cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
KORELASI KECEMASAN DENGAN JENIS TENSION TYPE HEADACHE PADA MAHASISWA KEDOKTERAN ANGKATAN 2019 DI UNIVERSITAS ANDALAS Dian Pertiwi Alty; Restu Susanti; Nita Afriani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.766

Abstract

Tension type headache is the most common primary headache. Tension type headache can be triggered by anxiety. Anxiety often occurs in medical students, especially in new students. The aim of this  study was to determine the correlation between anxiety and tension-type headache among medical students batch 2019 in Andalas University. This was an analytic study using cross-sectional design. Sampling was done by stratified random sampling technique and we obtained sample from 79 respondents. Headache diagnosis was based on the consensus of PERDOSSI 2018 which in accordance with International Classification of Headache Disorder 3rd Edition (Beta version). Anxiety was diagnosed by using Hamilton Rating Scale for Anxiety questionnaire that had been validated. The correlation between variabels was analyzed using Spearman Rho test. The results of univariate analysis showed that the majority of respondent were women (69,6%). The most common anxiety category was mild anxiety (57%). The most common tension-type headache type was infrequent type (62%). The results of bivariate analysis showed 8 sample (34,8%) which experienced moderate-severe anxiety had infrequent tension-type  headache and 41 samples (73,2 %) which experienced mild anxiety also had infrequent tension type headache. This study showed that anxiety was positively correlated with tension-type headache (r=0,327 p=0.003)
HUBUNGAN KEAKRABAN ORANGTUA DAN BULLYING DENGAN DEPRESI PADA REMAJA KOTA BUKITTINGGI Rahmi Sari Kasome
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keakraban orangtua dan bullying dengan kejadian depresi pada remaja di kota bukittinggi. Sampel penelitian adalah siswa SMA di kota Bukittinggi yang berjumlah sebanyak 248 orang. Penelitian dilakukan pada enam SMA di kota Bukittinggi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Variable bebas dalam penelitian ini adalah keakraban orangtua, bullying. Dan variable terikat adalah depresi. Analisis data meliputi univariat, bivariate menggunakan chi-square. Untuk mengetahui kekuatan antara hubungan variable bebas dan variable terikat menggunakan Odd ratio.  Hasil analisis bivariate menunjukan terdapat hubungan bermakna antara variable keakraban orangtua dan depresi dengan nilai p=0,000 dan OR 10,308. Terdapat hubungan yang bermakna antara variable bullying dengan depresi dengan nilai p=0,000 dan OR3,445. Hal ini berarti bahwa remaja yang tidak akrab dengan orangtuanya memiliki peluang 10 lebih besar mengalami depresi. Begitu juga dengan remaja yang mengalami bullying berpeluang lebih 3 kali lebih besar mengalami depresi. Kejadian depresi pada remaja dikota bukittinggi berkaitan errata dengan factor keakraban orangtua dan bullying. Oleh sebab itu diharapkan kepada remaja agar dapar menjalin komunikasi yang baik dengan orangtua dan sekolah dapat berperan aktif agar siswa dapat terhindar dari bullying dan dampak buruknya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT PARKINSON DI KOTA PADANG Reno Bestari; Yuliarni Syafrita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.655

Abstract

Depresi merupakan gejala non-motor terbanyak pada pasien Parkinson yang sangat mempengaruhi kualitas hidup, namun pada praktek klinis sering terabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat angka kejadian depresi dan faktor apa saja yang berhubungan dengan depresi pada pasien penyakit Parkinson dengan menggunakan Montgomery Asberg Depression Rating Scale (MADRS). Desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian dilakukan pada pasien penyakit Parkinson yang berobat ke Poliklinik RS Dr. M. Djamil dan beberapa rumah sakit di Kota Padang. Didapatkan 62 pasien penyakit Parkinson (56,5% laki-laki) dengan rentang usia 35-78 tahun. Berdasarkan kuisioner MADRS didapatkan 34 pasien (54,8%) mengalami depresi, dimana 24 pasien depresi ringan (71%) dan 10 pasien depresi sedang (29%). Depresi pada pasien penyakit Parkinson cukup tinggi, dimana lebih setengah dari pasien penyakit Parkinson dalam penelitian ini mengalami depresi.   
HUBUNGAN AKREDITASI PUSKESMAS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KABUPATEN BANYUMAS Eka Nofia Ningrum; Etlida wati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.755

