cover
Contact Name
Didiharyono
Contact Email
muh.didih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muh.didih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26226332     EISSN : 26226340     DOI : -
Core Subject : Education,
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Andi Djemma. Jurnal ini adalah jurnal nasional yang mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual dan ide-ide yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022" : 20 Documents clear
Edukasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang Ergonomis Decy Situngkir; Ira Marti Ayu; Eka Cempaka Putri
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1008

Abstract

Tingginya kasus wabah Covid 19 pada anak-anak menyebabkan mereka melanjutkan pendidikan mereka dengan belajar online atau disebut pembelajaran jarak jauh (PJJ). PJJ dapat mengakibatkan siswa/i mengalami risiko ergonomi berupa keluhan muskuloskeletal, kelelahan mata, stres. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberi pemahaman terkait risiko ergonomi yang ada ketika belajar secara daring. Penyuluhan dilaksanakan melalui zoom meeting, dengan durasi ± 50 menit. Media penyuluhan menggunakan power point dan video mengenai peregangan. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan tes awal dan tes akhir melalui google form untuk mengukur pengetahuan dasar siswa/i mengenai ergonomi. Hasilnya, siswa mengetahui penyebab keluhan otot rangka adalah pengaturan sarana belajar tidak ergonomis (dari 52,3% menjadi 61,9%), mengetahui ilmu yang mempelajari kesesuaian antara lingkungan, sarana dan prasarana kerja dengan manusia disebut ergonomi (dari 76,2% menjadi 76,2%), mengetahui bahwa 20-20-20 memiliki pengertian setelah menggunakan laptop atau komputer selama 20 menit, agar memandang objek dengan kejauhan 20 kaki selama 20 detik (dari 61,9% menjadi 95,2%), mengetahui sesudah menggunakan laptop/komputer selama belajar, melakukan istirahat selama 15 menit (dari 52,3% menjadi 76,2%) dan sikap duduk belajar yang benar adalah gambar 2 (dari 90,5% menjadi 76,2%).Berdasarkan hal ini maka disimpulkan ada peningkatan pengetahuan mereka tentang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang ergonomis.
Penerapan Alat Gece Untuk Mendeteksi Bakat Atlet Berbasis Kearifan Lokal di Muara Gembong Ery Teguh Prasetyo; Juli Candra; Eskar T Denantara; Prio Kustanto; I Gede Aditya Pratama; Jatandra M.
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.983

Abstract

Kecamatan Muara Gembong merupakan suatu wilayah di Kabupaten Bekasi profinsi Jawa Barat, secara geografis letak wilayahnya sebagian besar adalah perairan. Tujuan kegiatan abdimas adalah mendeteksi bakat pada anak usia dini berdasarkan kondisi atau kearifan lokal dengan menggunakan suatu alat ukur yang merupakan hasil pengembangan dosen Program Studi Kepelatihan Olahraga di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Metode kegiatan dengan menggunakan kegiatan ceramah, pelatihan dan pendampingan.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak usia dini di daerah Muara Gembong secara kemampuan fisik yang dibentuk oleh kondisi alam mempunyai kemampuan untuk menjadi atlet. Alat Gece mampu mendeteksi kemampuan fisik anak yang mempunyai potensi sebagai atlet.
Edukasi Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Penanggulangan Kebakaran Bagi Operator Kapal Driaskoro Budi Sidharta; Chairul Insani Ilham; Slamet Prasetyo Sutrisno; Paulina Mutiara Latuheru; Elfita Agustini
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1011

Abstract

Kebakaran kapal yang pernah terjadi di Sungai Musi menunjukkan bahwa kebakaran dapat terjadi kapan dan dimana saja. Pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran perlu juga diberikan kepada operator kapal yang beroperasi di Sungai Musi untuk mencegah terjadinya kebakaran diatas kapal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan para operator kapal di Sungai Musi dalam penanggulangan kebakaran. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi teori serta praktek pencegahan penanggulangan pemadaman kebakaran. Penyampaian materi teori dikomunikasikan secara verbal dengan cara lisan kemudian dilanjutkan dengan praktek pemadaman kebakaran memanfaatkan karung goni basah dan alat pemadam api ringan oleh 30 orang peserta didampingi oleh narasumber. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat 33.3% peserta memperoleh peningkatan pengetahuan dalam kriteria tinggi, 66.7% dalam kriteria sedang.. Kegiatan penyuluhan ini mampu memberikan keterampilan kepada peserta tentang cara memadamkan api memanfaatkan karung goni basah serta alat pemadam api ringan (APAR). Kegiatan penyuluhan seperti ini perlu dilakukan secara berlanjut dengan jumlah peserta yang lebih banyak sehingga pengetahuan tentang pemadaman kebakaran dapat dipahami oleh masyarakat luas.
Pelatihan Membuat dan Menggunakan Alat Peraga Game Eleven Pieces Multiplication (GEPION) untuk Memudahkan Menghitung Perkalian pada Guru di Sekolah Dasar Framz Hardiansyah; Muhammad Misbahudholam AR; Sama '
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.984

