digunakan sebagai komponen utama deterjen. Kehadiran LAS dalam badan air adalah sebagai akibat dari aktivitas manusia sehari-hari pengguna deterjen. LAS sulit dibiodegradasi tetapi dapat didegradasi secara kimia menggunakan oksidator Radikal Hidroksil (HO▪). Hidrogen peroksida (H2O2) bersama katalis besi[II], disebut sebagai Reagen Fenton, menjadi sumber yang baik terbentuknya HO▪, dikenal sebagai proses Fenton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi LAS menggunakan Reagen Fenton dengan memvariasikan konsentrasi H2O2, besi[II] dan waktu kontak, dengan sistem batch, limbah artifisial. Konsentrasi H2O2 dipilih berdasarkan perbandingan molar stoikiometri LAS:H2O2 secara teoritis (Xtr), sedangkan konsentrasi besi[II] berdasarkan perbandingan berat Fe[II]:H2O2. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan LAS yang diperoleh mencapai 94,68% pada konsentrasi H2O2=2Xtr dan Fe[II]:H2O2(wt/wt) = 1:5 dengan waktu kontak 180 menit.Kata Kunci: Reagen Fenton, LAS , radikal hidroksil, sistem batch
KAJIAN PENAMBAHAN RAGI ROTI DAN PERBANDINGAN VOLUME STARTER DENGAN SUBSTRAT TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Meilina, Hesti; Asmawati, Asmawati; Moulana, Ryan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v8i1.127

Abstract

Penelitian untuk melihat pengaruh jumlah ragi roti dan perbandingan starter terhadap jumlah dan rendemen mutu virgin coconut oil (VCO) telah dilakukan. Pembuatan starter dilakukan dengan menambahkan ragi roti seberat 3, 5 dan 7 gram ke dalam campuran skim dan air kelapa. Starter dimasukkan ke dalam santan sebagai substrat dengan perbandingan 1:2, 1:4 dan 1:6. Hasil penelitian menunjukkan jumlah ragi roti berpengaruh terhadap bilangan peroksida, bilangan iod, bilangan asam, % free fatty acid (FFA) dan uji organoleptik aroma VCO yang dihasilkan; sedangkan perbandingan substrat tidak berpengaruh terhadap semua analisis VCO yang dilakukan. Interaksi jumlah ragi roti dan perbandingan starter dengan substrat berpengaruh terhadap bilangan asam dan % FFA namun tidak berpengaruh terhadap rendemen, kadar air, bilangan peroksida serta uji organoleptik aroma dan penampakan VCO.Kata Kunci: virgin coconut oil, ragi roti, mutu VCO
PEMBUATAN TIMPHAN INSTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENGERINGAN VAKUM El Husna, Nida; Yunita, Dewi; Juliani, Juliani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v10i1.173

Abstract

Timphan merupakan kue tradisional aceh yang dibuat dari tepung ketan dan dibungkus dengan daun pisang yang memiliki umur simpan rendah (2-3 hari). Pembuatan timphan instan untuk memperpanjang umur simpan serta mempersingkat waktu penyajian timphan dilakukan dengan metode kombinasi antara pembekuan dan pengeringan. Untuk mengetahui pengaruh suhu (50, 60, dan 70oC) dan lama pengeringan (8, 12, dan 16 jam) digunakan metode pengeringan vakum terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik timphan instan. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi suhu dan lama pengeringan menyebabkan kadar air timphan instan sebelum dan setelah rehidrasi semakin rendah dan timphan yang dihasilkan semakin keras. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi suhu pengeringan 50oC dan lama pengeringan 8 jam.Kata kunci : rehidrasi, timphan instan, pengeringan vakum
SINTESA KOAGULAN PAC (POLI ALUMINIUM KLORIDA) DARI LIMBAH PADAT LOGAM ALUMINIUM Zaini, Halim
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v4i2.42