Abstract

Community Health Center (Puskesmas) must be periodically accredited at least once in three years. Accreditation status of Community Health Center (Puskesmas) can be affected by the availability and the completeness of health supply, facilities and infrastructure that support the health service itself. The purpose of this research to find out the correlation between the accreditation status of Community Health Center and the satisfaction of patients visiting Community Health Center in Banyumas Regency.The research method used this was a quantitative research that used analytical survey design with cross sectional method. implemented at 4 Community Health Centers with different accreditation The cluster sampling technique used purposive sampling while the data were collected using questionnaire, and analyzed using Chi square test. Research result There were 61 respondents at the age of 17-25, 135 respondents were female, 116 respondents were SMA/SMK/MAN graduates, and 99 respondents were self employed. The result of chi-square test was p-value0.023 ( 0.05). Conclusion there was correlation between the accreditation status of Community Health Center and the satisfaction of patients visiting Community Health Center in Banyumas Regency.
PEMERIKSAAN FUNGSI ENDOTEL PADA PENYAKIT KARDIOVASKULAR Adhi Kurniawan; Mefri Yanni
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.817

Abstract

Cardiovascular risk factors have been known to play a role in vascular endothelial damage. Endothelial damage can cause a condition called endothelial dysfunction. Endothelial dysfunction  is the initial process of various cardiovascular problems such as coronary heart disease, stroke, peripheral artery disease, and  others. Early stage endothelial damage can actually be detected, but often patients present at the stage of cardiovascular problems. Various examinations of endothelial function start from invasive, non invasive, until biomarkers marking the occurrence of dysfunction can be done. So that we can prevent or reduce the occurrence of further damage
ANALISIS FAKTOR PELAKSANAAN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI RSUD KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2019 Trinanda Wahyuni; Evi Hasnita; Adriani Suwito
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.700

Abstract

Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan upaya kegiatan untuk meminimalkan atau mencegah terjadinya infeksi pada pasien, petugas, pengunjung dan masyarakat sekitar. Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Kota Padang Panjang dengan nilai di bawah 80, pelaksanaan program sudah berjalan tapi belum optimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian mixed methods dengan desain explanatory sequential dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu bulan Desember 2019 – Februari 2020. Data diolah kemudian dianalisis sampai tahap multivariate dengan uji statistik Chi_Square.Hasil penelitian di RSUD Kota Padang Panjang dari analisis univariat diketahui pelaksanaan PPI  sebesar 62.3%. Analisis bivariat diketahui pengaruh variabel kebersihan tangan (pv=0.000, OR=13,694), penggunaan APD (pv=0. 001, OR=3,49), pengendalian lingkungan (pv=0. 008, OR=2,683), pelaksanaan pengelolaan limbah (pv=0. 000, OR=9,106), dan pelaksanaan penatalaksanaan linen (pv=0. 005, OR=2,762) dengan Pelaksanaan PPI di RSUD Kota Padang Panjang. Dan analisis multivariat didapatkan variabel kebersihan tangan paling mempengaruhi Pelaksanaan PPI di RSUD Kota Padang PanjangDapat disimpulkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan tangan adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap pelaksanaan PPI. Diperlukan adanya pengawasan dalam setiap tindakan yang dilakukan petugas serta diberlakukannya sistem reward dan punishment.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN JENIS NYERI KEPALA PRIMER PADA SISWA-SISWI SMA NEGERI 1 PADANG Priyanka Prima Putri; Restu Susanti; Gusti Revilla
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 2 (2020): Human Care Journal Special Edition
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i2.789

