cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 453 Documents
Pengembangan buku panduan guru mengajarkan seni tari kreasi untuk anak usia dini Septina Suryati; Nita Priyanti; Lilis Suryani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026845jpgi0005

Abstract

Penelitian ini didasari pentingnya kegiatan pembelajaran srni tari khususnya tari kreasi, yang merupakan kegiatan yang dapat mengembangkan aspek motorik, kogitif dan sosial`emosional anak usia dini. Kurangnya buku panduan praktis bagi guru, sehingga sulit bagi guru untuk mengajarkan seni tari kreatif dan efektif, sehingga anak anak kurang tertarik mengikuti kegiatan menari, yang terkesan monoton dan membosankan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan buku panduan guru yang praktis dan tidak terlalu teoritis sehingga guru mudah mempraktikan dalam pembelajaran seni tari kreasi. Cakupan yang ada dalam ini yaitu mencakup materi, metode dan evaluasi pembelajaran seni tari kreasi yang disesuaikan dengan karakteristik serta tahap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan R&D dengan mengadaptasikan model pengembangan ADDIE (Analyis, Desain, Development and Implementasion). Hasil penelitian ini berupa sebuah Buku Panduan Guru dalam Mengajarkan Seni Tari Kreasi untuk Anak Usia Dini, yang terdiri dari unsur gerak dasar tari, keterkaitan tema harian dengan seni tari kreasi, pola lantai sederhana, media pendukung serta evaluasi. buku panduan guru ini diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran seni tari kreasi yang sederhana, praktis, dan menyenangkan. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukan bahwa buku panduan guru yang dikembangkan layak untuk digunakan guru dalam pembelajaran seni tari kreasi.
Transformasi layanan bimbingan dan konseling di era digital: peluang, tantangan, dan implikasi terhadap pengembangan kompetensi siswa Jihan Diva Meira; Ni Ketut Suarni; I Ketut Dharsana
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026858jpgi0005

Abstract

The digital era has brought fundamental changes in various aspects of life, including the fields of education and guidance and counseling (GC) services. This article comprehensively discusses the transformation of GC services in the digital era, focusing on opportunities, challenges, and their implications for the development of students’ competencies. Through a systematic literature review and synthesis of various recent studies published in SINTA-indexed journals, it was found that digitalization enables the expansion of GC service access through online platforms, the development of interactive media, and greater efficiency in counseling administration. However, this transformation also faces challenges such as counselors’ digital competency readiness, infrastructure limitations, and ethical and privacy issues. The study also reveals that research on cybercounseling in Indonesia still requires further development, particularly regarding service effectiveness and interdisciplinary collaboration. The implications of this transformation highlight the need to redefine the counselor’s role, strengthen ethical frameworks for technology-based services, and develop hybrid service models that are responsive to the needs of the digital generation. This article contributes to enriching the discourse on the development of the guidance and counseling profession in Indonesia so that it remains responsive to contemporary developments while upholding humanistic values
Determinan kinerja pegawai sekretariat DPRD kabupaten kerinci: peran gaya kepemimpinan legislator, motivasi kerja, dan kompetensi Wazirman Wazirman; Piqri Elfanda Putra
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026897jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan legislator, motivasi kerja, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Kerinci. Fenomena empiris di lapangan menunjukkan masih terdapat keterlambatan penyediaan bahan rapat, lemahnya tindak lanjut rekomendasi pengawasan, serta ketidaksesuaian kompetensi pegawai dengan tuntutan tugas teknis yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Kerinci berjumlah 45 orang (total sampling). Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1–5. Uji instrumen mencakup uji validitas (Pearson Correlation) dan reliabilitas (Cronbach Alpha). Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi (R²), dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan: (1) gaya kepemimpinan legislator berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,285; t = 3,413; sig. = 0,001); (2) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,240; t = 2,552; sig. = 0,037); (3) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,531; t = 5,756; sig. = 0,000); dan (4) secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 30,789; sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi sebesar 64,4%. Kompetensi merupakan prediktor dominan dalam model ini. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penguatan kompetensi teknis pegawai serta pembenahan gaya kepemimpinan legislator yang lebih partisipatif dan berorientasi pembangunan daerah.
Pengaruh manajemen perubahan, organisasi pembelajaran, budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Wazirman , Wazirman; Efendi, Sopiyan
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026910jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen perubahan, organisasi pembelajaran, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Kantor Kecamatan Air Hangat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei (manajemen perubahan, organisasi pembelajaran, budaya organisasi, motivasi dan kinerja pegawai. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 34 karyawan dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, manajemen perubahan, organisasi pembelajaran, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, keempat variabel ini juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,605 menunjukkan bahwa 60,5% varians dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel independen, sedangkan sisanya 39,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
Penguatan kompetensi TPACK guru bimbinagn konseling berbasis hasil analisis kompetensi konselor pada MGBK sekolah menengah atas Afdal, Afdal; Hariko, Rezki; Dian Suri, Gusni; Zikra, Zikra; Sukmawati, Indah; Fikri, Miftahul
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026932jpgi0005

