cover
Contact Name
Annik Megawati
Contact Email
annikmegawati33@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.farmasi.cendekiautama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Cendekia Journal of Pharmacy
ISSN : 25992163     EISSN : 25992155     DOI : -
Core Subject : Health,
Cendekia Journal of Pharmacy published by the Program Studi Farmasi STIKES Cendekia Utama Kudus with registered number ISSN 2599-2163 (Print) and for ISSN (Online) is 2599-2155. This journal is published twice a year, in November and May.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
PENGARUH RASIONALITAS TERAPI KOMBINASI ORAL DENGAN INSULIN TERHADAP KONTROL GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT MITRA BANGSA PATI Heni Setyoningsih; Oktarina Puspitasari; Annis Rahmawaty
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 1 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i1.227

Abstract

Diabetes melitus merupakan refleksi nutrisi, emosi, dan fungsi endokrin dengan kadar glukosa darah yang tinggi melebihi batas normal, hal ini terjadi ketika sel beta pankreas menghasilkan insulin atau mengalami defisiensi insulin. Prevalensi berkisar 150 juta jiwa di Indonesia menempati urutan ke -4 dunia sehingga diperkirakan akan meningkat di tahun 2025. Diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan jiwa seperti gangguan fisik, psikologis dan sosial. Komplikasi akibat diabetes melitus dapat diminimalisir dengan pengendalian kadar glukosa darah. Terapi farmakologi yang sering digunakan pada diabetes melitus tipe 2 adalah penggunaan kombinasi oral dengan insulin. Tingginya angka kejadian dan resiko komplikasi diabetes melitus maka sangat diperlukan pengobatan yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas pada pasien diabetes melitus tipe 2 ditinjau dari penggunaan terapi kombinasi oral dengan insulin serta pengaruhnya terhadap kadar gula darah di instalasi rawat jalan RS Mitra Bangsa Pati. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional secara prospektif, dengan metode total sampling yang mengambil data secara purposive. Responden yang terlibat sebanyak 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier untuk mengetahui pengaruh rasionalitas penggunaan terapi kombinasi oral-insulin terhadap kadar gula darah pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan rekam medik pasien sebelum dan sesudah kontrol ke rumah sakit. Berdasarkan hasil penelitian rasionalitas penggunaan terapi kombinasi oral dengan insulin didapatkan 12 pasien (40%) menerima pengobatan secara rasional terdiri dari 56,7% tepat indikasi, 80% tepat pasien, 56,7% tepat dosis, 56,7% tepat obat. Hasil uji statistik dari rasionalitas terhadap kadar gula darah didapatkan nilai Sig. 0,003 (Sig. 0,05) maka terdapat pengaruh yang signifikan antara rasionalitas penggunaan obat terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di instalasi rawat jalan RS Mitra Bangsa Pati.  Kata Kunci: Diabetes Melitus tipe 2, Rasionalitas, Kadar Gula Darah 
AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 95 % DAUN MANGGIS (Garcinia mangostana L) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI Endang Sri Rejeki; Ghani Nurfiana Fadma Sari
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 1 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i1.189

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manggis memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, antidiabetes, antibakteri, antihiperurisemia dan antiinflamasi. Daun manggis mengandung zat berkhasiat yaitu triterpenoid, flavonoid, tanin dan saponin. Besarnya kemampuan tabir surya ditentukan melalui nilai SPF yang menyatakan lamanya kulit seseorang berada dibawah sinar matahari tanpa mengalami sengatan surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji aktivitas tabir surya dan antioksidan ekstrak etanol 95% daun manggis secara invitro. Proses ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dengan pelarut etanol 95%. Penetapan aktivitas tabir surya yaitu menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 290 hingga 320 nm. Penentuan nilai SPF didasarkan pada persamaan Mansur. Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan alat spektrofotometer pada panjang gelombang maksimal dengan metode DPPH. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah nilai sun protection factor (SPF) ekstrak daun manggis sebagai berikut: konsentrasi 41,28 µg/ml sebesar 4,26, konsentrasi 41,16 µg/ml sebesar 3,74 dan konsentrasi 40,88 µg/ml sebesar 3,18 tergolong memiliki proteksi minimal. Penetapan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH diperoleh nilai IC50 sebesar 17,64 µg/ml tergolong sangat kuat. Ekstrak etanol 95% daun manggis mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin dan saponin.
Front Matter Cendekia Journal of Pharmacy vol. 7 No. 1 Tahun 2023 Sri Fitrianingsih
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 1 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i1.233

