To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Andi Djemma. Jurnal ini adalah jurnal nasional yang mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual dan ide-ide yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024"
:
21 Documents
clear
Pelatihan Pengolahan Limbah Kotoran Sapi untuk Optimalisasi Pertanian Organik dan Kebersihan Lingkungan
Muhammad Afiful Jauhani;
Arifatul Fitriyah;
Diny Wulandari;
Essa Hakim Ramadhani;
Phinky Puspitasari;
Shafira Salsabilla;
Aang Indras Wari
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2700
Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo merupakan desa dengan mayoritas penduduknya beternak sapi. Fenomena pembuangan limbah kotoran sapi secara sembarangan masih banyak ditemukan padahal mengakibatkan dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan, serta wisata di Desa Klatakan. Selain berternak masyarakat Desa Klatakan juga bertani. Saat ini terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh petani yaitu kelangkaan pupuk. Akibat dari langkanya pupuk menyebabkan harga pupuk semakin mahal, sehingga petani sangat sulit untuk memperoleh pupuk untuk kebutuhan bertani. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan diadakannya pelatihan pengolahan limbah kotoran sapi menggunakan metode fermentasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu dapat mengurangi jumlah limbah kotoran sapi dengan kegiatan pelatihan tersebut, serta untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan mendukung pertanian organik di Desa Klatakan. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu responden telah memahami bahaya membuang limbah kotoran sapi secara sembarangan, memahami pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi, serta para petani juga memahami bahaya pupuk kimia secara berkelanjutan dan manfaat penggunaan pupuk organik secara berkelanjutan.
Pendampingan Pemanfaatan Smartphone Dalam Meningkatkan Pengetahuan Jurnalistik Siswa
Puri Haraz Alifia;
Zikri Fachrul Nurhadi
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2705
Latar belakang pengabdian ini adalah hadirnya media online yang mulai menggeser keberadaan media cetak sebagai salah satu produk jurnalistik paling awal. Jurnalistik merupakan kegiatan dengan tingkat literasi yang cukup tinggi mulai dari mencari data atau informasi, kemudian mengumpulkan, menulis, dan mengolah sesuai kode etik jurnalistik, sehingga menjadi sebuah informasi yang utuh dan layak untuk dipublikasikan. SMA Negeri 19 Garut mejadi salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Garut yang siswa-siswinya masih cenderung kurang dalam minat literasi. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi siswa-siswi melalui wawasan tentang dunia jurnalistik, dan sebagai sarana menyalurkan bakat, keahlian, dan keterampilan peserta didik SMA Negeri 19 Garut. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yakni pelatihan selama 5 hari dengan teknik ceramah, diskusi, dan praktik lapangan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah siswa-siswi mampu memahami dunia jurnalistik melalui pemanfaatan smartphone, mampu menghasilkan karya jurnalistik khususnya berupa tulisan-tulisan feature yang dimuat di internet yakni situs blog dan video liputan feature yang dimuat di platform youtube. Kegiatan pendampingan ini dapat dikatakan berhasil dengan meningkatnya sebanyak 96% siswa-siswi yang mengetahui dunia jurnalistik dan menjadikannya sebagai media untuk mereka mengembangkan kreatifitas. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bekal bagi siswa-siswi bilamana sekolah membentuk ekstrakulikuler baru yakni jurnalistik.
Diseminasi Teknologi Produksi Kopi Pinang dan Kopi Pinang Celup di Desa Pematang Tujuh Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat
Thomas Candra Wasis Agung Sutignya;
Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi;
Widadi Padmarsari Soetignya;
Brigita Ratna Harsanti
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2692
Desa Pematang Tujuh Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu sentral produksi biji pinang, dimana biji pinang dapat dibuat menjadi kopi pinang celup. Beberapa kendala yang dihadapi dalam proses produksi kopi celup dari biji pinang yaitu sistem pengupasan secara manual, harga tidak standar, olahan pangan dikemas hanya dengan plastik tanpa label, produksi yang tidak kontinyu karena masa simpan rendah dan kurangnya promosi produk yang menyebabkan rendahnya daya saing. Faktor utama penyebab daya saing yang rendah karena terbatasnya keterampilan dan pengetahuan anggota Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Nur Bakti dan anggota PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Pematang Tujuh. Metode pelaksanaan melalui tahapan orientasi lapangan, perijinan dan sosialisasi; diseminasi teknologi produksi kopi pinang celup berlabel serta kemasan untuk dikomersialkan oleh mitra; serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan daya saing komoditi biji pinang melalui peningkatan keterampilan mitra hingga 71% peserta merasa aplikasi teknologi kopi pinang celup sangat mudah, 74% peserta sangat paham kegunaan materi tentang kemasan, dan 77% peserta mengaplikasikan pembuatan kopi pinang untuk konsumsi pribadi maupun untuk acara sosial.
