cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 453 Documents
Analisis kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun: tinjauan literatur terarah dalam perspektif IPS Anak Agung Istri Oka Pradnyani; Ketut Susiani; I Nyoman Krisna Dwipayana Mangun; Maria Fitriani Watu; Gede Mahesa Putra
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027011jpgi0005

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong anak semakin dekat dengan media sosial, tetapi penggunaan yang intensif tanpa pendampingan memunculkan risiko psikologis, sosial, akademik, dan keamanan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun serta menilai relevansinya dengan perlindungan anak dalam perspektif Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokusnya adalah tinjauan literatur terarah. Tujuannya untuk melihat bagaimana kebijakan tersebut bekerja. Data diperoleh dari 16 dokumen yang terdiri atas artikel jurnal, laporan resmi, dan dokumen regulasi tahun 2020-2026 yang relevan dengan media sosial, perlindungan anak, literasi digital, cyberbullying, kesehatan mental, dan kebijakan pembatasan usia. Data dianalisis melalui reduksi, pengkodean tematik, perbandingan antarsumber, dan penarikan simpulan berbasis tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembatasan usia tidak cukup apabila berdiri sendiri. Kebijakan tersebut perlu disertai literasi digital keluarga dan sekolah, perlindungan data pribadi anak, mekanisme verifikasi usia yang proporsional, serta akuntabilitas platform digital. Kajian ini menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi pemerintah, orang tua, sekolah, dan penyelenggara platform agar hak anak untuk aman, belajar, dan berekspresi tetap terjaga.
Pengelolaan sampah dalam mendukung pariwisata berkelanjutan: kajian pada destinasi wisata I Putu Kristian Yadnya Permana; Ni Kadek Mia Wulandari; Ni Komang Deviasrini; Ketut Susiani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027040jpgi0005

Abstract

Waste management has become one of the main challenges in achieving sustainable tourism, especially in destinations that heavily depend on environmental quality such as Bali. The increase in population, economic activities, and tourist arrivals has led to a growing volume of waste in Bali, while waste management capacity has not yet been fully optimized. This condition has affected environmental quality, reduced tourist comfort, and weakened Bali’s image as a leading tourist destination. This study aims to analyze the impact of waste problems on the sustainability of tourism in Bali, identify the factors causing high waste generation in tourism areas, and examine waste management efforts that can be carried out by various stakeholders. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques through literature review and limited field observation. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that waste problems in Bali not only damage environmental quality, particularly in coastal areas and tourist destinations, but also affect destination attractiveness, tourist comfort, and the economic sustainability of tourism. The high volume of waste is influenced by household activities, the growth of the tourism industry, the use of single-use plastics, and the low awareness of some communities and tourists regarding waste management. Therefore, integrated waste management through stronger government policies, the implementation of 3R principles (reduce, reuse, recycle), the use of waste processing technology, and active collaboration among government, communities, tourism industry actors, and tourists is an essential prerequisite for supporting sustainable tourism in Bali
Relevansi pendidikan progresivisme sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif pada era digitalisasi pendidikan: systematic literature review Sefira Putri Salsabila; Risalatul Muawanah; Nurul Hikmah; Muhlisin Muhlisin
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027054jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pendidikan progresivisme sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif pada era digitalisasi pendidikan, bentuk implementasinya, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik content analysis terhadap 45 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2025 dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan melalui proses pengkodean, kategorisasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progresivisme tetap relevan sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif melalui lima tema utama, yaitu student-centered learning, experiential learning, teacher as facilitator, critical thinking and problem solving, dan character development. Implementasi progresivisme pada era digital diwujudkan melalui Project Based Learning, Problem Based Learning, blended learning, serta pemanfaatan platform digital yang mendukung pembelajaran partisipatif. Selain itu, ditemukan enam tantangan utama, yaitu kesenjangan infrastruktur digital, kompetensi dan literasi digital guru, perubahan paradigma pembelajaran, kesiapan peserta didik, aspek humanistik pembelajaran, serta dukungan institusi dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa progresivisme tetap relevan dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun implementasinya memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kompetensi digital pendidik, dan kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan.
Quality of work life and job satisfaction of LPTK employees in pekanbaru: a comparative study Fitri Eliya; Feri Aulia Ur Rahman; Eli Sabrifha
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027083jpgi0005