Abstract

OPTIMASI SUHU UAE (Ultrasonik Asssisted Extraction) TERHADAP NILAI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) EKSTRAK RIMPANG BANGLE (Zingiber Purpureum Roxb) SEBAGAI KANDIDAT BAHAN AKTIF TABIR SURYA Dwi Susiloningrum; Dessy Erliani Mugita Sari
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 1 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i1.207

Abstract

Sinar matahari merupakan salah satu anugerah dan memiliki manfaat yang penting dalam kehidupan. Dibalik manfaatnya sinar matahari memiliki potensi radiasi sinar UV yang dapat membahayakan kulit terutama pada masyarakat yang tinggal di daerah tropis.Salah satu perlindungan kulit terhadap sinar matahari adalah tabir surya. Bahan tabir surya yang efektif digunakan berupa senyawa sintetik atau senyawa turunan alami. Beberapa tanaman memiliki metabolit sekunder sebagai aktivitas tabir surya yaitu rimpang bangle. Rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb.) mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid dan fenolik yang diketahui sebagai tabir surya. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah UAE ((Ultrasonic Assisted Extraction). UAE (Ultrasonic Assisted Extraction merupakan metode ekstraksi yang dipengaruhi suhu dan jenis pelarut. Tujuan penelitian ini adalah melakukan optimasi suhu dalam metode ekstraksi UAE pada rimpang bangle sebagai kandidat bahan aktif tabir surya. Pada penelitian ini menggunakan pelarut etil asetat dan metanol dengan variasi suhu 30, 40,50, 60 dan 70 C. Selanjutnya dilakukan penetapan kadar flavonoid, fenolik dan aktivitas tabir surya. Uji kadar flavonoid dan fenolik dilakukan penentuan operating time, ? maksimum, pembuatan kurva dan penentuan kadar. Penentuan aktivitas tabir surya ditentukan dengan nilai SPF. Hasil kadar flavonoid optimasi yang paling bagus pada suhu 40 ?C pada pelarut etil asetat dan metanol sedangkan fenolik pada suhu 40 ?C pada pelarut etil asetat da metanol.
ANALISIS EFEK SAMPING KANAMISIN DAN KAPREOMISIN TERHADAP FUNGSI GINJAL PADA PASIEN TB RO DI RSUD DR. SOETOMO Syefi Nuraeni Fitriana; Bambang Subakti Zulkarnain; Herri Yulimanida
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 1 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i1.195

Abstract

Tingginya efek samping dan lamanya terapi pengobatan TB resisten menjadi kendala utama dalam keberhasilan terapi TB resisten. Salah satu efek samping obat yang serius dan dapat mengancam jiwa adalah gangguan ginjal. Kanamisin dan kapreomisin merupakan obat TB MDR yang dapat menyebabkan efek samping gangguan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insidensi efek samping hipokalemia dan nefrotoksik pada pasien TB MDR, berapa lama onsetnya, dan bagaimana cara pengatasannya. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari rekam medis pasien di poli rawat jalan TB MDR RSUD dr. Soetomo Surabaya selama periode Januari 2018-Juni 2020. Didapatkan 183 rekam medis pasien dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 112 rekam medis. Efek samping yang diteliti adalah hipokalemia dan nefrotoksik yang dianalisis berdasarkan kadar kalium dan serum kreatinin. Hasil penelitian menunjukkan efek samping terhadap gangguan ginjal lebih banyak ditemukan pada kelompok pasien yang menggunakan kapreomisin dibandingkan pada kelompok pasien yang menggunakan kanamisin, yaitu hipokalemia 70,45% dan nefrotoksik 30,23% pada kelompok kapreomisin, sedangkan pada kelompok kanamisin hipokalemia 38,24% dan nefrotoksik 20,29%.
Front Matter Cendekia Journal of Pharmacy vol. 7 No. 2 Tahun 2023 Sri Fitrianingsih
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 2 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i2.251

Abstract

COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS USE OF ANTIBIOTICS IN COVID-19 PATIENTS Mera Putri Pratitis; Yulia Pratiwi; Wildayanti Wildayanti; Cita Nuryatunnisa
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 2 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i2.245