Pelatihan Membaca Alphabet Bahasa Inggris pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar
Agung Budi Kurniawan;
Sri Wulandari
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2686
Keterampilan dasar berbicara bahasa Inggris perlu selalu dimonitor dan ditingkatkan dari segi kualitas dan kuantitasi kepada siswa tingkat SD karena merupakan tahap dibentuknya acquisition atau pondasi berbahasa Inggris sebagai bahasa asing. Pelaksanaan pengabdian masyarakat pada artikel ini ditujukan sebagai upaya membantu memperbaiki kemampuan pelafalan alphabet dan phoneme bahasa Inggris siswa kelas 1 SDN 3 Karangharjo, kabupaten Grobogan, provinsi Jawa Tengah pada semester ganjil 2023-2024..Kegiatan dijalankan dengan dua kegiatan inti yaitu pengajaran dan latihan pelafalan alphabet dan phoneme bahasa Inggris, dan pelafalan sejumlah kosa kata sederhana bahasa Inggris dengan pengunaan ilustrasi objectnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan adalah adanya perbaikan pada pelafalan 26 alphabet bahasa Inggris dan phoneme yang paling sering digunakan dalam percakapan, serta prakteknya dalam pengucapan kosa kata sederhana bahasa Inggris. Penulis juga menyajikan satu prtotype kegiatan sejenis yang dapat dikembangkan oleh pelaksana di masa depan. Kesimpulan utama adalah keberhasilan kegiatan pengabdian perbaikan keterampilan dasar lisan bahasa Inggris dipengaruhi oleh metode, media, instrument, dan kesesuaian program dengan level usia dan karakter siswa. Penggunaan kombinasi dua atau tiga metode dan kombinasi media disarankan digunakan untuk kegiatan pengabdian bahasa Inggris secara lisan secara tatap muka kepada siswa usia dini khususnya level SD.
Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Guru SD Melalui Pelatihan Convert Powerpoint Menjadi Media Pembelajaran Aplikasi Android
Ani Nur Aeni;
Nurdinah Hanifah;
Dadan Djuanda;
Maulana Maulana;
Tiara Erlina;
Diana Puspita Dewi;
Fakhri Luqman Hadi;
Safitri Ramadhani
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2656
Pembelajaran di Abad 21 menuntut para guru menguasai kerampilan abad 21, salah satunya adalah keterampilan creative thinking. Keterampilan berfikir kreatif ini sangat penting agar guru dapat berinovasi dalam pembelajaran, salah satunya dalam membuat media pembelajaran yang lebih kreatif dan berbasis digital. Keterampilan ini dapat diperoleh guru melalui pelatihan. Metode dalam pengabdian ini adalah pelatihan kepada 15 guru SD yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2023 di SDN Sukamaju Sumedang Utara Jawa Barat. Hasil yang diperoleh adalah 1) guru-guru dapat memahami perangkat, program komputer, dan aplikasi yang dibutuhkan untuk membuat media powerpoint menjadi aplikasi Android, yaitu komputer atau laptop berbasis microsoft powerpoint bukan laptop berbasis chromebook, microsoft office windows 10 atau di atasnya, gawai Android versi 9 (Pie) atau di atasnya, aplikasi Canva, microsoft word, microsoft powerpoint, ispring Suite Suite, aplikasi editing video di laptop atau gawai dan website pengunduh audio atau lagu, 2) Guru-guru dapat mengikuti langkah-langkah untuk convert powerpoint menjadi aplikasi Android dengan aplikasi utama yang dibutuhkan adalah aplikasi web2apk dan menu ispring Suite yang sudah terintegrasi pada microsoft powerpoint. Perubahan yang terjadi setelah megikuti pelatihan ini adalah guru-guru dapat membuat media pembelajaran berupa powerpoint yang diubah menjadi aplikasi Android. Aplikasi ini dapat diakses oleh siswa melalui gawai Android.