Abstract

Aktivitas manusia dalam kehidupan sehari hari selalu bersangkutan dengan ilmu matematika lebih tepatnya pada kemampuan berhitung. Dalam hal ini kemampuan berhitung dibutuhkan manusia sejak sekolah dasar, akan tetapi saat ini banyak siswa disekolah dasar kurang berminat untuk belajar matematika dikarenakan matematika itu sulit untuk dipelajari. Keterampilan melakukan operasi perkalian pada siswa kelas III masih rendah. Hal itu disebabkan media pembelajaran yang dilakukan kurang tepat. Salah satu pembaharuan dalam media pembelajaran yang ditawarkan penulis yaitu dengan menggunakan media pembelajaran game eleven pieces multiplication. Tujuan penelitian ini: 1) Untuk mengetahui cara kerja dari game eleven pieces multiplication, 2) Untuk mengetahui implementasi media pembelajaran game eleven pieces multiplication pada mata pelajaran matematika untuk menumbuhkan minat belajar siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif. Hasil dan pembahasan yang dilakukan, meliputi: 1) Merancang desain sekaligus pembuatan game eleven pieces mulitiplication, dalam pembuatan media ini sangatlah mudah dengan menggunakan alat-alat sederharna seperti stik dari kayu. Selain itu media ini mudah dibawa kemana saja dan sangat sesuai untuk dimiliki guru dan peserta didik, 2) Merumuskan cara penggunaan game eleven pieces multiplication, oleh peserta didik tingkat sekolah dasar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Game eleven pieces multiplication merupakan sebuah media yang dapat membantu dan mempermudah siswa sekolah dasar pada mata pelajaran matematika perkalian. 2) Dengan adanya game eleven pieces multiplication ini menambah minat dan rasa percaya diri siswa terhadap mata pelajaran matematika sangat tinggi.
Pendampingan Pembuatan Dan Pengemasan Frozen Food Pada Ibu Rumah Tangga Kiki Kristiandi; Diah Mahmuda; Nurul Fatimah Yunita; Maryono Maryono
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1037

Abstract

Frozen food atau olahan pangan beku merupakan pangan praktis dan digemari oleh semua kalangan masyarakat. Keunggulan dari frozen food yaitu memiliki umur simpan yang lama, proses pembuatannya yang mudah dan juga proses untuk memasaknya cukup singkat. Frozen food merupakan salah satu pergeseran pola konsumsi akibat gaya hidup. Tujuan dilakukannya pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga dalam pengolahan pangan dan dapat pula menjadi sebuah solusi pemberian makanan pada rumah tangganya, selain itu pula dapat menjadi sebuah peluang usaha untuk dapat dikembangkan. Peserta dalam pendampingan ini merupakan ibu rumah tangga yang berjumlah 16 peserta. Teknik pengambilan peserta ini adalah dengan melakukan penyebaran brosur pelatihan pada masyarakat dan selanjutnya mendaftar melalui online kemudian dibentuk group whatsup agar memudahkan dalam berkomunikasi dan berbagi informasi satu dengan yang lain. Kegiatan lain yang dilakukan diberikan pula teknik pengemasan dengan menggunakan sealer. Jenis kemasan yang diguanakan dalam pendampingan ini adalah plastik Polipropilena (PP), untuk memudahkan proses dibuatkan pula buku panduan dalam pengolahan frozen food. Berdasarkan hasil yang didapatkan selama pendampingan dengan menggunakan metode wawancara langsung bahwa ibu rumah tangga tertarik dan antusias dalam pembuatan frozen food. Untuk pemahaman frozen food pada ibu rumah tangga dikategorikan baik (87%), sedangkan sisanya (13%) tidak baik. Namun peserta tidak pernah melakukan olahan frozen food. Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman ibu rumah tangga untuk membuat pangan sehat dan mudah dalam pembuatannya, selain itu pula dapat membuka peluang usaha rumah tangga agar memberikan pendapatan lebih.
Strategi Pendampingan PKM Bummas Kresja Dalam Upaya Peningkatan Produksi Dan Pemasaran Umkm Terdampak Covid-19 Desa Firdaus, Serdang Bedagai Budi Antoro; Teuku Fahmi; M. Reza Septriawan; Zulkifli Taib; Suhariyanti Suhariyanti
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.989