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang berdasarkan hasil analisis empiris terhadap kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) konselor Indonesia yang menunjukkan bahwa tingkat TPACK konselor secara keseluruhan masih rendah, dengan skor rata-rata 40,67 dari skala 100. Kelemahan paling mencolok ditemukan pada aspek Pedagogical Knowledge (PK) dengan skor 33,01, Pedagogical Content Knowledge (PCK) dengan skor 43,61, dan Content Knowledge (CK) dengan skor 48,66. Temuan riset inilah yang menjadi landasan utama dirancangnya program pengabdian berbasis kebutuhan (evidence-based community service) bersama Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Kabupaten Agam. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2024 di SMK N 1 Tilatang Kamang, melibatkan 45 konselor sekolah dengan pendekatan pelatihan terpadu yang mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Program penguatan difokuskan pada tiga domain: (1) technological knowledge, (2) pedagogical knowledge, dan (3) content knowledge, yang secara bertahap diintegrasikan menjadi kerangka TPACK yang utuh. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konselor terhadap konsep dan implementasi TPACK, tumbuhnya kesadaran pedagogis tentang pentingnya integrasi teknologi dalam layanan BK, serta perubahan paradigma dari layanan konvensional menuju layanan digital yang lebih kreatif dan inovatif. Program ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi profesional konselor tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan terintegrasi yang berkelanjutan dan berbasis bukti empiris.
Penguatan kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam deteksi dini korban kekerasan dalam rumah tangga melalui analisis perilaku asertif siswa Afdal, Afdal; Zikra, Zikra; Sukmawati, Indah; Hariko, Rezki; Meivilona Yendi, Frischa
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 7 No. 4 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026933jpgi0005

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami anak meninggalkan dampak psikologis serius yang sering kali tidak teridentifikasi di lingkungan sekolah. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berada pada posisi strategis untuk melakukan deteksi dini, namun kompetensi mereka dalam mengidentifikasi indikator psikologis korban KDRT masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA/SMK Kota Payakumbuh dalam mendeteksi dini siswa korban KDRT melalui analisis indikator perilaku asertif. Program dilaksanakan melalui dua hari pelatihan intensif dan satu sesi pendampingan lanjutan yang diikuti oleh 32 guru BK. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 56,4 (pretest) menjadi 84,7 (posttest), dengan proporsi peserta berkategori baik dalam kemampuan identifikasi meningkat dari 18% menjadi 87%. Sebagian besar peserta mampu menyusun tindak lanjut layanan BK yang terstruktur setelah pelatihan. Temuan menegaskan bahwa perilaku asertif yang rendah mencakup kesulitan menyampaikan hak, menolak tekanan, dan mengekspresikan diri merupakan indikator yang dapat dioperasionalkan oleh guru BK untuk mendeteksi siswa yang mengalami tekanan psikologis akibat KDRT. Sekolah perlu mengembangkan sistem deteksi dini berbasis kesehatan mental yang dipimpin oleh guru BK terlatih
Konsep guru ideal menurut Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam perspektif pendidikan Islam Muhammad Rois Al-Maududy HSB; Hawin Fitriyani
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026939jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep guru ideal dalam perspektif Abdul Fattah Abu Ghuddah berdasarkan buku Rasulullah Sang Guru. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan model guru ideal yang tidak hanya unggul secara pedagogik, tetapi juga memiliki integritas spiritual dan keteladanan moral dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data utama diperoleh dari buku karya Abdul Fattah Abu Ghuddah, sedangkan data pendukung berasal dari jurnal ilmiah dan literatur pendidikan Islam yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi makna teks secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep guru ideal menurut Abdul Fattah Abu Ghuddah dibangun atas tiga dimensi utama, yaitu dimensi spiritual, kepribadian, dan pedagogik. Dimensi spiritual ditandai oleh nilai ikhlas, amanah, dan ketakwaan sebagai dasar profesionalisme guru. Dimensi kepribadian tercermin melalui keteladanan Rasulullah SAW yang meliputi sikap sabar, rendah hati, kasih sayang, dan kebijaksanaan dalam تعامل dengan peserta didik. Sementara itu, dimensi pedagogik ditunjukkan melalui penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti dialog, keteladanan, problem solving, serta pendekatan kontekstual yang menyesuaikan kondisi peserta didik. Kesimpulannya, konsep guru ideal dalam perspektif Abu Ghuddah merupakan model integratif yang menggabungkan aspek moral, spiritual, dan pedagogik secara holistik. Model ini relevan untuk penguatan kompetensi guru dalam pendidikan Islam kontemporer yang menuntut keseimbangan antara profesionalisme dan keteladanan.
Perbandingan strategi manajemen disiplin siswa pada madrasah aliyah negeri di Indonesia Inda Lestari; Mesiono Mesiono
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/026962jpgi0005