Edukasi Gemilut (Gerakan Pemilih Pemula Bebas Golput) Di Desa Peguyangan Kangin
Melati Br Hombing;
Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2652
Gerakan pemilih pemula bebas golput merupakan salah satu gerakan pengabdian masyarakat di Desa Peguyangan Kangin yang bertujuan untuk mensukseskan pemilu tahun 2024. Dalam menghadapi Pemilu Tahun 2024, terdapat kebutuhan yang mendesak untuk menyediakan panduan yang tepat dan mudah dipahami bagi generasi Z yang baru memasuki proses politik ini. Gerakan Gemilut dilakukan dengan diawali dengan edukasi pemilih muda pada kegiatan kepemudaan di masing-masing banjar di lingkup Desa Peguyangan Kangin, penyebaran info melalui social media serta penyebaran flyer tentang tata cara pemilu khususnya ditujukan kepada pemula pada pemilu 2024. Agar dapat dapat meningkatkan keterlibatan dari generasi Z di desa Peguyangan Kangin. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan observasi dan koordinasi dengan apparat desa setempat, Panitia Pemungutan Suara Tingkat Desa dan pihak yang terkait. Hasil Pelaksanaan pengabdian menunjukkan yaitu dari tingginya antusiasme pemilih muda yang berpartisipasi dalam pemilu 2024.
Edukasi Pendidikan Seksual Sejak Dini di RA DDI Sabang Paru Kabupaten Pinrang
Tri Ayu Lestari Natsir;
Novita Ashari;
ST Hajar Dilla AT;
Nur Zhafirah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2647
Pendidikan seks sudah seharusnya diberikan sejak usia dini untuk mencegahpermasalahan seksual yang semakin berkembang. Kasus kekerasan seksual pada anak usia dini semakin marak terjadi setiap tahunnya karena anak usia dini adalah sasaran empuk predator seksual. Tujuan pengabdian ini adalah utnuk memberikan edukasi pendidikan seksual sejak dini kepada orang tua peserta didik dan guru di RA DDI Sabamparu Kab. Pinrang. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan pada hari Sabtu, 5 Agustus 2023. Subjek dalam pengabdian ini berjumlah 40 orang. Pengabdi memilih lokasi ini karena sebagian besar orang tua dan wali belum memahami pentingnya pemberian edukasi kepada anak usia dini terkait pendidikan seksual. Nilai rata-rata nilai pre-test adalah 10 dan nilai rata-rata post-test adalah 15. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.
Pengenalan Toga Pada Anak Usia Dini pada TK Graha Green Kabupaten Tangerang
Fitria Budi Utami;
Dina Pratiwi;
Alpiah Rahjani;
Ammartya Adhania;
Avilla Afrillya;
Muhammad Syahrul Hasan;
Nadia Dinda Asyla
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2634
Tanaman obat keluarga (TOGA) atau dikenal dengan apotik hidup merupakan tanaman yang ditanam pada area di sekeliling rumah, halaman rumah, ditempatkan dalam pot atau ditanam pada kebun yang luasnya berukuran kecil. Selain berfungsi sebagai penghijau lingkungan tanaman TOGA juga dapat dimanfaatkan sebagai obat atau jamu yang kemudian dijuluki apotek hidup. Tujuan dari adanya TOGA ini untuk memberikan edukasi kepada anak usia dini mengenai pengelompokan tanaman TOGA serta manfaat TOGA untuk kehidupan, termasuk untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional. Kegiatan ini dilakukan di TK Graha Green dengan metode menggunakan Flash Card dan Berkebun Bersama. Kegiatan ini diikutin oleh belasan siswa beserta wali murid. Hasil dari kegiatan ini yaitu siswa dan siswi TK Graha Green dapat mengetahui manfaat dari tanaman TOGA dan dapat melaksanakan kegiatan menanam tanaman TOGA. Saran setelah kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah guru di Lembaga Pendidikan anak usia dini dapat merencanakan kegiatan yang menyenangkan dan melibatkan anak langsung dalam memperkenalkann segala sesuatu yang baru bagi mereka. Penggunaan media yang menarik juga sangat di perlukan terutama dalam pengenalan TOGA sebagai bentuk dari pelestarian budaya bangsa.