Abstract

Desa Firdaus merupakan satu dari 17 desa yang terdapat pada Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam upaya memberdayakan masyarakat, dibentuk kelompok UMKM yang bergerak pada produksi makanan ringan berupa keripik kentang, pisang dan jamur. Hal ini ditujukan untuk menambah pendapatan rumah tangga serta menyokong perekonomian masyarakat. Didapati permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu; a). Keterbatasan modal, b). Minimnya ketersediaan bahan baku kentang merah yang menjadi bahan baku utama produk keripik, c). Terhambatnya proses pemasaran akibat PSBB, d). Kurangnya variasi produk. Adapun solusi yang ditawarkan adalah kiat-kiat manajemen keuangan, administrasi bisnis serta beberapa upaya memperoleh pinjaman modal usaha di bank dan koperasi atau pemerintah daerah, untuk permasalahan bahan baku, solusinya menjalin kerjasama langsung kepada petani kentang merah di kawasan Berastagi. Selanjutnya permasalahan terhambatnya proses pemasaran, solusinya dengan pelatihan pemanfaatan media digital e-commerce pada situs belanja online. Selanjutnya masalah variasi prosuk, diberikan pelatihan pembuatan bumbu rasa untuk memberi variasi olahan keripik kentang.Tujuannya adalah menjadi strategi dalam upaya meningkatkan produksi dan pemasaran UMKM terdampak Covid-19. Selain itu, dengan sarana pemasaran berbasis e-commerce serta kreatifitas dalam variasi produk, maka kelompok UMKM desa Firdaus dapat bersaing dengan kelompok UMKM lainnya dalam memasarkan hasil produksinya pada skala yang lebih luas lagi.
Pendampingan Pembuatan Nata De Coco Dari Limbah Air Kelapa Tua Di Desa Perapakan Kiki Kristiandi; Dewi Merdekawati; Sangkala Sangkala; Dian Sari
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1039

Abstract

Air kelapa merupakan salah satu bahan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia dan masih tidak termanfaatkan secara maksimal. Jumlah hasil air kelapa yang ada di Indonesia dapat mencapai kurang lebih 1 sampai 900 juta liter pertahun. Berdasarkan jumlah ini menggambarkan bahwa kondisi air kelapa yang terbuang menjadi percuma, sehingga air kelapa yang tidak termanfaatkan menjadi limbah organik dan dapat menjadi salah satu polusi asam asetat. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan pendampingan ini yaitu ibu – ibu PKK (pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga) yang terletak di Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat. Sampel dalam pendampingan ini berjumlah 10 peserta. Peserta yang tergabung dalam pendampingan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK Kegiatan ini berlangsung ke dalam tiga tahapan, diantaranya adalah pendekatan pada pemangku kebijakan/ perizinan, kegiatan pendampingan dan tahapan evaluasi. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mengelola limbah air kelapa menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi. Untuk pendampingan dilakukan secara langsung kepada ibu-ibu PKK dan sekaligus tanya jawab. Hasil dari kegiatan pendampingan ini terdapat adanya endapan nata de coco, selain itu pula peserta yang telah diberikan pendampingan memiliki kepuasaan terhadap pengolahan limbah dari air kelapa. Nata yang telah jadi endapan dapat dijadikan salah satu alternatif usaha dalam skala kecil karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Sosialisasi Pentingnya Literasi Informasi di Madrasah Aliyah Mursyidut Thullab Lembanna Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai Saenal Abidin; Irvan Muliyadi; Touku Umar; Arsil T
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1002

Abstract

Literasi informasi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mencari, menemukan, menganalisis, mengevaluasi, mengkomunikasikan informasi yang berfungsi dalam pemenuhan kebutuhan informasi yang akan memecahkan berbagai masalah. Literasi informasi juga didukung oleh peranan perpustakaan dalam memperkenalkan istilah literasi informasi dan memperoleh kemampuan literasi informasi tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MA Mursyidut Thullab Lembanna Sinjai Barat dengan metode pemberian sumbangan koleksi bacaan, penyuluhan tentang pentingnya literasi informasi serta pembinaan pengelolaan perpustakaan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan siswa MA Mursyidut Thullab Lembanna Sinjai Barat lebih memahami pentingnya literasi infirmasi serta pustakawan juga mampu mengelola perpustakaan dengan baik sehingga siswa lebih senang berkunjung ke perpustakaan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan lancar serta antusias siswa dalam menyimak materi juga sangat aktif, sehingga literasi informasi siswa MA Mursyidut Thullab Lembanna Sinjai Barat dan pengelolaan perpustakaan tentu akan lebih baik lagi ke depannya.
Pemasaran online dan Pendaftaran Merek pada KTH Mega Buana 3 Desa Lipukasi Kabupaten Barru Asri Yanti Syarif; Andi Rahayu Anwar; Husnah Latifah; Burhanuddin Burhanuddin; Ratnawati Tahir; Syamsia Syamsia
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1050

Abstract

Pemasaran online merupakan sarana yang mempertemukan produsen dan konsumen secara online dengan penawaran produk yang telah menggunakan nama atau merk sebagai atribut pemasaran. Pemasaran online menggunakan aplikasi yang dapat digunakan dengan membuat website, dengan adanya website petani dapat mempromosikan jenis produk, harga, dan no kontak yang dapat dihubungi, serta sistem pembayaran dan sistem pengiriman barang dari petani selaku produsen ke konsumen atau dapat menggunakan flatform: Instagram, WhatsApp, facebook untuk memudahkan memasarkan dengan jangkauan lebih luas dibandingkan dengan pemasaran tradisional yang hanya melibatkan pasar tradisional atau pedagang pengumpul. Petani pada umumnya telah menggunakan alat berupa smartphone, yang menjadi kendala petani belum memahami penggunaan media sosial dan platform untuk pemasaran online. Oleh karena itu, penyuluhan pemasaran online dan penggunaan merek merupakan hal yang fundamental dilakukan untuk merubah mindset mereka menjadi petani modern melalui KTH Mega Buana 3 di Desa Lipukasi Kabupaten Barru. Hasil pengabdian memberikan informasi bahwa pemasaran online dapat memperluas pangsa pasar, meningkatkan penjualan. Dengan adanya merek terhadap produk yang mereka pasarkan nantinya memberikan perlindungan hukum dan produk mudah dikenal di pasaran secara global serta menjadi produk pertanian yang berbeda dengan produk dari kelompok tani yang lain.
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Melalui Biopori Di Desa Peken Belayu Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Bali Kadek Bagus Surya Kusuma Putra; I Putu Krisna Pramana; Angeline Angeline; Aprilia Amelia Golung; Ni Luh Putu Sariani
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1088

Abstract

Permasalahan utama yang dialami oleh Desa Peken Belayu adalah rendahnya tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk mengolah sampah yang ada disekitar mereka. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh kelompok 12 dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) Denpasar pada tahun 2022, ditemukan bahwa pengelolaan sampah organik di desa ini dirasa masih kurang optimal. Hal ini menyebabkan Desa Peken Belayu menghadapi berbagai permasalahan lingkungan yang sebenarnya faktor utamanya berasal dari sampah tersebut. Selain permasalahan sampah, banjir juga menjadi permasalahan yang sering terjadi di Desa ini karena warga cenderung lebih banyak menggunakan paving dan batu sikat untuk rumah mereka, sehingga kurangnya penyerapan air kedalam tanah. Terkait dengan hal tersebut, penting untuk diberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah organik melalui biopori yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para warga Desa Peken Belayu tentang pentingnya mengolah sampah organik yang ada disekitar lingkungan mereka dan juga adanya peningkatan edukasi para warga Desa terkait cara pengelolaan sampah organik melalui metode Biopori. Hasil yang diperoleh dari Program kerja ini yaitu adanya peningkatan daya resap air di dalam tanah halaman rumah para warga Desa Peken Belayu, dan juga pengurangan volume limbah organik di halaman rumah mereka. Melalui pembuatan lubang biopori ini diharapkan kebersihan dan kesehatan lingkungan di Desa Peken Belayu akan semakin terjaga dan terpelihara.

Page 1 of 2 | Total Record : 20