Abstract

AbstractPrimary headache is the most common complaint found in adolescents. Primary headache can be triggered by several factors, one of them is bad sleep quality. Both are the most experienced problems in adolescents which can decrease  academic and non-academic productivity in schools. The aim of this study was to detemine the association between sleep quality and primary headache in students of SMA Negeri 1 Padang. This study was analytic study with cross sectional design. The sampling was done by purposive sampling technique and obtained 90 sampels. The diagnosis of primary headache was based on the headahe consensus of PERDOSSI 2018 which was corresponding with 3rd Edition of International Classification of Headache Disorder (Beta version). The data of sleep quality was collected by using The Pittsburgh Sleep Quality Index questionnaire. The data was analyzed by using Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents were women (70%). The most common sleep quality was poor (67,8%). The most common type of headache was tension-type headache (78,9%). There was a significant relationship between sleep quality and the type of primary headache, which is tension type headache with moderate correlation (p <0.001 and r = 0.454) and migraine with low correlation (p=0,022 and r=0,311). It can be concluded from this study that bad sleep quality will increase the probability of suffering primary headacheKeywords: Sleep quality, primary headache, adolescents AbstrakNyeri kepala primer merupakan keluhan yang sering dijumpai pada remaja. Nyeri kepala primer dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kualitas tidur yang buruk. Keduanya merupakan masalah yang sering dialami remaja yang dapat menurunkan produktivitas akademik dan non-akademik di sekolah. Tujuan dari penelitian  ini  adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan nyeri kepala primer pada siswa-siswi SMA Negeri 1 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan  teknik purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 90 sampel. Diagnosis nyeri kepala primer berdasarkan konsensus nyeri kepala PERDOSSI tahun 2018 yang sesuai dengan International Classification of Headache Disorder Edisi 3 (versi beta). Data kualitas tidur dikumpulkan menggunakan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah perempuan (70%). Kualitas tidur terbanyak yaitu buruk (67,8%). Jenis nyeri kepala primer terbanyak adalah nyeri kepala tipe tegang (78,9%). Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan jenis nyeri kepala primer yaitu nyeri kepala tipe tegang dengan korelasi sedang (p<0,001 dan r= 0,454) dan migrain dengan korelasi lemah (p=0,022 dan r=0,311). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas tidur buruk akan meningkatkan kemungkinan mengalami nyeri kepala primer.Kata kunci: Kualitas tidur, nyeri kepala primer, remaja
PERBEDAAN JUMLAH ANGKA KUMAN UDARA BERDASARKAN HARI DALAM RUANGAN DI PUSKESMAS GUGUK PANJANG Fitria Fatma; Rizki Ramadhani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.828

Abstract

Penularan angka kuman di udara yang terdapat di Puskesmas Guguk Panjang adalah penyakit ISPA sebesar 6327 tahun 2016 dan 5987 tahun 2017, dan 4549 tahun 2018, sedangkan penyakit TB sebesar 399 tahun 2016, 431 tahun 2017 dan 585 tahun 2018. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan jumlah angka kuman udara berdasarkan hari dalam ruangan di Puskesmas Guguk Panjang. Metode penelitian Eksperimen dengan Pre-Eksperimen design, jenis penelitian The One Shot Case Study. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2019. Populasi seluruh jumlah angka kuman udara yang terdapat pada setiap ruangan di Puskesmas Guguk Panjang. Sampel penelitian adalah seluruh jumlah angka kuman udara pada ruang tunggu I dan II di Puskesmas Guguk Panjang. Hasil penelitian diperoleh jumlah angka kuman udara hari rabu di ruang tunggu I yaitu 2.525,38 CFU/m3, di ruang tunggu II yaitu 3.099,33 CFU/m3. Hari jumat di ruang tunggu I yaitu 856,51 CFU/m3, di ruang tunggu II yaitu 2.075,05 CFU/m3. Hari selasa di ruang tunggu I yaitu 697,57 CFU/m3, di ruang tunggu II yaitu 1739,51 CFU/m3. Hari kamis di ruang tunggu I yaitu 520,97 CFU/m3, di ruang tunggu II yaitu 582,78 CFU/m3. Terdapat perbedaan yang signifikan jumlah angka kuman udara berdasarkan hari dalam ruangan di Puskesmas Guguk Panjang. 
HUBUNGAN KADAR KALSIUM DALAM PASI DARI ASUPAN BAYI DENGAN PANJANG BADAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG 2017 Chyka Febria
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.823