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SAR-CoV-2) and can cause respiratory tract infections. This disease requires a large cost in the management process. This has an impact on the economic condition of the patient, so it is necessary to identify pharmacoeconomic studies. One of the pharmacoeconomic methods that can be used is Cost-Effectiveness Analysis, this method is used to select and calculate the best therapeutic costs and benefits (outcomes) for several therapeutic options for the same purpose. This study aims to analyze the cost-effectiveness of using the antibiotics azithromycin and levofloxacin in the treatment of COVID-19 at the Fastabiq Sehat General Hospital, PKU Muhammadiyah Pati. Sampling in this study was carried out by purposive sampling. Samples obtained according to the inclusion criteria were 57 patients. The data was taken from the patient's medical records, pharmaceutical installations, and finances including characteristics, drug use data, and data on total medical costs. Costs are reviewed from direct medical costs (direct medical costs). The effectiveness of therapy for COVID-19 patients at Fastabiq Sehat General Hospital PKU Muhammadiyah Pati reached the target in the antibiotic azithromycin group with a percentage (80.76%). The ACER value showed the antibiotic azithromycin was Rp.97,809 and levofloxacin was Rp. 127,285. The therapy model that can be used as a standard treatment for COVID-19 is azithromycin at the RSU Fastabiq Sehat, PKU Muhammadiyah Pati.
ANALISIS ASAM RETINOAT DALAM SEDIAAN KRIM PEMUTIH YANG DIJUAL BEBAS DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG Eny Hastuti; Belycovia Hedy Choirunisa
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 2 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i2.222

Abstract

Asam Retinoat atau Tretinoin termasuk dalam salah satu bahan aktif dalam sediaan kosmetika pemutih kulit. Berfungsi untuk membentuk struktur atau lapisan kulit baru, mengganti lapisan kulit luar yang rusak. Asam Retinoat dilarang digunakan dalam krim pemutih karena dapat menyebabakan kulit kering, rasa terbakar, teratogenic (cacat pada janin) dan bisa menyebabkan kanker kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampel krim pemutih apakah mengandung asam retinoat dan berapa kandungan asam retinoat dalam krim pemutih tersebut. Jenis penelitian ini deskriptif, analisaa kualitatif  dengan menggunakan metode KLT, sedangkan analisa kuantitatif dengan metode spektrofotometri Ultra Violet. Populasi dalam penelitian ini adalah krim pemutih yang dijual di kota Semarang, sedang sampelnya adalah krim pemutih merk X dengan no bach K420, F520, L820, I1520, K1519, B1320 dan merk Y dengan no bach KCK20061201B, KCB20061201C, KCB200611044C, KCK21060204F yang dijual di pasar Johar, pasar Karangayu dan pasar Bulu Kota Semarang. Hasil pengujian analisa kualitatatif dengan metode KLT menggunakan fase diam silica gel GF 254, fase gerak n-hexan : asam aseton (6:4) menunjukkan harga Rf baku dan sampel 0,55. Pada uji kuantitatif diperoleh kadar asam retinoat rata-rata sampel merk X adalah 0,16 % dan sampel merk Y 0,20 %.
Back Matter Cendekia Journal of Pharmacy Vol. 7 No. 2 Tahun 2023 Sri Fitrianingsih
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 2 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i2.252

Abstract

POTENSI EKSTRAK ETANOL KONSORSIUM HERBAL (DAUN SALAM, DAUN KEMANGI, DAUN KERSEN, dan DAUN CIPLUKAN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acnes Lilis Sugiarti; Mila Ayu Setianingsih; Dian Arsanti Palupi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 7, No 2 (2023): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v7i2.246

Abstract

Jerawat merupakan suatu keadaan ketika pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan bintik merah dan abses (kantong nanah) yang meradang dan terinfeksi oleh bakteri. Tanaman obat yang berpotensi sebagai antibakteri sangat banyak ditemukan di Indonesia antaranya yaitu daun salam, daun kemangi, daun kersen, dan daun ciplukan. Kandungan bahan aktif dari tanaman tersebut yaitu flavonoid, saponin, tanin, minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri pada konsorsium herbal terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Proses ekstraksi dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode maserasi. Serbuk simplisia konsorsium herbal diekstraksi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak dibuat seri konsentrasi 10%, 25%, 40%, 55%, dan 70% dengan kontrol negatif (DMSO 1%) dan kontrol positif (kapsul klindamisin 2%) terhadap bakteri uji Propionibacterium acnes dengan metode difusi cakram. Hasil yang didapatkan dianalisis menggunakan uji One Way Anova, Korelasi, dan Regresi linear. Hasil dari analisis diameter zona hambat terhadap Propionibacterium acnes diperoleh nilai signifikan 0,000 (p0,05). Konsentrasi hambat terbesar terdapat pada konsentrasi 70% dalam kategori kuat. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan searah antara besarnya konsentrasi dengan diameter zona hambat. Hasil uji regresi linier diperoleh persamaan  Y = 0,1349 x +3,6093 yang berarti setiap kenaikan konsentrasi ekstrak 1% mampu menaikan diameter zona hambat sebesar 0,1349 mm dengan diameter awal 3,6093 mm. Ekstrak etanol konsorsium herbal memiliki potensi sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes