cover
Contact Name
Arie Asnaldi
Contact Email
asnaldi@fik.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
menssana@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menssana
ISSN : 2527645X     EISSN : 2527645x     DOI : -
Core Subject : Education,
Penerbitan Jurnal Menssana bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi dan pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan olahraga di Indonesia. Jurnal Menssana berisi penelitian empiris dalam bidang Pendidikan Olahraga, Pendidikan Rekreasi, dan Kesehatan, Ilmu Keolahragaan serta kepelatihan olahraga.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
Efektivitas Latihan Running Zig-Zag Terhadap Kemampuan Dribbling Futsal Extrakurikuler SMP Xaverius Lubuklinggau sutris, Tri Sutrisno; helvi, helvi Darsi
Jurnal MensSana Vol 9 No 1 (2024): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.09012024.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas latihan running zig-zag terhadap kemampuan dribbling futsal siswa extrakurikuler SMP Xaverius Lubuklinggau, Sedangkan secara khusus tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah ada peningkatan kemampuan dribbling dengan model latihan running zig-zag terhadap kemampuan dribbling extrakurikuler futsal SMP Xaverius Lubuklinggau, Metode Penelitian ini yang digunakan adalah penelitian pendekatan kuantitatif, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dimana menggunakan metode experiment, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua puluh orang, Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan dokumentasi, observasi, pengukuran atau tes, sehingga diperoleh data yang valid. Hasil penelitian yang dilakukan para peserta ekstrakurikuler futsal SMP Xaverius Lubuklinggau dengan nilai waktu pretest maksimum (paling lama) adalah 29,65 detik, nilai waktu minimum (paling cepat) detik dengan didapatkan standar deviasi 3,27147 Hasil dari postest dengan nilai waktu maksimum (paling lama) 15.20 detik, nilai waktu minimum (paling cepat) 13.24 detik dengan didapatkan standar deviasi 0,61708. Selanjutnya data dikategorikan sesuai dengan rumus yang telah ditentukan menjadi 5 kategori, yaitu Baik Sekali, Baik, Sedang, Kurang, Sangat Kurang.Simpulan yang didapat bahwa hasil analisis data dengan uji t sampel bebas maka diketahui bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan teknik dribbling futsal peserta ekstrakurikuler SMP Xaverius Lubuklinggau.
Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Keterampilan Tendangan Sabit Pada Atlet Pencak Silat PSHT Ranting Rupit Rayon Lawang Agung Udin, Muhammad Akmal; Yadi, muhammad Supri; hevi, Helvi Darsi
Jurnal MensSana Vol 9 No 1 (2024): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.09012024.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dengan keterampilan tendangan sabit pada atlet Pencak Silat PSHT Ranting Rupit Rayon Lawang Agung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel atau subyek penelitian ini adalah atlet pencak silat PSHT Ranting Rupit Rayon Lawang Agung Muratara berjumlah 16 atlet pencak silat yang diambil dari hasil total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan, nilai r hitung = 0,518 > r table = 0,497. Kontribusi sebesar 26,8%. Simpulan, ada hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan keterampilan tendangan sabit pada atlet pencak silat PSHT Ranting Rupit Rayon Lawang Agung Muratara.
Pengaruh Pemberian Kapsul Bubuk Daun Kelor Terhadap Sensasi Nyeri DOMS Samudra, Naufal Allaam; Irawan, Roy Januardi
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.61

Abstract

Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) can lead to muscle stiffness and reduced functionality if not addressed promptly, negatively impacting one's ability to perform daily activities. This research aims to expedite the reduction of muscle pain associated with DOMS through the use of capsules containing Moringa oleifera leaf extract. The study employs a quantitative descriptive approach with a randomized pretest-posttest design. The sample includes students involved in volleyball extracurricular activities, divided into two groups: 10 participants in the treatment group and 10 in the control group. Participants in the treatment group received 1000 mg of Moringa leaf powder capsules daily after engaging in eccentric exercises. Capsules were administered one hour and 24 hours post-exercise. Muscle pain was measured using the Visual Analogue Scale (VAS) one hour before the capsule administration and again 48 hours after the exercise. Results indicated that the treatment group experienced a significant reduction in muscle pain 48 hours post-exercise (mean score: 6 ± 0.816) compared to the control group (mean score: 7.5 ± 0.788), with a p-value of 0.00 (p<0.05).
Peningkatan Pembelajaran Lompat Tinggi Melalui Pendekatan Permainan Tradisional Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar deon, yuriadi mepe; Risky, Setiawan
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.65