Abstract

Disiplin siswa merupakan bagian penting dalam manajemen pendidikan karena berkaitan dengan pembentukan karakter dan keteraturan proses pembelajaran di madrasah. Namun, penelitian mengenai perbandingan manajemen disiplin siswa antar madrasah masih terbatas, khususnya pada konteks madrasah aliyah negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen disiplin siswa di MAN 1 Medan dan MAN 3 Medan melalui aspek perencanaan, implementasi, dan evaluasi disiplin siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi perbandingan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua madrasah menerapkan manajemen disiplin secara sistematis melalui tata tertib, pembinaan karakter, pengawasan disiplin, dan evaluasi perilaku siswa. Perbedaan pendekatan terlihat pada penerapan pembinaan humanis dan religius serta pengawasan disiplin yang lebih terstruktur. Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan manajemen disiplin dipengaruhi oleh konsistensi penerapan aturan, keteladanan guru, koordinasi antar pihak madrasah, dan keterlibatan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran sebagian siswa dan pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antara pendekatan pembinaan karakter dan sistem pengawasan disiplin yang terstruktur sebagai upaya meningkatkan efektivitas manajemen disiplin siswa di madrasah.
A profile of academic stress in the full-day school system: a case study of junior high school students Hasnaini Hasnaini; Abdul Saman; Aswar Aswar; Maslina Maslina
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027022jpgi0005

Abstract

This study aims to explore the nature of academic stress among students in a full-day school system. The study employs a qualitative approach using a case study design focused on a middle school student selected through purposive sampling based on indications of academic stress, such as difficulty concentrating, fatigue, and decreased motivation to learn. Data collection was conducted through observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using inductive thematic analysis, while data validity was strengthened through triangulation of sources and techniques. The results indicate that academic stress is characterized by physical and mental fatigue, anxiety, decreased motivation to learn, and maladaptive behaviors during learning. The findings suggest that a packed academic schedule, high academic demands, and limited rest time are associated with the emergence of academic stress in students. This study underscores the importance of self-management-based guidance and counseling support to help students adapt more effectively.
Kontribusi peradaban islam terhadap pendidikan dan tradisi keilmuan dunia: a systematic literature review Sri Rahayu Putri; Nurzena Nurzena
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/027027jpgi0005

Abstract

Peradaban Islam telah lama menjadi salah satu mata rantai penting dalam sejarah perkembangan pengetahuan manusia, namun warisan keilmuannya kerap terpinggirkan dalam narasi historiografi pendidikan global yang dominan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara sistematis kontribusi peradaban Islam terhadap perkembangan pendidikan dan tradisi keilmuan dunia, sekaligus memetakan tema-tema penelitian yang mendominasi kajian tersebut. Kajian menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada basis data ScienceDirect dan menghasilkan 100 dokumen awal yang kemudian disaring melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Setelah penilaian kualitas, sebanyak 25 artikel dianalisis secara tematik menggunakan pendekatan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi peradaban Islam terhadap pendidikan dan keilmuan dunia terdistribusi ke dalam enam tema besar: (1) pendidikan dan pedagogi Islam klasik; (2) bahasa Arab sebagai medium keilmuan; (3) sains, astronomi, dan kedokteran; (4) perpustakaan dan tradisi literasi; (5) pemikiran intelektual dan filsafat ilmu; serta (6) institusi dan pendidikan tinggi Islam kontemporer. Temuan ini menegaskan bahwa peradaban Islam bukan sekadar penjaga warisan keilmuan Yunani, melainkan kontributor orisinal yang membentuk fondasi pedagogi, metodologi ilmiah, dan institusi pendidikan modern. Kajian ini merekomendasikan integrasi yang lebih substantif antara warisan keilmuan Islam dan kurikulum pendidikan kontemporer.