Optimalisasi Strategi Hilirisasi dan Komersialisasi Produk Inovasi di Universitas Udayana
Desak Nyoman Dewi Indira Laksmi;
Anak Agung Istri Sri Wiadnyani;
Luh Made Sudimartini
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2556
Pengabdian ini membahas program percepatan hilirisasi dan komersialisasi produk inovasi di lingkungan Universitas Udayana. Fokus utama penelitian adalah melibatkan lembaga inkubator bisnis sebagai fasilitator utama dalam mengakselerasi produk inovasi dari dosen-dosen di Universitas Udayana. Dengan mengusung model bisnis inkubasi yang melibatkan tahapan sosialisasi, pra inkubasi, inkubasi, dan demo day, penelitian ini menciptakan roadmap pengabdian yang memberikan arah pengembangan bisnis dari hasil riset menjadi produk komersial. Melalui kegiatan pelatihan, seperti semangat berbisnis, pemahaman legalitas usaha, dan strategi pengembangan usaha, serta sosialisasi program Pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju - Perusahaan Pemula Berbasis Riset (RIIM-PPBR), penelitian ini bertujuan untuk memotivasi dosen di Universitas Udayana untuk menghasilkan produk inovasi dan membentuk start-up. Dengan sasaran pada dosen yang telah memiliki produk inovasi atau yang masih dalam tahap pengembangan, program ini berusaha meningkatkan kualitas produk inovasi yang dapat dihasilkan oleh dosen di lingkungan Universitas Udayana. Simpulan penelitian menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri untuk mempercepat hilirisasi produk inovasi, sementara saran diajukan berfokus pada intensifikasi kolaborasi melalui berbagai event kegiatan guna meningkatkan jumlah produk inovasi yang dapat dikomersialkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Inisiasi Produksi Minuman Probiotik untuk Meningkatkan Imunitas Masyarakat di Desa Cinangka, Banten
Nadia Larasinta Heriatmo;
Umi Marwati;
Faradiba Faradiba;
Dian Ratih Laksmitawati
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2555
Sebagai upaya peningkatan daya tahan tubuh dan imunitas masyaratakat adalah dengan meningkatkan kesehatan saluran cerna yang salah satu caranya dengan mengkonsumsi minuman kesehatan yaitu minuman probiotik. Pembuatan minuman ini dapat dilakukan dengan cara sederhana dan menggunakan perlengkapan skala rumah tangga yang dapat dipraktekkan pada lingkungan masyarakat. Sebagai usaha dalam meningkatkan potensi yang dikembangkan pada lingkup kesehatan dan ekonomi maka dilakukan inisiasi ekonomi kreatif melalui penyuluhan dan pelatihan produksi minuman probiotik kepada anggota kader posyandu dari beberapa desa di Kecamatan Cinangka, Banten. Metode kegiatan ini berupa edukasi materi dan praktek langsung. Pelaksanaan dimulai dengan evaluasi awal (pretest) untuk menilai pengetahuan umum dari masyarakat, pemaparan edukasi materi yang diberikan dengan cara presentasi dan dilanjutkan praktek secara langsung cara pembuatan minuman probiotik. Hasil menunjukkan edukasi dapat meningkatkan pemahaman responden mengenai masalah kesehatan dan produk minuman probiotik. Hasil analisa menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan pemahaman responden mengenai minuman probiotik sebanyak 29%. Seluruh responden berhasil membuat minuman probiotik menggunakan alat dan bahan yang diberikan langsung pada kegiatan ini. Kegiatan ini berpotensi dapat meningkatkan kesehatan dan pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Keberlanjutan dari kegiatan ini direkomendasikan mendapat dukungan dari berbagai pihak agar senantiasa berperan dalam pergerakan ekonomi mandiri sehingga bisa tercapainya standarisasi produk dan pendampingan berkelanjutan oleh pada akademisi dan pemerintahan khususnya di wilayah Kecamatan Cinangka, Banten.