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi lompat tinggi melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart, yang meliputi empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui asesmen formatif serta observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada capaian belajar siswa di setiap siklus. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69,00 pada siklus I, menjadi 75,50 pada siklus II, dan mencapai 81,50 pada siklus III. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan, yakni dari 65% pada siklus I, naik menjadi 75% pada siklus II, dan mencapai 90% pada siklus III. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, mendorong keterlibatan aktif, serta memperkuat motivasi siswa dalam pembelajaran lompat tinggi. Kata kunci: lompat tinggi, permainan tradisional, PTK, hasil belajar
Peran Nutrisi Dan Hidrasi Dalam Meningkatkan Performa Atlet Futsal SMAN 1 Karawang Maulana, Tabah Raharja; Faisyal, Hesky; Priyatna, Farrel Adrian; Setiawan, Muhammad Arief; Rahayu, Selvia
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gizi dan hidrasi dalam meningkatkan prestasi atlet futsal di SMAN 1 Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 atlet futsal, pelatih, dan guru penjas. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet belum memiliki pola gizi dan hidrasi yang optimal. Sebanyak 70% atlet masih mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan tinggi karbohidrat sederhana, sementara hanya 30% yang menerapkan pola makan gizi seimbang. Dari segi hidrasi, sebagian besar atlet hanya minum ketika merasa haus dengan rata-rata asupan 500–800 ml per sesi latihan, di bawah anjuran 1,5–2 liter. Kondisi ini mengakibatkan kelelahan dini, penurunan fokus, dan risiko cedera. Atlet yang menerapkan pola gizi dan hidrasi yang baik menunjukkan performa yang lebih stabil, daya tahan tubuh yang lebih baik, dan pemulihan yang lebih cepat. Oleh karena itu, manajemen nutrisi dan hidrasi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan performa dan kebugaran atlet futsal. Pendidikan nutrisi dan hidrasi perlu diterapkan dalam pengembangan atlet di tingkat sekolah.
The Role of Reguler Physical Activity In Improving Fitnes And Cardiovascular Health Of Sports Science Students In 2025 With The 60-Meter Running Of Men’s TKJI Hasan, Rahman Muhammad; Prasetyo, Bayu Tri; Subarjah, Muhammad Akmal; Setiawan, Muhammad Arief; Rahayu, Selvia
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.64

Abstract

Aktivitas fisik yang teratur berperan penting dalam meningkatkan kebugaran tubuh dan menjaga kesehatan kardiovaskular, terutama bagi mahasiswa ilmu olahraga yang dituntut untuk menjaga kondisi fisik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik teratur terhadap peningkatan kebugaran dan kesehatan kardiovaskular mahasiswa ilmu olahraga tahun 2025 menggunakan parameter Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), khususnya item lari 60 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian adalah mahasiswa ilmu olahraga putra yang mengikuti program aktivitas fisik teratur selama periode tertentu. Data diperoleh melalui pengukuran lari 60 meter, serta mengamati perubahan detak jantung istirahat sebagai indikator kesehatan kardiovaskular. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan lari 60 meter yang signifikan dan penurunan denyut jantung istirahat setelah penerapan program aktivitas fisik teratur. Hal ini menunjukkan bahwa latihan fisik yang konsisten dapat meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru, meningkatkan efisiensi otot, dan memperkuat sistem kardiovaskular secara keseluruhan. Dengan demikian, aktivitas fisik teratur terbukti berperan penting dalam meningkatkan kebugaran tubuh dan kesehatan kardiovaskular pelajar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Melalui Permainan Sepakbola Terhadap Kepercayaan Diri Dan Keterampilan Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Khamdani, Muhammad Nauval
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.63