Abstract

Quality of Work Life and Job Satisfaction of employees are two important interrelated aspects of the workplace. This study was conducted to determine the differences in Quality of Work Life and Job Satisfaction of Employees Working at Pekanbaru's LPTK (Teaching and Training Institutions). The study population was employees or educational staff working at the LPTK of Riau University and Sultan Syarif Kasim State Islamic University of Riau. The research approach used a comparative quantitative approach, involving 76 respondents. The data collection technique used a Likert scale. The collected data were analyzed using an Independent Sample t-test. The results show differences in the levels of Quality of Work Life and Job Satisfaction between LPTK employees working under the auspices of the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology and LPTK employees working under the auspices of the Ministry of Religious Affairs, specifically regarding their status and personnel system. Overall, both Quality of Work Life and Job Satisfaction in both groups were still in the moderate category. These results indicate the need for improvements to the system and welfare of non-civil servant employees to make them more proportional and performance-based.
Menuju kemandirian hukum: sejarah dan transformasi KUHP baru indonesia Abdul Thalib Abdul Thalib; Feri Aulia Ur Rahman
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027091jpgi0005

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah keberlakuan hukum pidana kolonial di Indonesia, menganalisis proses reformasi hukum pidana yang berlangsung sejak masa kemerdekaan, serta menjelaskan transformasi yang terjadi hingga lahirnya KUHP Nasional sebagai wujud kemandirian hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan sejarah (historical approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Data diperoleh melalui studi literatur terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan dengan pembaruan hukum pidana nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WvS-NI memiliki karakter yang dipengaruhi oleh kepentingan politik hukum kolonial, paradigma pemidanaan yang berorientasi pada pembalasan (retributive justice), serta keterbatasan dalam mengakomodasi nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia. Proses reformasi hukum pidana berlangsung dalam waktu yang panjang karena kompleksitas kodifikasi hukum pidana, perdebatan akademik, integrasi berbagai nilai sosial, budaya, agama, dan hak asasi manusia, serta dinamika politik hukum nasional. Pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP menandai transformasi penting melalui penguatan pendekatan restorative justice, diversifikasi sanksi pidana, semangat dekolonisasi hukum, dan perlindungan hak asasi manusia. Dengan demikian, KUHP Nasional menjadi simbol kemandirian hukum Indonesia dalam membangun sistem hukum pidana yang lebih sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan masyarakat modern.
Pengembangan media flashcard augmented reality berbasis problem based learning materi rantai makanan untuk meningkatkan critical thinking siswa sekolah dasar Nadia Diaz Ananta; Mohamad Fatih; Ragil Tri Oktaviani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027095jpgi0005

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih didominasi dengan media konvesional yang monoton dan verbal, sehingga kurang melibatkan keaktifan siswa, hal ini berdampak pada rendahnya kemampuan critical thinking. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh langkah sesuai dengan kebutuhan peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media flashcard berbantuan augmented reality yang diitegrasikan dengan model PBL untuk meningkatkan kemampuan critical thinking siswa kelas V di UPT SD Negeri 01 Kademangan Blitar. Media ini dirancang dengan cara yang menarik, efektif, dan efisien. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket dan tes. Pada teknik observasi dan wawancara bertujuan untuk memperoleh informasi awal, sedangkan angket digunakan untuk mengetahui hasil uji dari validator dan tes digunakan untuk mengetahui apakah terjadi perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada hasil validasi dan uji coba ahli menunjukkan bahwa media layak digunakan. Terbukti bahwa media ini dapat membantu dalam meningkatkan critical thinking siswa dalam memahami materi rantai makanan.
The effect of interval training on the anaerobic endurance capacity of a high school futsal team Razandra Zhafran; Alex Aldha Yudi; Ikhwanul Arifan; Bram Sujadesman
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027111jpgi0005

Abstract

The initial round of observations and the Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST) have shown that members of the SMA Negeri 4 Batam futsal team have a low level of anaerobic endurance. Most players fall into the moderate category, which means their ability to keep up the intensity of performance in the second half of the games is compromised. Futsal, being a high-intensity intermittent sport, depends a lot on the anaerobic energy system, so without a good training method, it is quite a challenge to raise the players' anaerobic capacity. On the other hand, this study was developed to find out whether interval training works in boosting anaerobic endurance of the SMA Negeri 4 Batam futsal team. Experimental research was conducted quasi-experimentally. Anaerobic endurance was tested by RAST. Treatment was interval training program for 16 sessions. Using the Shapiro-Wilk normality test and paired-sample t-test at a 0.05 level of significance the data were analyzed. The current study focuses on the topic of improving the anaerobic endurance through the methods of training. The results showed that participants' anaerobic endurance significantly increased after completing the interval training program. The paired-sample t-test revealed that the value of t calculated (6.332) was greater than the critical t value (2.145), with a significance level of 0.000 (p < 0.05). The present study demonstrates that interval training substantially improves anaerobic endurance of futsal players. Thus, one can adopt interval training as a way to improve the anaerobic performance and, thereby, support the optimal match performance of very high-intensity activities in futsal.
Tinjauan kondisi fisik mahasiswa renang pendalaman departemen kepelatihan fakultas ilmu keolahragaan universitas negeri Padang Asriandi Harahap; Pringgo Mardesia; Desi Purnama Sari; Anisa Sholiha Mia
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027113jpgi0005