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama yang terjadi pada Negara-Negara berkembang. UNICEF (2009) mengemukakan sekitar 80% anak stunting terdapat di 24 negara berkembang di Asia dan Afrika. Indonesia merupakan Negara urutan kelima yang memiliki prevalensi anak stunting tertinggi setelah India, China, Nigeria dan Pakistan. Saat ini, prevalensi anak stunting di bawah 5 tahun di Asia Selatan sekitar 38% (UNICEF, 2014). Di Sumatera Barat pada tahun 2013 prevalensi stunting sebesar 29,3% (DinKes Sumbar, 2014). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumatera Barat tahun 2015, prevalensi stunting di Kota Padang tahun 2015 sebesar 15%. Dari survei awal yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang, dari 10 bayi diukur panjang badannya didapatkan 4 bayi yang mengalami stunting, sedangkan prevalensi pemberian ASI ekslusif di wilayah tersebut cukup tinggi yaitu 54,66%. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kalsium dalam PASI dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Waktu penelitian telah dimulai dari bulan januari 2017 sampai Agustus 2017. Desain penelitian yang digunakan “ Cross Sectional” dengan jumlah sampel 83 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi pearson. Pemeriksaan kadar kalsium dalam PASI dari makanan yang dimakan sehari-hari (PASI) dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa rata-rata kadar kalsium dalam tubuh bayi usia 6-12 bulan adalah 125,4 mg/100 ml ± 29,12, rata-rata panjang badan bayi usia 6-12 bulan adalah 68,20 cm ± 2,371. Pada uji korelasi, didapatkan korelasi lemah antara kadar kalsium dalam PASI  dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan (r=0,045). Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa belum ditemukan korelasi  antara kadar kalsium dalam PASI dalam intake bayi dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan. 
PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA.L) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PENDERITA ANEMIA REMAJA PUTRI Pagdya Haninda Nusantri Rusdi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 3 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i3.806

Abstract

Anemia adalah kadar hemoglobin didalam sel darah merah dibawah kategori normal. Mengkonsumsi makanan yang tinggi zat besi dan makanan yang dapat membantu proses penyerapannya diharapkan dapat meningkatkan kadar hemoglobin remaja. Tujuan penelitian  untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah (psidium guajava. L) terhadap kadar hemoglobin penderita anemia remaja putri. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Tri Murni Kota Padang Panjang. Desain penelitian quasi eksperiment, sampel 34 orang remaja anemia dengan metode simple random sampling. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok perlakuan diberikan 100 gr jambu biji merah yang diolah menjadi jus selama 7 hari. Analisis data menggunakan uji statistik t-dependent dengan derajat kemaknaan α=0,05. Rata-rata kadar Hb petest 10,26 gr% (kontrol) dan 10,50 gr% (intervensi). Rata-rata kadar Hb postest 10,98 gr% (kontrol) dan 12,48 gr% (intervensi). Selisih rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan jus jambu biji merah yaitu 0, 72 gr% (kontrol) dan 1,98 gr% (intervensi). Hasil uji statistik didapatkan ada pegaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap kadar hemoglobin penderita anemia remaja putri dimana nilai p value = <0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus jambu biji merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin penderita anemia remaja putri. Dianjurkan setiap hari mengkonsumsi makanan yang tinggi zat besi dengan jus jambu biji merah secara teratur.