Abstract

This study aims to determine the effect of applying the Jigsaw cooperative learning model on self-confidence and basic football skills of fifth-grade students at SD Negeri 1 Suranenggala, Cirebon Regency. The research method used was a quasi-experimental design with a Pretest-Posttest Control Group Design. The sample consisted of 20 male students in the fifth grade, selected using a purposive sampling technique. The research instruments included the Game Performance Assessment Instrument (GPAI) to measure football playing skills and the Athlete Self-Confidence Questionnaire (ASQ) to assess students’ self-confidence. Data were analyzed using normality, homogeneity, and paired sample t-tests.The results showed a significant improvement in both self-confidence and basic football skills after the implementation of the Jigsaw model. The average pretest score of football skills was 2.38, which increased to 3.18 in the posttest. The paired t-test revealed a significance value of Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest results. In conclusion, the Jigsaw cooperative learning model has a positive and significant effect on enhancing students’ self-confidence and basic football skills in elementary school.
Analisis Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kebugaran Jasmani Mahasiswa Di Era Gaya Hidup Sedentari Firdaus, Rayya Pramandha Rayya; Syirojudin, Haikal Maulana; Dharmawan, Muhammad Rifki; Setiawan, Muhammad Arief
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.66

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era modern menyebabkan perubahan signifikan terhadap pola aktivitas masyarakat, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami penurunan aktivitas fisik akibat meningkatnya gaya hidup sedentari. Kondisi ini berdampak pada peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan penurunan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa di era gaya hidup sedentari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 30 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA berusia 18–24 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat dan tinggi badan, sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani (r = -0,431; p = 0,017). Mahasiswa dengan IMT lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kebugaran yang lebih rendah. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan berat badan akibat gaya hidup sedentari berdampak pada penurunan kapasitas fisik dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik dan pengendalian IMT untuk menjaga kebugaran jasmani mahasiswa di era digital.
Perbandingan Motivasi Siswa Terhadap Model Klasikal Dan Model Permainan Kecil Dalam Pembelajaran Penjasorkes Sekolah Dasar Negeri 51 Tik Sirong darsi, helvi -
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.67

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah masih banyaknya siswa yang kurang termotivasi untuk mengikuti pelaksanaan pembelajaran Penjas. Banyak faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran Penjas khususnya di SD Negeri 51 Tik Sirong. Diantaranya kurangnya kemampuan guru merencanakan program pembelajaran, proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui motivasi Siswa terhadap pembelajaran model Klasikal, 2) mengetahui motivasi Siswa terhadap pembelajaran model permainan kecil, 3) melihat perbandingan motivasi siswa dalam model Klasikal dan model permainan kecil dalam pembelajaran penjas di kelas V SD Negeri 51 Tik Sirong Kecamatan Topos. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian ini diadakan di SD Negeri 51 Tik Sirong pada bulan Agustus 2024. Populasi dalam penelitian ini yaitu Siswa Kelas V SD Negeri 51 Tik Sirong, yang berjumlah 200 orang, sedangkan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang. Teknik pengambilan sampel Proposional Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan Motivasi Siswa Terhadap Klasikal diperoleh sebesar 51,7%. Artinya bahwa Motivasi Siswa Terhadap Model Klasikal berada pada klasifikasi cukup, Motivasi Siswa Terhadap Model Permainan Kecil diperoleh sebesar 73,2%. Artinya Motivasi Siswa Terhadap Model Permainan Kecil berada pada klasifikasi baik, dan terdapat Perbedaan yang berarti dengan membandingkan antara Motivasi Siswa Dalam Model Klasikal dengan kategori cukup dengan Model Permainan Kecil dalam Pembelajaran Penjas di Kelas V SD Negeri 51 Tik Sirong dengan kategori baik. Kata Kunci: Motivasi Siswa, Model Klasikal, Model Permainan Kecil
Tingkat Pemahaman Siswa kelas VII terhadap Materi Basket SMP Negeri 2 Ngemplak Kabupaten Sleman Yuniar, Khairina
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas VII tentang permainan bola basket di SMP Negeri 2 Ngemplak, Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ngemplak kelas A, B, dan C sebanyak 96 siswa yang sekaligus menjadi subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dan instrumen yang digunakan adalah tes yang disebarkan melalui Google form. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pemahaman sebagai berikut: pada tingkat sangat tinggi sebanyak 33 siswa (34,3%), pada tingkat tinggi sebanyak 57 siswa (59,3%), pada tingkat sedang sebanyak 6 siswa (6,4%), pada tingkat rendah sebanyak 0 siswa (0%), dan pada tingkat sangat rendah sebanyak 0 siswa (0%). Hasil tersebut dapat diartikan sebagai tingkat pemahaman siswa kelas VII terhadap permainan bola basket di SMP Negeri 2 Ngemplak, sebagian besar siswa berada pada kategori tinggi. Kata Kunci: tingkat pemahaman, permainan bola basket, siswa