Abstract

Penelitian ini meninjau kondisi fisik mahasiswa mata kuliah Renang Pendalaman di Departemen Kepelatihan FIK UNP tahun ajaran 2025/2026. Empat komponen diukur: daya tahan aerobik, kekuatan otot lengan, daya ledak otot tungkai, dan kecepatan. Metodenya deskriptif kuantitatif. Sampelnya empat orang mahasiswa, diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang dipakai: bleep test untuk daya tahan aerobik, push-up satu menit untuk kekuatan otot lengan, vertical jump untuk daya ledak otot tungkai, dan sprint 50 meter untuk kecepatan. Data dianalisis pakai statistik deskriptif: rata-rata, distribusi frekuensi, dan persentase. Hasilnya, daya tahan aerobik masuk kategori kurang sekali (rata-rata 26, 8 ml/kg/menit). Kekuatan otot lengan kategori cukup (rata-rata 20, 25 repetisi). Daya ledak otot tungkai juga cukup (rata-rata 47, 5 cm). Kecepatan kategori kurang (rata-rata 9, 75 detik). Kesimpulannya, kondisi fisik mahasiswa Renang Pendalaman FIK UNP masih perlu ditingkatkan. Terutama komponen daya tahan aerobik dan kecepatan, lewat program latihan kondisi fisik yang terstruktur dan berkelanjutan.
Penerapan konseling online dengan pendekatan cognitive behavior therapy dalam menghadapi post traumatic stres disorder Laila Milania; Febri Dahlia; Putri Nurina
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027114jpgi0005

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering diikuti oleh gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD), namun akses korban terhadap layanan kesehatan mental berbasis bukti masih terbatas, khususnya di wilayah terdampak yang sulit dijangkau. Penelitian ini menelaah proses dan hasil konseling online dengan pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dalam menurunkan gejala PTSD pada seorang penyintas banjir bandang Aceh akhir 2025, sekaligus mengidentifikasi mekanisme perubahan yang terjadi. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif (single-case study) terhadap satu partisipan laki-laki berusia 40 tahun yang dipilih secara purposif berdasarkan asesmen awal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dokumentasi, serta instrumen PTSD Checklist for DSM-5 (PCL-5). Intervensi diberikan dalam empat sesi konseling daring sinkron (masing-masing 40 menit) menggunakan teknik restrukturisasi kognitif dan positive self-talk. Analisis dilakukan secara tematik melalui reduksi data, koding, kategorisasi, dan pengembangan tema, dengan triangulasi teknik dan member checking untuk menjamin keabsahan. Temuan diorganisasikan ke dalam lima tema: pikiran katastropik pascabencana; hujan sebagai pemicu aktivasi ingatan traumatis; restrukturisasi distorsi kognitif; peningkatan regulasi emosi dan koping adaptif; serta pemulihan fungsi sosial dan kepercayaan diri. Dalam konteks partisipan yang diteliti, konseling online berbasis CBT menunjukkan potensi untuk menurunkan intensitas gejala PTSD dan memfasilitasi pemaknaan ulang terhadap pengalaman traumatis. Temuan ini bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi, tetapi memberi gambaran proses dan mekanisme yang dapat diuji pada penelitian berskala lebih besar. Mengingat keterbatasan satu partisipan dan desain studi kasus, temuan dimaknai sebagai indikasi yang bersifat eksploratif, bukan konfirmasi atas efektivitas intervensi.
Competence and public service orientation as determinants of leg-islative performance: a study of members of the Kerinci regency regional house of representatives Novandri Panca Putra; Suhelmi Helia
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027117jpgi0005

Abstract

Legislator performance is a critical determinant of the effectiveness of regional development oversight, yet it remains underexplored empirically at the regency-level legislature. This study examines the effect of competence and public service orientation on legislator performance among members of the Kerinci Regency Regional House of Representatives (DPRD), both partially and simultaneously. A quantitative associative approach was employed with a population of 30 DPRD members selected through total sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The results show that competence has a positive and significant effect on legislator performance (t = 3.122; sig = 0.004), as does public service orientation (t = 9.649; sig = 0.000). Simultaneously, both variables significantly affect performance (F = 49.613; sig = 0.000), contributing 78.6%. These findings confirm the need to strengthen legislators’ technical capacity and public-interest orientation simultaneously to optimize legislative oversight at the regional level.