Abstract

Logam non ferro aluminium berguna untuk peralatan rumah tangga, perkantoran seperti untuk lemari, rak piring, rangka kusen, rangka pintu, antena parabola, dan bidang kontruksi lainnya. Pada proses pembuatan peralatan atau konstruksi menghasilkan limbah padat logam aluminium. Bahan limbah padat ini dapat dibuat sebagai bahan baku sintesa koagulan PAC yang berfungsi sebagai bahan penggumpal atau pengendap zat padat tersuspensi atau terlarut pada pengolahan dan penjernihan air. Hasil penelitian menunjukkan sintesa koagulan dari limbah logam aluminium dapat berlangsung pada temperatur tetap 60oC, konsentrasi HCl 0,5 N sampai dengan 1,5 N dan selang waktu proses 1 jam sampai dengan 5 jam.Kata Kunci: Limbah padat logam aluminium, koagulan PAC.
PENGGUNAAN KATALIS HETEROGEN UNTUK PRODUKSI BIODISEL Eka Kurniasih
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v15i1.522

Abstract

Biodiesel biasanya produksi dengan menggunakan katalis homogen. Katalishomongen mempunyai kelemahan yaitu menghasilkan produk samping berupasabun. Karena adanya kelemahan pada katalis homogen, maka sekarang mulaidikembangkan pengganti katalis homogen dengan menggunakan katalisheterogen. Kelebihan katalis heterogen yaitu mudah dipisahkan di akhir proses.Peada penelitian ini digunakan katalis heterogen H-zeolit untuk mengatasimasalah yang timbul karena penggunaan katalis homogen dalam produksibiodiesel. Katalis H-zeolit disintesa dari zeolit alam Ujong Pancu melaluiproses aktivasi, impregnasi KI/KIO3 dengan menvariasikan konsentrasi larutanimpregnator 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan proses kalsinasi. Penelitianbertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi katalis zeolit dengan impregnasiKI/KIO3 terhadap kandungan ester, densitas. Hasil analisa kandungan estermenggunakan Gas Chromatografi (GC) menunjukkan konversi metil ester yangterbaik terdapat pada produk biodiesel yang menggunakan katalis H-Zeolitimpregnasi KIO3 dengan konsentrasi 12,5% memperoleh kandungan ester63,51 %. Dari analisa densitas diperoleh 0,88142 g/cm3 yaitu berada padarentang yang telah ditetapkan oleh syarat mutu biodiesel 7182:2015, yaitu0,850-0,890 g/m3. Nilai viskositas yaitu 3,5 Cp dan nilai flash point yaitu 97°C
PENGOLAHAN DAN SIFAT MEKANIK KARET ALAM –LEMPUNG NANO KOMPOSIT Nahar, Nahar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v5i1.80

Abstract

Pengolahan dan sifat mekanik karet alam dengan penambahan lempung nanokomposit pada konsentrasi berbeda yaitu 1, 3, dan 5 % berat   sudah berhasil diteliti. Pada percobaan ini pengujian dilakukan dengan X-Ray diffractometry (X-RD) untuk analisa morphologi dan Instron untuk analisa uji tarik. Penambahan  lempung  nanokomposit  ke  dalam  matrik  polimer  adalah  untuk  meningkatkan  sifat mekanik dan fisik dari material asli dan juga untuk menghasilkan suatu produk polimer yang lebih murah. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan yang drastis terhadap basal spacing dari matrik polimer dan  menunjukkan intercalasi di  antara polimer dengan pengisinya. Uji  tarik juga menunjukkan peningkatan kekuatan tarik yang sangat menakjubkan, yaitu 14,983 MPa pada karet alam menjadi 40,178 MPa pada karet alam-lempung nanokomposit 5% berat.Kata kunci: Karet alam, lempung nanokomposit, sifat mekanik.

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 01 (2025): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 02 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 22, No 01 (2024): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 02 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 21, No 01 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 20, No 02 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 20, No 01 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 19, No 01 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 02 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 18, No 01 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 17, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue